Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

The Role of Islamic Religious Education in Building Tolerance between Religious People Supadi, Ari
Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Vol. 4 No. 001 (2024): Special Issues
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jcell.v4i001.391

Abstract

This research aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) in building tolerance between religious communities in Indonesia. Tolerance between religious communities is an important aspect in maintaining social harmony and harmony in a country as diverse as Indonesia. The research method used in this research is a qualitative approach with descriptive technical analysis. Data was collected through interviews with PAI teachers, observations in schools, as well as reviewing Islamic Religious Education curriculum documents. The research results show that Islamic Religious Education has a significant role in building an attitude of tolerance among students, through emphasizing the values of Islamic teachings which teach peace, mutual respect and respect for differences. However, implementing a curriculum that focuses more on ritual aspects still reduces the effectiveness of teaching the values of tolerance. This research recommends increasing the integration of tolerance values in the PAI curriculum as well as training for teachers to develop approaches that are more inclusive and based on dialogue between diverse communities. It is hoped that with these efforts, Islamic Religious Education can become an important agent in creating a more tolerant and harmonious society.
SINERGI MANAJEMEN SDM DAN BUDAYA KERJA ISLAMI DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS TENAGA PENDIDIK Supadi, Ari; Setyaningsih, Rina
at-Tahsin Vol 5 No 2 (2025): Manajemen Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/attahsin.v5i2.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dan Budaya Kerja Islami dalam meningkatkan loyalitas tenaga pendidik di SMP Negeri 2 Marga Sekampung. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik manajemen pendidikan untuk membentuk tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki loyalitas dan komitmen yang tinggi terhadap lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen SDM seperti rekrutmen yang selektif, pengembangan kompetensi berkelanjutan, dan sistem evaluasi kinerja yang objektif, ketika diintegrasikan dengan budaya kerja Islami yang mencakup nilai-nilai seperti amanah, keikhlasan, ukhuwah, dan tanggung jawab mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan spiritual. Sinergi ini secara langsung berdampak pada meningkatnya loyalitas guru terhadap sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan konsep Manajemen Pendidikan Islam berbasis nilai, serta implikasi praktis dalam pengelolaan SDM di sekolah.
Dinamika Sejarah Peradaban Islam dan Tantangan Modernitas: Penelitian Minarni; Setyaningsih, Rina; Wati, Dalina; Yunsidah; Jumadi, Raden; Satrio, Budi; Supadi, Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3069

Abstract

Artikel ini membahas perjalanan panjang peradaban Islam yang telah memberikan kontribusi besar dalam bidang ilmu pengetahuan, budaya, dan tata sosial. Seiring dengan perkembangan zaman, umat Islam dihadapkan pada tantangan modernitas yang membawa perubahan sosial, politik, dan teknologi yang cepat. Artikel ini menganalisis bagaimana umat Islam merespons tantangan tersebut melalui pembaharuan pemikiran (ijtihad) dan adaptasi nilai-nilai agama dengan konteks modern. Pendekatan pendidikan progresif, dialog antarbudaya, serta reformasi sosial-politik menjadi solusi penting dalam menjaga keberlanjutan peradaban Islam di era globalisasi. Dengan strategi yang inklusif dan adaptif, peradaban Islam diharapkan dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.
Islam, Peradaban, Dan Modernisasi: Upaya Sintesis Antara Nilai Tradisional Dan Tantangan Kontemporer: Penelitian Puspita Rini, Dedek; Setyaningsih, Rina; Leza Asma, Ria; Sofyanto; Wati, Elda; Shalihin, Ahmad; Supadi, Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3071

Abstract

Artikel ini membahas proses sintesis antara nilai-nilai tradisional Islam dan tantangan modernitas yang dihadapi oleh peradaban Islam saat ini. Modernisasi membawa perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang cepat, sehingga menuntut umat Islam untuk menyesuaikan diri tanpa menghilangkan identitas keagamaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur terkini untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai tradisional dapat disintesiskan dengan prinsip-prinsip modernitas melalui reformasi pendidikan, pemikiran, dan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa upaya sintesis ini penting untuk menjaga keberlanjutan peradaban Islam sekaligus menghadapi dinamika kontemporer secara konstruktif.
Perkembangan Pemikiran Islam dalam Menjawab Tantangan Modernitas: Penelitian Devi Yulianti; Rina Setyaningsih; Al Azhar, Fadlan; Ashari, Hasyim; Kuswari, Hendang; Jannah, Nur; Supadi, Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3073

Abstract

Islamic thought has always evolved in line with the social, political, and cultural dynamics of humanity. Modernity, with all its challenges, such as secularization, globalization, science, democracy, and human rights, demands that Islamic thought continue to engage in ijtihad and reinterpretation. This article aims to analyze the development of Islamic thought in response to modernity, both in historical and contemporary contexts. The method used is a literature review through a review of classical and modern literature. The results show that Islamic thought has undergone significant transformations, from the classical era, through the Middle Ages, to the modern era, displaying various styles: traditionalist, reformist, and neo-modernist.
Reformasi Pendidikan Islam Sebagai Pilar Pembangunan Peradaban Modern: Penelitian Halimah, Nur; Setyaningsih, Rina; Periyanto; Iqbal Firnas, Muhamad; Maulina, Mayta; Nur Cahyo, Mohamat; Supadi, Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3074

Abstract

Pendidikan Islam memegang peran krusial dalam membentuk karakter, nilai, dan arah perkembangan umat Islam di tengah dinamika global yang terus berubah. Reformasi pendidikan Islam menjadi suatu keniscayaan di era modern, di mana nilai-nilai tradisional perlu disinergikan dengan tuntutan zaman seperti literasi digital, pemikiran kritis, dan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi, pendekatan, dan tantangan reformasi pendidikan Islam sebagai fondasi bagi pembangunan peradaban modern yang berlandaskan nilai-nilai spiritual, moral, dan intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap karya-karya kontemporer dan dokumen kebijakan pendidikan Islam dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa reformasi yang efektif mencakup rekonstruksi kurikulum integratif, penguatan kapasitas guru, penerapan teknologi dalam proses pembelajaran, serta pengembangan kelembagaan yang adaptif dan visioner. Reformasi pendidikan Islam tidak hanya menjadi kebutuhan internal umat, tetapi juga kontribusi strategis terhadap pembangunan peradaban global yang lebih berkeadaban, adil, dan berkelanjutan.
Sistem Pendidikan Islam Tradisional (Pesantren) Melalui Kurikulum Sains dan Teknologi: Manfaat, Tantangan, dan Resistensi: Penelitian Asharo, Sukaina; Rina Setyaningsih; Hani Ah Hisyam, Ulfi; Habibi, Sayyid; Aziz Iskandar, Walid; Ulfa Nurjanah, Siti; Supadi, Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3075

Abstract

The modernization of traditional Islamic education systems, particularly pesantren, has become a significant phenomenon in responding to the development of science and technology in the era of globalization. This study aims to analyze the integration of science and technology curricula within the pesantren education system, focusing on its benefits, challenges, and forms of resistance. The research employs a literature review method, examining various studies, previous research findings, and curriculum documents from both modern and traditional pesantren. The findings indicate that the integration of science and technology provides significant benefits, including enhancing students’ competitiveness, expanding 21st-century competencies, and strengthening the relevance of pesantren amid changing times. However, this modernization process faces several challenges, such as limited human resources, resistance from some groups concerned about the loss of classical pesantren scholarly identity, and infrastructural constraints. Resistance also emerges in the form of selective attitudes by kyai regarding the inclusion of science and technology content to ensure alignment with Islamic values.
Pemikiran Politik Islam Klasik dan Relevansinya Bagi Demokrasi Modern: Penelitian Imam Solehudin; Rina Setyaningsih; Lestari; Pandu Winata, Bayu; Hilmi, Masdar; Ismail; Supadi, Ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3076

Abstract

Classical Islamic political thought represents an intellectual legacy that emerged from the Muslim community’s struggle to manage power, law, and society from the era of the Khulafāʾ al-Rāsyidīn to the dynastic periods. Concepts such as shūrā (consultation), justice, and imāmah (leadership) serve as normative foundations for governance from an Islamic perspective. This article aims to examine the key ideas of classical Islamic political thought and analyze their relevance to the modern democratic system. The research employs a library study method with a historical-philosophical analytical approach. The findings indicate that the principle of shūrā aligns closely with participatory democracy, although it differs in theological foundations. Moreover, the classical scholars’ notions of social justice and leadership accountability remain highly relevant to contemporary governance. Thus, classical Islamic political thought should not be viewed merely as a historical doctrine but as an ongoing source of inspiration for developing a more ethical and just form of democracy.
PERAN TEKNOLOGI VIRTUAL REALITY (VR) DALAM PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI PERGURUAN TINGGI Suprihartini, Yayuk; Supadi, Ari; Marlin, Marlin; Siregar, Yuliza Andriyani; Mashuri, Mohan Taufiq; Vierdiana, Dyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran interaktif di perguruan tinggi dengan metode studi literatur. Berdasarkan analisis terhadap berbagai penelitian sebelumnya, VR terbukti meningkatkan keterlibatan mahasiswa, pemahaman konsep yang kompleks, dan kemampuan untuk menerapkan teori dalam praktik. Teknologi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang imersif dan aman, terutama dalam bidang seperti kedokteran dan teknik. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, termasuk biaya tinggi, keterbatasan infrastruktur, dan kebutuhan akan pelatihan bagi tenaga pengajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa VR memiliki potensi besar untuk merevolusi pendidikan tinggi, tetapi keberhasilan implementasinya memerlukan pendekatan holistik yang mencakup pengembangan kurikulum, infrastruktur yang memadai, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menyoroti gap penelitian dan memberikan rekomendasi untuk penerapan VR di berbagai disiplin ilmu.
Sociology of Islam: The Role of Muslim Communities in Addressing Contemporary Social Issues in Western Countries Ramdhani, Rahmat; Nam, Le Hoang; Supadi, Ari; Jasafat, Jasafat
Journal of Noesantara Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jnis.v2i2.1849

Abstract

The role of Muslim communities in addressing contemporary social issues in Western countries has garnered increasing attention within the sociology of Islam. As these communities grow and diversify, their interactions with broader societal structures pose both challenges and opportunities for social cohesion. This study investigates the multifaceted contributions of Muslim communities in addressing social issues such as discrimination, inequality, and cultural integration in Western societies. The research aims to explore how these communities engage with civil society and policy frameworks to foster positive change and promote mutual understanding. Employing a qualitative methodology, the study integrates in-depth interviews, participant observations, and a review of secondary data from case studies in key Western countries. The findings reveal that Muslim communities play a significant role in advocating for social justice, challenging stereotypes, and building interfaith dialogue. These efforts are often mediated through community organizations, religious institutions, and grassroots initiatives, highlighting their agency in shaping inclusive societal norms. The study concludes that Muslim communities contribute to resolving social issues through adaptive strategies that balance Islamic principles with contemporary societal demands.