Afdhalurrahman
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prinsip Tauhid di Era Digitalisasi dan Etika di Media Sosial Afdhalurrahman; Sapri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.677

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi prinsip tauhid dalam konten media sosial, khususnya pada platform YouTube dan Instagram, serta dampaknya terhadap interaksi dan perilaku generasi muda. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai jenis konten yang berkaitan dengan Islam, termasuk video dakwah, ceramah, dan postingan di Instagram yang menampilkan nilai-nilai tauhid. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar konten mematuhi prinsip tauhid, terdapat penyimpangan yang signifikan, terutama dalam penyebaran informasi yang tidak akurat dan konten yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Di YouTube, 75% konten agama mengedepankan prinsip tauhid, namun banyak juga yang menyebarkan hoaks dan konten keliru. Di Instagram, sekitar 65% konten berkaitan dengan prinsip tauhid, namun sering kali hanya menampilkan visualisasi simbolik tanpa substansi yang mendalam. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya interaksi digital yang tidak sesuai dengan nilai akhlak Islam, seperti penyebaran fitnah dan ujaran kebencian. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan literasi digital berbasis agama dan mempromosikan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, dengan mengedepankan prinsip tauhid sebagai landasan moral dalam berinteraksi di dunia maya.
MAWARIDUSSALAM: Sejarah, Perkembangan, dan Kontribusinya bagi Masyarakat Deli Serdang Afdhalurrahman; Miftahul Jannah; Muhammad Zakir Hasibuan; Zaini Dahlan
PEMA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i1.711

Abstract

Penelitian ini membahas sejarah, perkembangan, dan kontribusi Mawaridussalam sebagai lembaga sosial yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat Deli Serdang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam mengenai dampak dan peran lembaga ini dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat setempat, serta kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren ini memiliki peran strategis dalam memperkuat jaringan sosial, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberi dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pesantren Mawaridussalam berpotensi menjadi model dalam pendidikan Islam yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kesiapan Siswa Menghadapi Tantangan Era Digital dan Revolusi Industri 4.0 di MTs Tamansiswa Medan Afdhalurrahman; Asril Azhari Hasibuan; M. Hasan Ishfi; Siti Halimah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di MTs Tamansiswa Medan dalam meningkatkan kesiapan siswa menghadapi tantangan era digital dan Revolusi Industri 4.0. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mulai diimplementasikan secara bertahap melalui pembelajaran berdiferensiasi, proyek penguatan profil pelajar, dan integrasi nilai-nilai keislaman. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan infrastruktur digital dan kesiapan guru dalam menerapkan pendekatan baru, madrasah secara aktif melakukan pelatihan, kolaborasi antar guru, serta penguatan literasi digital siswa. Implementasi kurikulum ini menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi abad 21 siswa, seperti berpikir kritis, kreatif, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Studi ini merekomendasikan penguatan sinergi antara guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung keberlanjutan transformasi pendidikan berbasis nilai dan teknologi.
Moral Education from the Perspective of Hadith in Shaping a Pious Generation Asril Azhari Hasibuan; M. Hasan Ishfi; Muhammad Zakir Hasibuan; Afdhalurrahman; Zulfahmi Lubis
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.2114

Abstract

This study aims to examine and analyze moral education from the perspective of hadith as a foundation for shaping a pious generation. Using a qualitative approach and the Maudu'i method, the research investigates hadiths related to moral education and their relevance in the context of modern education. The findings reveal two primary hadiths analyzed in depth concerning moral education: first, the hadith about proximity to the Prophet Muhammad (peace be upon him) on the Day of Judgment for those with noble character (narrated by At-Tirmidhi); and second, the hadith stating that the most perfect believer is the one with the best character (narrated by Abu Dawud). The analysis of the isnad (chain of transmission) and matn (content) of these two hadiths indicates a hasan-sahih quality, reinforcing their validity as a basis for moral education. This research also highlights that hadith-based moral education has strong relevance in shaping a pious generation in the modern era, particularly in addressing the challenges of moral degradation and the negative impacts of globalization. The implementation of moral values taught in these hadiths can serve as an effective solution for cultivating a young generation that is not only intellectually capable but also possesses high moral integrity and piety.