Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED

ANALISIS GAYA PENGASUHAN AUTORITARIAN TERHADAP KEMANDIRIAN REMAJA DI DESA LAGUBOTI KECAMATAN POLLUNG KABUPATEN HUMBAHAS Silvia Mariah Handayani; Sudianto Manullang; Bakti Ulina Lumbangaol
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 2: December 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.133 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i2.12016

Abstract

Abstract : Analysis of Autoritarian Style of Care for Youth Independence in Laguboti Village, Pollung District, Humbahas Regency. This study aims to determine the effect of authoritarian parenting style on adolescent independence in Laguboti Village, Pollung District, Humbahas Regency. This type of research is descriptive with a quantitative approach. quantitative. The sample in this study were 31 adolescents aged 13-18 years. Data collection is done by observation and questionnaire techniques. Based on the results of the study obtained a regression equation Ŷ = 25.69 + 0.47X and authoritarian parenting style variables have a significant influence on the independence of adolescents aged 13-18 years, where t is equal to 2.08 with the price of ttab at α = 0.05 ie 1.69. This result shows thit price> ttab or 2.08> 1.697. The percentage contribution of authoritarian parenting style to the independence of adolescents aged 13-18 years is 13.10%. Then it can be concluded that the Style of Autoritarian Care influences the Independence of Adolescents in Laguboti Village, Pollung District, Humbahas Regency.Keywords : Authoritarian, Youth IndependenceAbstrak: Analisis Gaya Pengasuhan Autoritarian Terhadap Kemandirian Remaja Di Desa Laguboti Kecamatan Pollung Kabupaten Humbahas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya pengasuhan autoritarian terhadap kemandirian remaja di Desa Laguboti Kecamatan Pollung Kabupaten Humbahas. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu 31 orang remaja usia 13-18 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan penyebaran angket. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Ŷ = 25,69 +0,47X dan variabel gaya pengasuhan autoritarian memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemandirian remaja usia 13-18 tahun, dimana t hitung sebesar 2,08 dengan harga ttab pada α = 0,05 yakni 1,69. Hasil ini menunjukkan harga thit > ttab atau 2,08 > 1,697. Persentase sumbangan gaya pengasuhan autoritarian terhadap kemandirian remaja usia 13-18 tahun adalah sebesar 13,10%. Maka dapat disimpulkan bahwa Gaya Pengasuhan Autoritarian berpengaruh terhadap Kemandirian Remaja di Desa Laguboti Kecamatan Pollung Kabupaten Humbahas.Kata Kunci : Autoritarian, Kemandirian Remaja
PENANAMAN KEMBALI HUTAN MANGROVE SEBAGAI RINTISAN DESA EKOWISATA MANGROVE DI DESA TANJUNG REJO KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Silvia Mariah Handayani
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 8, No 1 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.047 KB) | DOI: 10.24114/jh.v8i1.10576

Abstract

Abstract: Replanting Mangrove Forest as Village Pilot Ecotourism Mangrove In Tanjung Rejo Village Percut Sei Tuan District. Mangrove Forest in the Percut area has been degraded now, no more than 500 hectares of mangrove forest remaining from the total forest area of about 3600 hectares. This condition has an impact on the small areas of fish, shrimp, an mangrove crabs. Unfurtunately, not many people realize the importance of maintaining the complexity. If viewed from the position of the coast in this village, there is a very promising potential to be a mangrove tourist attraction. The research aims to support the rehabilition and the restoration of the mangrove ecosystem and to increase the participation of the community, local government, and universities in the action of saving the coast and building coastal shields into ecotourism areas of mangroves. Keywords: Replanting, Mangrove, Ecotourism Village Abstrak: Penanaman Kembali Hutan Mangrove Sebagai Rintisan Desa Ekowisata Mangrove Di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan. Hutan mangrove di kawasan Percut saat ini telah mengalami degradasi, tidak lebih dari 500 hektar hutan mangrove yang tersisa dari total luas kawasan hutan sekitar 3600 hektar. Kondisi ini berdampak pada semakin kecilnya area berkembangbiak populasi ikan, menurunnya populasi beberapa jenis ikan, udang, dan kepiting mangrove. Namun sayang, tidak banyak masyarakat yang menyadari pentingnya menjaga komplekstitas tersebut. Jika dilihat dari posisi pesisir pantai di desa ini, terdapat potensi yang sangat menjanjikan untuk dijadikan objek wisata mangrove. Jika penanaman benar-benar dilakukan melalui proses yang baik, kemudian tata letak dan batas pantau juga diperhitungkan dengan baik, maka lokasi ini dapat menjadi daerah wisata yang unik dan menarik. Tujuan program pengabdian ini yaitu untuk mendukung upaya rehabilitasi dan memperbaiki ekosistem mangrove serta meningkatkan peran serta masyarakat, pemerintah setempat, dan perguruan tinggi dalam aksi menyelamatkan pesisir dan membangun perisai pesisir pantai menjadi daerah ekowisata mangrove.  Kata kunci: penanaman kembali, mangrove, desa ekowisata