Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK SOSIALISASI PEMILIH PEMULA DALAM PESTA DEMOKRASI BAGI KALANGAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA Azirah, Azirah; Kesumawati, Kesumawati; Fitriliana, Fitriliana
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya memastikan kesuksesan Pemilu dan terciptanya demokrasi yang damai, salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan mengedukasi pemilih pemula dalam penggunaan media sosial. Peran aktif dan partisipasi pemilih pemula sangat penting bagi kemajuan bangsa Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, peran akademisi melalui pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting dalam menyukseskan pemilu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan KKN tematik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman pemilih pemula di Universitas Ubudiyah Indonesia, Banda Aceh. Metode edukasi dilaksanakan melalui sosialisasi dengan menggunakan brosur. Sosialisasi ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi pemilih pemula. Hasil dari edukasi ini cukup signifikan dalam membentuk generasi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Dengan pengetahuan yang cukup, kesadaran politik yang tinggi, dan sikap yang mandiri, pemilih pemula dapat berpartisipasi secara aktif dan efektif dalam pemilu, sehingga dapat berkontribusi pada proses demokrasi yang lebih baik dan berkualitas. Pendidikan yang berkelanjutan sangat penting untuk memastikan bahwa setiap generasi pemilih pemula siap menghadapi tantangan dan tanggung jawab dalam kehidupan politik mereka.KataKunci: Edukasi, Media Sosial, Pemilih pemula In an effort to ensure the success of the elections and the creation of peaceful democracy, one approach that can be taken is educating beginner voters on the use of social media. The active role and participation of first-time voters are crucial for the progress of the Indonesian nation. In this regard, the role of academics through community service is very important in ensuring the success of the elections. This community service activity is carried out through thematic community service projects. The goal is to enhance the understanding of beginner voters in University Of Ubudiyah Indonesia,Banda Aceh City. The educational method is implemented through socialization using brochures. This socialization is very beneficial and provides new insights for beginner voters. The results of this education are significant in shaping a generation of intelligent, critical, and responsible voters. With sufficient knowledge, high political awareness, and an independent attitude, beginner voters can participate actively and effectively in elections, thereby contributing to a better and higher quality democratic process. Continuous education is essential to ensure that each new generation of voters is prepared to face the challenges and responsibilities in their political lives.Keywords: Education, Social Medial, beginner voters
PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA DALAM PESTA DEMOKRASI Azirah, Azirah
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilih pemula memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang-orang tua pada umumnya. Pemilih pemula cenderung kritis, mandiri, independen serta tidak puas dengan kemapanan, pro perubahan dan sebagainya. Karakteristrik itu cukup kondusif untuk membangun komunitas pemilih cerdas dalam pemilu yakni pemilih yang memiliki pertimbangan rasional dalam menentukan pilihannya. Misalnya karena integritas tokoh yang dicalonkan partai politik, track record atau program kerja yang ditawarkan. Karena belum punya pengalaman memilih dalam pemilu, pemilih pemula perlu mengetahui dan memahami berbagai hal yang terkait dengan pemilu. Misalnya untuk apa pemilu diselenggarakan, apa saja tahapan pemilu, siapa saja yang boleh ikut serta dalam pemilu, bagaimana tata cara menggunakan hak pilih dalam pemilu dan sebagainya. Pemilih pemula diharapkan tetap dapat mempertahankan partisipasi politiknya, sehingga ketika kuota hak pemilih pemula ini dapat dijalankan dengan terus berpartisipasi pada pentas demokrasi maka ini akan dapat membawa era demokrasi Indonesia pada tahap yang lebih baik nantinya, tentunya hal itu akan lebih baik pula ketika pemilih pemula dapat memilih dengan cerdas berdasarkan ilmu-ilmu yang telah didapatkan serta didukung dengan etika yang baik pula berdasarkan hati nurani dan integritas tanpa adanya hal-hal negatif dari pihak-pihak yang bermain dengan rasa kecurangan.Kata kunci : Partisipasi politik, pemilih pemula, pemilihan umumBeginner voters have different characteristics with older people in general. Beginner voters tend to be critical, self-contained, independent and are not satisfied with the establishment, pro-change and so on. The characteristics condusive to building a community of intelligent voters in the general election voters have rational consideration in determining his choice. For example, because the integrity of the political party leaders nominated, track record or work programs are offered. Because it has not had experience in presidential elections, beginner voters need to know and understand the various matters related to the election is held, what are the stages of the election, anyone who is eligible to participate in the elections, how the procedures for exercising the right to vote in elections and so on. The beginner voters expexted that still can maintain their political participation, so that when the quota rights of beginner voters can be run by continuing to participate at this stage then democracy will be able to bring the era of Indonesian democracy at this stage of the better later on, of course it would be better anyway when beginner voters can choose intelligently based sciences that have been obtained and supported with good ethics is also based on conscience and integrity in the absence of negative things from those who play with a sense of cheating.Keywords: political participation, beginner voters, general election.
STUDI CROSS-SECTIONAL: PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENERIMAAN VAKSIN COVID-19 DI DESA LHONG CUT KECAMATAN BANDA RAYA KOTA BANDA ACEH Kesumawati, Kesumawati; Azirah, Azirah; Fitria, Fitria
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4286

Abstract

Vaksinasi Covid-19 merupakan kebijakan pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Usaha pemerintah menekan penyebaran virus Covid-19 tidak sepenuhnya berjalan mulus, dimana masih terdapat pro dan kontra terkait dengan keamanan vaksin. Salah satu desa yang terdampak dengan isu miring ini adalah Desa Lhong Cut. Untuk mengetahui hubungan riwayat penyakit tidak menular, riwayat Covid-19, kesediaan untuk divaksin, keamanan vaksin dengan persepsi masyarakat terhadap penerimaan vaksin Covid-19 di Desa Lhong Cut Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh tahun 2022. Metode penelitian bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross-Sectional dengan populasi 540 dan sampel 84 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 12-18 Maret 2022, cara pengumpulan data dengan  wawancara menggunakan alat ukur kuesioner, data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan 42,9% masyarakat memiliki riwayat penyakit tidak menular, memiliki riwayat Covid-19 15,5%, tidak bersedia divaksin 27,4% dan yang menyatakan vaksin tidak aman 22,6%. Hasil uji statistik ada hubungan antara riwayat penyakit tidak menular (p value 0,020), kesediaan untuk divaksin (p value 0,000), keamanan vaksin (p value 0,000) dengan persepsi masyarakat terhadap penerimaan vaksin Covid-19 di Desa Lhong Cut Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh tahun 2022.Kata kunci : Vaksinasi Covid-19, Riwayat Penyakit Tidak Menular, Riwayat Covid-19, Kesediaan Untuk Divaksin, Keamanan VaksinThe Covid-19 vaccination is a government policy to reduce the spread of Covid-19. The government's efforts to suppress the spread of the Covid-19 virus have not completely gone smoothly, where there are still pros and cons related to vaccine safety. One of the villages affected by this skewed issue is Lhong Cut Village. This study aims to determine the relationship between history of non-communicable diseases, history of Covid-19, willingness to be vaccinated, vaccine safety with public perception of the acceptance of Covid-19 vaccine in Lhong Cut Village, Banda Raya District, Banda Aceh City in 2022. The research method is descriptive analytic with a cross-sectional design. Sectional with a population of 540 and a sample of 84 people. The sampling technique is purposive sampling. The study was conducted on March 12-18 2022, the method of collecting data was by interview using a questionnaire measuring instrument, the data were analyzed by univariate and bivariate. The results showed that 42.9% of the population had a history of non-communicable diseases, 15.5% had a history of Covid-19, 27.4% were not willing to be vaccinated and 22.6% stated that the vaccine was not safe. The results of statistical tests showed a relationship between history of non-communicable diseases (p value 0.020), willingness to be vaccinated (p value 0.000), vaccine safety (p value 0.000) with public perception of receiving Covid-19 vaccine in Lhong Cut Village, Banda Raya District, Banda City. Aceh in 2022.Keywords : Covid-19 Vaccination, History Of Non-Communicable Diseases, History Of Covid-19, Willingness To Be Vaccinated, Vaccine Safety.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK, HARGA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN CAKE  SALAKILO BALIKPAPAN : INFLUENCE OF PRODUCT QUALITY, BRAND IMAGE, PRICE ON CUSTOMER LOYALTY CAKESALAKILO BALIKPAPAN Azirah, Azirah; Fitriana, Fitriana
Visioner : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13 No 01 (2024): Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52630/jmbv.v13.i01.6

Abstract

This research aims to determine and test the influence of product quality, brand image, price on customer loyalty for Cake Salakilo Balikpapan. The method and type of research used in this research is a quantitative method. The data sources used are primary and secondary data. The population in this study were Cake Salakilo Balikpapan consumers who purchased more than 3 times a month and a sample of 100 respondents was taken due to the very large population using the Slovin formula. The data collection method uses a questionnaire which is distributed directly to respondents. The data analysis used is multiple linear analysis and classical assumption tests and for data processing using SPSS version 25.  The research results show that: simultaneous testing of product quality variables (X1), brand image (X2) and price (X3) has a positive and significant influence on customer loyalty for Cake Salakilo Balikpapan. Partial testing of the product quality variable (X1) has a positive and significant influence on customer loyalty of Cake Salakilo Balikpapan, the brand image variable (X2) has a positive and significant influence on customer loyalty of Cake Salakilo Balikpapan, and the price variable (X3) has no positive influence and significant impact on Cake Salakilo Balikpapan customer loyalty. 
TINJAUAN YURIDIS PENGALIHAN PERJANJIAN SEWA MENYEWA MOBIL KEPADA PIHAK KETIGA Fadhli, Zawil; Susanna, Eva; Fitriliana, Fitriliana; Pradana, Hasyimi; Azirah, Azirah
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang analisa yuridis normatif terkait pengalihan perjanjian sewa menyewa mobil kepada pihak ketiga. Ayat (1) Pasal 1338 KUH Perdata mengatakan bahwa semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Atas dasar pasal tersebut masyarakat membuat perjanjian, salah satunya perjanjian sewa menyewa mobil. Dalam pelaksanaan perjanjian sewa menyewa mobil ini terjadi persengketaan, yaitu pihak penyewa mengalihkan mobil sewaan kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan dan seizin pihak pertama. Artinya pihak penyewa tidak memenuhi perjanjian yang telah mereka sepakati. Para pihak yang bersengketa memilih penyelesaian sengketa wanprestasi ini melalui jalur non litigasi.Kata Kunci ; Perjanjian, Sewa Menyewa, Pengalihan.
PELANGGARAN LALU LINTAS MENGEMUDIKAN KENDARAAN DENGAN BALAPAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR Rahmi, Elda Maisy; Susanna, Eva; Fitriliana, Fitriliana; Azirah, Azirah
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anak dibawah umur dengan mengemudikan kendaraan secara balapan. Pasal 480 Kitab Pasal 115 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor  22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyatakan bahwa Pengemudi kendaraan bermotor di Jalan dilarang mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan. Akan tetapi di lapangan masih banyak anak-anak yang mengemudikan kendaraan di atas batas yang ditentukan (balapan), sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas karena telah melakukan pelanggaran lalu lintas dengan berbalapan.
ANALISA YURIDIS NORMATIF EKSISTENSI DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN DI NKRI INDONESIA Pradana, Hasyimi; Susanna, Eva; Fitriliana, Fitriliana; Fadhli, Zawil; Azirah, Azirah
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang analisa yuridis normatif terkait keberaraan Dewan Pertimbangan presiden didalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Organ negara sebagai pelaksana kewenangan yang diberikan langsung dan juga tidak tidak langsung dari UUD 1945. Pelaksanaan kewenangan tiap organ di atur dengan UUD dan peraturan pelaksana lainnya. Dewan Pertimbangan Presiden selain mempunyai kewenangan dalam memberikan nasihat dan pertimbangan pada Presiden juga wajib memberikan jawaban. Usul yang ditentukan oleh DPP dapat berupa dalam proses pengambilan kebijakan publik. Hal ini dikarenakan DPP mempunyai perangkat struktur organisasi yang mencerminkan kebutuhan dan keadaan masyarakat. 
Transformasi Pengelolaan Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal Melalui Pemberdayaan Masyarakat: Implikasi Hukum dan Kesehatan Masyarakat Azirah, Azirah; Pardi, Pardi; Zahrawati, Zahrawati; Herawati, Herawati; Nelvia, Tila; Ardila, Putri; Alqaira, Daffa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pengelolaan lingkungan berbasis kearifan lokal melalui pemberdayaan masyarakat dengan meninjau implikasi hukum dan kesehatan masyarakat. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, lemahnya implementasi hukum lingkungan, serta meningkatnya risiko kesehatan akibat degradasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada masyarakat yang masih mempertahankan nilai kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berperan sebagai sistem nilai yang efektif dalam membentuk kesadaran ekologis dan kepatuhan sosial. Transformasi pengelolaan lingkungan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu internalisasi nilai kearifan lokal dan kesadaran hukum, penguatan kapasitas masyarakat berbasis kesehatan lingkungan, serta implementasi partisipatif berbasis regulasi dan praktik kesehatan masyarakat. Model ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat kepatuhan terhadap hukum, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui perbaikan sanitasi dan pengelolaan lingkungan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal, hukum lingkungan, dan kesehatan masyarakat merupakan pendekatan strategis dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kata kunci: Kearifan Lokal, Pemberdayaan Masyarakat, Hukum Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, Keberlanjutan. Abstract This study aims to analyze the transformation of environmental management through local wisdom-based community empowerment by examining its legal and public health implications. The main issues addressed include low community participation in environmental conservation, weak enforcement of environmental law, and increasing health risks due to environmental degradation. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation within communities that maintain strong local wisdom values. The findings indicate that local wisdom serves as an effective value system in shaping ecological awareness and social compliance. The transformation process is carried out through three main stages: internalization of local wisdom values and legal awareness, strengthening community capacity based on environmental health, and participatory implementation based on regulations and public health practices. This model effectively enhances environmental awareness, strengthens legal compliance, and improves public health through better sanitation and environmental management. In conclusion, integrating local wisdom, environmental law, and public health is a strategic approach to achieving sustainable environmental management. Keywords: Local Wisdom, Community Empowerment, Environmental Law, Public Health, Sustainability
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LIMBAH TIRAM BERBASIS KESEHATAN LINGKUNGAN DI WILAYAH PESISIR ACEH BESAR Pardi, Pardi; Zahrawati, Zahrawati; Azirah, Azirah; Herawati, Herawati; Nelvia, Tila; Ardila, Putri; Alqairi, Daffa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5864

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah tiram berbasis kesehatan lingkungan di wilayah pesisir Aceh Besar. Limbah tiram yang dihasilkan dari aktivitas konsumsi dan usaha kuliner masyarakat pesisir berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penumpukan limbah cangkang tiram dapat menyebabkan gangguan sanitasi, pencemaran air, serta menjadi media berkembangnya mikroorganisme yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap masyarakat pesisir, pelaku usaha, tokoh adat, dan aparatur desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah tiram diwujudkan melalui kegiatan gotong royong, pemanfaatan limbah secara sederhana, serta pengelolaan sampah berbasis komunitas. Partisipasi ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan lingkungan, seperti kebersihan lingkungan, pengurangan pencemaran, dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat meliputi kearifan lokal, kesadaran kesehatan lingkungan, pengalaman kolektif, serta dukungan kebijakan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berbasis kearifan lokal memiliki peran strategis dalam pengelolaan limbah tiram sekaligus meningkatkan kesehatan lingkungan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Kata kunci: Partisipasi Masyarakat, Limbah Tiram, Kesehatan Lingkungan, Aceh Besar, Kearifan Lokal. Abstract This This study aims to analyze community participation in environmental health-based oyster shell waste management in the coastal areas of Aceh Besar. Oyster shell waste generated from consumption and culinary activities in coastal communities has the potential to cause environmental pollution if not properly managed. The accumulation of oyster shell waste may lead to sanitation problems, water contamination, and the growth of harmful microorganisms that affect public health. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation involving coastal communities, business actors, traditional leaders, and village officials. The findings indicate that community participation is manifested through collective activities, simple waste utilization practices, and community-based waste management systems. This participation contributes to improving environmental health, including environmental cleanliness, pollution reduction, and prevention of environment-related diseases. Factors influencing community participation include local wisdom, environmental health awareness, collective experiences, and policy support. In conclusion, community participation based on local wisdom plays a strategic role in managing oyster shell waste while improving environmental health sustainability in coastal communities. Keywords: Community Participation, Oyster Shell Waste, Environmental Health, Aceh Besar, Local Wisdom.