Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perlindungan Hak Cipta Film Dalam Pengelolaan Platform Digital Berbasis Teknologi User Generated Content (UGC) Sihite, Samuel; Aritonang, Adelina M; Pasaribu, Ertika Susanti; Siburian, Pebryna Riosa; Manurung, Mario Fany; Siahaaan, Parlaungan Gabriel
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4814

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang pesat telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam akses informasi dan produksi karya intelektual. Dalam konteks ini, perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual, khususnya hak cipta, menjadi sangat penting. Hak cipta memberikan perlindungan eksklusif kepada pencipta untuk mengumumkan dan memperbanyak karya mereka, sekaligus melindungi hak moral dan hak ekonomi yang melekat pada karya tersebut. Namun, dengan munculnya platform digital berbasis User Generated Content (UGC), seperti TikTok dan YouTube, tantangan baru dalam perlindungan hak cipta muncul, terutama terkait dengan pembajakan film. Pembajakan film di era digital ini tidak hanya merugikan pencipta secara finansial, tetapi juga mengancam keberlangsungan industri perfilman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi interaksi antara undang-undang hak cipta dan undang-undang informasi dan transaksi elektronik dalam menangani pelanggaran hak cipta film, serta mengevaluasi regulasi hukum yang ada dan efektivitasnya dalam melindungi hak cipta film di platform digital berbasis UGC. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka, diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan hak cipta dalam menghadapi tantangan pembajakan di era digital.
Perlindungan Hak Cipta Film Dalam Pengelolaan Platform Digital Berbasis Teknologi User Generated Content (UGC) Sihite, Samuel; Aritonang, Adelina M; Pasaribu, Ertika Susanti; Siburian, Pebryna Riosa; Manurung, Mario Fany; Siahaaan, Parlaungan Gabriel
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4814

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang pesat telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam akses informasi dan produksi karya intelektual. Dalam konteks ini, perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual, khususnya hak cipta, menjadi sangat penting. Hak cipta memberikan perlindungan eksklusif kepada pencipta untuk mengumumkan dan memperbanyak karya mereka, sekaligus melindungi hak moral dan hak ekonomi yang melekat pada karya tersebut. Namun, dengan munculnya platform digital berbasis User Generated Content (UGC), seperti TikTok dan YouTube, tantangan baru dalam perlindungan hak cipta muncul, terutama terkait dengan pembajakan film. Pembajakan film di era digital ini tidak hanya merugikan pencipta secara finansial, tetapi juga mengancam keberlangsungan industri perfilman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi interaksi antara undang-undang hak cipta dan undang-undang informasi dan transaksi elektronik dalam menangani pelanggaran hak cipta film, serta mengevaluasi regulasi hukum yang ada dan efektivitasnya dalam melindungi hak cipta film di platform digital berbasis UGC. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka, diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan hak cipta dalam menghadapi tantangan pembajakan di era digital.
Analisis Tantangan Guru PPKn Dalam Menghadapi Perubahan Kurikulum K13 Dengan Kurikulum Merdeka Aritonang, Adelina M; Bangun, Devi Permata Br; Nababan, Iwain Oktaviona; Sihombing, Eka Putriani; Simanullang, Seevaira Chyta; Yunita, Sri; Neva, Chandra Fhutu
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7308

Abstract

Perubahan kurikulum ini membawa implikasi terhadap peran guru, pendekatan pembelajaran, dan sistem asesmen yang menuntut kemampuan adaptasi, kreativitas, serta literasi kurikulum yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menghadapi perubahan kurikulum dari Kurikulum 2013 (K13) menuju Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode kepustakaan (library research), merupakan pendekatan yang digunakan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian, seperti buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen resmi Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama guru PPKn meliputi keterbatasan pemahaman terhadap filosofi Kurikulum Merdeka, kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek, keterbatasan sarana prasarana, serta kesenjangan literasi digital. Selain itu, perubahan paradigma pembelajaran yang menuntut guru menjadi fasilitator juga menjadi hambatan tersendiri bagi sebagian guru yang terbiasa dengan sistem konvensional. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kelembagaan, pelatihan berkelanjutan, serta kolaborasi antar guru untuk mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, guru PPKn diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter pelajar Pancasila yang kritis, demokratis, dan bertanggung jawab.
Analisis Yuridis Atas Sidang Pertama Kasus Pembakaran Dengan Unsur Kesengajaan: Studi Kasus di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Pandiangan, Tawarika M; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Batu, Dewi Pika Lumban; Manik, Vinolya Lidevia Br; Aritonang, Adelina M; Purba, Herlide; Sihite, Samuel
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7285

Abstract

Penelitian ini membahas analisis yuridis terhadap pelaksanaan sidang pertama dalam kasus tindak pidana pembakaran dengan unsur kesengajaan yang dilakukan oleh terdakwa Yohanes Fery Susanto di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis-empiris melalui teknik observasi langsung terhadap jalannya persidangan. Fokus utama adalah menilai kesesuaian proses awal persidangan, khususnya pada tahap pembacaan dakwaan, klarifikasi identitas terdakwa, serta penerapan asas-asas dalam hukum acara pidana sebagaimana diatur dalam KUHAP. Selain itu, analisis dilakukan dengan menggunakan teori pembuktian, teori pemidanaan, dan teori negara hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sidang berlangsung tertib dan terdakwa bersikap kooperatif, proses pembuktian belum sepenuhnya berjalan karena belum hadirnya saksi. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran alat bukti lain guna memenuhi syarat minimal pembuktian sesuai Pasal 183 KUHAP. Penelitian ini juga menegaskan bahwa prinsip negara hukum sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 harus terwujud dalam setiap tahapan persidangan.