Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Improvement of Elderly Health through the Utilization of Posyandu at Rumberu Public Health Center Paunno, Magdalena; Djurumana, Yohana; Titarsole, Clara
Karya Kesehatan Siwalima Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i2.1652

Abstract

Elderly individuals are characterized by a decline in biological functions, which can manifest through physical symptoms, including reduced cognitive abilities. Therefore, accessible healthcare facilities are essential to provide routine health examinations for older adults. The utilization of the Elderly Posyandu (Integrated Health Post) at Rumberu Public Health Center remains notably low, influenced by various factors. The aim of this community service activity was to provide education and guidance on the importance of the Elderly Posyandu and its utilization at Rumberu Public Health Center. The findings indicate that many elderly individuals have not yet accessed the Elderly Posyandu, and available facilities remain limited. Strengthened collaboration among health cadres and the provision of adequate facilities are expected to enhance the utilization of Elderly Posyandu services at Rumberu Public Health Center.
Analisis faktor – faktor yang berhubungan dengan pencegahan kekerasan seksual pada remaja jemaat gpm waiheru Djurumana, Yohana; Matulessy, Elizabeth; Pelatta, Chendy Sofianty; Paunno, Magdalena; Leunupun, Trixie
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ygyjat81

Abstract

Latar Belakang: Kekerasan seksual pada remaja sering terjadi belakangan ini, bahkan ada kasus yang seringkali tidak terungkap dikarenakan oleh berbagai faktor seperti, kurangnya pengetahuan remaja, peran keluarga yang rendah dan pengaruh teman sebaya. Dampak dari kekerasan seksual dapat terjadi dalam jangka waktu Panjang baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini untuk menganalisis adanya hubungan antara pengetahuan, peran orang tua, dan peran teman sebaya dalam pencegahan kekerasan seksual pada remaja Jemaat GPM Waiheru.Metode: penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional. Sampel terdiri dari 107 remaja yang dipilih secara acak.Hasil: Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara yang di analisis menggunakan uji Chi- square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (P= 0,002), peran orang tua (0,043), dan peran teman sebaya (P=0,000).Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan, peran teman sebaya, dan peran orang tua dengan pencegahan kekerasan seksual. .
Partisipasi Mahasiswa KKN UKIM Desa Wadludan Dalam Menggerakan Ibu Balita Memanfaatkan Posyandu Paunno, Magdalena; Lekiohapy, Reimon; Kowa, Mersi Olivia; Luturmas, Delila Afarik; Alfanay, Yunus; Kofit, Aprillia Solfina; Wutuwensa, Roy H; Andrias, Nova; Ralahalu, Hermina P; Louk, Karmalita; Lambiombir, Dian Miryam
Karya Kesehatan Siwalima Vol 1, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i2.782

Abstract

Pos pelayanan terpadu (Posyandu) merupakan perpanjangan tangan Puskesmas yang memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan dengan sasaran seluruh masyarakat/keluarga, utamanya adalah bayi baru lair, bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, ibu nifas, dan pasangan usia subur (PUS). Namun dari hasil pengumpulan data di Desa Wadludan, tanya jawab pengamatan langsung ke sasaran pengguna layanan Posyandu hasilnya bahwa; 1. Sebagian besar bayi dan balita tidak memiliki buku KIA yang berisi grafik berat badan anak menurut umur dan jadwal imunisasi sehingga berdampak kurangnya pengetahuan Ibu tentang manfaat grafik berat badan anak menurut usia dan jadwal imunisasi, 2.Sangat rendah ibu bayi dan ibu balita memanfaatkan sarana posyandu, terlihat dari jumlah yang memanfaatkan posyandu setiap bulan, 3. Kader kurang menggerakan Ibu bayi dan balita saat hari pelaksanaan posyandu. Kegiatan bertujuan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Kegiatan posyandu lebih diarahkan kepada upaya promotif dan preventif melalui integrasi 5 kegiatan, dikelolah dari masyarakat dan untuk masyarakat yang dalam kegiatannya dilakukan oleh kader posyandu sesuai ketentuan 5 orang yang secara sukarela mengabdikan dirinya sebagai petugas posyandu, selanjutnya dilatih oleh petugas puskesmas yang bertanggung jawab terhadap posyandu tersebut. Dalam pelatihannya disampaikan terkait pelaksanaan kegiatan posyandu dan pengerakan yang dilakukan oleh kader dibawah penanggung jawab kepala pemerintahan desa. Luaran kegiatan ini telah diupload pada channel YouTube https://youtu.be/eZgQAUKyH1Q. 
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DESA KAMAL MELALUI PELATIHAN SKRINING AWAL PREEKLAMSIA IBU HAMIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE URINE DIPSTICK TEST Paunno, Magdalena; Purwata Mangasi Sirait, Jimmy; Noya, Josephus; Arlooy, Pether; Titarsole, Clara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1339-1346

Abstract

Kader posyandu memiliki peran penting dalam memantau kesehatan ibu hamil sebagai upaya deteksi dini komplikasi kehamilan, termasuk preeklamsia. Pemeriksaan kehamilan secara berkala sangat diperlukan untuk menurunkan angka kematian ibu dan dan luaran buruk persalinan : (kelahiran mati (stillbirth), berat badan lahir rendah (BBLR), prematur). Meskipun kegiatan posyandu di Desa Kamal telah berjalan secara rutin, layanan untuk deteksi dini preeklamsia masih belum optimal karena keterbatasan keterampilan dan sarana pemeriksaan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan skrining awal preeklamsia menggunakan metode urine dipstick test. Sasaran utama kegiatan ini adalah kader posyandu di wilayah Desa Kamal. Peningkatan kapasitas dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan metode pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan skrining awal preeklamsia dan pencatatan risiko kehamilan. Sebagai tindak lanjut, perlu dikembangkan sistem manajemen risiko kehamilan dan evaluasi efektivitas penggunaan urine dipstick secara berkelanjutan di tingkat desa.