Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Antioxidant Activity Analysis of Ethanol Extract from Melandean Leaves (Bridelia micrantha) Using the DPPH Assay Bayani, Faizul; Rahayu, Lale Budi Hutami; Rahayu, Supiani; Huaida, Nurul; Yuliana, Depi; Hulyadi, Hulyadi; Gargazi, Gargazi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 12, No 6 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v12i6.13855

Abstract

The increasing global prevalence of oxidative stress-related diseases such as cardiovascular disease, diabetes, and neurodegenerative disorders underscores the importance of developing effective antioxidant strategies. In this study, samples of ethanol extract from Bridelia micrantha (Melandean) leaves were used which were then evaluated using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) test, a method that is widely known for assessing free radical scavenging activity. The ethanol extract sample was obtained through maceration with a yield of 15.84%. Based on the DPPH test, it shows that the extract has dose-dependent inhibition of DPPH radicals, with a maximum inhibition of 66.13% at a concentration of 25 ppm. The IC50 value, calculated from regression analysis, confirmed the antioxidant potential of the extract, although it was less effective than that of vitamin C, which was used as a positive control. These findings suggest that Bridelia micrantha leaves, rich in phytochemicals such as flavonoids, tannins, and saponins, have the potential as a source of natural antioxidants for managing oxidative stress-related health conditions.
Pelatihan Deteksi Keberadaan Rhodamin-B Pada Saus Tomat Yang Beredar Di Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Tusshaleha, Lelie Amalia; Pomeistia, Meilynda; Rahayu, Supiani; Apriani, Laili; Rahayu, Lale Budi Hutami; Rahmat, Syamsul; Asyura DM, Baiq Dewi; Isnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i2.796

Abstract

Saus tomat adalah salah satu bahan makanan yang banyak dikonsumsi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Meskipun memiliki cita rasa yang lezat, terdapat kekhawatiran terkait penggunaan bahan kimia berbahaya, seperti Rhodamin B, yang dapat membahayakan kesehatan. Rhodamin B merupakan pewarna sintetik yang dilarang penggunaannya dalam makanan karena dapat menyebabkan gangguan organ hingga kanker. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan metode alternatif dalam mendeteksi keberadaan Rhodamin B pada saus tomat menggunakan detergen sebagai ekstraktor dan kunyit (Curcuma longa) sebagai indikator alami khususnya mahasisiwa dan ibu-ibu rumah tangga di Desa Bagu. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan mampu memahami serta mempraktikkan cara deteksi Rhodamin B pada saus tomat secara mandiri. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih makanan yang aman dikonsumsi serta mendorong gaya hidup sehat dalam keluarga
Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Antibiotik Di Dusun Kesah Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara Tusshaleha, Lelie Amalia; Rahayu, Supiani; Pomeistia, Meylinda; Rahmat, Syamsul; Agustini, Ni Putu Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.574

Abstract

Antibiotik merupakan zat yang secara alami dihasilkan oleh suatu mikroorganisme untuk menghambat patogenesis mikroorganisme yang lain. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana gambaran masyarakat dan tingkat pengetahuannya terhadap penggunaan Antibiotik  di Dusun Kesah Desa Lantan kecamatan Batukliang utara. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan penilaian pengetahuan menggunakan kuesioner. Dari 96 peserta kegiatan didapatkan hasil tingkat pengetahuan berdasarkan usia dengan kategori baik adalah masa remaja akhir dengan persentase 45,5%, kategori cukup adalah masa remaja akhir dengan persentase 31,8%, kategori kurang adalah masa lansia awal dengan persentase 60,7%. Hasil tingkat pengetahuan berdasarkan pendidikan terakhir kategori baik adalah tingkat pendidikan sarjana dengan persentase 29%, kategori cukup adalah tingkat pendidikan sarjana dengan persentase 57%, dan kategori kurang adalah tingkat pendidikan SD dengan persentase 65%.
Sosialisasi Apoteker dan Pembagian Vitamin Gratis bagi Lansia dan Masyarakat Kurang Mampu di Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut Lale Budi Hutami Rahayu; Tusshaleha, Lelie Amalia; Ramdaniah, Putri; Apriani, Laili; Rahayu, Supiani; Pomeistia, Meilynda; Ahadi, Giatma Dwijuna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.575

Abstract

Vitamin merupakan mikronutrien yang dibutuhkan tubuh dalam dosis yang rendah. Walaupun sedikit, kekurangan vitamin dapat mengganggu metabolisme di dalam tubuh. Salah satu manfaat vitamin adalah dapat menjaga daya tahan tubuh. Umumnya masyarakat mengonsumsi vitamin secara tidak rasional di mana hal ini akan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Apoteker merupakan tenaga kesehatan yang ahli dalam obat-obatan. Salah satu tugas apoteker adalah memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara mengonsumsi dan mendapatkan vitamin dengan tepat agar mendapatkan manfaat yang maksimal dan mengurangi efek samping yang mungkin dapat timbul dari penggunaan vitamin yang kurang tepat. Tujuan dari pengabidan kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan konseling serta memberikan vitamin gratis kepada masyarakat Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Desa Segala Anyar lebih memahami cara mengonsumsi vitamin dengan tepat.
Antioxidant Activity Analysis of Ethanol Extract from Melandean Leaves (Bridelia micrantha) Using the DPPH Assay Bayani, Faizul; Rahayu, Lale Budi Hutami; Rahayu, Supiani; Huaida, Nurul; Yuliana, Depi; Hulyadi, Hulyadi; Gargazi, Gargazi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 12 No. 6 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v12i6.13855

Abstract

The increasing global prevalence of oxidative stress-related diseases such as cardiovascular disease, diabetes, and neurodegenerative disorders underscores the importance of developing effective antioxidant strategies. In this study, samples of ethanol extract from Bridelia micrantha (Melandean) leaves were used which were then evaluated using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) test, a method that is widely known for assessing free radical scavenging activity. The ethanol extract sample was obtained through maceration with a yield of 15.84%. Based on the DPPH test, it shows that the extract has dose-dependent inhibition of DPPH radicals, with a maximum inhibition of 66.13% at a concentration of 25 ppm. The IC50 value, calculated from regression analysis, confirmed the antioxidant potential of the extract, although it was less effective than that of vitamin C, which was used as a positive control. These findings suggest that Bridelia micrantha leaves, rich in phytochemicals such as flavonoids, tannins, and saponins, have the potential as a source of natural antioxidants for managing oxidative stress-related health conditions.
Sosialisasi Penggunaan Tes Kit Merkuri pada Produk Skincare sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat di Desa Mertak Tombok Tusshaleha, Lelie Amalia; Rahayu, Lale Budi Hutami; Rahayu, Supiani; Rahmat, Syamsul; Apriani, Laili; Itsnayain, Aya Shaufia; Pomeistia, Meilynda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.936

Abstract

Paparan merkuri dalam produk skincare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional karena dapat menyebabkan kerusakan ginjal, neurotoksisitas, gangguan saraf, dan risiko kesehatan jangka panjang lainnya. Masyarakat desa merupakan kelompok yang rentan terhadap penggunaan kosmetik berbahaya akibat keterbatasan akses informasi dan literasi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Mertak Tombok terkait bahaya merkuri pada kosmetik serta pelatihan penggunaan test kit merkuri sebagai deteksi dini keamanan produk skincare. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif–partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat dari 50,6 % menjadi 88,4 % (peningkatan 37,8 %). Sebanyak 92 % peserta mampu menggunakan test kit secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan masyarakat dalam melakukan deteksi mandiri keamanan kosmetik.
Determination of Total Flavonoid Content of Ashitaba (Angelica keiskei Koidz.) Leaf Extract Using UV-Vis Spectrophotometry Andriani, Baiq Yunita; Rahayu, Supiani; Rahayu, Lale Budi Hutami
THRIVE Health Science Journal Vol. 3 No. 1 (2026): March
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/thrive.v3i1.646

Abstract

Ashitaba (Angelica keiskei Koidz.) is a medicinal plant known to be rich in active flavonoid compounds, particularly chalcones, which exhibit antioxidant, anti-inflammatory, and antidiabetic activities. This study aimed to determine the total flavonoid content in Ashitaba leaf extract obtained from Sembalun Village using UV-Vis spectrophotometry. The extract was obtained by maceration using 96% ethanol. Quantitative analysis was performed at the maximum wavelength of 415 nm, with quercetin as the standard. Calibration curves were prepared using quercetin concentrations of 20, 30, 40, 50, and 60 ppm on the X-axis, with absorbance values of 0.297, 0.337, 0.436, 0.509, and 0.588 on the Y-axis, resulting in the regression equation Y = 0.0094x + 0.0472 with a correlation coefficient (r) of 0.9677, indicating a linear relationship between concentration and absorbance. Absorbance values of the sample measured in triplicate were 0.661, 0.634, and 0.676, yielding an average total flavonoid content of 25.948 mgQE/g in Ashitaba leaf extract.
Antioxidant Activity Evaluation of Polar, Semi-Polar, and Non-Polar Fractions of Custard Apple (Annona Squamosa L.) Leaf Extract Using the DPPH Method Suhelmiah; Pomeistia, Meilynda; Rahayu, Lale Budi Hutami; Rahayu, Supiani
THRIVE Health Science Journal Vol. 3 No. 1 (2026): March
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/thrive.v3i1.648

Abstract

Antioxidants are compounds that can donate hydrogen atoms to free radicals so that they can stop the chain reaction and convert free radicals into a stable form. custard apple leaves are known to have various benefits, one of which is as an antioxidant. This study aims to determine the potential antioxidant activity contained in custard apple leaves (Annona Squamosa L) with polar, semi-polar and non-polar fractions through the DPPH method. The sample used in this study was custard apple leaf extract (Annona Squamosa L) extracted with 96% ethanol solvent, and phytochemical screening tests, fractionation, antioxidant activity tests using UV-Vis spectrophotometer and IC50 value calculation using Microsoft exel were carried out. The results of the sample phytochemical screening showed that there were four compounds, namely phenolics, flavonoids, tannins and alkaloids while the results of the antioxidant activity test had a very strong category with the IC50 value of ethyl acetate, n-hexane and aquadest fractions of (3.950, 4.651, and 11.009 ppm) and the activity results of the IC50 value of custard apple leaf ethanol extract with a strong category of 22.280 ppm.
Assessment of Awareness of Risk Factors for Puerperal Psychosis among Pregnant Women Attending the Antenatal Unit at Abubakar Tafawa Balewa University Teaching Hospital, Bauchi Musa, Muhammad Maryam; Maimuna, Muhammad; Rahayu, Lale Budi Hutami; Rahayu, Supiani
THRIVE Health Science Journal Vol. 3 No. 1 (2026): March
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/thrive.v3i1.656

Abstract

Postpartum psychosis (PPP) is a severe mental health disorder characterized by the acute onset of psychotic symptoms such as delusions, hallucinations, and mood disturbances shortly after childbirth. Although it affects 1-2 per 1,000 women globally, its impact is particularly severe in low-resource settings like Nigeria, where cultural stigma, limited mental health infrastructure, and low awareness lead to under diagnosis and poor outcomes. This study aimed to assess the awareness of puerperal psychosis among pregnant women attending the Antenatal Care (ANC) unit at Abubakar Tafawa Balewa University Teaching Hospital (ATBUTH) in Bauchi, Nigeria. A descriptive survey design was employed, and data were collected from 129 respondents selected via simple random sampling, using a structured questionnaire. The results indicated that while a majority (71.32%) of respondents had heard of postpartum psychosis, there was a significant deficit in detailed knowledge. Only 56.53% could accurately define it as a severe mental disorder post-childbirth, and misconceptions about causes and symptoms were common. Key risk factors such as sleep deprivation, family history of bipolar disorder, and impaired mother-infant bonding were correctly identified by most. For prevention, respondents strongly endorsed educational programs, postnatal screening for high-risk women, frequent ANC visits, family support, and ensuring adequate rest. The study concludes that despite basic recognition of PPP, profound knowledge gaps persist among pregnant women in this setting. It underscores the urgent need for integrated, educational interventions during antenatal care and the routine inclusion of mental health screenings to facilitate early identification, management, and ultimately, improved maternal and infant outcomes in Northern Nigeria.
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) pada Terapi Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di RSUD Tripat Yuliana, Depi; Rahayu, Supiani; Rahmat, Syamsul; Ramdaniah, Putri; Eka Bimmaharyanto, Dedent; Tusshaleha, Lelie Amalia; Jupriadi, Lalu; Haerudin, Haerudin
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1087

Abstract

Hipertensi termasuk penyakit tidak menular dengan angka kejadian tinggi dan berperan besar dalam meningkatkan risiko kematian serta komplikasi kardiovaskular. Penggunaan obat antihipertensi secara terus-menerus dapat memicu terjadinya Drug Related Problems (DRPs) yang berpotensi menurunkan keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kejadian DRPs pada pasien hipertensi dengan fokus pada interaksi obat dan ketidaksesuaian dosis. Penelitian ini merupakan studi non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan secara retrospektif melalui penelusuran data rekam medis pasien rawat jalan pada periode Januari–Maret 2024. Sebanyak 81 pasien dipilih sebagai sampel menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan perhitungan Slovin. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pasien, yaitu 57 orang (70%), mengalami DRPs. Interaksi obat menjadi temuan terbanyak dengan 56 pasien (69%) dan total 105 kejadian. Kasus dosis berlebih hanya ditemukan pada 1 pasien (1,2%), sementara tidak terdapat kasus dosis kurang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa interaksi obat merupakan faktor dominan dalam kejadian DRPs pada pasien hipertensi. Oleh karena itu, diperlukan peninjauan terapi yang lebih menyeluruh guna meningkatkan keamanan serta efektivitas penggunaan obat.