Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UJI MUTU SEDIAAN SABUN MANDI PADAT TRANSPARAN ESKTRAK ETANOL BUAH TIN (FICUS CARICA L.) Purwanti, Ratih; Sari, Atiqah Luqiyana; Christiandari, Hanita
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i1.5697

Abstract

Buah tin (Focus carica L.) memiliki kandungan senyawa flavonoid, kuersentin, antosianin, kumarin, fenol, alkaloid, saponin, tannin, terpenoid dan sterol sehingga berpotensi digunakan sebagai antiok sidan dan antibakteri pada sabun mandi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas sediaan sabun mandi padat ekstrak buah tin (Focus carica L) yang meliputi pH, kadar asam lemak bebas, kadar alkali bebas, tinggi dan stabilitas busa. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan desain one shoot case styudy. Buah tin diekstrak secara maserasi dengan pelarut etanol. Sabun mandi padat dibuat dengan 3 (tiga) formulasi (F1, F2 dan F3) dengan variasi konsentrasi ekstrak buah tin yaitu 3 %, 4% dan 5%. Selanjutnya dilakukan uji pH, kadar asam lemak bebas, kadar alkali bebas, tinggi busa dan stabilitas busa. Hasil penelitian didapatkan nilai pH  pada sediaan sabun mandi pada pengujian hari ke-10 untuk F1, F2 dan F3 berturut-turut yaitu 8,1; 8,2 dan 8,2. Kadar asam lemak bebas pada F1 sebesar 1,59%, F2 sebesar 1,72% dan F3 sebesar 1,48%. Stabilitas busa sediaan sabun mandi padat pada F1, F2 dan F3 berturut-turut yaitu 82.24%, 80% dan 83.94%. Tinggi busa pada sediaan sabun mandi padat F1 sebesar 92mm , F2 sebesar 100 dan F3 sebesar 110. Sediaan sabun mandi padat ekstrak buah tin (Ficus carica L.) dengan konsentrasi 3%, 4% dan 5% telah memenuhi syarat uji mutu sediaan sabun mandi menurut SNI 2016
FORMULA DAN EVALUASI KARAKTERISTIK FISIK BEDAK PADAT EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI KOSMETIK ALAMI UNTUK PEWARNA PIPI Suwandari, Meyta; Suprasetya, Edy; Christiandari , Hanita
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2024): Volume 16, Nomor 2, November 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.327

Abstract

Buah naga merah mengandung banyak metabolit sekunder salah satunya adalah antosianin yang tinggi sehingga buah naga merah dapat dijadikan sebagai zat pewarna alami pada kosmetik. Antosianin merupakan golongan dari flavonoid dan dapat dimanfaatkan sebagai coloring agent pada produk blush on. Antosianin memiliki pigmen yang berwarna kuat dan larut dalam air, pigmen ini menghasilkan berbagai warna merah dan turunannya. Blush on diaplikasikan dengan tujuan memberi warna dan kesan hangat pada wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan evaluasi karakteristik fisik bedak padat ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai kosmetik alami untuk pewarna pipi dengan konsentrasi esktrak 0%, 20%, 25%, dan 30%.Metode penelitian yang digunakan adalah penambahan esktrak dengan banyak 4 (empat) kelompok konsentrasi ekstrak kemudian di lihat data karakteristik fisik bedak padat. Data uji yang diperoleh kemudian diolah dengan uji statistik untuk melihat perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan hasil uji kualitatif yang dilakukan yaitu uji organoleptis pada formula kontrol menghasilkan warna putih, Formula I warna pink pucat , Formula II pink muda, dan Formula III pink tua memiliki bau wangi dan bentuk padat. Dan pada hasil uji kuantitatif meliputi uji daya sebar, daya lekat, pH, waktu alir dan kompaktibilitas memiliki hasil yang memenuhi syarat sesuai standar kosmetika dan memiliki hasil yang berbeda antar kelompok uji. Kesimpulan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dapat diformulasikan dalam sediaan bedak padat.
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN LULUR (BODY SCRUB) BERAS KETAN PUTIH DAN PATI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus Urb) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI Yogi Hernawan , Jarot; Christiandari , Hanita; Retnolia, Fenika
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2024): Volume 16, Nomor 2, November 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.330

Abstract

Lulur badan adalah sediaan kosmetik yang digunakan untuk membersihkan kulit dari kotoran yang menyebabkan sel kulit mati, sedangkan krim adalah bentuk sediaan setengah padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Mengetahui uji sifat fisik sediaan lulur badan Beras Ketan Putih Dan Pati Bengkuang (Pachyrhizus erosus). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Sampel yang digunakan adalah bengkuang. Penelitian dilakukan di Laboratorium Farmasetika dan Farmakognosi Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta pada bulan Maret-Mei 2023. Variabel bebas dari penelitian ini adalah pati bengkuang 10%, 15%, 20%. Adapun variabel terikatnya adalah uji sifat fisik sediaan lulur badan pati bengkuang yang meliputi organoleptis, daya sebar, daya lekat, dan homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian organoleptis pada keempat formulasi yaitu formulasi 0 berwarna putih, formulasi 1 berwarna putih tulang, formulasi 2 berwarna cream, formulasi 3 berwarna kecoklatan. Tekstur dari formulasi 0, formulasi 1, formulasi 2, formulasi 3 semi padat. Rata-rata nilai daya sebar formulasi 0: 5,83 cm; formulasi 1: 6,11 cm; formulasi 2: 5,81 cm; formulasi 3:5,15 cm. Rata-rata nilai daya lekat formulasi 0: 4,13 detik; formulasi 1: 4,20 detik; formulasi 2: 4,49 detik; formulasi 3: 5,59 detik. Hasil homogenitas keempat formulasi adalah homogen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sediaan lulur (body scrub) pati bengkuang memiliki sifat fisik organoleptis, daya sebar, daya lekat dan homogenitas yang baik dan memenuhi syarat uji lulur (body scrub) pati bengkuang.
DEMONTRASI PENGOLAHAN JAHE SEBAGAI NUTRACEUTICAL PADA ACARA POSYANDU SAKURA III DI KELURAHAN JAMBIDAN KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL MENJADI PRODUK COOKIES JAHE Suprasetya, Edy; Yogi Hernawan, Jarot; Christiandari, Hanita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.319

Abstract

Nutraceutical adalah produk nutrisi yang bermanfaat juga sebagai obat. Kue jahe atau cookies jahe merupakan bagian nutriceutical yang mempunyai dampak Kesehatan. inovasi mengolah jahe dalam bentuk biscuit yang berfungsi sebagai bahan dasar masakan lezat dan juga membantu meningkatkan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat jahe dan pengolahannya menjadi produk Nutraceutical kue jahe, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pemanfaatan jahe sebagai bahan makanan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Sakura III dusun Jambidan dengan mengundang semua anggota posyandu. Kegiatan dilaksanakan dengan metode konsultasi, demonstrasi dan evaluasi hasil pengolahan jahe menjadi biskuit jahe. Luaran dari kegiatan antara lain peningkatan pengetahuan peserta mengenai berbagai jenis jahe, manfaatnya bagi kesehatan , dan proses pengolahan menjadi kue jahe. Melalui demontrasi tersebut, para peserta memperoleh pengetahuan praktis mengolah jahe menjadi biskuit jahe, meliputi pemilihan jahe yang berkualitas, pengupasan, pemotongan, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang tepat. Kegiatan ini berpotensi menumbuhkan inovasi produk berbahan dasar jahe. Lebih lanjut, hal ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memanfaatkan potensi jahe sebagai sumber pendapatan tambahan. Diharapkan setelah kegiatan ini, para peserta mampu memulai usaha berbasis produk biskuit jahe, meningkatkan pendapatan dan berkontribusi aktif terhadap minat pasar pemenuhan produk makanan sehat yang terus meningkat.
Optimizing Cardiovascular Disease Medication Awareness: A Community Engagement Initiative at Posbindu Kenanga 3 Manggulan Dilalah, Idlohatud; Christiandari, Hanita; Hernawan, Jarot Yogi; Suprasetya, Edy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kardiovaskular (PKV) merupakan penyebab utama kematian global. Angka kematian akibat PKV mencapai 17,9 juta orang setiap tahunnya atau 31% dari seluruh kematian di dunia. Penyakit ini juga menempati urutan teratas penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Pemerintah telah mengupayakan baik upaya promotif, preventif, maupun kuratif melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk pencegahan komplikasi PKV. Namun, kegiatan berbasis komunitas dan kelompok masyarakat tersebut masih memerlukan pendampingan utamanya berkaitan dengan pelayanan informasi obat (PIO). Posbindu Kenanga 3 Manggulan bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta berupaya menguatkan literasi kesehatan melalui serangkaian kegiatan PIO yang diselenggarakan di Posbindu Kenanga 3 Manggulan pada tanggal 23 September 2023 dan dihadiri oleh 15 peserta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang obat-obatan yang digunakan dalam pengobatan penyakit jantung dan pembuluh darah. Dengan melibatkan sesi diskusi interaktif antara peserta dan ahli farmasi, kegiatan ini memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada peserta, meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengelola kondisi kesehatan, dan meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan. Tingginya antusiasme peserta dalam kegiatan diharapkan dapat menciptakan dampak positif dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Pelayanan Informasi Obat; Penyakit Kardiovaskuler; Prolanis; Posbindu; Kualitas Hidup
Formulasi Sediaan Serum Antioksidan dari Ekstrak Sari Tomat (Solanum Lycopersicum L.) sebagai Perawatan Kulit Hanita Christiandari; Intan Kumalawati; Jarot Yogi Hernawan
An-Najat Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus : An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i3.3185

Abstract

Skin damage occurs because free radicals lose one electron in their outer orbit so that they are highly reactive which can cause oxidative stress. The impact is damage to body cells, such as large pores, acne, wrinkles and dark spots. Free radicals can come from the metebolism process in the body and from outside the body. One preparation that can prevent skin damage is a serum that contains antioxidants. To determine the physical properties, namely organoleptics, homogeneity, pH, spreadability, and adhesiveness of tomato juice extract (Solanum lycopersicum L.) serum preparations. The type of research used is experimental. The sample used was tomato juice extract. The research was conducted at the Pharmacy Laboratory of Politeknik Permata Indonesia Yogyakarta in May-June 2024. The independent variables of this study were 2%, 4%, 6% tomato juice extract. The dependent variable in this study is the test of physical properties of serum preparations including organoleptical tests, homogeneity, pH, spreadability, and adhesiveness. Data analysis in this method uses One way ANOVA. Organoleptical results are viscous, clear, clear yellow, light brown to dark brown in color and smells rose. The homogeneity results of the three formulations are homogeneous. The pH value in F0 was 5.08; F1 was 5.20; F2 was 5.35; F3 was 5.51. The value of spreadability in F0 was 5.2cm; F1 was 5.78cm; F2 was 5.91cm; F3 was 6.23cm. The stickiness value in F0 was 8.82; F1 was 15.94; F2 was 23.11; F3 was 30.75. All formulas have organoleptical arrangement, homogeneity, pH, spreadability, and adhesiveness that meet the requirements. Serum preparation of tomato juice extract (Solanum lycopersicum L.) has eligible physical properties.
FORMULASI SEDIAAN KAPSUL PENAMBAH NAFSU MAKAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma Domestica) Yogi Hernawan, Jarot; Christiandari, Hanita; Putri , Febliana
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 1 (2024): Volume 15, Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v15i1.302

Abstract

Kapsul penambah nafsu makan sebagai salah satu cara mengatasi sulit makan anak. Tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai kapsul penambah nafsu makan adalah tanaman kunyit (Curcuma domestica). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil fisik formulasi sediaan kapsul penambah nafsu makan ekstrak kunyit (Curcuma domestica). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental, dengan perbedaan konsentrasi ekstrak kunyit (Curcuma domestica) FI (30 %), FII(40 %), FII (50 %). Evaluasi fisik kapsul penambah nafsu makan yang dilakukan meliputi organoleptis, homogenitas, keseragaman bobot. Uji fisik kapsul penambah nafsu makan pada organoleptis menghasilkan FI warna kuning muda, FII kuning kecoklatan, FIII kuning tua, berbentuk serbuk, bau khas kunyit, dan rasa pahit. Hasil homogenitas pada FI, FII, FIII sediaan kapsul penambah nafsu makan tidak menujukan adanya partikel kasar pada sediaan. Hasil keseragaman bobot pada FI, FII, FIII sediaan kapsul penambah nafsu makan menujukan bahwa tidak ada 2 kapsul yang bobotnya menyimpang lebih dari 7,5 % dan tidak ada satupun yang bobotnya menyimpang lebih dari 15 % dari bobot rata-ratanya. Formulasi sediaan kapsul penambah nafsu makan dapat disimpulkan bahwa formulasi I, formulasi II, formulasi III dengan konsentrasi 30 %, 40 %, 50 % menghasilkan sediaan yang baik. Pada formulasi II memenuhi evaluasi fisik pada organoleptis berwarna kuning kecoklatan, homogenitas tidak adanya partikel kasar pada sediaan, keseragaman bobot.
FORMULA DAN EVALUASI KARAKTERISTIK FISIK BEDAK PADAT EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI KOSMETIK ALAMI UNTUK PEWARNA PIPI Suwandari, Meyta; Suprasetya, Edy; Christiandari , Hanita
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 2 (2024): Volume 15, Nomor 2, November 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.327

Abstract

Buah naga merah mengandung banyak metabolit sekunder salah satunya adalah antosianin yang tinggi sehingga buah naga merah dapat dijadikan sebagai zat pewarna alami pada kosmetik. Antosianin merupakan golongan dari flavonoid dan dapat dimanfaatkan sebagai coloring agent pada produk blush on. Antosianin memiliki pigmen yang berwarna kuat dan larut dalam air, pigmen ini menghasilkan berbagai warna merah dan turunannya. Blush on diaplikasikan dengan tujuan memberi warna dan kesan hangat pada wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan evaluasi karakteristik fisik bedak padat ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai kosmetik alami untuk pewarna pipi dengan konsentrasi esktrak 0%, 20%, 25%, dan 30%.Metode penelitian yang digunakan adalah penambahan esktrak dengan banyak 4 (empat) kelompok konsentrasi ekstrak kemudian di lihat data karakteristik fisik bedak padat. Data uji yang diperoleh kemudian diolah dengan uji statistik untuk melihat perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan hasil uji kualitatif yang dilakukan yaitu uji organoleptis pada formula kontrol menghasilkan warna putih, Formula I warna pink pucat , Formula II pink muda, dan Formula III pink tua memiliki bau wangi dan bentuk padat. Dan pada hasil uji kuantitatif meliputi uji daya sebar, daya lekat, pH, waktu alir dan kompaktibilitas memiliki hasil yang memenuhi syarat sesuai standar kosmetika dan memiliki hasil yang berbeda antar kelompok uji. Kesimpulan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dapat diformulasikan dalam sediaan bedak padat.
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN LULUR (BODY SCRUB) BERAS KETAN PUTIH DAN PATI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus Urb) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI Yogi Hernawan , Jarot; Christiandari , Hanita; Retnolia, Fenika
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 2 (2024): Volume 15, Nomor 2, November 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.330

Abstract

Lulur badan adalah sediaan kosmetik yang digunakan untuk membersihkan kulit dari kotoran yang menyebabkan sel kulit mati, sedangkan krim adalah bentuk sediaan setengah padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Mengetahui uji sifat fisik sediaan lulur badan Beras Ketan Putih Dan Pati Bengkuang (Pachyrhizus erosus). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Sampel yang digunakan adalah bengkuang. Penelitian dilakukan di Laboratorium Farmasetika dan Farmakognosi Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta pada bulan Maret-Mei 2023. Variabel bebas dari penelitian ini adalah pati bengkuang 10%, 15%, 20%. Adapun variabel terikatnya adalah uji sifat fisik sediaan lulur badan pati bengkuang yang meliputi organoleptis, daya sebar, daya lekat, dan homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian organoleptis pada keempat formulasi yaitu formulasi 0 berwarna putih, formulasi 1 berwarna putih tulang, formulasi 2 berwarna cream, formulasi 3 berwarna kecoklatan. Tekstur dari formulasi 0, formulasi 1, formulasi 2, formulasi 3 semi padat. Rata-rata nilai daya sebar formulasi 0: 5,83 cm; formulasi 1: 6,11 cm; formulasi 2: 5,81 cm; formulasi 3:5,15 cm. Rata-rata nilai daya lekat formulasi 0: 4,13 detik; formulasi 1: 4,20 detik; formulasi 2: 4,49 detik; formulasi 3: 5,59 detik. Hasil homogenitas keempat formulasi adalah homogen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sediaan lulur (body scrub) pati bengkuang memiliki sifat fisik organoleptis, daya sebar, daya lekat dan homogenitas yang baik dan memenuhi syarat uji lulur (body scrub) pati bengkuang.
Optimizing Cardiovascular Disease Medication Awareness: A Community Engagement Initiative at Posbindu Kenanga 3 Manggulan Dilalah, Idlohatud; Christiandari, Hanita; Hernawan, Jarot Yogi; Suprasetya, Edy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kardiovaskular (PKV) merupakan penyebab utama kematian global. Angka kematian akibat PKV mencapai 17,9 juta orang setiap tahunnya atau 31% dari seluruh kematian di dunia. Penyakit ini juga menempati urutan teratas penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Pemerintah telah mengupayakan baik upaya promotif, preventif, maupun kuratif melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk pencegahan komplikasi PKV. Namun, kegiatan berbasis komunitas dan kelompok masyarakat tersebut masih memerlukan pendampingan utamanya berkaitan dengan pelayanan informasi obat (PIO). Posbindu Kenanga 3 Manggulan bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta berupaya menguatkan literasi kesehatan melalui serangkaian kegiatan PIO yang diselenggarakan di Posbindu Kenanga 3 Manggulan pada tanggal 23 September 2023 dan dihadiri oleh 15 peserta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang obat-obatan yang digunakan dalam pengobatan penyakit jantung dan pembuluh darah. Dengan melibatkan sesi diskusi interaktif antara peserta dan ahli farmasi, kegiatan ini memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada peserta, meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengelola kondisi kesehatan, dan meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan. Tingginya antusiasme peserta dalam kegiatan diharapkan dapat menciptakan dampak positif dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Pelayanan Informasi Obat; Penyakit Kardiovaskuler; Prolanis; Posbindu; Kualitas Hidup