Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Recent Updates on the Potential of Medicinal Plants from Indonesia as Anti-Atherosclerotic Agents Prasesti, Gayuk Kalih; Narsa, Angga Cipta; Rijai, Akhmad Jaizzur; Lestari, Kharina Septi; Zulkaida, Zulkaida
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v7i2.52261

Abstract

Atherosclerosis is one of the causes of problems in the cardiovascular system. This condition can be prevented by using natural products, one of which is medicinal plants. This review collects data on medicinal plants that are easily found in Indonesia that can reduce or improve atherosclerosis conditions. There are 10 plants reviewed that have a high level of safety and potential to be developed as medicine. The plant parts used are fruit and leaves. Some are commonly used as cooking spices such as turmeric and garlic which are found to be useful for improving atherosclerosis conditions. In the context of modern drug development, Indonesia holds significant potential for exploring these plants as sources of active compounds for pharmaceutical applications. Scientific studies of these natural materials are crucial for identifying bioactive components and understanding their mechanisms of action. With the right approach, Indonesia's natural resources could form the basis for developing new, safer, and more effective drugs. Additionally, Indonesia has a considerable opportunity in the global market for natural health products, including nutraceuticals and dietary supplements, as global interest in natural health solutions continues to grow.
POTENSI ANTIATEROGENIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNYIT DAN DAUN PEGAGAN DALAM MENURUNKAN RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA MODEL HEWAN TIKUS OBES Lestari, Kharina Septi; Istiqomah, Aulia Nurfazri; Farihah, Ai Siti; Ramadhan, Dika Azhar; Kaniawati, Marita; Sulaeman, Agus
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v11i1.2882

Abstract

Obesity is a major risk factor for atherosclerosis and cardiovascular disease, characterized by dyslipidemia and oxidative stress. This study aimed to evaluate the anti-atherogenic effects of a combination of ethanol extracts of turmeric rhizome (Curcuma longa) and gotu kola leaves (Centella asiatica) in obese–hyperlipidemic rats.  Male rats were divided into seven groups: normal, induction, comparator (orlistat 10.8 mg/kgBW), and treatment groups receiving single and combined extracts (ERK, EDP, ERKDP 200:100, ERKDP 100:200 mg/kgBW). Obesity and hyperlipidemia were induced using a high-fat and fructose diet for 60 days. Parameters measured included body weight, lipid profile (TG, HDL, LDL, total cholesterol), Atherogenic Index of Plasma (AIP), and aortic histology. The induction group showed significant increases in body weight, triglycerides, LDL, and AIP (P<0.05). All treatment groups significantly improved lipid profiles and reduced AIP compared to the induction group. The ERKDP 100:200 mg/kgBW combination showed the most optimal effect, with a 51.83% reduction in LDL, a 54.60% decrease in AIP, and a 146% increase in HDL. Histological analysis also demonstrated reduced foam cell formation and improved aortic structure in this group. In conclusion, the combination of turmeric and gotu kola extracts, particularly at a dose of 100:200 mg/kgBW, exhibits significant anti-atherogenic potential through lipid profile improvement, AIP reduction, and vascular protection.
Inovasi Pengolahan Tanaman TOGA Jahe menjadi Minuman Granul Fungsional Bernilai Kesehatan dan Ekonomi Lestari, Kharina Septi; Asnawi, Aiyi; Purwaniati, Purwaniati; Pahlevi, Muhamad Reza; Aligita, Widhya; Kosasih, Kosasih
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1240

Abstract

RW 09 Cipadung Kidul Panyileukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kelompok warga yang telah memiliki Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), namun pemanfaatannya masih terbatas untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga. Jahe sebagai komoditas utama TOGA belum dikembangkan menjadi produk bernilai tambah karena keterbatasan pengetahuan, keterampilan teknis, serta pemahaman mengenai aspek higienitas, pengemasan, dan potensi ekonomi produk herbal. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan TOGA melalui pengolahan jahe menjadi minuman granul fungsional yang praktis dan memiliki nilai jual. Metode pelaksanaan mencakup edukasi mengenai manfaat jahe dan keamanan pangan, pelatihan teknis pembuatan minuman granul jahe secara higienis, serta pendampingan dalam proses pengemasan dan penyimpanan produk. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi langsung terhadap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi minuman granul jahe, tersedianya produk contoh siap saji, serta tersusunnya modul panduan pembuatan produk. Selain itu, kegiatan ini juga dipublikasikan melalui berbagai media dan difasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bentuk perlindungan terhadap inovasi yang dihasilkan. Melalui program ini, diharapkan kesehatan masyarakat dapat meningkat sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
UJI AKTIVITAS INHIBISI TIROSINASE EKSTRAK ETANOL RIMPANG PACING (Costus speciosus) Lestari, Kharina Septi; Wahyudi, Vierly Stephany Putri; Kaniawati, Marita; Istiqomah, Aulia Nurfazri; Pratama, Reza
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.vi0.1235

Abstract

Melanin merupakan pigmen utama yang menentukan warna kulit, namun produksinya yang berlebihan dapat menyebabkan hiperpigmentasi seperti melasma. Enzim tirosinase memiliki peran penting dalam biosintesis melanin, sehingga penghambatan aktivitas enzim ini menjadi target utama dalam penanganan hiperpigmentasi. Rimpang pacing (Costus speciosus) diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, tanin, dan saponin yang dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan serta berpotensi menghambat aktivitas tirosinase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas inhibitor tirosinase dari ekstrak etanol rimpang pacing (Costus speciosus), menentukan nilai persen inhibisi, serta nilai IC₅₀-nya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilakukan secara in vitro. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penapisan fitokimia menunjukkan adanya kandungan flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, steroid, dan senyawa fenolik. Uji aktivitas tirosinase dilakukan secara in vitro menggunakan metode ELISA dengan substrat L-DOPA dan enzim mushroom tyrosinase, serta pengukuran absorbansi pada panjang gelombang 490 nm. Data persen inhibisi dihitung dari nilai absorbansi hasil pengujian, kemudian digunakan untuk menentukan nilai IC₅₀ melalui analisis hubungan antara konsentrasi sampel dan persen inhibisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol rimpang pacing memiliki aktivitas penghambatan enzim tirosinase dengan persentase inhibisi tertinggi sebesar 65,91% pada konsentrasi 10.000 ppm. Aktivitas penghambatan ekstrak tergolong lebih lemah dibandingkan kontrol positif asam kojat yang memiliki nilai IC₅₀ sebesar 45,96 ppm. Dengan demikian, ekstrak rimpang pacing memiliki potensi sebagai agen anti-hiperpigmentasi alami, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya.