Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PELATIHAN KOMUNIKASI ASERTIF UNTUK PENCEGAHAN NARKOLEMA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SUBJECTIVE WELL-BEING REMAJA DI SMP MUHAMMADIYAH 2 DEPOK Siswatibudi, Harpeni; Sahrah, Alimatus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkolema memiliki berbagai macam pengaruh buruk terhadap kesehatan mental mapun fisik, dengan kata lain akan dapat mengganggu subjective well-being, khususnya pada remaja yang terpapar. Kecanduan pornografi memberikan pengaruhterhadap kegagalan adaptasi, serta merusak fungsi otak dan struktur otak. Pola kerusakan yang terjadi menyerupai gejala fisiologi seseorang yang mengkonsumsi alkohol dan narkoba. Sikap asertif di klaim dapat digunakan untuk mencegahnarkolema, oleh karena itu remaja perlu diberikan ketrampilan komunikasi asertif dalam kesehariannya. Sasaran pelatihan ini adalah 102 Siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 2 Depok Yogyakarta. Pelatihan ini terbagi dalam 2 sesi. Pertama, pengenalan tentang narkolema dan deteksi dini narkolema. Kedua, pengenalan dan praktik komunikasi asertif melibatkan guru kelas dan guru BK.
PENTINGNYA MINDFULNESS: PELATIHAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK REMAJA KOMUNITAS OMAH KEBON YOGYAKARTA Siswatibudi, Harpeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.320

Abstract

Mindfulness adalah alat yang kuat untuk membantu individu, terutama remaja, untuk lebih terhubung dengan diri mereka sendiri, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. Dengan meluangkan waktu untuk berlatih mindfulness, orang dapat belajar untuk menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan berdaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran remaja atas dirinya supaya dapat mengendalikan dan mengelola kesehatan mentalnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai dengan September 2024 dengan sasaran Remaja Usia 15 sampai dengan 18 Tahun yang terdaftar dalam Komunitas Remaja Omah Kebon, Sleman, Yogyakarta. Peserta pendampingan berjumlah 17 (tujuh belas) remaja. Kegiatan ini terbagai dalam 2 (dua) program selama 8 minggu.
PEMANFAATAN APLIKASI ELSIMIL UNTUK PENINGKATAN MENTAL HEALTH MELALUI MODEL PENDAMPINGAN KESEHATAN OLEH TIM TPK DI DUSUN JOHO DAN SENGKAN CONDONGCATUR SLEMAN Ratnaningsih, Dwi; Riansih, Chici; Siswatibudi, Harpeni; Nugroho, Haryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.321

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan mental di Indonesia, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda, sering dianggap tabu meskipun prevalensinya meningkat. Penggunaan teknologi, seperti aplikasi ELsimil, dapat menjadi solusi untuk memberikan dukungan psikologis yang mudah diakses. Pendampingan oleh Tim Pembina Kesehatan (TPK) juga penting untuk meningkatkan pemahaman dan akses terhadap layanan kesehatan mental. Tujuan: Program ini bertujuan untuk meningkatkankesehatan mental masyarakat di Dusun Joho dan Sengan Condongcatur, Sleman, melalui pemanfaatan aplikasi ELsimil dan pendampingan kesehatan oleh Tim TPK. Metode: Kegiatan dilakukan dengan pendekatan edukasi dan pelatihan kepada 50 peserta dari kedua dusun, melibatkan Tim TPK dalam penggunaan aplikasi ELsimil. Evaluasi dilakukan untuk menilai dampak aplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan mental masyarakat. Hasil: Pemanfaatan aplikasi ELsimil terbukti efektif dalammeningkatkan pemahaman peserta tentang pengelolaan stres dan kecemasan. Selain itu, pendampingan oleh Tim TPK meningkatkan kepercayaan diri masyarakat dalam mencari bantuan kesehatan mental. Kesimpulan: Kombinasi penggunaan aplikasi ELsimil dan pendampingan oleh Tim TPK efektif dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat. Program ini dapat dijadikan model untuk memperluas akses terhadap layanan kesehatan mental yang lebih mudah dan terjangkau di wilayah lain.
Seni Menangani Keluhan Pasien: Strategi Komunikasi Interpersonal untuk Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Permata Bunda Yogyakarta siswatibudi, harpeni; Rahmad Hidayat, Anas; Nugroho, Haryo; Wibowo, Marsiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v5i2.363

Abstract

Healthcare services at Permata Bunda Hospital in Yogyakarta face challenges in handling patient complaints, which impact hospital satisfaction and image. Complaint handling techniques training was conducted to equip medical personnel and service staff with effective communication, empathy, analysis, and problem-solving skills to handle patient complaints professionally. The training, conducted on July 14, 2025, included communication materials, simulations, case studies, and role-plays, with evaluations using observation and short quizzes. The training results demonstrated a significant improvement in participant skills, with complaint response times reduced from 24 hours to less than 6 hours and patient satisfaction increasing from 65% to 92%. This training reinforced a culture of excellent service and continuously improved service quality. It is recommended that training be conducted regularly and that a complaint monitoring system be developed for effective follow-up. Strengthening the complaint handling team and supporting facilities also needs to be improved. Keywords: complaint handling; training; Interpersonal communication; patient satisfaction; healthcare
Sosialisasi Anti-Korupsi Sebagai Upaya Penanaman Nilai-Nilai Integritas Di Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten Yani Noor, Ahmad; Nur Seha, Harinto; Siswatibudi, Harpeni; Setyaningsih Sunardi, Kartika; Ainy, Nurrul; Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v5i2.370

Abstract

Corruption remains a systemic problem hindering development, including at the village level. Barukan Village, Manisrenggo District, Klaten Regency, as a recipient of various village fund programs and government assistance, is vulnerable to corrupt practices if community oversight is weak. The objectives of this community service are to increase community knowledge and awareness about the dangers of corruption, introduce forms of corruption in village contexts, and motivate the community to play an active role in corruption prevention. Implementation methods used interactive lectures, group discussions, and simulations of corruption cases relevant to the village context. This activity was attended by 50 participants from various community elements. Evaluation through participatory observation showed increased understanding and participant commitment to anti-corruption values. It is concluded that anti-corruption socialization with a participatory approach is effective in increasing community awareness. For sustainability, the establishment of community anti-corruption forums and tiered socialization are needed.
EVALUASI PELAYANAN CUSTOMER SERVICE DALAM PENANGANAN KOMPLAIN PASIEN DI RUMAH SAKIT CONDONGCATUR Suprihatin, Wiwit; Siswatibudi, Harpeni; Yani Noor, Ahmad; Janis Rupita Sektriani, Aglita
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2025): Volume 16 Nomor 2, November 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.375

Abstract

Di Rumah Sakit Condongcatur, pelayanan komplain pasien ditangani melalui 2 saluran yaitu melalui kompalin langsung ke Rumah Sakit dan komplain melalui website/online. Penanganan komplain yang tepat dapat menambah citra Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi petugas Customer Service dalam pelayanan penanganan komplain pasien di Rumah Sakit Condongcatur. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus, subjek dalam penelitian ini adalah petugas Customer Service langsung, petugas Customer Service website/online, dan pasien/customer komplain. Variabel tunggal yaitu pelayanan penanganan komplain pasien di Rumah Sakit Condongcatur. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Wawancara. Hasil penelitian ini menggunakan teori HEART. Dilihat dari hear out pada saat menangani komplain petugas Customer Service sudah baik. Dilihat dari Empathydalam penanganan komplain petugas sudah melakukan dengan cara memberikan solusi, maka dari itu menunjukan kepedulian petugas dalam menangani masalah tersebut. Dilihat dari Apologize langkah petugas dalam meredamkan pasien komplain dengan selalu memposisikan dibawah, dengan demikian pasien akan mudah dikendalikan. Dilihat dari Resolve petugas Customer Service melakukan penanganan komplain sesuai dengan prosedur atau SOP yang ada. Dilihat dari Thank you petugas selalu berterima kasih kepada pasien.
ANALISIS ANTROPOMETRI PADA SARANA KERJA TEMPAT PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT NUR HIDAYAH BANTUL Cahyani, Faticha Dwi; Nugroho, R. Haryo; Siswatibudi, Harpeni; Hidayat, Anas Rahmad; Joko Pamungkas, Wahyu
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2025): Volume 16 Nomor 2, November 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.377

Abstract

Ketidaksesuaian antropometri sarana kerja dapat menimbulkan gangguan muskuloskeletal dan menurunkan efisiensi kerja petugas pendaftaran. Mengetahui kesesuaian antropometri sarana kerja (kursi, meja, layar monitor) dengan standar ergonomi pada petugas pendaftaran rawat jalan di RS Nur Hidayah Bantul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengambilan data melalui observasi. Jenis data berupa data kuantitatif yang merupakan hasil pengukuran antropometri, kursi kerja, meja kerja, dan layar monitor. Sebagian besar sarana kerja (kursi dan meja) di lokasi penelitian belum ergonomis menurut Permenkes No.48/2016,sedangkan layar monitor sesuai standar. Rekomendasi: penyesuaian dimensi sarana dan evaluasi berkala untuk mencegah keluhan muskuloskeletal. antropometri, ergonomi, pendaftaran rawat jalan, Permenkes No.48/2016. Pengukuran sarana kerja petugas berdasarkan perbandingan antropometri petugas. Pengukuran dimensi tubuh tertinggi yaitu dengan tinggi poplitea 42 cm, Panjang poplitea 42 cm, lebar pinggul 52 cm, tinggi bahu duduk 71 cm, lebar bahu 50 cm, tinggi siku duduk 77 cm, Panjang rentang tangan 170 cm, jangkauan tangan ke depan 78 cm, untuk jarak petugas ke layar monitor 68 cm. Hasil pengukuran kursi kerja dan meja kerja belum ergonomis, sedangkan untuk layar monitor sudah ergonomis
Dari Catin ke Nifas: Pendampingan 7 Sasaran Berbasis Psikologi Perinatal untuk Mewujudkan Kondisi Fisiologis dan Kesejahteraan Ibu di Dusun Joho Sleman Ratnaningsih, Dwi; Susilani, Amalina Tri; Siswatibudi, Harpeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1 , April 2026
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v6i1.395

Abstract

Maternal health is an important indicator of public health status, covering preconception, pregnancy, childbirth, and postpartum periods. A common issue is the lack of continuous assistance for pregnant women, postpartum mothers, and pre-marital couples, which may lead to complications. This community service activity aimed to improve physiological conditions through comprehensive assistance for pregnant women, postpartum mothers, and pre-marital couples in Joho Hamlet, Condongcatur, Sleman, on March 2–6, 2026. The method used was direct assistance through education, examination, monitoring, and counseling. The targets consisted of 7 individuals: 5 pregnant women, 1 postpartum mother, and 1 pre-marital couple. The results showed that all pregnant women had physiological pregnancies, the postpartum mother was in a physiological condition, and the pre-marital couple demonstrated good readiness. This assistance proved effective in improving sustainable maternal health. It is recommended that similar activities be conducted regularly with broader coverage.