Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Effect of Short Sleep Duration on the Risk of Cardiovascular Diseases: A Meta-Analysis Hidayat, Anas Rahmad; Siswatibudi, Harpeni; Purwokusumo, R. Haryo Nugroho
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/jepublichealth.2025.10.05.11

Abstract

Background: Understanding the impact of short sleep duration on cardiovascular disease incidence is crucial for comprehending its potential health implications. This study aimed to analyze and estimate the magnitude of the effect of short sleep duration on the risk of cardiovascular disease incidence based on similar previous primary studies.Subjects and Method: This research is a systematic review and meta-analysis conducted by following the PRISMA flow diagram and PICO model. Population: general population without prior cardiovascular diseases, Intervention: short sleep duration, Comparison: adequate sleep duration, and Outcome: the Incidence of cardiovascular diseases. The process of searching for articles through Google Scholar, ProQuest, and PubMed journal databases by selecting articles published from 2010 to 2024. The keywords used include: "Cardiovascular Diseases," AND "Incidence," AND "Sleep Duration," AND "cohort Studies. The inclusion criteria were full paper articles, open access with a cohort study design, and articles in English. Data were analyzed using RevMan 5.3.Results: A total of 9 cohort studies involving 564,287 respondents from Africa, Europe, and Asia were selected for a systematic review and meta-analysis. The results of the meta-analysis showed that people with short sleep duration had a 1.20 times risk of experiencing cardiovascular disease compared to people with adequate sleep duration (aHR = 1.20; 95% Cl = 1.14 to 1.25; p<0.001). This meta-analysis has heterogeneity I2= 39%, so it uses a fixed effect model.Conclusion: Insufficient sleep duration could elevate the likelihood of cardiovascular disease occurrence.
Peran Komunikasi Mindset Tumbuh Ibu Untuk Meningkatkan Subjective Well-Being Anak Usia Dini Di TK Bhakti PKK 2 Sayegan Yogyakarta Sahrah, Alimatus; Siswatibudi, Harpeni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.388 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i4.11587

Abstract

Kekerasan terhadap anak selama pandemi Covid-19 terus naik secara signifikan, mencangkup kekerasan fisik maupun verbal. Kementerian Kesehatan RI, menyampaikan bahwa 62 persen anak Indonesia mengalami kekerasan verbal selama pandemi Covid-19, sedangkan 11 persennya mengalami kekerasan fisik. Penting untuk menekan terjadinya kasus tersebut supaya subjecktive well-being pada anak usia dini dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi mindset tumbuh ibu untuk meningkatkan subjective well-being pada anak usia dini di TK Bhakti PKK 2 Sayegan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan explanatory sequensial design. Jumlah responden adalah 54 orang untuk data kuantitatifnya dan 6 subjek untuk data kualitatifnya. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan subjective well-being pada anak usia dini di TK Bhakti PKK 2 Sayegan yang ibunya menerapkan komunikasi mindset tumbuh. Sedangkan bersarkan analisis kualitatif dapat disimpulkan Anak yang tumbuh dengan afeksi yang positif memiliki kebahagiaan subjective (subjective well-being) yang diharapkan.
PELATIHAN KOMUNIKASI ASERTIF UNTUK PENCEGAHAN NARKOLEMA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SUBJECTIVE WELL-BEING REMAJA DI SMP MUHAMMADIYAH 2 DEPOK Siswatibudi, Harpeni; Sahrah, Alimatus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkolema memiliki berbagai macam pengaruh buruk terhadap kesehatan mental mapun fisik, dengan kata lain akan dapat mengganggu subjective well-being, khususnya pada remaja yang terpapar. Kecanduan pornografi memberikan pengaruhterhadap kegagalan adaptasi, serta merusak fungsi otak dan struktur otak. Pola kerusakan yang terjadi menyerupai gejala fisiologi seseorang yang mengkonsumsi alkohol dan narkoba. Sikap asertif di klaim dapat digunakan untuk mencegahnarkolema, oleh karena itu remaja perlu diberikan ketrampilan komunikasi asertif dalam kesehariannya. Sasaran pelatihan ini adalah 102 Siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 2 Depok Yogyakarta. Pelatihan ini terbagi dalam 2 sesi. Pertama, pengenalan tentang narkolema dan deteksi dini narkolema. Kedua, pengenalan dan praktik komunikasi asertif melibatkan guru kelas dan guru BK.
PENTINGNYA MINDFULNESS: PELATIHAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK REMAJA KOMUNITAS OMAH KEBON YOGYAKARTA Siswatibudi, Harpeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.320

Abstract

Mindfulness adalah alat yang kuat untuk membantu individu, terutama remaja, untuk lebih terhubung dengan diri mereka sendiri, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. Dengan meluangkan waktu untuk berlatih mindfulness, orang dapat belajar untuk menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan berdaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran remaja atas dirinya supaya dapat mengendalikan dan mengelola kesehatan mentalnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai dengan September 2024 dengan sasaran Remaja Usia 15 sampai dengan 18 Tahun yang terdaftar dalam Komunitas Remaja Omah Kebon, Sleman, Yogyakarta. Peserta pendampingan berjumlah 17 (tujuh belas) remaja. Kegiatan ini terbagai dalam 2 (dua) program selama 8 minggu.
PEMANFAATAN APLIKASI ELSIMIL UNTUK PENINGKATAN MENTAL HEALTH MELALUI MODEL PENDAMPINGAN KESEHATAN OLEH TIM TPK DI DUSUN JOHO DAN SENGKAN CONDONGCATUR SLEMAN Ratnaningsih, Dwi; Riansih, Chici; Siswatibudi, Harpeni; Nugroho, Haryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.321

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan mental di Indonesia, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda, sering dianggap tabu meskipun prevalensinya meningkat. Penggunaan teknologi, seperti aplikasi ELsimil, dapat menjadi solusi untuk memberikan dukungan psikologis yang mudah diakses. Pendampingan oleh Tim Pembina Kesehatan (TPK) juga penting untuk meningkatkan pemahaman dan akses terhadap layanan kesehatan mental. Tujuan: Program ini bertujuan untuk meningkatkankesehatan mental masyarakat di Dusun Joho dan Sengan Condongcatur, Sleman, melalui pemanfaatan aplikasi ELsimil dan pendampingan kesehatan oleh Tim TPK. Metode: Kegiatan dilakukan dengan pendekatan edukasi dan pelatihan kepada 50 peserta dari kedua dusun, melibatkan Tim TPK dalam penggunaan aplikasi ELsimil. Evaluasi dilakukan untuk menilai dampak aplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan mental masyarakat. Hasil: Pemanfaatan aplikasi ELsimil terbukti efektif dalammeningkatkan pemahaman peserta tentang pengelolaan stres dan kecemasan. Selain itu, pendampingan oleh Tim TPK meningkatkan kepercayaan diri masyarakat dalam mencari bantuan kesehatan mental. Kesimpulan: Kombinasi penggunaan aplikasi ELsimil dan pendampingan oleh Tim TPK efektif dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat. Program ini dapat dijadikan model untuk memperluas akses terhadap layanan kesehatan mental yang lebih mudah dan terjangkau di wilayah lain.
Seni Menangani Keluhan Pasien: Strategi Komunikasi Interpersonal untuk Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Permata Bunda Yogyakarta siswatibudi, harpeni; Rahmad Hidayat, Anas; Nugroho, Haryo; Wibowo, Marsiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v5i2.363

Abstract

Healthcare services at Permata Bunda Hospital in Yogyakarta face challenges in handling patient complaints, which impact hospital satisfaction and image. Complaint handling techniques training was conducted to equip medical personnel and service staff with effective communication, empathy, analysis, and problem-solving skills to handle patient complaints professionally. The training, conducted on July 14, 2025, included communication materials, simulations, case studies, and role-plays, with evaluations using observation and short quizzes. The training results demonstrated a significant improvement in participant skills, with complaint response times reduced from 24 hours to less than 6 hours and patient satisfaction increasing from 65% to 92%. This training reinforced a culture of excellent service and continuously improved service quality. It is recommended that training be conducted regularly and that a complaint monitoring system be developed for effective follow-up. Strengthening the complaint handling team and supporting facilities also needs to be improved. Keywords: complaint handling; training; Interpersonal communication; patient satisfaction; healthcare
Sosialisasi Anti-Korupsi Sebagai Upaya Penanaman Nilai-Nilai Integritas Di Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten Yani Noor, Ahmad; Nur Seha, Harinto; Siswatibudi, Harpeni; Setyaningsih Sunardi, Kartika; Ainy, Nurrul; Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v5i2.370

Abstract

Corruption remains a systemic problem hindering development, including at the village level. Barukan Village, Manisrenggo District, Klaten Regency, as a recipient of various village fund programs and government assistance, is vulnerable to corrupt practices if community oversight is weak. The objectives of this community service are to increase community knowledge and awareness about the dangers of corruption, introduce forms of corruption in village contexts, and motivate the community to play an active role in corruption prevention. Implementation methods used interactive lectures, group discussions, and simulations of corruption cases relevant to the village context. This activity was attended by 50 participants from various community elements. Evaluation through participatory observation showed increased understanding and participant commitment to anti-corruption values. It is concluded that anti-corruption socialization with a participatory approach is effective in increasing community awareness. For sustainability, the establishment of community anti-corruption forums and tiered socialization are needed.
EVALUASI PELAYANAN CUSTOMER SERVICE DALAM PENANGANAN KOMPLAIN PASIEN DI RUMAH SAKIT CONDONGCATUR Suprihatin, Wiwit; Siswatibudi, Harpeni; Yani Noor, Ahmad; Janis Rupita Sektriani, Aglita
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2025): Volume 16 Nomor 2, November 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.375

Abstract

Di Rumah Sakit Condongcatur, pelayanan komplain pasien ditangani melalui 2 saluran yaitu melalui kompalin langsung ke Rumah Sakit dan komplain melalui website/online. Penanganan komplain yang tepat dapat menambah citra Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi petugas Customer Service dalam pelayanan penanganan komplain pasien di Rumah Sakit Condongcatur. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus, subjek dalam penelitian ini adalah petugas Customer Service langsung, petugas Customer Service website/online, dan pasien/customer komplain. Variabel tunggal yaitu pelayanan penanganan komplain pasien di Rumah Sakit Condongcatur. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Wawancara. Hasil penelitian ini menggunakan teori HEART. Dilihat dari hear out pada saat menangani komplain petugas Customer Service sudah baik. Dilihat dari Empathydalam penanganan komplain petugas sudah melakukan dengan cara memberikan solusi, maka dari itu menunjukan kepedulian petugas dalam menangani masalah tersebut. Dilihat dari Apologize langkah petugas dalam meredamkan pasien komplain dengan selalu memposisikan dibawah, dengan demikian pasien akan mudah dikendalikan. Dilihat dari Resolve petugas Customer Service melakukan penanganan komplain sesuai dengan prosedur atau SOP yang ada. Dilihat dari Thank you petugas selalu berterima kasih kepada pasien.
ANALISIS ANTROPOMETRI PADA SARANA KERJA TEMPAT PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT NUR HIDAYAH BANTUL Cahyani, Faticha Dwi; Nugroho, R. Haryo; Siswatibudi, Harpeni; Hidayat, Anas Rahmad; Joko Pamungkas, Wahyu
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2025): Volume 16 Nomor 2, November 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.377

Abstract

Ketidaksesuaian antropometri sarana kerja dapat menimbulkan gangguan muskuloskeletal dan menurunkan efisiensi kerja petugas pendaftaran. Mengetahui kesesuaian antropometri sarana kerja (kursi, meja, layar monitor) dengan standar ergonomi pada petugas pendaftaran rawat jalan di RS Nur Hidayah Bantul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengambilan data melalui observasi. Jenis data berupa data kuantitatif yang merupakan hasil pengukuran antropometri, kursi kerja, meja kerja, dan layar monitor. Sebagian besar sarana kerja (kursi dan meja) di lokasi penelitian belum ergonomis menurut Permenkes No.48/2016,sedangkan layar monitor sesuai standar. Rekomendasi: penyesuaian dimensi sarana dan evaluasi berkala untuk mencegah keluhan muskuloskeletal. antropometri, ergonomi, pendaftaran rawat jalan, Permenkes No.48/2016. Pengukuran sarana kerja petugas berdasarkan perbandingan antropometri petugas. Pengukuran dimensi tubuh tertinggi yaitu dengan tinggi poplitea 42 cm, Panjang poplitea 42 cm, lebar pinggul 52 cm, tinggi bahu duduk 71 cm, lebar bahu 50 cm, tinggi siku duduk 77 cm, Panjang rentang tangan 170 cm, jangkauan tangan ke depan 78 cm, untuk jarak petugas ke layar monitor 68 cm. Hasil pengukuran kursi kerja dan meja kerja belum ergonomis, sedangkan untuk layar monitor sudah ergonomis