Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

Penguatan Usaha Pkk Dalam Pemasaran Vco Melalui Digital Marketplace Dan Dimia.Id Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Sutanto, Yusuf; Sumaryanto, Sumaryanto; Haryanto, Aris Tri; Wahyuningsih, Hartati Dyah
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1846

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan pemasaran Virgin Coconut Oil (VCO) yang diproduksi oleh anggota PKK RT 04 RW 03 Gambirsari, Banjarsari, Surakarta. Program ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pelatihan pembuatan VCO yang telah diberikan sebelumnya. Permasalahan utama yang dihadapi adalah bagaimana memastikan VCO memiliki peluang pasar dan strategi pemasaran yang efektif agar dapat bersaing di marketplace. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan berbasis analisis data dan pengolahan informasi, di mana peserta diberikan pemahaman tentang cara mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data pasar menggunakan aplikasi Dimia.id. Dengan metode ini, peserta dapat mengidentifikasi tren pasar, persaingan, serta strategi pemasaran yang tepat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permintaan VCO terus meningkat, terutama untuk kebutuhan kesehatan dan perawatan tubuh. Namun, persaingan di marketplace cukup tinggi, sehingga diperlukan strategi pemasaran digital yang optimal. Dengan pendekatan yang berbasis data, anggota PKK dapat memanfaatkan inovasi pengemasan, pemasaran digital, dan media sosial untuk meningkatkan daya saing produk. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi peserta dengan meningkatkan literasi digital dan keterampilan pemasaran berbasis data. Dengan strategi yang tepat, produk VCO dari PKK Gambirsari masih berpelung untuk berkembang dan bersaing di pasar digital.
Menyalurkan Kreativitas Anggota Paguyuban Ketrampilan Melalui Pelatihan Batik Ecoprint Dengan “Teknik Pounding” Utama, Heriyanta Budi; Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Hariyanti, Hariyanti; Saryanti, Endang; Dewi, Septiana Novita
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1847

Abstract

Kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kreativitas di kalangan anggota Paguyuban Ketrampilan di Banjasari Surakarta melalui pelatihan “Teknik Batik Ecoprint Pounding”, Pelatihan batik ecoprint dengan teknik pounding tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan ekonomi kreatif, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis peserta. Kegiatan yang dilaksanakan dengan peserta Paguyuban Ketrampilan Kecamatan Banjarsari Surakarta ini menerapkan metode Project-Based Learning, memungkinkan peserta belajar melalui praktik langsung. Teknik pounding tidak hanya menghasilkan motif alami yang unik, tetapi juga berfungsi sebagai terapi ekspresi emosi yang membantu meningkatkan Konsentrasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta merasa lebih termotivasi, dan memiliki semangat dalam berkarya. Selain itu, keterampilan yang diperoleh membuka peluang usaha berbasis seni tekstil ramah lingkungan. Dengan manfaat ganda dalam aspek keterampilan dan kesehatan kesejahteraan psikologis, pelatihan ini berpotensi dikembangkan lebih luas sebagai sarana terapi kreatif dan pemberdayaan ekonomi berbasis seni.
Pemberdayaan Desa Binaan Proklim: Pembinaan dan Pendampingan untuk Masyarakat Demakan Mojolaban, Sukoharjo Jawa Tengah Diva Awatara, I Gusti Putu; Widianto, Tri; Pahlawi, Lukman Ahmad Imron; Susanti, Nani Irma; Sano, Yose
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1974

Abstract

Desa Demakan Mojolaban, Sukoharjo dipilih sebagai lokasi pengabdian karena menghadapi tantangan dalam pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Program ini bertujuan mendukung pencapaian status Proklim Lestari melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan penerapan teknologi ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas (CBPR) dan Metode Transfer of Knowledge and Technology (ToKT) digunakan untuk mentransfer pengetahuan tentang keberlanjutan lingkungan, yang mencakup survei awal, pemetaan potensi, pelatihan tematik, transfer teknologi, serta pendampingan berkelanjutan. Teknologi tepat guna seperti biogas dan mikrohidro diperkenalkan, dan platform kampungiklim.com dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pemantauan, dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai efektivitas program. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta penguatan ekonomi desa berbasis pertanian terpadu dan produk lokal. Program ini terbukti efektif mendorong desa menuju keberlanjutan dan layak direplikasi di wilayah lain
Pelatihan Canva sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM dalam Branding Digital Produk Anggota ACSB Banjarsari Surakarta Sumaryanto, Sumaryanto; Ricadonna, Nadia Adriane; Susanti, Nani Irma; Panglipurningrum, Yofhi Septian; Utama, Heriyanta Budi
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1982

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) anggota Dewan Asia untuk Usaha Kecil (ACSB) Kecamatan Banjarsari, Surakarta, menghadapi tantangan dalam branding dan pemasaran digital karena keterbatasan kemampuan desain visual. Survei awal menunjukkan bahwa 89% pelaku UMKM tidak familiar dengan Canva, dan 67% masih mengandalkan desain manual, sehingga produk mereka kurang kompetitif di pasar digital. Tema Canva dipilih karena potensinya yang besar untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan desain grafis sederhana menggunakan Canva yang mudah diakses dan ramah pengguna. Metode layanan menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) dengan tiga tahap: (1) pelatihan intensif Canva (membuat profil produk dan profil bisnis), (2) fasilitasi praktik langsung, dan (3) evaluasi melalui pre-test/post-test. Peserta terdiri dari 15 UMKM yang terdiri dari 74% perempuan di sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Hasilnya, 87% peserta mengalami peningkatan keterampilan desain, dan 74% berhasil membuat materi promosi secara mandiri. Tantangan utamanya adalah keterbatasan perangkat dan akses internet. Pelatihan Canva efektif meningkatkan kapasitas visual UMKM dengan biaya rendah. Keberlanjutan program ini direkomendasikan melalui pendampingan berkelanjutan dan replikasi ke UMKM lainnya.
Penguatan Literasi Pembayaran Digital UMKM Masaran melalui Pelatihan dan Pendampingan PosPay Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Khoiruman, Muhammad; Hariyanti, Hariyanti; Wariati, Ambar
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2065

Abstract

Transformasi pembayaran digital pada UMKM semakin penting seiring pergeseran perilaku konsumen menuju transaksi non-tunai, namun kesenjangan adopsi masih nyata di wilayah non-metropolitan, termasuk Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan pilihan pembayaran pelanggan, rendahnya pemanfaatan jejak transaksi untuk pencatatan, serta keraguan pelaku usaha terkait keamanan dan prosedur transaksi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penerapan PosPay sebagai alternatif kanal pembayaran digital bagi UMKM, dengan tujuan meningkatkan literasi, memfasilitasi onboarding, dan mendorong pemanfaatan riwayat transaksi untuk pencatatan sederhana. Metode yang digunakan adalah penerapan (implementatif) dengan pendekatan partisipatif, berbasis learning by doing, serta evaluasi pretest–posttest yang diperkuat observasi dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan pagi hari melalui kolaborasi Tim PKM Undha AUB Surakarta, mahasiswa, Pemerintah Kecamatan Masaran, dan Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang sangat baik, sebagian besar peserta mampu mengaktivasi dan mengoperasikan fitur inti, serta mulai menerapkan transaksi non-tunai di titik usaha. Peningkatan pemahaman paling terasa pada alur transaksi dan aspek keamanan, disertai perubahan perilaku layanan seperti kebiasaan menawarkan opsi non-tunai dan verifikasi pembayaran. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktik dan pendampingan kolaboratif efektif mempercepat kesiapan adopsi pembayaran digital pada UMKM dan layak diperluas melalui pendampingan lanjutan agar penggunaan semakin konsisten dan berdampak berkelanjutan.
Kemasan Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Anggota Pkk Gambirsari Banjarsari Surakarta Sumaryanto, Sumaryanto; R, Nadia Adriane; Susanti, Nani Irma
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2062

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama kelompok PKK Gambirsari, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, yang memiliki potensi besar dalam pengolahan bahan pangan lokal seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Namun, rendahnya daya saing produk disebabkan oleh kemasan yang belum higienis, tidak menarik, dan belum memenuhi standar pasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota PKK dalam mendesain kemasan estetik dan menerapkan teknologi tepat guna guna memperkuat daya saing produk rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan desain kemasan digital menggunakan Canva, penerapan teknologi heat sealer, serta evaluasi hasil pelatihan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta: pemahaman bahan dan pelabelan kemasan meningkat dari 58% menjadi 94%, kemampuan penggunaan heat sealer dari 25% menjadi 88%, dan kemampuan desain label dari 30% menjadi 82%. Dampak kegiatan juga terlihat dari perubahan perilaku peserta yang lebih kreatif, terbentuknya kelompok kerja baru dalam PKK, serta peningkatan pendapatan keluarga rata-rata sebesar 25–30%. Penerapan teknologi sederhana terbukti mampu meningkatkan higienitas, memperpanjang umur simpan produk, dan memperkuat citra produk lokal. Kegiatan ini memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat, serta berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan berbasis kewirausahaan perempuan dan kemasan estetik ramah pasar.