Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Dewantara Journal of Technology

Pengaruh Perkembangan Industri Terhadap Pola Penyebaran Lahan Terbangun di Kota Balikpapan Berbasis Shannon's Entropy Gizela, Berly; Puspita Dewi, Dhyah; Inri Pratama, Maryo; Pamungkas, Srirahadita
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Dewantara Journal of Technology Volume 5 Nomor 1
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor industri besar dan menengah pengolahan di Kota Balikpapan memberikan kontribusi sebesar 47,26% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang menunjukkan peran strategis sektor ini dalam perekonomian kota. Pembangunan industri di Balikpapan juga selaras dengan arah kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Balikpapan tahun 2005–2025, yang menempatkan industri sebagai salah satu dari lima dimensi utama pembangunan kota. Perkembangan industri mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja dan aktivitas ekonomi yang kemudian menyebabkan terjadinya migrasi menuju kawasan industri. Kondisi ini menuntut penyediaan lahan pendukung, seperti permukiman dan infrastruktur, sehingga mendorong konversi lahan tidak terbangun menjadi lahan terbangun. Perubahan ini memicu terbentuknya pola spasial tertentu dalam penyebaran lahan terbangun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan industri terhadap pola penyebaran lahan terbangun di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan mengombinasikan model Shannon Entropy, data penginderaan jauh, dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan pola penyebaran lahan terbangun dari pola ribbon development menjadi leapfrog terhadap industri maupun jalan.
Effect of Land Use Change on Groundwater Recharge Potential in the Water Catchment Areas of East Balikpapan Pamungkas, Srirahadita; Wildania Al Gani, Akhmel; Adhar, Khairunnisa
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Dewantara Journal of Technology Volume 5 Nomor 1
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balikpapan City has experienced consistent population growth, with an increase of 19,000 residents in 2023 and an additional 4,600 people between January and March 2024. This population growth has significantly impacted land demand, particularly in East Balikpapan District, which covers an area of 137.16 km² with a population of 102,959 and a population density of 868.04 people/km². According to Balikpapan Mayor Regulation No. 22 of 2021 on the Detailed Spatial Plan (RDTR), and based on the Strategic Environmental Assessment (KLHS), a total of 630.34 hectares has been designated as water catchment zones across the sub-districts of Manggar, Manggar Baru, and Lamaru. However, the 2021–2026 Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) of Balikpapan indicates ongoing land use mismatches due to community practices that are inconsistent with spatial allocations. The 2023 Balikpapan Environmental Protection and Management Plan (RPPLH), through the DPSIR (Driving Force–Pressure–State–Impact–Response) analysis, indicates a decline in environmental carrying capacity caused by unplanned land clearing, reduced open spaces, and the shrinking of both water catchment areas and forest zones. An analysis of water catchment potential shows a notable shift: in 2014, 74% of the area was considered less suitable; in 2019, 58% was moderately suitable; and by 2024, 86% was moderately suitable. Land use conversion predominantly occurred between 2014–2019, with 136.99 hectares changing from fields/gardens to forest, and between 2019–2024, from forest to shrubs—both within high-potential zones.
Analisis Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Tingkat Kerentanan Bencana di Kecamatan Balikpapan Selatan Suvana, Noermaya; Pamungkas, Srirahadita; Ariyaningsih
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Dewantara Journal of Technology Volume 5 Nomor 1
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Balikpapan Selatan merupakan salah satu wilayah yang tergolong rentan terhadap bencana banjir, dengan luas wilayah mencapai 3.880,96 hektare. Topografi kawasan ini sebagian besar berupa dataran rendah, berada di sekitar aliran sungai, dan terletak di wilayah pesisir, sehingga menjadikannya sangat rawan terhadap banjir. Banjir di wilayah ini berkaitan erat dengan kondisi tata ruang dan lingkungan, seperti sistem drainase yang kurang optimal, terbatasnya infrastruktur mitigasi, minimnya kawasan resapan air, tingginya curah hujan, serta meluapnya sungai yang melintasi kecamatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi banjir berbasis pemanfaatan ruang yang disesuaikan dengan tingkat kerentanan wilayah. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis overlay untuk menentukan tingkat kerentanan banjir, serta analisis deskriptif kualitatif dalam merumuskan rekomendasi mitigasi bencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi meliputi Kelurahan Damai Bahagia, Damai Baru, Sepinggan, Gunung Bahagia, dan Sungai Nangka. Sementara itu, wilayah yang termasuk dalam kategori kerentanan sedang berada di Kelurahan Sepinggan Raya dan Sepinggan Baru. Mitigasi berbasis pemanfaatan ruang dapat dilakukan melalui pengendalian pemanfaatan lahan sesuai dengan rencana pola ruang, penerapan teknologi biopori atau sumur resapan pada kawasan terbangun, serta pengembangan wilayah dengan proporsi 70% area terbangun dan 30% ruang terbuka hijau.
Analisis IFAS EFAS Infrastruktur Wisata Pantai Corong Berdasarkan Kriteria Pengembangan Pariwisata 6A Adhar, Khairunnisa; Pamungkas, Srirahadita; Syafitri, Elin Diyah; Ilhami, Putri Fatimatuzzahroh
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Dewantara Journal of Technology Volume 5 Nomor 1
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Corong merupakah salah satu wisata bahari di Penajam Paser Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan infrastruktur wisata Pantai Corong di Kabupaten Penajam Paser Utara melalui analisis IFAS dan EFAS berdasarkan pendekatan 6A (Attraction, Accessibility, Amenities, Accommodation, Ancillary, dan Activities). Metode yang digunakan adalah mix methods yaitu menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Faktor internal dan eksternal dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi pengembangan kawasan. Hasil analisis IFAS menunjukkan skor 0,15 dan EFAS sebesar 0,46, yang menunjukkan bahwa Pantai Corong memiliki kekuatan dan peluang yang lebih besar dibanding kelemahan dan ancaman. Kawasan ini berada pada kuadran I dalam matriks SWOT, menandakan posisi strategis untuk pertumbuhan. Daya tarik alam, festival layang-layang, dukungan Pokdarwis, dan aktivitas wisata menjadi kekuatan utama, sementara peluang berasal dari dukungan pemerintah dan potensi kolaborasi dengan UMKM. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi pertumbuhan agresif dengan mengoptimalkan potensi internal, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan wisata yang berkelanjutan.