Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Metode Bercerita dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini: Studi Kasus di Tk Negeri 2 Pante Ceureumen Nurhabibah; Faridah, Iin; Habibatul Islamiyah, Ummi
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 6 No 2 (2024): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language development is a fundamental aspect of early childhood education. Language education for preschool children not only facilitates the acquisition of knowledge but also aims to motivate, guide, and enhance their communication skills. One effective approach to achieving these objectives is the storytelling method. This study seeks to evaluate the effectiveness of the storytelling method in improving language development among early childhood learners at TK Negeri 2 Pante Ceureumen. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design, involving two teachers and ten children as participants. Data were collected through observations and structured interviews, and subsequently analyzed using descriptive qualitative methods. The study was conducted in two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results demonstrate a significant improvement in children’s language skills following the application of the storytelling method. In the first cycle, most children were categorized as being in the "Beginning to Develop" (BD) stage. By the second cycle, their language skills had consistently advanced to the categories of "Developing as Expected" (DE) and "Developing Very Well" (DVW). These findings suggest that the storytelling method fosters a learning environment conducive to optimal language stimulation. In conclusion, the storytelling method is an effective approach for enhancing language development in early childhood learners at TK Negeri 2 Pante Ceureumen. Kemampuan berbahasa merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Pendidikan bahasa bagi anak prasekolah tidak hanya berfungsi sebagai proses pengelolaan pengetahuan, tetapi juga bertujuan untuk memotivasi, membimbing, dan mengembangkan keterampilan komunikasi anak. Salah satu pendekatan yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah penggunaan metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode bercerita dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini di TK Negeri 2 Pante Ceureumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan melibatkan 2 guru dan 10 anak sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terstruktur, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berbahasa anak usia dini setelah penerapan metode bercerita. Pada Siklus I, sebagian besar anak berada pada kategori perkembangan "Mulai Berkembang" (MB). Pada Siklus II, perkembangan bahasa anak meningkat secara konsisten ke kategori "Berkembang Sesuai Harapan" (BSH) dan "Berkembang Sangat Baik" (BSB). Temuan ini mengindikasikan bahwa metode bercerita mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung stimulasi bahasa secara optimal. Kesimpulannya, metode bercerita terbukti sebagai pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini di TK Negeri 2 Pante Ceureumen.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Media Pengolahan Barang Bekas Pada Anak Usia Dini di RA Al-Muhajirin Medan Deli Grahmayanuri, Novria; Aisyah; Nasution, Fadhilah Syam; Susianto; Daulay, Dahraini Hanum; Yusriani, Nida; Habibatul Islamiyah, Ummi
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 6 No 3 (2025): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve fine motor skills in early childhood through recycled material utilization at RA Al-Muhajirin, Medan Deli. The research employs a quantitative approach with a pre-experimental one-group pre-test and post-test design. The subjects include 24 children aged 5-6 years. Data were collected using observation sheets covering fine motor skill indicators such as cutting, gluing, and decorating abilities. The results indicate a significant improvement in children's fine motor skills, evidenced by an average pre-test score of 6.6, which increased to 15.4 in the post-test. Data analysis using the N-Gain Score method yielded an effectiveness rate of 65.7%, categorized as moderately effective. This research demonstrates that recycling-based activities can serve as an innovative teaching method to enhance fine motor skills in early childhood while instilling environmental awareness values. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini melalui pemanfaatan barang bekas di RA Al-Muhajirin, Medan Deli. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri dari 24 anak berusia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang mencakup indikator keterampilan motorik halus, seperti menggunting, menempel, dan menghias. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan motorik halus anak, yang dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dari pre-test sebesar 6,6 menjadi 15,4 pada post-test. Analisis data menggunakan metode N-Gain Score menunjukkan tingkat efektivitas sebesar 65,7%, yang tergolong dalam kategori cukup efektif. Penelitian ini membuktikan bahwa aktivitas berbasis daur ulang dapat menjadi metode pembelajaran inovatif yang tidak hanya mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan.
Islamic Religious Education Literacy In The Era of Industrial Revolution 5.0 Fadhilah, Rifqi Zaidan; Saepulah; Habibatul Islamiyah, Ummi
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 6 No 3 (2025): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Religious Education Literacy (PAI) is an important foundation in shaping the character and spirituality of Muslim individuals. This research aims to explore the impact of technology integration in PAI literacy in the era of the Industrial Revolution 5.0, as well as identify emerging challenges and opportunities. The research method used is literature review, which examines various sources of literature related to PAI literacy, the use of technology in education, and the Industrial Revolution 5.0. The results of the study show that the use of technology such as mobile applications, e-learning platforms, and social media can increase student engagement and understanding in PAI learning. However, significant challenges such as infrastructure readiness and teacher competence in utilizing technology still need to be overcome. The conclusion of this study emphasizes the importance of investing in technology infrastructure and teacher training to improve holistic and adaptive PAI literacy. With the right approach, PAI literacy can play a key role in shaping a generation that is ready to face the challenges of globalization and modernization, while maintaining their identity and integrity as Muslims.
Manajemen Kurikulum Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu dalam Mencetak Ahli Tafsir yang Wasathiyah (Studi Pada Ma’had Aly Nurul Qadim Probolinggo Anam, Syaiful; Supriyadi, Agus; Angga Rizky, Agus; Habibatul Islamiyah, Ummi
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 6 No 1 (2024): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v6i1.239

Abstract

Ma’had Aly Nurul Qadim is an educational institution with a noble vision and mission to produce a generation of moderate interpretations. This vision is driven by the increasing violence in the name of religious understanding, which, if left unchecked, can damage the unity and brotherhood that has long been fostered in this country. Therefore, it is essential to have educational institutions capable of producing moderate cadre of interpretation. This study aims to analyze the management of the Tafsir Wa Ulumuhu curriculum at Ma’had Aly Nurul Qadim with a focus on: 1) Analyzing the planning of the Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu curriculum, 2) Analyzing the implementation of the Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu curriculum, and 3) Analyzing the challenges in managing the Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu curriculum. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data collection was conducted through interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was checked using source and method triangulation. The research informants were the director (mudir) of Ma’had Aly, the deputy director (naib mudir), lecturers, and students. The results of the study indicate that: 1) The planning of the Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu curriculum at Ma’had Aly Nurul Qadim involves formulating the characteristics of desired tafsir experts, graduate profiles, objectives, as well as the vision and mission. 2) The implementation of the Tafsir Wa Ulumuhu curriculum at Ma’had Aly Nurul Qadim begins with the recruitment of prospective students, using a student-centered learning approach. Commonly used methods include discussions, assignments, and regular bahtsul masail (problem-solving sessions). The graduation system includes Qiraatul Kutub tests, memorization of one juz of the Qur'an each semester, and comprehension of classical texts. Additionally, students are housed in dormitories, national seminars are held, and community service activities are conducted. 3) Internal challenges faced by Ma’had Aly Nurul Qadim in implementing the Tafsir Wa Ulumuhu curriculum include student input and human resources (both structural and teaching staff). External challenges include library and computer lab facilities. Abstrak Ma’had Aly Nurul Qadim merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki visi dan misi mulia untuk mencetak generasi ahli tafsir yang moderat. Visi ini diusung karena maraknya kekerasan yang mengatasnamakan pemahaman agama, yang jika dibiarkan, dapat merusak persatuan dan persaudaraan yang telah lama terjalin di negara ini. Oleh karena itu, diperlukan lembaga pendidikan yang mampu menghasilkan kader tafsir yang moderat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum Tafsir Wa Ulumuhu di Ma’had Aly Nurul Qadim dengan sub fokus: 1) Menganalisis perencanaan (planning) kurikulum Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu, 2) Menganalisis pelaksanaan (actuating) kurikulum Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu, dan 3) Menganalisis kendala manajemen kurikulum Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Informan penelitian adalah mudir Ma’had Aly, naib mudir, dosen, dan mahasantri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan kurikulum Takhassus Tafsir Wa Ulumuhu di Ma’had Aly Nurul Qadim dilakukan dengan merumuskan ciri-ciri ahli tafsir yang diinginkan, profil lulusan, tujuan, serta visi dan misi. 2) Pelaksanaan kurikulum Tafsir Wa Ulumuhu di Ma’had Aly Nurul Qadim dimulai dengan perekrutan calon mahasantri, menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis murid, dan metode yang sering digunakan adalah diskusi, penugasan, dan kegiatan bahtsul masail. Sistem kelulusan meliputi Tes Qiraatul Kutub, hafalan 1 juz al-Qur’an setiap semester, dan pemahaman kitab. Selain itu, mahasantri diasramakan, diadakan seminar kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat. 3) Kendala internal yang dihadapi Ma’had Aly Nurul Qadim dalam mengimplementasikan kurikulum Tafsir Wa Ulumuhu adalah input mahasantri dan sumber daya manusia (struktural dan dosen). Kendala eksternal meliputi sarana perpustakaan dan laboratorium komputer.