Pertumbuhan pesat teknologi digital telah secara signifikan mengubah pendidikan musik, khususnya dalam pembelajaran drum, dengan menyediakan sumber belajar yang interaktif dan fleksibel. Penelitian ini mengkaji persepsi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama terhadap penggunaan YouTube, LALAL.AI, dan Pro Metronome dalam mendukung latihan drum. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif kualitatif, sebanyak 16 siswa berusia 10–14 tahun di Favore Music dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang didukung triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa YouTube membantu memvisualisasikan teknik dasar drum, LALAL.AI meningkatkan ketepatan ritmis melalui isolasi suara instrumen, dan Pro Metronome memperkuat konsistensi tempo. Integrasi ketiga alat tersebut memperkaya perkembangan teknis, kognitif, dan motivasional siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap wacana literasi digital dalam pendidikan musik dengan menunjukkan nilai pedagogis dari kombinasi aplikasi berbasis video, kecerdasan buatan, dan metronom dalam pembelajaran drum tingkat awal.