Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Vokasi

FAO SSF Guidelines: Pedoman Sukarela Untuk Menjamin Keberlanjutan Perikanan Skala Kecil Di Indonesia Belvi Vatria
Vokasi Vol 15 No 2 (2020): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.002 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v15i2.174

Abstract

Tujuan pembangunan berkelanjutan 2030 (SDGs) mendorong perikanan skala kecil untuk berkontribusi lebih besar pada tujuan SDGs kesatu dan kedua yaitu tanpa kemiskinan (no poverty) dan tidak ada kelaparan (zero hunger). Tahun 2014 FAO telah merilis pedoman sukarela untuk menjamin perikanan skala kecil yang berkelanjutan dalam konteks ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan (FAO SSF Guidelines) yang menjadi acuan di seluruh dunia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perkembangan implementasi FAO SSF Guidelines di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pendekatan Literature Review. Hasil penelitian ini menemukan bahwa perikanan skala kecil sangat berperan penting terhadap pengentasan kemiskinan dan ketahanan pengan dunia khususnya Indonesia. Dalam tataran kebijakan, tata laksana perikanan yang bertanggung Jawab (CCRF) yang merupakan acuan utama pembangunan perikanan berkelanjutan telah diakomodir dalam hukum Indonesia terutama pada Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009. Indonesia juga telah mengimplementasikan FAO SSF Guidelines dalam hukum nasional terutama pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam. Namun demikian diperlukan penyempurnaan tata kelola perikanan skala kecil mulai dari sinergitas kelembagaan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dan singkronisasi Undang-Undang dan peraturan pelaksana di bawahnya baik tingkat pusat maupun daerah, serta partisipasi masyarakat nelayan didalamnya
Pembangunan Perikanan Skala Kecil Melalui Pendekatan Mata Pencaharian Berkelanjutan Belvi Vatria
Vokasi Vol 16 No 2 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.705 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i2.340

Abstract

Since ancient times, small-scale fishing communities have always attracted attention to study because small-scale fisheries have an important role in human well-being and sustainable development. To ensure the sustainability of small-scale fisheries, the development will be more effective if it focuses on strengthening livelihoods. The purpose of this study was to conduct a literature review on small-scale fisheries development through a sustainable livelihood approach. This research method is literature study through descriptive analysis by regularly describing various data that has been obtained and then synthesized so as to produce clear and easy to understand understandings and concepts. The research found that the sustainable livelihoods approach should basically be understood as a tool or checklist for understanding poverty, how the government responds to the poor, and how the poor perceive their own poverty. The core concepts of the sustainable livelihoods approach are; people-centered, holistic, dynamic, building on strengths, macro-micro links, sustainability. This study also found that there are ten main ideas that represent a sustainable livelihood framework, namely; the context of vulnerability, livelihood assets, human capital, social capital, natural capital, physical capital, financial capital, the transformation of structures and processes, livelihood strategies, and livelihood outcomes.