Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PERAN KELOMPOK BELAJAR SEMANGGI SEBAGAI PROFESSIONAL LEARNING COMMUNITY DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PERENCANAAN PEMBELAJARAN PKN DI SD NEGERI BANGGLE 02 Ayunda Sekar Nur'aini; Kartika, Alia Anggi; Fitriani, Hestika; Surayanah; Putri, Marsanda Avilia
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i4.6365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok belajar “Semanggi” dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen, serta menggunakan analisis tematik meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok belajar “Semanggi” berperan sebagai ruang kolaboratif bagi guru untuk melakukan merancang pembelajaran yang lebih kontekstual serta berbasis kompetensi, refleksi serta sebagai wadah menemukan solusi bersama untuk mengatasi permasalahan di kelas. Melalui kegiatan Professional Learning Community, guru di SD Negeri Banggle 02 mampu meningkatkan kemampuan profesional, menghasilkan rencana pembelajaran yang partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar siswa dengan mengutamakan pendekatan Deep Learning. Dengan demikian, kelompok belajar “Semanggi” berkontribusi signifikan terhadap peningkatan profesionalisme guru dan mutu perencanaan pembelajaran PKn di sekolah dasar.
ANALISIS KETERLIBATAN EMOSIONAL DAN KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANGGLE 02 KABUPATEN BLITAR Dwi Nur Widayanti; Annisa Anggun Luqmana; Ega Yudhistira Yulianto Putra; Surayanah; Marsanda Avilia Putri
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.6384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab rendahnya keterlibatan emosional dan kognitif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SDN Banggle 02. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi motivasi serta partisipasi aktif siswa kelas IV dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Kewarganegaraan dan siswa kelas IV. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya keterlibatan emosional dan kognitif siswa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain metode pembelajaran yang monoton, rendahnya motivasi belajar, serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Selain itu, lingkungan belajar yang kurang kondusif juga turut mempengaruhi sikap dan minat siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan strategi pembelajaran yang inovatif, partisipatif, dan berpusat pada siswa untuk mendorong keterlibatan emosional dan kognitif secara optimal.
Transformasi Pembelajaran Bangun Datar Melalui Etnomatematika: Pendampingan untuk Guru Pamong SD Mitra PPG Universitas Negeri Malang Yuniawatika; Surayanah; Wibowo, Sigit; Bringesti, Jacinda Elva; Lestari, Feti Okta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20694

Abstract

Background: Guru pamong memiliki peran strategis dalam membimbing mahasiswa PPG, namun masih banyak yang menghadapi keterbatasan dalam mengaitkan pembelajaran matematika, khususnya materi bangun datar, dengan konteks budaya lokal. Artikel pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru pamong melalui pelatihan dan pendampingan berbasis etnomatematika. Metode: Metode kegiatan meliputi pelatihan, workshop, dan implementasi pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif dan reflektif guru pamong. Skor reflektif meningkat antara 80–125%, dan persentase jawaban benar pada posttest mencapai 100% untuk beberapa indikator kunci. Guru pamong juga mampu mengaitkan konsep bangun datar dengan unsur budaya seperti kue tradisional, motif batik, dan arsitektur rumah adat. Kesimpulan: pelatihan berbasis etnomatematika efektif memperkuat kompetensi pedagogis dan kemampuan reflektif guru pamong sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Program serupa direkomendasikan untuk diperluas agar dampaknya menjangkau lebih banyak guru di berbagai wilayah.
Power Heritage: Gamified RPG Maker MV Based on Numeracy Literacy with Elaboration of Pacitan’s Local Wisdom for Elementary Schools Putri, Marsanda Avilia; Surayanah
Journal of Development Research Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Number 2, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v9i2.462

Abstract

The purpose of this study is to develop RPG Maker MV gamification learning media based on numeracy literacy with elaboration of Pacitan local wisdom on energy crisis material for sixth grade elementary school students. The research method used is development research with the ASSURE model, which consists of six stages. The research subjects were sixth-grade students at SD Negeri 2 Ketepung and SD Negeri Arjowinangun as the initial observation targets, as well as SD Negeri 2 Ketepung, SD Negeri Pacitan, and SD Negeri 1 Wonogondo as the research targets. The data, in the form of needs analysis results, media validation, practicality tests, and trial test results, were analyzed quantitatively according to the scale used, as well as qualitatively to describe the research results. The results of this study were a gamified learning medium entitled Power Heritage with IPAS material content on “Energy Crisis” which was considered highly valid by subject matter experts, media experts, instrument experts, and teaching module experts, as well as highly practical according to teachers and students. This media has been proven to have a significant impact on students' analytical thinking skills, with the average test score increasing from 56.21% on the pre-test to 82.8% on the post-test. The integration of numeracy literacy in the application is realized in every storyline of the game. Meanwhile, learning based on local wisdom has a significant influence on students' interest in operating the application.
DESAIN MEDIA KARTU GERAK BERMAKNA BERBASIS AKTIVITAS KINESTETIK PADA SISWA KELAS II SDN 4 KARANGTENGAH Surayanah; Marsanda Avilia Putri; Mayasari, Alfi; Amelia Dwi Oktavia; Ainul Luthfiana; Amelia Suhartiwi
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i1.6310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain media pembelajaran inovatif berupa Kartu Gerak Bermakna (KGB) berbasis aktivitas kinestetik pada siswa kelas II SD. Menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE, penelitian ini terbatas pada tahap analisis, desain dan pengembangan, yang menghasilkan rancangan awal berupa prototipe konseptual. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi kegiatan pembelajaran PKn dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar validasi ahli media. Hasil penelitian pengembangan media KGB menunjukan bahwa dari hasil analisis kelayakan validasi dosen ahli, diperoleh nilai masing-masing aspek 80% dengan kategori layak. Media KGB mengintegrasikan elemen visual lambang Pancasila, instruksi gerakan kinestetik yang mencerminkan nilai-nilai pancasila, dan QR Code untuk contoh pengamalan nilai. Desain ini disesuaikan dengan tahap pengembangan kognitif siswa kelas II SD yang berada pada tahap operasional konkret. Media ini diharapkan dapat mendorong pembelajaran menjadi interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.
PENDEKATAN CONTEXTUAL AND LEARNING (CTL) DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA: STUDI PADA MATERI “ATURAN” SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR NEGERI I KARANGSARI Surayanah; Nuril Azizah; Ridhowati, Ika Putri; Anandita, Putri Mei; Marsanda Avilia Putri
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i1.6368

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi “Aturan” di kelas I SD Negeri I Karangsari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 1 orang dan 24 siswa kelas I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. instrumen penelitian meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL secara efektif menjembatani materi pembelajaran dengan pengalaman nyata siswa, sehingga mereka mampu memahami dan menerapkan aturan melalui kegiatan interaktif dan kontekstual seperti permainan, diskusi kelompok, dan refleksi. Guru berhasil menciptakan suasana belajar yang menarik dan berpusat pada siswa, sehingga menumbuhkan disiplin, kerja sama, serta tanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif sebagai strategi pembelajaran dalam menumbuhkan pemahaman konsep dan nilai karakter dalam Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN KELAS III SD Rahmadini, Laylatul Putri; Surayanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.38943

Abstract

The evaluation of mathematics learning in elementary schools still mostly uses tests in the form of questions with definite answers. This does not accommodate the various ways of thinking of students, especially in understanding number calculation material. This study aims to create a test instrument with an open ended approach to third grade elementary school that is valid, practical, and effective. The research subjects involved third grade students from SDN Kesamben 07, SDN Kesamben 06, and SDN Kesamben 04. This study used the ADDIE model, which consists of several stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. During the analysis stage, it was found that there was a need for an evaluation instrument that could measure the process and variety of ways students solve problems. The design stage produced a question grid with an Open Ended approach and critical thinking ability indicators. In the development stage, the test instrument obtained a very high validity level, namely 97.90% from subject matter experts and 99% from instrument experts. In the implementation stage, a practicality test involving teachers and students showed a practicality level of 89.29% from teachers and 83% from students in the very practical category. The effectiveness of the instrument was evident from the increase in the average student score from 53.90 on the initial test to 90.04 on the final test, with a significance level of 0.000 and an N-Gain value of 0.7823, which is classified as a high improvement. Thus, the open ended based test instrument is feasible and effective for use as an alternative for evaluating mathematics learning in elementary schools.
PENGEMBANGAN E-MODUL P5RA BERBASIS ECO-CULTURE BLITAR PADA PELAJARAN IPAS DI MADRASAH IBTIDAIYAH Rya Nika Dilava; Surayanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.38964

Abstract

The lack of integration of local wisdom in science learning and the use of learning resources that are still centered on textbooks have an impact on students' low understanding of local wisdom in their surroundings. This study aims to develop a P5RA e-module based on Blitar eco-culture in science lessons at Madrasah Ibtidaiyah. The research method used is R&D through the ADDIE model which covers the analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. The research trial subjects included 28 fourth-grade students of MI Perwanida. Data collection techniques were carried out using interviews, questionnaires, observations, and learning outcome tests. The research findings indicate the validation of the e-module for the very valid category with a percentage of assessments from material experts of 90.51%, media experts of 95.45%, and instrument experts of 91.65%. The practicality of the e-module is categorized as very practical from the responses of teachers of 88.7% and students of 91.3%. The effectiveness of the e-module is shown by the difference between the pretest and posttest with a significance of 0.000 and an N-Gain of 78.97% in the effective category. Thus, the e-module can be used as a teaching material in supporting science learning in Madrasah Ibtidaiyah.
PENGARUH PEMBELAJARAN ETNOMATEMATIKA BLITAR TERHADAP EFIKASI DIRI MATEMATIS MATERI OPERASI HITUNG PERKALIAN SISWA SEKOLAH DASAR Siti Nur Azizah; Surayanah; Rika Mellyaning Khoiriya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.39523

Abstract

The purpose of this study is to investigate the implementation and impact of ethnomathematics-based learning on the mathematics self-efficacy of elementary school students in learning multiplication. This research approach uses quantitative methods with a quasi-experimental design. Data were collected using interview sheets, questionnaires, and observation. The research population comprised 40 fourth-grade students at MI Al Azhar Bening, with 20 students assigned control and 20 students to the experimental group. Data analysis was conducted using descriptive statistics and inferential statistics, including normality tests, homogeneity tests, and an independent sample t-test. The results of the classroom experiment, carried out over three meetings, showed an average response score of 95,5%, indicating that the overall stages of ethnomathematics-based learning ware implemented effectively. The Independent Sample T-Test results showed that sig. (2-tailed) ≤ 0,05, specifically 0,009 ≤ 0,5, leading to the acceptance of Ha and the rejection of H0. This means that ethnomathematics-based learning has a positive effect on mathematics self-efficacy. Thus, it can be concluded that the use of ethnomathematics-based learning positively influences the mathematics self-efficacy of fourth-grade students at MI Al Azhar Bening.
Co-Authors Afifah, Ardia Khusnul Agustina, Anisah Dwi Ainul Luthfiana Alfi Mayasari Alifa Yuna Wuni Sinayangsih Amelia Dwi Oktavia Amelia Suhartiwi Amelinda Anggraeni Putri Anandita, Putri Mei Andika Wahyu Pradana Putra Annisa Anggun Luqmana Asrori Ihya ‘Udin, Muhammad Miftakhul Auliafani Zahro Nafisatun Nawawi Ayunda Sekar Nur'aini Bringesti, Jacinda Elva Cindy Izca Mayzy Azzahra Dhanny Dwi Andra Dimas Setyo Nugroho Dina Nur Abidah Dwi Nur Widayanti Ega Yudhistira Yulianto Putra Evrigita Zahra’ Kirana Faisadini Intan Bahari Febriyanti, Rifana Dewi Fitriani, Hestika Janggeum, Felita Dae Kartika, Alia Anggi Kinanti, Geis Sekar Kumala Wurdaningrum Latifah, Fidilla Ayu Lestari, Feti Okta Lestariningsih M. Zainnudin Maharani Marsanda Avilia Purti Marsanda Avilia Putri Maulida, Nasywa Zakiyya Mayasari, Alfi Nabila, Diyana Inas Nabila, Tausiyah Jihan Nandya Frisca Oktaria Nida Aisyah Rusdikhanza Novelya Donanita Nuke Yunita Saputri Nuril Azizah Nuryanti Isnawati Pangesti, Arum Limpad Pedrosha, Adeza Gerhandia Prastama Putri, Tenarsya Putra, Bayu Pratama Putri, Dea Chorliana Putri, Marsanda Avilia Rahmadini, Laylatul Putri Ramadhani, Indah Reizvana, Yasmin Queen Aisyah Ridhowati, Ika Putri Rika Mellyaning Khoiriya Risa Yuliana Dewi Rya Nika Dilava Ryan Indah Putri Hariani Setyadi, Meyva Arrum Setyaningrum, Cecilian Novalinda Sigit Wibowo Sigit Wibowo Siti Nur Azizah Supama, Rizma Azzahra Tika Hapsari, Najwa Arum Virnanda Surya Rahma Putri Yaasir, Muhammad Syafiiq Yuniawatika Zahrotul Husna, Nabilla Tsaniya