Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Transformasi Digital di Industri Manufaktur: Dampak pada Efisiensi Operasional Estin Roso Pristiwaningsih; Dian Rizky; Titin Andriyani Atmojo; Fairuz Nadhifah
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Oktober 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/elektriese.v14i02.4809

Abstract

Munculnya teknologi digital telah mendorong industri di seluruh dunia untuk melakukan transformasi digital, tetapi penelitian empiris yang menghubungkan adopsi teknologi digital dan efisiensi operasional dalam manufaktur skala kecil masih terbatas. Penelitian ini berupaya mengeksplorasi hubungan antara adopsi teknologi digital dan efisiensi operasional di perusahaan manufaktur skala kecil, dengan fokus pada perusahaan yang menerapkan teknologi ini setelah tahun 2022. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, survei terhadap 150 perusahaan manufaktur skala kecil dilakukan, diikuti dengan analisis regresi linier berganda untuk menguji dampak berbagai teknologi digital, seperti otomatisasi, cloud computing, dan analisis data, terhadap efisiensi operasional. Hasilnya menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara adopsi teknologi dan peningkatan indikator kinerja utama, termasuk kecepatan produksi, pengurangan biaya, dan kualitas produk. Temuan ini berkontribusi dalam mengisi kesenjangan penelitian yang ada dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk produsen skala kecil dan pembuat kebijakan yang bertujuan untuk mengoptimalkan manfaat transformasi digital.
Strategi Pengembangan Usaha Abon Bandeng dengan Penambahan Bonggol Pisang Ulin dengan Menggunakan Metode SWOT dan QSPM Dini Mutmainah; Sekar Wulandari; Akbar Firmansyah; Taufiq Humaidi; Fairuz Nadhifah
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i2.3814

Abstract

Pengembangan produk olahan bandeng di Kabupaten Sidoarjo masih didominasi penjualan ikan segar sehingga nilai tambah dan daya saing usaha belum optimal. Salah satu opsi hilirisasi adalah produksi abon bandeng dengan penambahan bonggol pisang ulin sebagai sumber serat berbasis bahan lokal yang mendukung narasi keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha abon bandeng dengan bonggol pisang ulin, (2) merumuskan alternatif strategi menggunakan analisis SWOT, dan (3) menentukan strategi prioritas melalui Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif–kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara, serta kuesioner semi-terstruktur kepada informan ahli, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen usaha dan literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan skor IFE sebesar 2,565 yang menandakan kondisi internal cukup kuat, sedangkan skor EFE sebesar 2,437 mengindikasikan kemampuan respons terhadap lingkungan eksternal masih cenderung lemah. Pemetaan posisi strategi menempatkan usaha pada kuadran agresif, sehingga peluang pertumbuhan tetap terbuka apabila penguatan internal dilakukan secara konsisten. Berdasarkan QSPM, strategi prioritas utama adalah merencanakan pengembangan varian produk (TAS 6,903), kemudian memperkuat branding produk sehat lokal (TAS 6,569) dan kolaborasi rantai pasok (TAS 5,897), sementara digital marketing berperan sebagai pengungkit lanjutan setelah mutu dan pesan merek stabil. Temuan menegaskan pentingnya peningkatan mutu, konsistensi proses, dan diferensiasi produk sebelum perluasan pemasaran dilakukan secara lebih luas.
Pengembangan Produk dan Analisis Sensori Abon Bandeng dengan Substitusi Bonggol Pisang Ulin di Kabupaten Sidoarjo, Indonesia Sekar Ayu Wulandari; Akbar Maulana Firmansyah; Dini Nafisatul Mutmainah; Taufiq Rahman Humaidi; Fairuz Nadhifah; Imaroh Nurul Izzah
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v11i1.2511

Abstract

This study developed an innovative shredded milkfish product (abon bandeng) incorporating banana pseudostem (bonggol pisang ulin) in Sidoarjo Regency. Although local milkfish production and available banana biomass are substantial, empirical evidence on hybrid formulations combining animal protein and pseudostem-derived fiber, along with market-based price assessment, remains limited. The study therefore aimed to (1) develop and select the optimal milkfish: banana pseudostem formulation for sensory acceptance, (2) identify the consumer preference drivers for the selected product, and (3) assess preliminary commercial viability using the Price Sensitivity Meter (PSM). Four formulations (100:0, 70:30, 50:50, 30:70) were evaluated via organoleptic testing with 70 respondents; subsequent consumer preference and PSM analyses were conducted. The 50:50 formulation achieved the highest acceptance (mean = 4.014; like rate = 81.43%). ANOVA showed significant differences (p < 0.05) in aroma, texture, and taste across formulations. PSM indicated an acceptable price range of IDR 14,500–20,000 and an optimal price point at IDR 15,500. Taste and nutritional value were key purchase drivers (88.6%), and online marketplaces were the principal distribution channel (45.7%). Findings demonstrate sensory viability and preliminary commercial potential for this hybrid product. This study contributes by integrating sensory optimization and price modeling into hybrid animal–plant product development, while providing an empirically validated formulation and an optimal pricing reference to support circular-economy-based agro-innovation.
Pelatihan Pengemasan Produk Be Cheese dalam Mendukung Pengembangan Integrated Farming System di Desa Suci: Pengabdian Uyun Erma Malika; Rizal Perlambang CNAWP; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Fairuz Nadhifah; Salihati Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6153

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengemasan produk olahan ubi jalar, khususnya be cheese, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan Integrated Farming System (IFS) di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pengemasan produk, yang dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan untuk memperkuat pemahaman peserta. Peserta kegiatan merupakan kelompok ibu-ibu PKK Desa Suci yang memiliki peran dalam pengolahan produk pangan berbasis lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait konsep dan teknik pengemasan produk pangan. Selain itu, peserta mampu mengaplikasikan teknik pengemasan yang lebih rapi, menarik, dan sesuai untuk dipasarkan. Kegiatan pendampingan juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam mengembangkan produk secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas produk olahan ubi jalar, baik dari segi tampilan maupun nilai tambah, sehingga berpotensi mendukung penguatan implementasi Integrated Farming System di Desa Suci.
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ubi Jalar di Desa Suci dalam Rangka Mendukung Implementasi Integrated Farming: Pengabdian Uyun Erma Malika; Rizal Perlambang CNAWP; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Fairuz Nadhifah; Salihati Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5034

Abstract

The concept of integrated farming is a relevant approach to supporting sustainable agriculture in rural areas. Suci Village, Panti District, Jember Regency, has potential natural resources that support the development of an integrated farming system, particularly for sweet potatoes. However, farmers' limited knowledge and skills in applying appropriate cultivation techniques result in suboptimal production results. This community service activity aims to improve partners' knowledge and skills through training and mentoring on sweet potato cultivation to support the implementation of integrated farming. The activity method includes preparation, training, mentoring, and evaluation. The activity was carried out from July to October 2025 through lectures, focus group discussions (FGDs), and direct practice of organic sweet potato cultivation in polybags using organic fertilizer from local livestock waste. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills in environmentally friendly sweet potato cultivation techniques and support the implementation of an integrated farming system in Suci Village.
DAMPAK KEBIJAKAN B30 TERHADAP NILAI PERUSAHAAN INDUSTRI MINYAK SAWIT DALAM PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) 2030 Fairuz Nadhifah; Elis Rahmawati Mar'atus Sholihah; Ngani Alwirya Musi; Titin Andriyani Atmojo; Cicik Retno Wati
Journal of Financial Economics & Investment Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Financial Economics & Investment
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the relationship between ROA, ROE, DER, and ownership of ISPO/RSPO certificates on the firm value of palm oil companies listed on the Indonesia Stock Exchange (2022-2024). Using quantitative explanatory methods, 11 companies were analyzed through multiple regressions after classical assumption tests. The study employs four independent variables: X1 (ROA), X2 (ROE), X3 (DER), and X4 (ownership of ISPO and RSPO certificates), and one dependent variable (firm value). The results show that ROA has a positive and significant effect on firm value. Conversely, ROE has a negative and significant effect. DER shows a positive but insignificant effect, while ownership of ISPO and RSPO certificates has a negative and significant effect on firm value. Although the B30 policy has the potential to support SDGs targets and strategies through emission reduction and economic growth, the impact of certification on firm value remains negative due to high certification costs and the lack of market incentives. The implications of this study emphasize the need for financial incentives (subsidies or tax allowances), national campaigns to create premium prices, and the strengthening of certification governance. This study is limited by its short observation period and limited sample size, so generalization should be made cautiously.