Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science

Menggunakan Xception, Transfer Learning, dan Permutasi untuk Meningkatkan Klasifikasi Ketidaksempurnaan Permukaan Baja: Using Xception, Transfer Learning, and Permutation to Improve the Classification of Steel Surface Imperfections Setiawati, Popong; Karno, Adhitio Satyo Bayangkari; Hastomo, Widi; Setiawan, Iwan
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 4 No. 1 (2024): MALCOM January 2024
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v4i1.1258

Abstract

Kualitas permukaan baja yang diproduksi sangat penting untuk meningkatkan daya saing dalam industri baja. Tingginya tingkat cacat pada permukaan baja merupakan masalah serius yang berdampak pada kualitas keluaran. Pengendalian yang masih dilakukan secara manual dan visual saat ini hanya dapat dilakukan oleh orang-orang dengan bakat dan keahlian tertentu. Pengamatan dengan metode konvensional ini memerlukan waktu yang lama, lamban, dan presisi yang rendah. Saat ini, perkembangan teknik pembelajaran mendalam memungkinkan deteksi cacat permukaan baja secara otomatis dengan tingkat akurasi yang tinggi. Arsitektur Xception digunakan dalam pekerjaan ini untuk menerapkan strategi pembelajaran mendalam. Teknik permutasi dan augmentasi digunakan untuk mengatasi ketidakseimbangan data. Model yang dikembangkan dapat membedakan empat jenis cacat pada permukaan baja. Koleksi 7.095 foto permukaan baja digunakan dalam prosedur pelatihan. Jika dibandingkan dengan tidak menggunakan transfer learning, hasil pengukuran kinerja proses pelatihan dengan menggunakan transfer learning (Imagenet) menunjukkan hasil yang lebih baik. Pelatihan pembelajaran transfer menghasilkan skor akurasi masing-masing sebesar 94,9% dan 97,7% untuk data pelatihan dan validasi. Sedangkan hasil penilaian nilai kerugian untuk data latih dan validasi masing-masing sebesar 19,4% dan 14,4%.