Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kompetensi Guru yang Rendah terhadap Mutu Pendidikan di Indonesia Cahyani, Okik Dwi; Mutmainnah, Mutmainnah; Chidayatiningsih, Rina; Maisyaroh, Maisyaroh; Nurabadi, Ahmad
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan "Transformasi Manajemen Pendidikan: Memban
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah proses pembelajaran ilmu pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan yang diturunkan dari generasi sebelumnya ke generasi berikutnya. Kompetensi guru di Indonesia pada saat ini masih rendah. Dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu seperti akses guru dalam meningkatkan kompetensinya melalui pemenuhan kualifikasi akademik terhambat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru sehingga dapat mencapai mutu dan kualitas pendidikan di negara Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu literature review untuk mengkaji dan mengulas secara mendalam hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan sesuai dengan pokok bahasan. Hasil dari penelitian ini yaitu ada empat pokok bahasan. 1) Indikator rendahnya kompetensi guru yaitu penguasaan materi pembelajaran, metode pembelajaran, serta dilakukan evaluasi dan asesmen. 2) Adapun faktor rendahnya kompetensi guru antara lain kualitas pendidikan guru, kurangnya pelatihan dan pengembangan, kuragnya motivasi dan kesejahteraan guru serta siswa, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung terutama pada daerah tertinggal. 3) Dampaknya terhadap mutu pendidikan di Indonesia adalah penurunan kualitas pembelajaran, prestasi akademik, kesenjangan pendidikan, dan motivasi siswa. 4) Strategi Pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru di Indonesia yaitu peningkatan pelatihan dan sertifikasi guru, reformasi sistem rekruitmen guru, peningkatan kolaborasi guru, peningkatan akses teknologi, kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi, serta memberikan insentif dan apresiasi bagi guru yang berprestasi.
Principal Supervision at The Educational Unit Level: Implementation of Organizational Management and Control Afriani, Linda; Bafadal, Ibrahim; Ubaidillah, Aan Fardani; Utari, Tria Ina; Chidayatiningsih, Rina
IJESS International Journal of Education and Social Science Vol. 6 No. 2 (2025): VOL 6 NO 2 OCTOBER 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/ijess.v6i2.425

Abstract

This study aims to analyze the implementation of principal supervision at the educational unit level through a management and organizational theory approach. The method used is a systematic literature review with data sources in the form of national education regulations, classical to contemporary organizational theories (Weber, Taylor, Likert, Simons), and empirical research results in the period 2013–2023. Article selection was carried out based on the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Metaanalyses) guidelines, searches were conducted through Scopus, Web of Science, and Sinta (Indonesia), so that 20 articles were selected that met the inclusion criteria. The results of the study show that the implementation of principal supervision in Indonesia still faces various challenges, such as limited supervisor competence, minimal training, lack of technology utilization, and gaps between national policies and local practices. Analysis based on management theory reveals that the supervision system has not fully implemented the principles of bureaucracy, managerial efficiency, participatory leadership, and strategic control. Therefore, educational supervision reform is needed through mentoring-based supervision, digitalization of the supervision process, strengthening the capacity of supervisors and principals, and adjusting policies to local conditions. These findings are expected to provide theoretical and practical contributions in strengthening the effectiveness of the principal supervision system in Indonesia.