Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERAN KPPS DALAM PERSIAPAN PILKADA DI DESA PATUMBAK KAMPUNG TAHUN 2024 Sahala Fransiskus Marbun; Shintia Malau; Anju Diah Natalia Panjaitan; Feny Cristanti Siburian; Ahmad Fauzi Sinuraya; Lasmauli Marpaung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan proses demokrasi yang memerlukan persiapan matang untuk memastikan kelancaran pelaksanaan. Penelitian ini menganalisis tahapan persiapan Pilkada 2024 di Desa Patumbak Kampung dengan fokus pada peran anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami efektivitas tahapan persiapan serta kendala yang dihadapi dalam penyelenggaraannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap anggota KPPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan persiapan, seperti penyebaran undangan, distribusi kotak suara, dan sosialisasi, telah terlaksana dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku. Koordinasi antara perangkat desa dan KPPS juga berjalan lancar. Namun, kendala utama terjadi pada hari pemilihan, di mana hujan deras menyebabkan rendahnya partisipasi pemilih. Secara keseluruhan, persiapan Pilkada di Desa Patumbak Kampung telah dilakukan secara optimal, meskipun faktor cuaca menjadi tantangan utama dalam meningkatkan partisipasi pemilih. 
Peran Komunitas SASUDE dalam Meningkatkan Kreativitas Anak di Tengah Kondisi Sosial Ekonomi Bantaran Sungai Deli Shintia Malau; Nurintan Nurintan; Farhan Fauzan Ahdaputra; Rusniatri Hasugian; Ipantri Naibaho
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantaran Sungai Deli di Kota Medan menghadapi berbagai tantangan sosial ekonomi, seperti kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan. Komunitas SASUDE (Sanggar Anak Sungai Deli) hadir untuk memberdayakan anak-anak melalui pengembangan kreativitas. Penelitian ini menganalisis peran SASUDE dalam meningkatkan kreativitas anak dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edukatif, seperti kelas seni, literasi, dan permainan edukatif, berkontribusi dalam meningkatkan kreativitas, problem-solving, dan kepercayaan diri anak-anak. Selain itu, SASUDE menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan mereka. Dengan pendekatan berbasis kreativitas, komunitas ini berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak bantaran Sungai Deli dan dapat menjadi model pemberdayaan bagi daerah lain dengan kondisi serupa.
Analisis Location Quotient (LQ) dalam Menentukan Sektor Basis dan Non Basis di Kabupaten Karo Shintia Malau; Nurintan Nurintan; Feny Cristanti Siburian; Joey Athana Sembiring; Mulhady Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan. PDRB menjadi indikator penting dalam menilai pertumbuhan ekonomi dan struktur sektoral. Pendekatan sektor unggulan, seperti metode Location Quotient (LQ), mengidentifikasi sektor basis sebagai pendorong ekonomi. Penelitian ini menganalisis sektor basis dan non-basis di Kabupaten Karo guna memahami penggerak utama ekonominya.Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menganalisis struktur ekonomi Kabupaten Karo melalui metode Location Quotient (LQ). Data sekunder dari BPS dianalisis guna mengidentifikasi sektor basis dan non-basis berdasarkan PDRB. LQ menunjukkan sektor unggulan yang berkontribusi besar terhadap ekonomi lokal dibandingkan provinsi, guna mendorong pembangunan berkelanjutan.Selama lima tahun, enam sektor di Kabupaten Karo tergolong sektor basis karena nilai LQ 1, dengan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebagai sektor unggulan. Prinsip geografi korologi menjelaskan keterkaitan kondisi fisik dan sosial wilayah, seperti topografi dan iklim, yang mendukung dominasi sektor ini sebagai penggerak utama ekonomi daerahSektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Kabupaten Karo merupakan sektor basis dan unggulan dengan LQ tertinggi (2,59) selama 2019–2023. Prinsip korologi menunjukkan bahwa kondisi geografis dan budaya lokal mendukung dominasi sektor ini. Komoditas unggulan dan infrastruktur yang berkembang menjadikan Karo lumbung pangan utama Sumatera Utara, menyuplai 65% kebutuhan provinsi.
Mengidentifikasi Tantangan dan Kesulitan Guru dalam Mengajar Mata Pelajaran IPS Kepada Siswa Kelas 7 di MTs Negeri 1 Medan Ahmad Fauzi Sinuraya; Asih Ester E.G Harahap; Desty Novry Lianty; Hetti Melinda Purba; Melani Astika; Shintia Malau; Widya Ningsih; Septian Prayogi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan kesulitan yang dihadapi guru dalam mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kepada siswa kelas 7 di MTs Negeri 1 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru-guru IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa kendala utama, seperti keterbatasan penguasaan materi karena latar belakang pendidikan yang tidak sepenuhnya sesuai, serta keterbatasan sumber belajar berbasis teknologi yang masih belum merata. Selain itu, kurangnya pelatihan dalam pemanfaatan teknologi turut menjadi hambatan dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan serta penyediaan sarana teknologi yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran IPS yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.