Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESILIENSI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Novi Hidayat; Ziyadi Ali Ikromi
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 01 (2024): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resilience is the ability to bounce back positively when faced with stressful conditions. Resilience problems are very likely to arise in early adolescents because they are considered emotionally immature and are very easily affected by changes in their social environment. This study aims to examine the relationship between social support and resilience in early adolescents with subjects of 160 students from a junior high school in Indonesia, obtained by random sampling. Two questionnaires using a Likert scale were used to collect data, namely social support (Cronbach's alpha = 0.879) and resilience (Cronbach's alpha = 0.854). The validity test uses the product moment correlation technique, while the reliability test uses Cronbach's alpha. The data analysis technique uses product moment correlation, which shows rcount > rtable (0.498 > 0.159), so there is a significant relationship between social support and resilience in students. This shows that there is a strong relationship between social support and resilience in students.
PENGARUH SELF COMPASSION TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING REMAJA YANG TINGGALDI PONDOK PESANTREN Ziyadi Ali Ikromi; Novi Hidayat
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 01 (2024): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self compassion dapat membantu individu menghadapi tekanan dengan lebih baik melalui  penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara self compassion terhadap subjective well being. Hipotesis yang  diajukan  adalah  terdapat  pengaruh  self compassion terhadap subjective well being. Subjek  dalam  penelitian  ini  adalah  remaja yang tinggal di pondok pesantren di Jawa Tengah, Indonesia dengan jumlah subjek 96 remaja yang berusia 13-18 tahun. Data penelitian diambil menggunakan 2 skala yaitu skala subjective well-being (Cronbach’s alpha = 0,861), dan self compassion (Cronbach’s alpha = 0,823), dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara self compassion terhadap subjective well being. 
HAMBATAN KOMUNIKASI KARYAWAN TUNARUNGU DALAM  HUBUNGAN KERJA DI PT GLOS STAR SUKABUMI Firman Sadikin; Hilda Sri Rahayu; Ziyadi Ali Ikromi; Novi Hidayat
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 01 (2024): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era industri 5.0, pemberdayaan inklusif menjadi faktor krusial untuk mencapai keberhasilan suatu perusahaan. Dalam konteks keragaman sumber daya manusia, terutama bagi perusahaan yang mempekerjakan karyawan disabilitas tunarungu, sangat penting untuk memahami carakaryawan tersebut berkomunikasi dan berinteraksi dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh pekerja disabilitas tunarungu dalam konteks hubungan kerja di PT Glos Star Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkanadanya hambatan komunikasi yang dialami oleh karyawan disabilitas tunarungu. Hambatan komunikasi tersebut meliputi hambatan mekanik, hambatan semantik, dan hambatan motivasi atau psikologis.
HAMBATAN POLA KOMUNIKASI ORGANISASI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @MYPLABUHARATU DALAM PENYEBARLUASAN INFORMASI DI MASYARAKAT Nurlela; Hilda Sri Rahayu; Novi Hidayat; Ziyadi Ali Ikromi
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 01 (2024): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan hambatan  komunikasi organisasi komunitas Instagram @mypalabuhanratu  dalam memberikan informasi yang efektif terhadap stakeholder  Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi dan khalayak umum. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasihambatan yang dihadapi oleh Organisasi Masyarakat di media sosial Instagram @mypalabuhanratu dalam  mengomunikasikan dan menyebarluaskan informasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika,dan Persandian di Kabupaten Sukabumi terhadap masyarakat.Metode yang diguanakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengapa peneliti menggunakan metode kualitatif karena ingin mengeksplorasi secara alamiah fenomena yang terjadi. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara dengan beberapa narasumber yang terlibat melalui beberapa stakeholder di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Masyarakat serta  pihak yang terlibat langsung sebagai informan pendukung dalam Kelompok Informasi Masyarakat Sukabumi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hambatan komunikasi yang diterapkan oleh Komunitas Organisasi @mypalabuhanratu tantangan yang sangat sulit dihadapi oleh Organisasi Komunitas media sosial Instagram  @mypalabuhanratu.
Peningkatan Kualitas Hidup pada Pengemudi Angkutan Bahan Berbahaya melalui Psikoedukasi di Bekasi Farah Fadilah Hasyim; Novi Hidayat; Denny Hariyanto; Arya Dwiwangsa
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1707

Abstract

Drivers of hazardous materials (B3) are a group of workers who face high occupational risks, both in terms of physical safety and mental health. Heavy workloads, long working hours, pressure to maintain safety, and the risk of accidents can have a negative impact on their quality of life. This community service activity aims to increase the understanding of B3 transport drivers regarding the importance of maintaining quality of life, which includes physical, psychological, social, and work environment aspects. The methods used in this activity are educational and participatory approaches through socialisation, interactive discussions, and psychoeducation approaches related to occupational health. The results of the activity show that most participants do not yet fully understand the concept of quality of life as a whole, but they show great enthusiasm for topics such as stress management, work fatigue, and work-life balance. This programme is expected to serve as an example of a sustainable community service activity in supporting the occupational safety and welfare of B3 transport drivers.
Optimism and Self Compassion as Predictors of Resilience in College Students Novi Hidayat; Ziyadi Ali Ikromi; Febrianur Ibnu Fitroh Sukono Putro; Sisca Dian Rahmawati; Hilda Sri Rahayu
Psychocentrum Review Vol 7, No 2 (2025): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.733832

Abstract

Resilience is a dynamic and diverse process where individuals show psychological functioning despite unpleasant events (trauma). Resilient individuals can use personal abilities to deal with difficult situations and are influenced by the belief held by individuals that every problem can be solved with good results. This is inseparable from understanding within the individual not to judge anyone when dealing with issues. This study aims to show optimism and self-compassion as predictors of resilience in students. The research sample comprised 97 students from a private university in Palembang, Indonesia, who were 18-21 years old and was obtained by a multistage random sampling technique. Research data were obtained by filling out three adaptation scales, namely the Connor-Davidson Resilience Scale, Self-Compassion Scale, and Optimism Scale. Data analysis used multiple regression analysis techniques. Cronbach's Alpha coefficient reliability for Connor-Davidson Resilience Scale (0.824), Self-Compassion Scale (0.927), and Optimism Scale (0.775). The research results show optimism and self-compassion as predictors of resilience in students
Pengaruh Budaya Organisasi, Work-Life Balance dan Keterlibatan Karyawan Terhadap Retensi Rifki Wida Sarandi; Endah Murtiana Sari; Novi Hidayat
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 4 No 04 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, work-life balance, dan keterlibatan karyawan terhadap retensi karyawan baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto yang dianalisi dengan regresi linier berganda. Sampel terdiri atas 100 karyawan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala budaya organisasi, work-life balance, dan keterlibatan karyawan serta retensi karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,381, nilai t hitung sebesar 6,847, dan signifikansi 0,000. Work-Life balance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, dengan koefisien regresi sebesar 0,208, t hitung sebesar 4,984, dan signifikansi 0,000. Selanjutnya, keterlibatan karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, dengan koefisien regresi sebesar 0,253, t hitung sebesar 4,772, dan signifikansi 0,000. Secara simultan, budaya organisasi, work-life balance, dan keterlibatan karyawan berpengaruh signifikan terhadap retensi karyawan (sig 0,000 < 0,05). Nilai R Square sebesar 0,538 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 53,8% variasi Retensi Karyawan, sedangkan 46,2% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.