Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Potensi Pengembangan Wisata Berkelanjutan: Studi Pada Hutan Kota Babakan Siliwangi Angelia Dewi; Elvana Amelia; Levina Ardelia; Shelsa Cahya Mawarni; Rini Andari; Rijal Khaerani
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v2i2.91

Abstract

Pariwisata berkelanjutan adalah strategi penting dalam menghadapi isu perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan, terutama di kawasan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wisata berkelanjutan di Hutan Kota Babakan Siliwangi dan merumuskan strategi pengembangannya. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif diterapkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan Babakan Siliwangi memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berkelanjutan berkat keanekaragaman hayati dan fasilitas ramah lingkungan, namun tantangan berupa urbanisasi dan kesadaran konservasi masih harus diatasi. Strategi pengembangan mencakup peningkatan fasilitas, edukasi lingkungan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga keberlanjutan ekologis, sosial, dan ekonomi.
Pengaruh Perceived Influencer Authenticity terhadap Visit Intention: Perbandingan pada Generasi Z dan Milenial Aura, Salsabilla; Yuniawati, Yeni; Khaerani, Rijal
Jurnal Manajemen Perhotelan Vol. 12 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jmp.12.1.45-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Influencer Authenticity terhadap Visit Intention dan membandingkan dampaknya di antara Generasi Z dan Milenial. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 249 responden yang merupakan pengguna media sosial. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan Multi-Group Analysis (MGA). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Perceived Influencer Authenticity secara positif dan signifikan mempengaruhi Visit Intention. Pada tingkat dimensi, Transparency dan Genuineness memiliki pengaruh yang cukup besar, meskipun Relatability tidak berpengaruh signifikan terhadap hasilnya. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan pengaruh antara Generasi Z dan Milenial, dengan menunjukkan pengaruh yang lebih nyata pada Generasi Milenial. Temuan ini menyoroti pentingnya transparansi dan keaslian dalam komunikasi influencer untuk meningkatkan efektivitas pemasaran digital di industri pariwisata.
Analisis Representasi Sosial dalam Wisata Religi Valeska, Salva; Setiyorini, Heri Puspito Diyah; Khaerani, Rijal
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 3 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i3.11789

Abstract

Religious tourism is growing as a very important social phenomenon, especially in communities that have a strong culture and religion. This growth has made religious places not only seen as sacred places, but also as tourist destinations that involve social interaction and the way people give meaning. This study aims to analyze the social picture of religious tourism and understand how visitors construct the meaning of religious tourist attractions based on their experiences. This research uses a qualitative method by collecting data through in-depth interviews and observations. The data were analyzed using social picture theory supported by phenomenological approaches and symbolic interactionism. The results of the study show that religious tourism is seen as a place that combines spiritual, cultural, social, and recreational aspects. Religious tourist attractions are considered not only as places of worship, but also as areas for contemplation, learning, socializing, and enjoying beauty. The image is formed through shared knowledge, individual experiences, and social interactions that occur while traveling. This study concludes that the social picture of religious tourism is variable and context-dependent, reflecting the ongoing negotiation between sacred values and tourism practices.