Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERANCANGAN KARAKTER GIM MENGENAI BIJAK BERINTERNET UNTUK MENGATASI CYBERBULLYING DI KALANGAN REMAJA Muhammad Farhan; Tiara Radinska Deanda; Muhammad Adharamadinka
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk dapat membantu seorang korban Cyberbullying diperlukan pemahaman tentangbagaimana Cyberbullying itu terjadi dan apa saja yang diperlukan oleh korban agar kita dapat memberi sebuah dukungan yang tepat. Dengan memahami arti dari Cyberbullying dan juga mentalitas dari pelaku dan juga korban diharapkan kita juga dapat mengurangi kasus Cyberbullying di Indonesia.Sebuah karakter yang dirancang dengan tepat dapat membuat sebuah koneksi emosional pada target audiens. Salah satu faktor yang memicu terjadinya sebuah koneksi emosional adalah representasi. Dengan representasi yang tepat dapat membantu korban Cyberbullying agar tidak merasa terkucilkan dan juga dapat membuka diri pada publik. dengan representasi dan pengaruh dari naratif diharapkan karakter gim tersebut dapat membangun sebuah koneksi emosional dan meningkatkan empati pada target audiens seperti yang diharapkan.Tujuan dari penelitian kali ini adalah untuk meningkatkan empati dari target audiens agar dapat peka terhadapt fenomena Cyberbullying. dengan media sebuah gim dengan desain karakter yang merepresentasikan dua sisi dari kasus Cyberbullying.Kata Kunci: Cyberbullying, representasi, emosional, empati, target audiens, pelaku, korban.
PERANCANGAN STORYBOARD ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA INFORMASI PELESTARIAN FUNGSI OBSERVATORIUM BOSSCHA DARI POLUSI CAHAYA Puti Salma Anindya; Yosa Fiandra; Muhammad Adharamadinka
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung menempati peringkat pertama sebagai kota di Indonesia dengan tingkat polusicahaya terburuk. Polusi cahaya menganggu proses pengamatan benda langit yang dilakukanoleh Observatorium Bosscha. Informasi tersebut masih jarang diketahui oleh masyarakat,termasuk remaja. Tidak ada polusi cahaya dalam kurikulum pendidikan menjadi salah satualasan pengetahuan remaja mengenai dampak polusi cahaya masih terbilang rendah. Selain ituremaja juga tidak menganggap polusi cahaya berbahaya. Salah satu cara penyampaian informasiyang menarik bagi remaja yakni dengan menggunakan film animasi. Dalam perancangan filmanimasi dibutuhkannya storyboard sebagai media visualisasi dari narasi. Oleh karena itu penulissebagai storyboard artist merancang storyboard animasi 2 dimensi dengan narasi visual yangdisesuaikan dengan khalayak sasar. Penulisan berfokus pada proses pembuatan storyboarddengan tujuan memberi informasi langkah mencegah polusi cahaya dan proses polusi cahayamempengaruhi pengamatan benda langit di Observatorium Bosscha. Penulisan ini disusundengan metode kualitatif dengan mengumpulkan data wawancara, studi literatur dan observasiyang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan naratif, deskriptif dan analisis visual.Kata kunci: Bosscha, Polusi Cahaya, Storyboard, Remaja