Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Value Chain Analysis of Prol Tape Cassava in Agroindustry in Jember Sari, Fennela Firman; Anindita, Ratya; Koestiono, Djoko
HABITAT Vol 28, No 1 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.039 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.1.2

Abstract

The purpose of the study was to analyze the mapping of prol tape value chain and the critical succes factor (CSF) to define effective strategyto improve the prol tape. The sampling methods were census and snowball sampling. The data analysis methods were mapping analysis, CSF, and benchmarking. The findings showed that the agroindustrial actors spent the highest amount of money in one production process, 2,278,999.75 rupiahs, and as the consequence got the least amount of profit, 862,292.25 rupiahs. According to the agroindustry, the most criticalfactors were taste, quality, and price, while those according to the consumers were taste, quality, and expired. The factor that had highest gap score was expired (0.97) followed by innovation (0.6) and supply (0.53). Therefore, the methods of upgrading to do were process upgrading (minimizing defects in raw materials), product upgrading (improving flavors, product diversification, mentioning expiration date and increasing supply), functional upgrading (increasing machine capacity for production) and chain upgrading (shifting the chain and not involving retailers, increasing the number of stores (outlets) in strategic locations, and buying raw materials directly from tape sellers).
Farmer Satisfaction Analysis on Pseudomonas Fluorescens (PF) Biological Agent Usage of Red Pepper Commodity (A survey conducted at Junrejo Village, Batu) Dirgantari, Ayuma Septidita; Anindita, Ratya
HABITAT Vol 28, No 2 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.462 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.2.9

Abstract

Consumer satisfaction is the level of feeling perceived after using a product or service that is very important for the company. The purpose of this study is to analyze the attributes considered and to analyze the level of satisfaction of chili farmers that use Pseudomonas fluorescens (PF) biological agents. This study uses Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI). The results reveal that there are 5 attributes of PF biological agents that the farmers choose, i.e. pest and disease control, eco-friendly, ease of application, instructions manual, and ease of obtaining. The result obtained from the calculation of CSI is 71%, so the chili farmers or the consumer are satisfied with PF biological agents.
Pengaruh Bauran Pemasaran (Produk, Harga, Tempat dan Promosi) Terhadap Kepuasan Pelanggan Berubah Menjadi Loyalitas Pelanggan Pada Coldplay Juice Soji Sari, Ita Purnama; Anindita, Ratya; Setyowati, Putri Budi
HABITAT Vol 29, No 2 (2018)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.647 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.2.7

Abstract

Produk minuman Coldplay Juice SOJI merupakan produk minuman yang baru dikalangan konsumen, permasalahan yang terjadi yakni tingkat bertahannya suatu produk baru yang hanya sebentar, dikarenakan kurangnya loyalitas konsumen terhadap suatu produk baru. Pemasaran terkait bauran pemasaran berdasarkan pada kesesuaian konsumen (produk, hraga, tempat dan promosi) berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan berubah menjadi loyalitas pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang pengaruh baurann pemasaran (produk, harga, tempat dan promosi) terhadap kepuasan pelanggan pada Coldplay Juice SOJI dan menganalisis kepuasan pelanggan berubah menjadi loyalitas pelanggan pada Clodplay Juice SOJI.  Penelitian menggunakan metode analisis Partial Least Square (PLS), Metode Partial Least Square (PLS) menghasilkan bahwa variabel produk, tempat dan promosi memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan dengan nilai p-value kurang dari 0.01, sedankan untuk variabel harga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan yang ditunjukkan dengan nilai p-value lebih dari 0.05. R-square pada penelitian ini menunjukkan angka 0.67 pada (Y1) memiliki arti bahwa pengaruh variabel produk, harga, tempat dan promosi terhadap kepuasan pelanggan adalah 67% dan sisanya 23% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini. R-square pada (Y2) menunjukkan angka 0.57 yang artinya bahwa variabel produk, harga, tempat, promosi dan kepuasan pelanggan adalah 57% dan 43% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini.
Analisis Kepuasan Petani Bunga Krisan Potong terhadap Insektisida X di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu Ramadhani, Febriana Dian Indranisa; Anindita, Ratya
HABITAT Vol 28, No 1 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.669 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.1.5

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepuasan dan sekaligus menganalisis tingkat loyalitas petani bunga krisan potong terhadap penggunaan insektisida X. Metode yang digunakan adalah metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI).Untuk mengukur tingkat kepuasan digunakan delapan variabel yaitu kinerja, keistimewaan tambahan, keandalan, kesesuaian dengan spesifikasi, daya tahan, serviceability, estetika, dan kualitas yang dipersepsikan. Kemudian untuk mengukur tingkat loyalitas, diukur dengan lima tingkatan loyalitas yaitu switcher, habitual buyer, satisfied buyer, liking the brand, committed buyer. Responden yang digunakan berjumlah 55 orang petani bunga krisan potong. Metode IPA menghasilkan rata-rata tingkat kesesuaian sebesar 104.53% dan menunjukan bahwa produk sudah dapat memenuhi harapan konsumen. Metode CSI menghasilkan tingkat kepuasan sebesar 71.6% dan termasuk dalam kriteria puas. Hasil analisis loyalitas menunjukan petani bunga krisan potong berada pada tingkat loyalitas liking the brand.
Potential Market Willingness to Pay Through Edutourism Plan at CV. Damarayu Malang District Mutiaristi, Like; Anindita, Ratya; Nugroho, Condro Puspo
HABITAT Vol 28, No 3 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.73 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.3.12

Abstract

Edutourism is a necessity for kindergarten school, and enteprise can develop edutourism for kindergarten school as their potential market. This fact is crucial to observe to encounter potential market with enteprise that can supply their needs and both can get profit from the edutourism. By that background, this research are going to find valuation of the edutourism plan by potential market willingness to pay (WTP), to know factors that influence potential market WTP and to know potential market segmentation that declare willing to pay the edutourism. This research uses quantitative approach, analyzed by contingent valuation method and logistic regression analysis. The potential market in this research are kindergarten school in Pakisaji sub-district that have outingclass program. The finding revealed that economic value of the edutourism is more than the price target. Factors that influence potential market WTP are teachers education background, school fee per month, and ability to pay. Segmentation of the edutourism plan are kindergarten school with standard teacher’s education background in bachelor degree, categorized in low price school fee and already have ability to pay the edutourism.
Analisis Volatilitas Harga Sayuran di Jawa Timur Laila, Aini Nur; Anindita, Ratya; Koerniawati, Tatiek
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.195 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2017.001.02.7

Abstract

Permintaan sayuran di Jawa Timur yang cenderung meningkat tidak didukung dengan adanya hasil produksi sayuran yang cenderung menurun. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya impor sayuran untuk mengatasi kebutuhan tersebut. Dengan adanya sistem perdagangan bebas, dimana pergerakan harga sayuran di pasar internasional yang cenderung tidak stabil dan tidak dapat diprediksi mengakibatkan ketidakstabilan harga serta fluktuasi harga sayuran yang tidak dapat diprediksi sehingga resiko yang dihadapi petani semakin tinggi. Jenis sayuran yang dianalisis terdiri dari 3 jenis sayuran yaitu: tomat, cabai dan bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui berapa besar nilai volatilitas tiap sayuran yang diamati dan pengaruh nilai volatilitas harga sayuran terhadap produksi sayuran di Jawa Timur. Data yang digunakan adalah data produksi sayuran (Kg) dan harga sayuran bulanan (Rp) selama 15 tahun mulai bulan Januari 1997 hingga Desember 2011. Data dianalisis dengan menggunakan uji standar deviasi, uji analisis kointegrasi dan uji ECM. Hasil penelitian antara lain: (1) Cabai mempunyai rata-rata nilai volatilitas terbesar mencapai 0.00031 persen, sedangkan rata-rata nilai volatilitas yang paling rendah yaitu nilai volatilitas tomat yang hanya bernilai 0.00010 persen. Selanjutnya komoditas bawang merah yang mempunyai rata-rata nilai volatilitas sebesar 0.00016 persen menunjukkan seberapa besar risiko kerugian dan ketidakpastian harga pada sayuran. (2) Volatilitas harga sayuran berpengaruh negatif terhadap produksi sayuran. Pada uji regresi didapatkan bahwa nilai koefisien tiap sayuran adalah bersifat negatif dengan hasil uji tomat, cabai dan bawang merah secara berurutan adalah sebesar -0.17, -3.44 dan -6.89. Selanjutnya pada uji kointegrasi didapatkan bahwa nilai t-Statistic lebih kecil daripada nilai t-Tabel (-1.65) dengan hasil uji tomat, cabai dan bawang merah secara berurutan adalah sebesar -2.97, -3.04, -2.86. Kemudian hasil uji ECM didapatkan bahwa dari semua komoditas diperoleh nilai ECT yang bernilai negatif dengan hasil uji tomat, cabai dan bawang merah secara berurutan adalah sebesar -0.60, -0.87, -2.84
Analisis Daya Saing Kopi Indonesia Baso, Ria Lestari; Anindita, Ratya
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.24 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2018.002.01.1

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan yang mempunyai kontribusi yang cukup nyata dalam perekonomian Indonesia, yaitu sebagai penghasil devisa, sumber pendapatan petani, penghasil bahan baku industri, penciptaan lapangan kerja dan pengembangan wilayah (Disbun, 2014). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif kopi Indonesia. Metode analisis yang digunakan yaitu Revealed Comparative Advantage dan Porter Diamond Theory. Hasil analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) menunjukkan bahwa kopi dari keempat negara memiliki keunggulan komparatif di atas rata-rata pasar dunia. Hasil analisis empat atribut Teori Berlian Porter dalam menyusun keunggulan kompetitif kopi Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan pada faktor kondisi terkait sumber daya alam dan memiliki kelemahan pada faktor kondisi terkait sumberdaya manusia, IPTEK, serta ketersediaan infrastruktur.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN DURIAN DI DESA WONOAGUNG, KECAMATAN KASEMBON, KABUPATEN MALANG Baladina, Nur; Anindita, Ratya; Putri, Ariani Rosidi
HABITAT Vol 22, No 1 (2011)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.248 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain : (1) Untuk menganalisis saluran pemasaran durian di Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. (2) Untuk menganalisis marjin pemasaran, distribusi marjin, dan share petani. (3) Untuk menganalisis efisiensi pemasaran dari sisi efisiensi harga dan efisiensi operasional. Hasil dari penelitian ini antara lain : (1) Terdapat delapan saluran pemasaran durian, yaitu: (I) Petani à Konsumen, (II) Petani à Pengecer lokal à Konsumen, (III) Petani à Penebas lokal à Konsumen, (IV) Petani à Tengkulak à Pengecer lokal à Konsumen, (V) Petani à Penebas lokal à Pengecer lokal à Konsumen, (VI) Petani à Penebas lokal à Tengkulak à Pengecer lokal à Konsumen, (VII) Petani à Penebas luar kota à Konsumen, dan (VIII) : Petani à Penebas lokalà Pengecer Luar Kota à Konsumen. (2) Tidak ada marjin dalam saluran pemasaran I karena pada saluran pemasaran ini, petani langsung memasarkan durian kepada konsumen, sehingga tidak ada lembaga pemasaran yang terlibat. Sedangkan total marjin pemasaran pada saluran pemasaran II sebesar Rp 2.261,50/buah; pada saluran pemasaran III sebesar Rp 4.257,50/buah; pada saluran pemasaran IV sebesar Rp 14.163,79/buah; pada saluran pemasaran V sebesar Rp 12.975,63,-/buah; pada saluran pemasaran VI sebesar Rp 17.975,-/buah; pada saluran pemasaran VII sebesar Rp 7.100,-/buah; sedangkan pada saluran pemasaran VIII sebesar Rp 18.039,50/buah. Share yang diperoleh petani pada saluran pemasaran II, III, IV, V, VI, VII, dan VIII adalah sebagai berikut: 86,03%; 64,32%; 44,78%; 37,17%; 29,92%; 61,83%; dan 29,85%. Dari hasil perhitungan analisis efisiensi harga, diketahui bahwa pemasaran durian di daerah penelitian sudah efisien, karena nilai selisih harga lebih besar daripada nilai rata-rata biaya transportasi dan biaya sortasi. Namun jika dilihat dari analisis efisiensi operasional, diketahui bahwa pada penebas lokal saluran pemasaran III, pengecer lokal saluran pemasaran IV, dan tengkulak saluran pemasaran VI belum efisien. Kata kunci: efisiensi, saluran pemasaran durian, marjin, share petani
KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT AGROINDUSTRI EMPING JAGUNG (Kasus di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang) Ramadhan, Syamsu; Anindita, Ratya; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 25, No 3 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.053 KB)

Abstract

Kelurahan Pandanwangi merupakan salah satu sentra agroindustri emping jagung dengan jumlah agroindustri terbanyak di Kota Malang. Diindikasikan bahwa koordinasi antar pelaku supply chain agroindustri emping jagung di Kelurahan Pandanwangi belum berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi dan menganalisis kondisi supply chain agroindustri emping jagung, dan 2) Mengukur kinerja supply chain management agroindustri emping jagung. Metode untuk menganalisis kondisi supply chain adalah menggunakan pendekatan hubungan jangka panjang sedangkan untuk mengukur kinerja supply chain management menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa pelaku supply chain agroindustri emping jagung terdiri dari beberapa pelaku yaitu petani, pemasok, agroindustri, pengecer dan konsumen, pencapaian kinerja supply chain agroindustri emping jagung adalah 66,28 persen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah koordinasi antar pelaku supply chain belum terjalin dengan baik dan kinerja supply chain management agroindustri emping jagung termasuk katageri advantage atau baik. kata kunci: supply chain, supply chain management, agroindustri
Analisis Permintaan Pangan Hewani Di Provinsi Jawa Timur Maulana, Chamim Rizaldi; Anindita, Ratya; Toiba, Hery
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.24

Abstract

Konsumsi pangan hewani di Provinsi Jawa Timur masih rendah jika dibandingkan dengan konsumsi pangan nabati yang mendominasi, sehingga perlu adanya sebuah kebijakan untuk memudahkan rumah tangga untuk meningkatkan konsumsi pangan hewani. Konsumsi pangan hewani seringkali dipengaruhi oleh pendapatan dari rumah tangga dan harga dari komoditi pangan hewani. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh dari pendapatan, harga dan karakteristik demografi terhadap konsumsi pangan hewani dan perbedaan antara wilayah pedesaan dan perkotaan, dimana permintaan pangan hewani akan diestimasi menggunakan model Quadratic Almost Ideal Demand System (QUAIDS) dan menganalisa sensitivitas rumah tangga terhadap pendapatan, harga dan karakteristik demografi melalui analisis elastisitas permintaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan dan harga berpengaruh terhadap konsumsi pangan hewani rumah tangga di Jawa Timur. Semua komoditi pangan hewani termasuk barang normal berdasarkan nilai elastisitas pengeluaran. Nilai elastisitas harga bernilai negative dan menunjukan bahwa keempat komoditas termasuk barang yang inelastic. Elastisitas harga silang kelompok pangan hewani di Jawa Timur menunjukan terdapat hubungan saling melengkapi atau komplementer dan. saling menggantikan atau substitusi antar komoditi pangan hewani. Perbandingan elastisitas pengeluaran dan harga (sendiri atau sialng) di perkotaan dan pedesaan di Provinsi Jawa Timur tidak jauh berbeda. Beberapa komoditas pangan hewani di wilayah perkotaan memiliki nilai elastisitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan pedesaan.