Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Dinamika Penerimaan Diri pada Istri Odha yang Tertular HIV di Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya Makassar Aisyah Aminy Anwar; Sitti Murdiana; Haerani Nur
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 3 No 2: Agustus (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i2.500

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan pengalaman istri menerima diri sebagai ODHA. Istri tertular virus dari suami dan baru mengetahui berstatus HIV saat suami tahap AIDS . Tujuan dari penelitian adalah mengetahui dinamika penerimaan diri istri yang tertular HIV dari almarhum suami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. Data dikumpulkan melalui proses wawancara, observasi serta dokumentasi kepada tiga istri yang tertular virus dari almarhum suami. Data lainnya diperoleh dari wawancara pada dua (2) significant others. Penelitian menggunakan analisis tematik sebagai teknik analisis data dan triangulasi sebagai verifikasi data. Hasil penelitian ditemukan 8 (delapan) fase mengenai dinamika ODHA dalam menerima diri yang meliputi diagnosis awal, reaksi awal, dampak reaksi, proses menerima, faktor penghambat serta pendukung, dampak serta makna menerima, dan pengalaman menjadi ODHA. Dukungan sosial serta kehadiran anak memberikan pengaruh positif pada ODHA hingga fase menerima diri.
Gambaran Burnout Pada Tenaga Kesehatan Rizky Chandra Oktaviani; Sitti Murdiana; Haerani Nur
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 3 No 2: Agustus (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i2.501

Abstract

Burnout akibat dari Covid-19 memiliki dampak terhadap kinerja tenaga kesehatan dalam menangani pasien Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tenaga kesehatan dalam menangani pasien Covid-19 di Indonesia yang meliputi tingkat burnout yang dialami ditinjau dari aspek demografis meliputi usia, jenis kelamin, lama bekerja, jenis pekerjaan dan wilayah tempat kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 372 tenaga kesehatan yang memiliki kriteria berpengalaman atau sedang menangani pasien Covid-19 pada beberapa di wilayah Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan alat ukur skala burnout. Burnout pada aspek cynicism lebih banyak dialami oleh responden laki-laki. Responden dengan masa kerja 4 tahun lebih tinggi mengalami burnout pada seluruh aspek yaitu, exhaustion, cynicism, ineffectiveness. Jenis pekerjaan dokter lebih tinggi mengalami burnout terutama pada aspek cynicism. Wilayah Bali mengalami burnout lebih tinggi pada aspek ineffectiveness. Implikasi pada penelitian ini yaitu, menjadi sumber informasi dan menjadi bahan acuan intervensi dalam menanggulangi burnout yang dialami tenaga kesehatan sehingga dapat mengantisipasi jika gejala tersebut muncul.
Hubungan Antara Harapan Mempertahankan Hubungan Terhadap Kecenderungan Toxic Relationship Pada Wanita Yang Pacaran Syamsidar HR; Eva Meizara Puspita Dewi; Haerani Nur
Arus Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2: Agustus (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v3i2.234

Abstract

Early adulthood is generally the stage of starting to like the opposite sex and committing to marriage. The desire to form a relationship with the opposite sex takes place with a relationship called dating. However, in the process of dating, things often happen that make couples uncomfortable with their partners and interfere or are often called toxic relationships. This study aims to determine the relationship between the hope of maintaining a relationship and the tendency of toxic relationships in women who are dating. The participants in this study were 461 women aged 18-25 years. The measuring instruments used in this study are adult hope scale and toxic relationship scale. The data analysis used in this study is spearman rank correlation which is processed using SPSS 24.0 for windows. The results of this study indicate that there is a significant relationship between the hope of maintaining a relationship and the tendency of toxic relationships in women who are dating. The significance value (p = 0.000) and the Spearman rank correlation (r = -0.494) indicate that there is a negative relationship between the variable hope of maintaining the relationship and the tendency of toxic relationships in women who are dating. This means that women who have high hopes of maintaining a relationship have a low level of toxic relationship tendencies when dating. Vice versa, if the hope of maintaining the relationship is low, the tendency of toxic relationships when dating is high. The implication in this study is to recommend to women aged 18-25 years, especially those who are in a dating relationship in order to avoid toxic relationships.
Harapan Orangtua Terhadap Anak: Eksplorasi Pada Nilai Anak (Value Of Children) Dan Perilaku Pengasuhan Haerani Nur; Eka Sufartianingsih Jafar
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 9, No 1 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v9i1.45983

Abstract

This study aims to explore why parents have certain expectations of their children, how these expectations then affect parenting behavior towards their children, and the value of children is found to be one of the concepts that can be used to explore parental expectations. This study uses a survey method, the researcher distributes a questionnaire with open-ended questions using a google form. Data were analyzed using open coding and axial coding. A total of 39 parents became respondents in this study. The results of data analysis found that in addition to economic values, psychological values, and social values, spiritual values were also found, depicted by the hope that by having children, someone prayed and became a form of piety. Spiritual values are the most dominant values, so taking time for children, getting used to discussions, building discipline, giving rules are the most mentioned themes that describe parenting behavior. The results of this study indicate the need for further research to explain how parenting behavior is if parents' expectations of their children are dominated by economic values, social values, or psychological values.
Reframing Hope: The Process of Adapting Mothers to Children with Down Syndrome after Receiving a Diagnosis Haerani Nur; Rohmah Rifani; Nurfitriany Fakhri
Journal of Educational, Health and Community Psychology VOL 13 NO 3 SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v13i3.29800

Abstract

This study aims to explore the experiences of mothers adapting after receiving a Down Syndrome (DS) diagnosis for their child. Utilizing a Heideggerian phenomenological approach, data was collected through in-depth interviews with 10 mothers of children with DS, focusing on their emotional responses, acceptance, and hopes. The analysis identified three main themes: initial reactions to the diagnosis and the resulting loss of hope, the process of acceptance, and managing hopes while adapting to the child's condition. The findings reveal the complex journey mothers undergo in restructuring their emotions and thoughts, underscoring the importance of diagnostic confirmation, social support, and spiritual beliefs in the acceptance process. This study contributes to a deeper understanding of mothers’ experiences following a DS diagnosis and offers insights for health professionals and support systems to better assist families during this critical period. The theme of “reframing hopes” emerged as central, facilitating mothers’ ability to adjust and maintain hope for their children’s futures.
Pengalaman Konversi Agama Pada Remaja Mualaf Nurfadilah Tarni; Widyastuti; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1: Desember 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i1.971

Abstract

Konversi agama bagi remaja merupakan momen yang krusial, meskipun demikian beberapa individu mengalami fenomena ini di usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor pemaknaan remaja terhadap pengalaman konversi agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan responden yang digunakan yaitu purposive sampling dengan analisis data yaitu teknik Interpretative Phenomenology Analysis. Verifikasi data penelitian yang digunakan yaitu teknik member check. Penelitian melibatkan tiga remaja yang berjenis kelamin perempuan, berusia 21 tahun. Hasil penelitian menemukan bahwa remaja melakukan konversi agama karena munculnya keraguan dalam dirinya dikarenakan pertanyaan tidak terjawab, membandingkan agama. Proses mencari dilakukan dengan mempelajari agama yang bertujuan untuk menemukan jawaban dari keraguan dalam diri. Setelah menemukan jawaban, remaja kemudian memutuskan untuk melakukan konversi agama sehingga menimbulkan berbagai reaksi penolakan dan kesulitan seperti diusir, dijauhi bahkan tidak diberikan biaya hidup. Setelah berbagai penolakan, remaja juga mendapatkan dukungan dari lingkungan yaitu teman seagama. Selain itu, remaja mendapatkan ketenangan batin ketika berada di agama Islam seperti saat mendengarkan kajian yang menyebabkan perasaan senang, lega dan merasa bahwa hidupnya lebih teratur. Selain itu, keimanan dan lingkungan menjadi faktor yang membuat individu yakin dengan agama Islam. Hal ini yang menyebabkan remaja tetap bertahan di agama Islam. Penelitian ini memberi gambaran mengenai pengalaman konversi agama dan alasan remaja bertahan di agama Islam walaupun menghadapi berbagai tantangan. Sehingga, implikasi dalam penelitian ini mampu memberi dukungan kepada remaja yang melakukan konversi agama.
Persepsi Laki-Laki Suku Jawa Terhadap Uang Panai’ Siti Nadiyah Sri Utami; Haerani Nur; Novita Maulidya Djalal
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1: Desember 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i1.1079

Abstract

Memilih pasangan adalah hal yang penting sebelum memasuki jenjang pernikahan. Namun terkadang untuk menikah dengan perempuan suku bugis terdapat beberapa tantangan salah satunya adalah Uang Panai’. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor persepsi uang panai’ bagi laki-laki suku jawa yang menikahi perempuan suku bugis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Responden penelitian berjumlah lima orang laki-laki yang bersuku jawa. Pengumpulan data menggunakan teknik Purposive Sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenologial Analisis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa individu memilih pasangan sesuai dengan kriteria yang ditentukannya tanpa melihat suku dari pasangannya. Adanya kecocokan merupakan salah satu faktor untuk memberikan kenyaman. Oleh karena itu, kenyamanan memberikan rasa cinta yang besar kepada pasangannya sehingga dapat memunculkan persepsi yang cenderung positif dan negatif. Kemudian laki-laki suku Jawa mempersepsikan uang panai’ sebagai keseriusan, bukti cinta, kewajiban adat, harga diri, dan hadiah/bantuan. Namun, hal tersebut juga dipengaruhi oleh adanya faktor penghambat dan pendukung. Faktor pendukung meliputi adanya dukungan dari keluarga. Kemudian faktor penghambat meliputi tidak adanya dukungan dari keluarga pihak laki-laki, timbul konflik dan adanya perbedaan status sosial.
Pengaruh Manajemen Waktu Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa yang Bekerja di Kota Makassar Dianty Nur Inayah; Muh Daud; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i2.1391

Abstract

Manajemen waktu pada beberapa mahasiswa yang bekerja seringkali menjadi kendala. Mahasiswa terkadang mengorbankan waktu kuliah untuk memenuhi tanggung jawab dalam bekerja. Hal ini juga berpengaruh terhadap prestasi akademik mahasiswa tersebut. Mahasiswa yang kurang baik dalam mengatur waktunya cenderung mengalami penurunan dalam hal prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa yang bekerja di kota Makassar. Responden pada penelitian ini berjumlah 89 mahasiswa yang bekerja di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan teknik analisis data regresi ordinal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan manajemen waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa yang bekerja di kota Makassar (negelkerke=0,154, p=0,005). Hal tersebut menandakan bahwa mahasiswa dengan manajemen waktu yang baik memiliki prestasi akademik yang baik. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk referensi bagi peneliti selanjutnya
Kepuasan Pernikahan Pada Istri Ditinjau Dari Motif Menikah Reski Amelia; Haerani Nur; Muhammad Nurhidayat Nurdin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3: April 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i3.1503

Abstract

Kepuasan Pernikahan merupakan perasaan subjektif yang dirasakan oleh individu dalam menjalani pernikahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kepuasan pernikahan ditinjau dari motif menikah Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan jenis pertanyaan terbuka serta dokumentasi berupa postingan foto sosial media. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik. Berdasarkan hasil temuan, peneliti menemukan bahwa individu memiliki motif yang berbeda ketika memutuskan untuk menikah, yaitu melupakan mantan pacar, ingin bebas dari keluarga, dan perjodohan tanpa cinta. Dalam pernikahan untuk mencapai kepuasan pernikahan dibutuhkan komunikasi, waktu luang bersama, aktivitas bersama, manajemen keuangan, anak-anak dan pengasuhan, kecocokan dengan keluarga pasangan, persamaan latar belakang, kesamaan peran, orientasi keagamaan, saling pengertian, adanya kebijaksanaa, kerjasama yang baik, dan pemecahan masalah yang baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bacaan baru bagi individu yang akan memutuskan untuk menikah agar tujuan menikah dapat dipahami sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
Kecenderungan Stockholm Syndrome pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Berpacaran di Kota Makassar Nurul Khairaat; Sitti Murdiana; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3: April 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i3.1510

Abstract

In several cases of dating violence, some of woman who are victims choose persist and even feel that they are a stronger attachment to their partner. This phenomenon is known as the Stockholm Syndrome. Graham, Rawlings, Ihms, Latimer, Foliano, Thompson, and Hacker (1995) explained that Stockholm Syndrome is a psychological paradox condition that creates a strong bond between victims and perpetrators of violence. This study aims to find out what situations support the emergence of Stockholm Syndrome in women victims of violence in dating who choose to survive. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection was done by interview and documentation. The research participants were six people, namely two subjects. The data were analyzed using a theory driven thematic analysis technique which refers to the theory of Graham, et al. Based on the results of the study, it was found that women victims of violence in dating experienced four situations that gave rise to stockholm syndrome in themselves, namely physical and psychological threats, small kindnesses given by their partners, isolation of victims from the outside world, and the inability of the victim to escape from the relationship.The results of this study can be used as a reference for formulating an intervention program for women who cannot leave a relationship full of violence.