Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Perbadaan Strategi Emotional Labor Terhadap Kepuasan Kerja Pada Customer Service Bank Toni Nugraha Jamaluddin.HB; Haerani Nur; Hadjar Nurul Istiqamah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4: Juni 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i4.1799

Abstract

Customer service bank merupakan sebuah posisi di perusahaan bank yang bertugas memberikan layanan terkait kegiatan usaha dan operasional bank dan melakukan kontak langsung dengan customer. Pekerjaan tersebut mengharuskan karyawan untuk menampilkan emosi yang sesuai dengan citra perusahaan demi mempertahankan kepuasan pelanggan. Aspek pekerjaan tersebut disebut emotional labor yang memiliki pengaruh dengan kepuasan kerja pada karyawan. Kepuasan kerja merupakan perasaan dan sikap positif atau negatif yang dimiliki oleh karyawan terhadap pekerjaannya. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kepuasan kerja adalah keterlibatan emosi atau penggunaan emotional labor. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji perbedaan strategi emotional labor terhadap kepuasan kerja pada customer service Bank. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa ada perbedaan strategi emotional labor terhadap kepuasan kerja pada customer service Bank. Responden pada penelitian ini merupakan 130 customer service Bank. Teknik sampling yang digunakan untuk penelitian ini adalah incidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala untuk mengukur kedua variable, yaitu kepuasan kerja (α=0,928) dan emotional labor (α=0,903). Proses analisis data dilakukan dengan uji analisis perbedaan Mann-Whitney U dengan hasil signifikansi 0.036. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan strategi emotional labor terhadap kepuasan kerja pada customer service Bank. Mengelolah emosi dan menyesuaikan emosi yang dirasakan dengan tuntutan perusahaan dapat meningkatkan kepuasan kerja, sehingga dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik dan menciptakan kondisi positif dalam lingkungan kerja serta mendatangkan peluang pada keberhasilan perusahaan.
Mekanisme Coping Pada Perempuan Penyintas Penyebaran Video Pornografi Mudmainnah Nur Rahmah HL; Widyastuti; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i1.2290

Abstract

Strategi coping merupakan upaya yang dilakukan individu dalam mengelola keadaan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme coping pada perempuan penyintas penyebaran video pornografi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden utama dalam penelitian ini adalah satu orang perempuan yang pernah mengalami penyebaran video pornografi dan satu responden tambahan yang berperan sebagai significant other, yaitu teman dekat dari responden penelitian. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara tidak berstruktur dan dokumentasi berupa hasil rekaman suara dan foto yang diambil oleh peneliti ketika melakukan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis tematik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dampak dari penyebaran video pornografi terhadap responden adalah munculnya perasaan malu, syok, dan korban mengalami kerugian immaterial berupa tekanan psikologis serta kondisi emosi yang tidak stabil seperti mengalami disfungsi di kehidupan sosial dan mengaku kehidupan pribadi yang dimiliki responden hancur. Hasil penelitian ini mendukung bentuk strategi coping yang dikemukakan oleh Lazarus dan Folkman, yaitu strategi coping yang berfokus pada emosi dan strategi coping yang berfokus pada masalah. Mekanisme coping yang dilakukan oleh responden penelitian dipengaruhi oleh faktor yaitu dukungan sosial, keterampilan sosial, dan keterampilan pemecahan masalah. Implikasi penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai proses mekanisme coping yang dilakukan oleh perempuan penyintas penyebaran video pornografi sebagai cara untuk bertahan dalam menjalani kehidupan.
Pengalaman Perempuan Dewasa Awal Diasuh oleh Ayah Dominan Otoriter Chichi Salwa; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i1.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan ayah menerapkan pengasuhan dominan otoriter, dampak yang dirasakan responden serta bagaimana responden mengatasi dampak negatif yang dirasakan dengan pengasuhan dominan otoriter. Responden dalam penelitian ini yaitu perempuan dewasa awal yang diasuh oleh ayah dominan otoriter. Significant other dalam penelitian ini ialah saudara dan ayah kandung responden. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan ayah responden menerapkan gaya pengasuhan dominan otoriter adalah karena adanya pengalaman di masa lalu sehingga menimbulkan perasaan khawatir dari pengalamannya. Responden merasakan dampak positif yaitu disiplin, hidup teratur dan pergaulan yang sehat, namun individu juga merasakan dampak negatif seperti tidak percaya diri dengan potensi yang dimiliki, serta berbohong. Responden mengatasi dampak negatif gaya pengasuhan yang diterapkan ayahnya dengan cara berusaha tidak melanggar aturan, berusaha menerima gaya pengasuhan yang diterapkan, namun belum mengetahui cara mengatasi rasa tidak percaya diri dan perilaku bohong. Penelitian ini diharapkan responden dapat pengetahuan tentang pola pengasuhan otoriter serta dampaknya serta cara mengatasi dampaknya bagi diri sendiri.
Pengaruh Husnuzan Terhadap Tingkat Stres Pada Ibu Hamil Primigravida Sarinah; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 6: Oktober 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i6.2359

Abstract

Stres pada masa kehamilan rentan dialami oleh ibu hamil primigravida karena sedikitnya gambaran terkait kehamilan membuat ibu hamil sering memikirkan hal negatif selama hamil, dan ketika terjadi stres yang intens atau berkepanjangan maka dapat memberikan dampak negatif kepada ibu hamil maupun janin yang dikandung. Pola berpikir positif dalam Islam yang dikenal dengan husnuzan merupakan salah satu coping stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh husnuzan terhadap tingkat stres pada ibu hamil primigravida. Subjek terdiri dari 162 ibu hamil primigravida yang beragama Islam di Sulawesi Selatan. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Skala yang digunakan adalah skala stres NuPDQ dan skala husnuzan, kemudian dianalisis dengan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh husnuzan terhadap tingkat stres pada ibu hamil primigravida sebesar (r) -0,524 dengan taraf signifikansi (p) 0,000. Husnuzan memberikan sumbangsih efektif sebesar 32% (R2= 0,321) terhadap stres, dan sisanya 68% oleh faktor lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini. Implikasi penelitian ini yaitu melalui sebaran poster digital ibu hamil bisa mengetahui bahwa husnuzan dapat digunakan sebagai salah satu upaya ibu hamil mengatasi stres selama masa kehamilan sehingga dampak negatif stres dapat diminimalisir.
ngaruh Kontrol Diri Terhadap Bentuk - Bentuk Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Hairunnisa Putri; Haerani Nur; Wilda Ansar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 6: Oktober 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i6.2393

Abstract

Perilaku seks pranikah sudah menjadi fenomena dan salah satu problematika yang terjadi di kalangan remaja. Salah satu faktor penyebab munculnya seks pranikah berdasarkan hasil penelitian adalah rendahnya kontrol diri pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kontrol diri terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja akhir. Subjek pada penelitian ini berjumlah remaja akhir berusia 18-22 tahun dengan status hubungan pernah atau sedang berpacaran dan berdomisili di Sulawesi Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan skala perilaku seksual yang diadaptasi oleh Putri (2021) dan skala kontrol diri yang diadaptasi oleh Safitri (2022). Hasil analisis korelasi spearman rho menunjukkan bahwa ada hubungan nilai r = -0,462 dan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien tersebut menunjukkan ada pengaruh negatif kontrol diri terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja. Artinya, semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah perilaku seksualnya, begitupun sebaliknya. Implikasi penelitian ini adalah perilaku seksual pranikah dapat di intervensi melalui peningkatan kontrol diri.
Emotional Maturity in Marriage: A Literature Review A Munawara Azzahra; Haerani Nur
PSYCHONESIA: JOURNAL OF PSYCHOLOGY Vol 1 No 2 (2025): Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to explore the relationship between emotional maturity and marital quality through a systematic review of 30 selected scientific articles. The findings reveal that emotional maturity positively correlates with marriage readiness, relationship harmony, marital adjustment, conflict management, and marital satisfaction. Furthermore, emotional maturity is influenced by factors such as family background, mental health, education, age, and premarital experiences. Interventions such as communication skills training, cognitive-behavioral training, and premarital counseling have been shown to be effective in enhancing emotional maturity among couples. These findings highlight the critical role of emotional maturity in building healthy and sustainable marital relationships and provide recommendations for developing more systematic premarital intervention programs. Future research is encouraged to adopt longitudinal approaches and to consider more diverse cultural and gender contexts. Keywords: emotional maturity, marriage readiness, marital satisfaction, marital adjustment, marital conflict
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesejahteraan Psikologis Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus: Studi Literatur Toni Nugraha Jamaluddin. HB Toni; Haerani Nur
PSYCHONESIA: JOURNAL OF PSYCHOLOGY Vol 1 No 2 (2025): Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify and analyze the factors influencing the psychological well-being of parents with children with special needs. It provides a theoretical basis for developing psychological support interventions for parents. The research method used was a literature review (library research) with thematic content analysis of 30 selected national and international articles. Articles were selected based on their relevance to the topic of psychological well-being and children with special needs. The results showed that internal factors influencing psychological well-being include resilience, self-adjustment, gratitude, self-control, stress coping, optimism, self-acceptance, parenting self-efficacy, and adversity quotient. External factors include family support, social support, quality of life, economic conditions, marital relationship quality, and social environment. The conclusion of this study is that the psychological well-being of parents of children with special needs is determined by the interaction of internal and external factors, which must both be considered to optimize psychological support efforts.
How Students from Dysfunctional Families Build Academic Resilience and What Helps Them along the Way: A Systematic Review Andi Nadia Qarirah Rafifah Alisyahbana; Haerani Nur; Muhammad Daud
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 02 (2025): Research Articles, August 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i02.5863

Abstract

The increasing prevalence of dysfunctional families poses challenges to students' academic performance. However, some students display academic resilience, maintaining achievement despite adversity. While most studies focus on Western contexts, this research explores how academic resilience is manifested and supported by protective factors within an Asian cultural context, where values may shape resilience differently. This systematic review followed PRISMA guidelines, examining eight peer-reviewed studies (2015-2024) across six Asian countries. Studies were identified through comprehensive database searches (Google Scholar, PsycINFO, Scopus, PubMed), selected based on rigorous inclusion criteria, and analyzed using structured narrative synthesis due to methodological heterogeneity. Academic resilience is manifested through sustained academic performance, learning motivation, emotional regulation, and independent decision-making despite family adversity. Protective factors operated at multiple levels: individual (self-efficacy, intrinsic motivation), familial (supportive relationships, authoritative parenting), educational (teacher support, school attachment), and sociocultural (collectivist values emphasizing education). These factors functioned interdependently, creating dynamic resilience systems shaped distinctively by Asian cultural contexts. Academic resilience in students from dysfunctional families, mainly in Asia, emerges through synergistic interactions between internal resources and external supports, and is profoundly shaped by Asian cultural values framing education as a familial duty. Educational institutions serve as critical resilience-fostering environments, underscoring the need for culturally-responsive interventions across ecological domains.
REKRUTMEN DAN SELEKSI STORE CREW DI PT. MIDI UTAMA INDONESIA, TBK. (BRANCH KENDARI) Amalia Seha Wulandari; Haerani Nur
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i3.62108

Abstract

PT. Midi Utama Indonesia, Tbk. This is a company that has a number of branches spread throughout Indonesia and of course requires quality human resources (HR). The increase in the number of shops in various regions has resulted in a shortage of store crew at the Alfamidi Branch Kendari shop, resulting in the productivity of each shop continuing to increase. This causes work overload. To reduce workload, of course the company must have a number of employees that suits the company's needs, which can be done through a recruitment and selection process. Recruitment and selection stages at PT. Midi Utama Indonesia, Tbk carried out by independent campus internship students, namely People plan, disseminating job vacancy information, administrative selection, HRD interviews, psychological tests, and digital footprint. From the recruitment and selection activities carried out during the internship period, 389 applicants were received in February, 540 applicants in March and 656 applicants in April. There were 309 prospective candidates who passed the administrative selection stage in February, 364 applicants in March and 172 applicants in April. There were 168 candidates who went through the interview and psychological test selection stages in February, 51 applicants in March and 80 applicants in April for store crew positions who would then be invited for the training process. At the end of the recruitment and selection process through to training, there were 54 applicants in February, 72 applicants in March and 41 applicants in April who graduated to become store crew for Alfamidi Branch Kendari.
Psikoedukasi Peran Resiliensi dalam Meningkatkan Work Life Balance pada Karyawan di Lingkungan Kerja M. Asri Rahman; Muh Farhan Hb; Haerani Nur; Faradillah Firdaus
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i3.72724

Abstract

Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan mengenai pentingnya resiliensi dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi (work life balance). Webinar dengan tema “Tangguh di Tempat Kerja: Strategi Menghadapi Tekanan, Tantangan, Target dan Mengelola Stres dalam Bekerja” ini dilaksanakan dengan metode penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi mandiri, serta evaluasi melalui pre test dan post test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep resiliensi, teknik pengelolaan stres, dan kemampuan menilai serta mengembangkan ketangguhan diri. Peningkatan tersebut dibuktikan melalui skor post test yang lebih tinggi dibandingkan pre test, serta tingginya antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman. Peserta juga melaporkan manfaat berupa meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga batas yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi tekanan kerja secara positif. Kesimpulannya, psikoedukasi ini efektif dalam membantu karyawan mengelola stres dan meningkatkan ketangguhan mental untuk mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik.