Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Project Citizen Model as Character Education Strengthening Sulistyarini Sulistyarini; Tri Utami; Hasmika Hasmika
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4 Number 1 March 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.405 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v4i1.1023

Abstract

This study aims to see the effectiveness of the use of the Project Citizen model as strengthening character education in the learning of Pancasila and Citizenship Education. This research is the experimental research. The model is applied to parallel class XII in State Senior High School (SMAN) 8 Pontianak. Class XII IPS 1 and class XII IPS3. Students of class XII IPS 1 were treated by learning the Project Citizen model and class XII IPS 3 by learning ordinary classical models (the teacher used the lecture and question and answer method). Character values seen are religious, independent, cooperation, integrity, and nationalist values. Based on the results of the t-test on the Expansion class and the Control class, the value of t sig (2-tailed) of 0.000 is smaller than 0.05 so that Ho is rejected. It means that there is a significant difference in strengthening character education in the experimental class using a project citizen model with control who use ordinary learning and effect size. From this study, it is known that the impact of enhancing character education in the XII IPS class of SMAN 8 Pontianak is equal to 1 in the high category, thus learning with the Project citizen model is effective as a reinforcement of character education.
PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN: STUDI ADIWIYATA Utami, Tri; Hasmika, Hasmika; Fitriana, Dina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3837

Abstract

ABSTRAKAdiwiyata merupakan upaya dari pemerintah untuk menciptakan generasi bangsa yang sadar dan memiliki rasa cinta dan tanggung-jawab terhadap lingkungan. Program adiwiyata menjadi program unggulan yang diterapkan di SMP Negeri 3 Pontianak, yang berpedoman pada konsep lingkungan kedalam Visi dan Misi sekolah yang bertujuan membentuk karakter peduli lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implemetasi karakter peduli lingkungan pada siswa SMP Negeri 3 Pontianak melalui program adiwiyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program adiwiyata di SMP Negeri 3 Pontianak diimplementasikan melalui kegiatan ekstra kurikuler sekolah dan profil sekolah (Khusus Penghijuan), di mana para siswa dapat merawat lingkungan sekolah guna menumbuhkan sikap dan wawasan lingkungan, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.Kata Kunci: Adiwiyata, Karakter, Peduli LingkunganABSTRACTAdiwiyata is an effort by the government to create a generation who are aware and have a sense of love and responsibility for the environment. The program of Adiwiyata is an excited program which is implemented in Junior High School 3 in Pontianak, that is guided by incorporating the concept of the environment into the school's Vision and Mission which aims to build character up caring for the environment. The purpose of this study is to analyze the implementation of the characters who are caring for the environment in Junior High School 3 students through the adiwiyata program. This study will use a qualitative approach with a descriptive research. The techniques of Data collection in this research are interviews, observation, and documentation. The results of the study will. show that the program of Adiwiyata at SMP Negeri 3 Pontianak is implemented through school extra-curricular activities and school profiles (specially green program), furthermore students’ environmental awareness will have attittudes and insights as well as possible.Keywords: Adiwiyata, Character, environmental care
Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Berbasis AI Bagi Siswa Man 1 Kota Pontianak Nur Fajrina Hidayati; Marinu Waruwu; Patrisia Rahayu Utami; Tri Utami; Ariyani Ramadhani
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i1.1116

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, kemampuan dalam menggunakan teknologi AI untuk membantu proses penulisan ilmiah menjadi semakin penting, khususnya dalam hal pengumpulan data, analisis, serta penyuntingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang berupa pelatihan penggunaan teknologi AI ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa di MAN 1 Pontianak dalam menyusun karya tulis ilmiah dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), serta mendukung peningkatan mutu akademik di lingkungan madrasah dengan mendorong pemanfaatan teknologi yang tepat guna. Konten pelatihan meliputi pengenalan dasar teknologi AI, pengaplikasian teknologi AI dalam penulisan akademik, serta teknik optimalisasi penggunaan teknologi AI dalam mempercepat dan memperbaiki kualitas karya tulis ilmiah. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat lebih produktif dan termotivasi dalam menghasilkan karya tulis ilmiah berkualitas. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam penulisan ilmiah berbasis teknologi serta peningkatan jumlah dan kualitas karya tulis ilmiah di MAN 1 Pontianak.
Pelaksanaan Pembelajaran Efektif Oleh Guru Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak Okta, Okta Putri; Sulistyarini; Shilmy Purnama; Bistari; Tri Utami
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i7.4218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran efektif oleh guru pada mata Pelajaran PPKn di SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah pihak sekolah, guru PPKn, Peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mengunakan tahapan-tahapan analisis data yaitu berupa pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran efektif oleh guru pada mata Pelajaran PPKn di SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak, pembukaan dengan salam pembuka, Berdoa, Memeriksa kehadiran peserta didik, tujuan pembelajaran, Penyampaian materi pembelajaran. Peran guru PPKn dalam menciptakan suasana pembelajaran efektif pada mata Pelajaran PPKn di SMA Kristen Abdi wacana Pontianak yaitu, sebagai Fasilitator, sebagai mediator, sebagai demonstrator, sebagai evaluator. Faktor Pendukung pelaksanaan pembelajaran efektif yaitu: Kompetensi Profesional guru, Kompetensi pedagogik, Kompetensi kepribadian, motivasi, dan komitmen mengajar, Kreativitas dan Inovatif. Adapun faktor pengambatnya, proses pelaksanaan pembelajaran yaitu, Sarana dan Prasarana, Perhatian Orang Tua, dan Keadaan Keluarga.
Integrasi Deep Learning dalam Kurikulum Berdampak: Transformasi Pendidikan Tinggi di Era Digital Kamaruddin, Ilham; Ismawirna, Ismawirna; Malintang, Jimmy; Utami, Tri; Sapulete, Heppy; Wardono, Boby Hendro
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.674

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya deep learning, telah membawa dampak signifikan pada dunia pendidikan tinggi. Integrasi deep learning dalam kurikulum berdampak bukan hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga mendorong transformasi pedagogi, personalisasi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini membahas pendekatan strategis untuk mengintegrasikan deep learning ke dalam kurikulum yang berorientasi pada dampak sosial, ekonomi, dan teknologi. Dengan metode studi literatur dan analisis kasus penerapan pada beberapa perguruan tinggi, ditemukan bahwa penerapan deep learning dalam kurikulum mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan kolaboratif mahasiswa. Selain itu, integrasi ini mempersiapkan lulusan untuk menghadapi tantangan dunia kerja di era digital dengan bekal kompetensi adaptif dan inovatif. Artikel ini merekomendasikan desain kurikulum yang holistik, kolaborasi lintas disiplin, dan pelatihan berkelanjutan bagi dosen untuk memastikan keberlanjutan transformasi pendidikan tinggi.
Strengthening the Character of Nationalism through School Culture at SMP Negeri 1 Serasan Timur Ariya Winandar; Amrazi Zakso; Thomy Sastra Atmaja; Sulistyarini, Sulistyarini; Tri Utami
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i3.3438

Abstract

This study aims to examine how the reinforcement of nationalism character is cultivated through school culture at SMP Negeri 1 Serasan Timur. The research employed a qualitative method with a descriptive approach. The subjects of this study were the principal, the vice principal for student affairs, the Civics Education teacher, and students. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the reinforcement of nationalism character is implemented through various routine activities, such as weekly flag ceremonies on Mondays, singing the national anthem before lessons, playing national songs during school hours, scout extracurricular activities, and commemorating Independence Day through carnivals and competitions. Spontaneous activities are reflected in teachers’ actions to resolve student conflicts, giving sanctions to students who engage in discriminatory behavior related to ethnicity, religion, or race, as well as acts of bullying, and in the solidarity of the school community when providing assistance to those affected by misfortune or visiting sick teachers and students. Role modeling is demonstrated by teachers through attitudes that do not discriminate based on ethnicity, religion, race, culture, or social status, as well as by promoting the use of local products and consistently using the Indonesian language within the school environment. Conditioning is also evident in the display of the President, Vice President, and National Emblem photographs, along with the implementation of wearing batik and traditional Malay attire at school.
Penguatan Karakter Disiplin Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran PKN Kelas XII IPS 2 di SMA Negeri 6 Pontianak Yesianti, Franciska; Franciska Yesianti; Syamsuri; Sulistyarini; Tri Utami
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i2.4870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya penguatan karakter disiplin peserta didik dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan PKN kelas XII IPS 2 di SMA Negeri 6 Pontianak, serta faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data terdiri dari peserta didik, guru PKN, dan Kepala Sekolah di SMA Negeri 6 Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter disiplin telah dilaksanakan dengan baik melalui penerapan sistem reward dan punishment oleh guru PKN. Reward berupa pujian, affirmasi dan penambahan nilai diberikan kepada siswa yang mematuhi tata tertib, sedangkan punishment berupa teguran, peringatan dan pengurangan nilai diterapkan bagi yang melanggar. Indikator sikap disiplin peserta didik terlihat dari tepat waktu dan tidak pernah terlambat, menaati tata tertib dalam kegiatan pembelajaran, memperhatikan kegiatan pembelajaran, melaksanakan perintah dan tugas guru, serta menjaga sopan dan santun dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung antara lain keteladanan guru, pengetahuan guru, pengalaman pribadi guru, dan sarana prasarana yang memadai. Namun, terdapat juga faktor penghambat seperti internal peserta didik, pengaruh lingkungan sekitar, faktor pendidik, dan pengaruh teknologi yang dapat mengganggu fokus siswa. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya penguatan karakter disiplin dalam pembelajaran PKN serta implikasi bagi pengembangan strategi pendidikan yang lebih efektif.
PENGUATAN NILAI KEBANGSAAN YANG BERSUMBER DARI PANCASILA DAN UUD NRI TAHUN 1945 PADA GENERASI MUDA DI DESA KONSTITUSI MEKAR SARI KABUPATEN KUBU RAYA Atmaja, Thomy Sastra; Sulistyarini, Sulistyarini; Purnama, Shilmy; Utami, Tri
Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/djpkm.v2i3.87777

Abstract

Kegiatan PKM ini dilaksanakan karena dilatarbelakangi   oleh fenomena lemahnya karakter pemuda (generasi muda) serta prilaku negatif yang dilakukan oleh generasi muda akhir-akhir ini. Seperti yang terjadi di Kota Pontianak pada 18 Mei 2023 tertatat seorang siswa Sekolah Dasar menjadi korban perundungan oleh teman-temannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan penguatan pemahaman warga negara muda terhadap nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Adapun hasil dari kegiatan PKM ini yakni terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran generasi muda (remaja) terhadap nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 serta isu-isu prilaku menyimpang yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Pengetahuan dan pemahaman tersebut meliputi konsep Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, sejarah dan kebangsaan, keutuhan NKRI, pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI dalam kehidupan sehari-hari, hak dan kewajiban warga negara, rasa cinta tanah air, prinsip demokrasi, nilai-nilai keadilan sosial, jenis dan penyebab perilaku menyimpang, dampak negatif prilaku menyimpang, cara mencegah dan mengatasi prilaku menyimpang, berperan aktif dalam kehidupan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dan media digital secara bijak/positif.
Tradition of Saprahan as a Learning Resource for Civic Education in the Era of Globalization to develop Citizenship Skills Utami, Tri; Sulistyarini, Sulistyarini
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 Number 1, 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i1.6838

Abstract

This study aims to determine how the Saprahan tradition in Sepinggan Gelik Sambas Regency can be a learning resource for Citizenship Education and can develop citizenship skills. The type of research used in this research was qualitative research. The data collection techniques used in this research was interviews, observation and documentation. The values contained in the Saprahan tradition was he values of mutual cooperation, unity, simplicity, and religion. The values contained in the Saprahan tradition can be an effective learning resource in civic education. Integration of Saprahan values in learning can build active community participation in social life.
Strategi Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana Kamlasi, Anjulin Yonathan; Utami, Tri
Education For All Vol 5 No 2 (2025): OCTOBER
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/efapls.v5i2.24719

Abstract

The lack of understanding of national insight among the younger generation, amid the rapid pace of globalisation and developments in information technology, poses a major challenge to the continued integrity of the nation and state. The strategy to strengthen national awareness among students of the Pancasila and Citizenship Education Study Programme (PPKn) at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) of Nusa Cendana University (Undana) is a concrete step in shaping national character and increasing students' awareness of nationhood and statehood. The purpose of this study is to analyse the strategy for strengthening of national awareness among students of the PPKn programme at FKIP Undana. The method used in writing this article is descriptive qualitative, with an emphasis on library research. Library research is a method of data collection by reviewing and analysing various relevant written sources, such as books, journals, and documents, in order to gain a general understanding and theoretical basis of the topic being studied. The results of the study show that the strategy for strengthening the national awareness of students in the PPKn FKIP Undana study programme is carried out through various activities such as integration into the curriculum, extracurricular activities and student organisations, active involvement in community service activities, and the use of technology and social media. Through these various activities, students not only understand national values theoretically, but are also able to apply them and become agents of change who can implement national values in social and educational life.