Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Geografi

KEHIDUPAN SOSIAL PENAMBANG EMAS DI KELURAHAN PASAR HILIR KECAMATAN PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Helfia Edial; Deded Chandra
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.761 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, mengolah, menganalisis dan membahas tentang Kehidupan Sosial Masyarakat Penambang Emas Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal ditinjau dari: 1) hubungan kekerabatan masyarakat penambang emas, 2) cara pandang penambang emas terhadap pergaulan masyarakat, 3) cara pandang penambang emas terhadap budaya gotong royong masyarakat, 4) kehidupan rumah tangga masyarakat penambang emas. Jenis penelitian ini tergolong pada penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang memiliki profesi sebagai penambang emas di Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan. Sampel penelitian diambil dengan teknik Proportional Random Sampling yakni pengambilan sampel dari anggota populasi dengan menggunakan acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi. Pengumpulan data menggunakan angket terbimbing, Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode Likerts Summated Rating (LSR), dengan menggunakan 5 (lima) kategori jawaban setiap jawaban responden menggunakan interval 1 sampai dengan 5.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Kehidupan Sosial Masyarakat Penambang Emas Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal sebagai berikut: 1) Hubungan kekerabatan masyarakat penambang emasdalam kategori baik dengan skor 1890, 2) Cara pandang penambang emas terhadap pergaulan masyarakat dikategorikan cukup baik dengan skor rata-rata 1442, 3) Cara pandang penambang emas terhadap budaya gotong royong masyarakat dikategorikan cukup baik dengan skor rata-rata 1434, 4) Kehidupan rumah tangga masyarakat penambang emas dikategorikan baik dengan skor rata-rata 841.
PEMANFAATAN CITRA LANDSAT 8 UNTUK PEMETAAN EKOSISTEM MANGROVE DI KOTA PADANG Hendry Frananda; Deded Chandra
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.923 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss1/310

Abstract

Pemetaan ekosistem hutan mangrove selama ini banyak dilakukan secara terestrial dan belum banyak memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Kelemahan metode terestrial untuk pemetaan ekosistem hutan mangrove bila dibandingkan dengan memanfaatkan data penginderaan jauh adalah lebih baik dari segi waktu, biaya dan tenaga, sementara kelebihan secara terestrial adalah tingkat akurasi yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana data penginderaan jauh dapat dimanfaatkan dalam memetakan ekosistem hutan mangrove dan juga menghitung luasan dan persebarannya di wilayah administrasi Kota Padang Sumatra Barat. Uji akurasi dilakukan untuk proses reinterpretasi dan perbaikan, sehingga dapat diketahui tingkat akurasi dari citra LANDSAT 8 yang digunakan dalam penelitian ini. Komposit 563 dan 567 pada citra Landsat 8 dianggap dapat menonjolkan aspek perbedaan hutan mangrove dengan hutan non-mangrove, Pantulan spektrak ekosistem mangrove berbeda dengan vegetasi non-mangrove, sehingga secara visual dan digital cukup mudah membedakan antara vegetasi mangrove dan vegetasi non-mangrove. Hasil interpretasi citra Landsat 8 dan uji lapangan, diketahui ekosistem mangrove di wilayah Kota Padang hanya terdapat pada Kecamatan Bungus Teluk Kabung dan tidak tumbuh pada Kecamatan lain. Luas ekosistem mangrove seluas 84 Hektar.
PEMETAAN KONDISI TUTUPAN TERUMBU KARANG DI KAWASAN MANDEH KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATRA BARAT Hendry Frananda; Deded Chandra; Fitri Mudia Sari
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.736 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss1/323

Abstract

KawasanTelukMandeh atau Taman Nasional LautMandehterletakkecamatan Koto XI TarusanKabupatenPesisir Selatan. Kawasan Mandeh memiliki potensi yang beragam terutama adalah potensi wisata bahari seperti wisata pantai, snorkling dan selam (diving). Fungsi terumbu karang dalam berbagai aspek sangat penting, dari aspek fisik, kimia, ekologis, sosial, ekonomi, dan aspek lain.Tujuanpenelitianuntukmelihattingkattutupandankesehatanterumbukarang di KawasanMandeh, danjenis-jenisterumbukarang yang terdapat di kawasanini, selainitukelimpahan biota megabenthosdanikankarangjugadihitungsebagai data pendukungkeseharanterumbukarang. Metode yang digunakandalampengumpulan data adalah LIT (Line Intersept Transect), ditentukan 3 stasiunpengamatandanmasing-masingstasiundiambil data pada 2 kedalaman yang berbedayaitukedalaman 3 meter dan 10 meter.Diketahui tutupan karang hidup pada stasiun I (PulauMarak) sebesar 21,4 %, stasiun II (Kapo-kapo) 24 %, dan stasiun III (PulauSetan) padakedalaman 3 m sebesar 47,13 %. Genus Diadema (Bulu Babi) merupakankelimpahanmegabenthostertinggidan paling banyakditemuipadastasiun II mencapai8500individu/ha, danjenisDrupella/Gastropodapada CB/ACB merupakanjenismegabenthos yang paling sedikitditemuidanhanyaditemuipadastasiun I yaitusebesar 200 individu/ha. Dijumpaiikankarangsebanyak 39 jenis, IkanNeopomacentrusazysronmerupakanjenisikankarang yang memilikikelimpahan yang tertinggidibandingkanjenisikankarang lain yaitusebesar 6094 individu/ha. Kelimpahanjenisikanekonomispenting (target) yang ditemukanpadaketigastasiuntersebut 1267 individu/ha, Kelimpahanjenisikanindikator yang ditemukanpadaketigastasiuntersebut 520 individu/ha. Kondisikualitasperairanmasihtergolongbaikdenganhasilpengamatansebagaiberikutsuhu 30,33 0C, kecerahan 5 m, sanilitas 33,33 0/00, pH 8.
PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP KARYAWAN DI PLTD SENTRAL II PT. SEMEN PADANG Deded Chandra
JURNAL GEOGRAFI Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.444 KB)

Abstract

Abstract This research aim to analyze the noise intensity in PLTD Sentral II PT Semen Padang. Analysing physiological trouble, psycological trouble, trouble of communication and hearing trouble from noise to employees in PLTD Sentral II PT Semen Padang. This research have the character of quantitative descriptive that is see the noise intensity and its influence to employees in PLTD Sentral II PT Semen Padang. For the data of noise intensity conducted by measurement use the appliance of sound level metre and while for the data of employees feeling noise influence conducted by giving kuisioner. Analyse the data use the analyse of univariat and bivariat. Result of measurement of noise intensity in PLTD Sentral II PT Semen Padang by using appliance of sound level metre at five visible measurement dot that its intensity have exceeded the value float the boundary specified for the workplace of by ministrial decree of labour No 51/Men/1999 that is 85 dB (A). physiological trouble of laboring employees in PLTD Sentral II PT Semen Padang the field got that experiencing of physiological trouble with the sigh at most happened that is headache. Psycological trouble of laboring employees in PLTD Sentral II PT Semen Padang the field got that experiencing of psychological trouble with the sigh at most happened that is concentration less in working caused by his is clunk. Laboring employees communications trouble in PLTD Sentral II PT Semen Padang got that experiencing of communications trouble with the friends work to scream. Laboring employees hearing trouble in PLTD Sentral II PT Semen Padang got by that experiencing of hearing trouble with the sigh which is at most happened by that is ear often felt to be stuffed up.