Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

BUSINESS PROPOSAL PREPARATION AND FINANCIAL REPORT ANALYSIS OF MSME ACTORS TO USE GROWING COMMUNITY INCOME IN SUBDISTRICT DAU, MALANG RAYA Hernanik, Nova Dwi; Doloksaribu, Tio Ariella
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 3 No. 4 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijomral.v3i4.239

Abstract

In Indonesia, micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) play a significant role. MSMEs have demonstrated their resistance to internal crises and their perseverance. Additionally, a pandemic occurs. MSMEs are anticipated to recover from COVID-19, particularly among the District Dau Regency's MSME performers who are underprivileged in fields that include crafts, farming, fishing, and cooking. The group was selected due to the highest number of MSMEs in the Dau Malang Regency. And the region's plentiful natural resource, Power Natural (HR), is a potency source. The purpose of this study is to investigate and evaluate the efficacy of effort accompaniment in the creation and analysis of business proposals. Report Finance MSME Actors in the District of Dau so that they might serve as models and transform his company into a financially strong individual who can commit significantly to national finance. The study field (field research) method was applied, and one MSME actor and the head village (or that known program village) in each of the five chosen villages were directly interviewed
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Barokah” melalui Inovasi Pembuatan Produk Olahan Nanas di Desa Semen Kec. Gandusari Blitar Sungkawati, Endang; Yuniwati, Eny Dyah; Hernanik, Nova Dwi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v8i2.6564

Abstract

Pineapple is a leading commodity in Semen Village, Gandusari District, and Blitar Regency. One of its varieties, Banasari Pineapple, is known to have yellow flesh and high water content. Currently, processed pineapple products from Blitar are still limited and lack variety. The problem is that the fresh and abundant pineapple from the harvest in Semen Village has not been widely processed; it is only sold fresh, and pineapple juice is produced by KWT "Barokah." Marketing by UMKM "Srikandi Sejati". The service aims to improve the welfare of village communities by empowering women by strengthening production and the creative economy, strengthening institutions, and developing human resources. Therefore, processed pineapple products were diversified, including pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. This diversification process begins with a preparation stage, which includes a location survey and initial discussion with the "Barokah" Women Farmers Group (KWT). In addition, the licensing process is carried out before the socialization of the manufacturing of processed products. This activity includes processing simulations and assistance by the partner team. The products produced include pineapple dodol, jam, pie, melon, and sticks. The evaluation results showed that more than 75% of the partner team members strongly agreed that the implementation of this activity was by expectations based on several assessment parameters provided. These processed products have commercial value.ABSTRAKNanas adalah komoditas unggulan dari Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Buah nanas asal Banasari memiliki daging buah berwarna kuning dan kandungan air yang tinggi. Namun, saat ini produk olahan berbahan baku nanas Blitar masih terbatas dan kurang beragam. Permasalahannya hasil nanas yang segar, dan melimpah dari hasil panen di desa Semen, belum banyak diolah, hanya  di  jual  segar  dan  ada  sari  minuman  nanas  yang  di  hasilkan  oleh  KWT ”Barokah”. Pemasarannya oleh UMKM “Srikandi Sejati”.   Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan wanita melalui penguatan produksi dan penguatan ekonomi kreatif, penguatan kelembagaan dan pengembangan sumberdaya manusia. Oleh karena itu, dilakukan diversifikasi produk olahan nanas yang mencakup dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Proses diversifikasi ini dimulai dengan tahap persiapan yang meliputi survei lokasi dan diskusi awal dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) "Barokah". Selain itu, proses perizinan juga dilakukan sebelum melaksanakan sosialisasi pembuatan produk olahan. Kegiatan ini mencakup simulasi pengolahan serta pendampingan oleh tim mitra. Produk yang dihasilkan terdiri dari dodol nanas, selai nanas, pie nanas, molen nanas, dan stik nanas. Berdasarkan hasil evaluasi, lebih dari tiga perempat anggota tim mitra menyatakan sangat setuju bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah memenuhi harapan mareka, sesuai dengan beberapa parameter penilaian yang di berikan.  Selain itu, produk-produk olahan yang di hasilkan juga memiliki nilai komersial yang baik.
The Relationsip Between Corporate Social Responsibility Through Financial Reporting Quality FIRDAUS, Rizalnur; DOLOKSARIBU, Tio Arriela; HERNANIK, Nova Dwi
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 2 No. 3 (2021): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Nov
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v2i3.117

Abstract

This study aims to examine the impact of Corporate Social Responsibility on the Quality of Financial Reporting in manufacturing companies in Indonesia. The research sample consisted of 75 manufacturing companies that were observed from 2017 to 2019. This study uses a regression data panel to test the effect of Corporate Social Responsibility (CSR) which is calculated by using a dummy variable on the Quality of Financial Reporting (FRQ) which uses a measure consisting of value relevance (VR), acrual quality (AQ) and earning persistence (EP). The results of research on manufacturing companies in Indonesia indicate that there is a positive and significant relationship between Corporate Social Responsibility and value relevance. The results of research on manufacturing companies in Indonesia indicate that there is a positive and significant relationship between Corporate Social Responsibility and accrual quality. The results of research on manufacturing companies in Indonesia show that there is a positive and significant relationship between Corporate Social Responsibility and earning persistence.
OPTIMALISASI DIGITAL MARKETING MELALUI E-COMMERCE (PRESTASHOP) SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN KAIN TENUN IKAT BANDAR KOTA KEDIRI Zakaria, Nizar; Saptaria, Lina; Afrianto, Dadang; Buniarto, Edwin Agus; Hernanik, Nova Dwi
Arthavidya Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol 26 No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/a.v26i1.494

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pemasaran menjadi kebutuhan penting bagi para pelaku usaha untuk mencapai efisiensi dan kinerja bisnis yang berkelanjutan. Strategi pemasaran maupun promosi produk kain tenun ikat Bandar Kota Kediri dinilai kurang sesuai dengan era digital,dan masyarakat pengetahuan. Permasalahan yang dihadapi oleh paguyuban diantaranya : banyak pelanggan yang belum mengetahui informasi tentang keunggulan produk, tidak mengenal merek produk yang ditawarkan, kurangnya minat beli konsumen terhadap produk, dan masih terbatasnya jangkauan pemasaran produk. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem e-commerce menggunakan Prestashop dan implementasinya untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital komunitas tenun ikat Bandar ikat Kota Kediri. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara. Analisis perancangan dan implementasi sistem menggunakan pendekatan sedikit demi sedikit (efisiensi, informasi, ekonomi, pengendalian, efisiensi, keamanan). Hasill penelitian ini berupa desain sistem e-commerce yang telah dimanfaatkan oleh paguyuban sebagai sarana promosi dan penjualan. Para informan yang terdiri dari 4 pakar (ahli) dan 2 anggota paguyuban maupun konsumen telah melakukan penilaian bahwa sistem e-commerce yang dirancang menggunakan PrestaShop efektif dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Implikasi dari penelitian ini yaitu memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pemasaran digital yang efektif bagi pelaku UMKM tenun ikat Bandar Kota Kediri.
INOVASI DESAIN KEMASAN KERUPUK IKAN DENGAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN Zamzam, Nurali Agus Najibul; Saptaria, Lina; Hidayati, Nur; Marga, Aktasyah Sanghika; Hernanik, Nova Dwi
Arthavidya Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol 26 No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/a.v26i1.495

Abstract

Desain kemasan produk makanan berperan penting dalam menciptakan motivasi pembelian sehingga berdampak pada peningkatan hasil penjualan. Produk makanan kerupuk ikan merek “Rizky” belum memiliki desain kemasan yang memenuhi persyaratan unsur visual dan fungsional sehingga kurang mampu menarik minat beli konsumen dan meningkatkan hasil penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan inovasi desain kemasan produk krupuk ikan Rizky menggunakan metode QFD. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data berupa wawancara dan kuesioner yang diberikan kepada 60 konsumen. Penelitian ini menghasilkan inovasi desain kemasan kerupuk ikan yang memenuhi nilai estetis dan fungsional. Berdasarkan metode QFD diperoleh lima prioritas kebutuhan kemasan sesuai harapan konsumen antara lain : 1) Warna, bentuk, merek, huruf, tata letak, logo, gambar, dan ilustrasi, 2) Harga kemasan, 3) Kemasan memuat narasi promosi dan kelengkapan label, 4) Kemudahan penyimpanan dan distribusi, 5) Variasi bentuk kemasan. Untuk menghasilkan desain kemasan yang modern, dilakukan tindakan teknis berupa desain grafis dan komunikasi visual, pemilihan tempat percetakan, analisis ekonomi, dan melengkapi kebutuhan label kemasan. Inovasi desain kemasan yang baru dapat menghasilkan peningkatan jumlah penjualan sehingga meningkatkan keuntungan pengusaha.
FGD SEBAGAI MEDIA PEMBERDAYAAN MAHASISWA DALAM MENGIDENTIFIKASI PELUANG PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN LOKAL PADA PROGRAM MBKM KEWIRAUSAHAAN ., Rahayu; Hernanik, Nova Dwi; Dwihandoko, Toto Heru; Bahri, Syaiful; Doloksaribu, Tio Arriela
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): In Progres
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v10i1.796

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kewirausahaan bertujuan meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui pengalaman belajar yang berbasis praktik. Namun, sebagian mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi peluang usaha yang berasal dari potensi pangan lokal di lingkungan sekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan mahasiswa peserta Program MBKM Kewirausahaan dalam mengidentifikasi peluang pengembangan produk pangan lokal melalui Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan melibatkan 25 mahasiswa peserta MBKM Kewirausahaan dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan FGD, dan evaluasi. Data diperoleh melalui hasil diskusi kelompok, lembar refleksi peserta, dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi berbagai potensi pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, seperti gembili, uwi, singkong, talas, jagung lokal, dan minuman herbal tradisional. Selain itu, peserta berhasil merumuskan berbagai ide bisnis inovatif serta strategi pengembangan usaha berbasis digital. Kegiatan FGD juga meningkatkan pemahaman peserta mengenai potensi pangan lokal, peluang kewirausahaan, dan tantangan pengembangan usaha. Dengan demikian, FGD terbukti efektif sebagai media pemberdayaan mahasiswa dalam mengembangkan wawasan kewirausahaan berbasis potensi pangan lokal.