Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendampingan Tata Kelola Pelayanan Publik Berbasis AUPB Pada Pemerintahan Desa Patani, Kec. Mappakasunggu Kab. Takalar Irfan Syafar; Muhtar Muhtar; Firmansyah Firmansyah; Andika Wahyudi Gani; Hadyan Hashfi
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/78eb7626

Abstract

Pelayanan publik pada tingkat desa merupakan bentuk kehadiran negara yang paling dekat dengan warga. Dalam praktiknya, pelayanan pemerintah di tingkat desa masih menghadapi sejumlah persoalan diantaranya belum optimalnya standar pelayanan, terbatasnya keterbukaan informasi, belum seragamnya prosedur, serta rendahnya internalisasi Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) dalam tindakan administratif aparatur desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola pelayanan publik di Pemerintahan Desa Patani, Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar melalui pendampingan berbasis AUPB. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah awal, penyuluhan hukum, focus group discussion, bimbingan teknis penyusunan instrumen pelayanan, pendampingan implementasi, dan evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, serta telaah dokumen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman aparatur desa mengenai legalitas, kepastian prosedur, keterbukaan, kecermatan, dan akuntabilitas pelayanan. Luaran kegiatan berupa tersusunnya standar pelayanan sederhana, alur pelayanan, media informasi layanan, dan instrumen evaluasi pelayanan berbasis AUPB. Kebaruan artikel ini terletak pada operasionalisasi AUPB bukan hanya sebagai asas normatif, tetapi sebagai perangkat evaluatif dan teknis dalam pembenahan pelayanan publik desa.
Imlementasi Pendidikan Wawasan Kebangsaan dalam Meningkatkan Kesadaran Berbangsa di kelas X Athirah Makassar Fediyatun Muntazarah; M. Yunasri Ridhoh; Muh. Khaedir; Irfan Syafar; Sukri Badaruddin
AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Akselerasi Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70210/ajpm.v3i1.119

Abstract

Pendidikan wawasan kebangsaan memiliki peranan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, cinta tanah air, dan memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas X Sekolah Islam Athirah Makassar terhadap wawasan kebangsaan melalui metode Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini melibatkan 120 Siswa dan Berlangsung selama 1 Hari.  FGD dipilih sebagai pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini yang memungkinkan interaksi aktif, diskusi terbuka, serta refleksi terhadap nilai-nilai kebangsaan seperti persatuan, toleransi, tanggung sosial, dan cinta tanah air. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah mengikuti program ini, siswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain  itu, kesadaran mereka terhadap pengaruh media sosial juga meningkat, sehingga mereka lebih kritis dalam menyaring informasi yang dapat memengaruhi sikap kebangsaan mereka. Melalui sesi Refleksi, siswa menyatakan bahwa mereka lebih memahami pentingnya kebhinnekaan serta memiliki kesadaran lebih tinggi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Analisis Hukum Atas Standar Harga Satuan dan Analisis Standar Belanja Pemerintah Daerah: Implikasi terhadap Efisiensi, Transparansi, dan Potensi Sengketa Pengadaan di Kota Makassar Irfan Syafar; Firmansyah
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5668

Abstract

This study examines the tendencies of the Unit Price Standard (SHS) and the Spending Standard Analysis (ASB), which are still positioned as budgetary administrative instruments. The method used is normative legal research with legislative, conceptual, and case approaches, based on various regulations on state finance, regional government, goods/services procurement, as well as the provisions of SHS and ASB in Makassar City. The data analysis technique is conducted prescriptively. The findings indicate that SHS and ASB perform dual functions: as instruments for budget planning and simultaneously as instruments of administrative law intended to prevent wasteful spending, mark-ups, and specification deviations. In the context of Makassar, the existence of Makassar Mayor Regulation Number 38 of 2024, Makassar Mayor Decree Number 1537 of 2025, and Makassar Mayor Regulation Number 22 of 2025 demonstrates the institutionalization of regulatory arrangements. Nevertheless, several issues remain, including regulatory fragmentation, limited methodological transparency, and the potential disharmony between regional price standards, market dynamics, and digital procurement instruments. This article proposes a normative strengthening model through the establishment of documented methodologies for determining SHS and ASB, integration with e-catalogues and market surveys, periodic updates, minimum data disclosure requirements, and measurable deviation mechanisms to reduce procurement disputes at the regional level
Penguatan Pembelajaran Nilai-Nilai Kebhinnekaan Bagi Guru PKn SMP dan SMA melalui Sosialisasi Kurikulum Sekolah Damai di Kota Pare-Pare Sulawesi Selatan Hadyan Hashfi MS; Mustari; Firmansyah; Irfan Syafar; Yunasri Ridho
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i1.314

Abstract

Kebhinekaan merupakan nilai fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Namun, tantangan intoleransi, diskriminasi, dan radikalisme yang berkembang dalam masyarakat menuntut adanya penguatan pendidikan nilai-nilai kebhinekaan sejak dini, khususnya melalui jalur pendidikan formal. Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP dan SMA di Kota Parepare dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis nilai kebhinekaan melalui pendekatan Kurikulum Sekolah Damai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, serta pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kebhinekaan dalam berbagai skala, baik personal, sekolah, nasional, maupun global. Selain itu, kegiatan ini juga mampu membangun kesadaran reflektif guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi, anti-diskriminasi, dan perdamaian dalam pembelajaran PKn. Simulasi data pre-post-test memperlihatkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta setelah pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam penguatan kapasitas guru agar mampu menjadi agen perdamaian di lingkungan sekolah.
Pelatihan Praktis Penyusunan Kontrak Bisnis Berbasis Kasus bagi Mahasiswa Hukum Bisnis Universitas Negeri Makassar Firmansyah; Kurnia Ali Syarif; Irfan Syafar; Hadyan Hashfi MS; Muhtar
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan penyusunan kontrak bisnis merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa hukum bisnis, namun dalam praktiknya masih ditemukan kesenjangan antara pemahaman teoritis dan kemampuan aplikatif pada mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang kontrak bisnis melalui pendekatan berbasis kasus. Metode yang digunakan meliputi pelatihan interaktif, studi kasus faktual, diskusi kelompok, serta praktik langsung (legal drafting) dengan pendampingan fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman struktur kontrak, kemampuan merumuskan klausul yang jelas dan komprehensif, serta kecakapan dalam mengidentifikasi potensi risiko hukum dalam suatu perjanjian bisnis. Selain itu, mahasiswa mampu menyusun draft kontrak bisnis sederhana secara mandiri dan lebih percaya diri dalam menerapkan prinsip-prinsip hukum perjanjian dalam konteks praktis. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan literasi hukum kontrak serta respon positif terhadap metode pelatihan berbasis kasus karena dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pembelajaran perancangan kontrak bisnis.