Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

QUANTITATIVE ANALYSIS OF PROFENOFOS PESTICIDE RESIDUES ON CABBAGE (Brassica oleracea) BY GAS CHROMATOGRAPHY METHOD Murni Mursyid; Chitra Astari; Hijrah Nur Hamka; Ade Saputri Akbar; Nangsih Sulastri Slamet
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i1.17199

Abstract

Profenofos merupakan salah satu jenis insektisida organofosfat. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis secara kuantitatif residu pestisida profenofos pada kubis (Brassica oleracea) dengan metode kromatografi gas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar residu pestisida propenofos yang terdapat dalam kubis. Sampel diambil dari Kota Palopo, Sulawesi Selatan dan diekstraksi menggunakan metode QuEChERS dan dianalisis dengan alat GC/MS. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Muhammadiyah Palopo. Pada penelitian ini di gunakan ekstrak kubis (Brassica oleracea) media control yang terlebih dahulu mengalami tiga perlakuan yang berbeda, yaitu: kubis tidak dicuci, kubis dicuci dengan air mengalir dan kubis dicuci dengan detergen pencuci sayuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kubis tidak dicuci terdeteksi mengandung residu pestisida profenofos dengan kadarnya 0,219 mg/kg, kubis dicuci dengan air mengalir terdeteksi mengandung residu pestisida profenofos dengan kadarnya 0,037 mg/kg dan pada kubis yang dicuci dengan detergen pencuci sayuran tidak terdeteksi mengandung residu pestisida profenofos. Kadar residu pestisida ini tidak melewati batas maksimum residu pestisida profenofos dalam kubis (BMR) yang ditetapkan oleh SNI 7313,2008 yaitu 1mg/kg. Kesimpulannya terbukti sampel kubis yang telah dicuci dengan air mengalami penurunan residu pestisida dan pencucian dengan menggunakan detergen pencuci sayuran terbukti lebih besar mengalami penurunan residu pestisida.Kata kunci: Brassica oleracea; Kromatografi gas; Profenofos; Residu pestisida. AbstractProfenofos is a type of organophosphate insecticide. The novelty of this study is due to quantitatively analyzing the residues of Profenofos pesticides on cabbage (Brassica oleracea) by the gas chromatography method. This study aims to determine the residual levels of Propenofos pesticides in cabbage. Samples were taken from Palopo City, South Sulawesi, extracted using the QuEChERS method and analyzed with the GC/MS. The research tool was carried out at the Pharmaceutical Chemistry Laboratory of Muhammadiyah Palopo University. In this study, cabbage extract (Brassica oleracea) was used as a control medium which first underwent three different treatments: cabbage was not washed, cabbage was washed under running water, and cabbage was washed with vegetable washing detergent. The results showed that unwashed cabbage was detected to contain Profenofos pesticide residues with a level of 0.219 mg/kg, cabbage washed with running water was seen to have Profenofos pesticide residues with a group of 0.037 mg/kg, and cabbage washed with vegetable washing detergent was not detected to contain Profenofos pesticide residues. The residual level of this pesticide does not exceed the maximum limit of Profenofos pesticide residue in cabbage (BMR) set by SNI 7313.2008, which is 1mg/kg. In conclusion, it was proven that cabbage samples that had been washed with water had a decrease in pesticide residues, and washing using vegetable washing detergents was shown to have a more significant reduction of pesticide residues.Keywords: Brassica oleracea; Gas chromatography; Profenofos; Pesticide residues.
SIRUP BUCIN: MINUMAN HERBAL KOMBINASI SARI BUNI, SEREH DAN JAHE SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN KESEHATAN Elin Sulfiani; Delsa Mawarti R. Aswadi; Siti Rahmi Tapelo; Lidyawati Yusuf; Nangsih Sulastri Slamet
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.16665

Abstract

Minuman herbal merupakan jenis minuman fungsional kesehatan yang bersumber dari bahan alam yang termasuk didalamnya adalah buah Buni (Antidesma bunius L.,) atau Malahengo (Anggur Gorontalo), Sereh (Cymbopogon citratus), Jahe (Zingiber officinale). Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang sirup bucin dengan mengkombinasikan sari buni, sereh, dan jahe sebagai alternatif minuman kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu memformulasi produk minuman herbal “Sirup Bucin” sebagai minuman kesehatan dan melakukan analisis kelayakan pengembangan produk. Metode yaitu dilakukan formulasi pembuatan produk kombinasi buah buni dengan jahe dan sereh F1 (15:5:5), F2 (30:5:5) dan F3 (45:5:5) serta uji organoleptik dan studi kelayakan pada sirup yang dihasilkan. Penelitian ini telah mendapatkan Persetujuan Komisi Etik dengan Nomor DP.01.01/KEPK/108/2023. Hasil menunjukkan bahwa sari buah buni, sereh dan jahe dapat diformulasi menjadi sediaan sirup dengan hasil uji organoleptik pada panelis semi terlatih menunjukkan tingkat penerimaan rata-rata pada warna, rasa, aroma dan kekentalan pada skala 3,73 yaitu sangat disukai pada F2. Hasil studi kelayakan berdasarkan penjualan yang dilakukan dalam waktu sebulan dengan 4 kali produksi menghasilkan 40 botol sirup dan 80 cup siap minum berhasil mendapat keuntungan sebesar Rp. 720.500,-.yang artinya produk “Sirup Bucin” ini layak untuk dikembangkan dan dapat bersaing dengan produk minuman lain yang ada dipasaran. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa formula minuman herbal “Sirup Bucin” dengan mengkombinasikan buah buni, jahe dan sereh yang paling disukai yaitu formula F2 dan dari studi kelayakan, layak untuk dikembangkangkan.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN PEEL OFF MASK EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR Pratiwi Ishak; Fihrina Mohamad; Prisca Safriani Wicita; Nangsih Sulastri Slamet; Arlan K. Imran
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Katalisator Volume 7 Nomor 1, April 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.509 KB) | DOI: 10.22216/katalisator.v7i1.917

Abstract

Propionibacterium acnes is one of the bacteria that trigger acne. A popular face mask preparation today for acne skin care is the peel off Mask. The purpose of this study was to formulate ethanol extract of moringa leaves (Moringa oleifera L.) become a Peel Off mask preparation and see the antibacterial activity of the preparation against Propionibacterium acnes. This research method is quasi experimental, formulated Peel Off Mask preparation with variation of ethanol extract of moringa leaves F1 (10%), F2 (15%) and F3 (20%), then physical test (organoleptic test with hedonic scale 1-5, pH test, irritation test, spreadability test, dry time test) and antibacterial activity test with diffusion method. Data analysis of antibacterial activity test results using one way ANOVA test. The results showed organoleptic test, pH test, irritation test and drying time test F1-F3 all meet the standard. Antibacterial activity test has the greatest power is F1 17.17 mm. The result of one way anova test between F3 treatment with positive control 2 (peel Off mask Brand x®) obtained significance value (0.01) <(0.05), which means F3 has a significant difference to KP2. Conclusion; preparation peel Off Mask ethanol extract of Moringa leaves F3 is the best formula physically and has the greatest antibacterial activity of 17.17 mm (strong) against Propionibacterium acnes.
SUPLEMENTASI SARI DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) MENURUNKAN BILANGAN PEROKSIDA DAN ASAM LEMAK BEBAS VCO Nangsih Sulastri Slamet; Ghaitsa Zahira Sopha Yusuf; Fadli Husain; Fihrina Mohamad; Prisca Safriani Wicita; Zulfiayu; Fitriah Ayu Maghfirah Yunus
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 1, April 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.741 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v8i1.1698

Abstract

Syarat VCO menurut SNI 7381:2008 yaitu memiliki nilai bilangan peroksida dan kadar asam lemak bebas yang rendah. Permasalahan VCO yang beredar saat ini yaitu pada parameter organoleptik khususnya pada aroma bau tengik yang mempengaruhi kualitas dan penyimpanan. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut diperlukan antioksidan alami. Daun kelor merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan alami, sehingga berpotensi dalam menurunkan bilangan peroksida dan asal lemak bebas pada VCO.Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai bilangan peroksida dan asam lemak bebas pada VCO yang disuplementasi dengan sari daun kelor (Moringa oleifera L.) menggunakan metode fermentasi.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen mengunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 formulasi dengan variasi volume penambahan sari daun kelor F1 (0 mL); F2 (50 mL); F3 (100 mL) dan F4 (150 mL). Bilangan peroksida dan asam lemak bebas dianalisis menggunakan metode titrimetri. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney.Hasil Penelitian: penambahan sari daun kelor dapat menurunkan bilangan peroksida dan asam lemak bebas pada VCO yang dihasilkan. Bilangan peroksida terukur pada F1, F2, F3 dan F4 berturut-turut adalah 5,76; 3,33; 2,42 dan 1,82 meq/kg, sedangkan kadar asam lemak bebas terukur berturut-turut sebesar 0,4; 0,36; 0,31 dan 0,2 %.Kesimpulan: Semakin besar volume sari daun kelor yang ditambahkan maka nilai bilangan peroksida dan kadar asam lemak bebas pada VCO semakin rendah.
Provision Of Avocado And Honey In Reducing Hypertension In Pregnant Women Podungge, Yusni; Yanti , Febri Dwi; Slamet , Nangsih Sulastri; Toluli , Teti Sutriyati; Madania, Madania
Media Gizi Indonesia Vol. 18 No. 2SP (2023): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: 1st Interna
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v18i2SP.43-47

Abstract

High blood pressure or hypertension in pregnant women can cause low birth weight baby. Based on the results of previous studies, provision of avocados can stabilize blood pressure become, gradually decrease and can be used as an alternative to non-pharmacological drugs. Local honey is also used because it has many health benefits and as a natural sweetener. The purpose of the study was to analyze the effect of avocados and local honey provision on hypertension in pregnancy at the Gorontalo City Health Center. This type of research is quantitative with pseudo-experimental methods with a one group pretest and posttest design approach. Avocados were given as much as 100 grams and local honey as much as 20 ml, avocado fruit is stirred together with local honey, then consumed after meals in the morning or evening. The sampling technique used is purposive sampling. Wilcoxon's test results showed 29 respondents experienced a systolic decrease and 10 respondents experienced a diastolic decrease after being given processed avocado and honey for seven days. It was found that there was an effect of giving processed avocados and honey on a significant decrease in systolic pressure with a p value < 0.005, but there was no effect of giving processed avocados and honey on reducing diastolic pressure p > 0.005 (0.767). In conclusion, processed avocados and honey can lower the blood pressure of pregnant women so it can be used as food alternatives consumed by pregnant women.
PEMBERDAYAAN DASA WISMA DESA POPODU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN HERBAL Hartati Hartati; Nangsih Sulastri Slamet; Mohamad Usman Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22063

Abstract

Abstrak: Estimasi jumlah kasus terkait penyakit tidak menular, termasuk hipertensi di Provinsi Gorontalo semakin meningkat. Penggunaan herbal bahan alam sebagai salah satu upaya untuk membantu memelihara kesehatan penderita hipertensi telah dicanangkan. Akan tetapi, kurangnya pengetahuan masyarakat terkait bahan alam yang dapat digunakan untuk memelihara kesehatan penderita hipertensi serta kurangnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan alam menjadi bentuk sediaan yang efisien dan lebih disukai oleh masyarakat menjadi masalah prioritas pada Desa Popodu. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui penyuluhan, Small Group Discussion (SGD), serta pelatihan terkait pembuatan minuman herbal berbahan dasar bahan alam. Kegiatan ini diikuti oleh pemerintah desa dan perwakilan dasa wisma/kader sebanyak 20 orang yang diawali dengan penyuluhan, SGD, dan demonstrasi produk, kemudian diikuti dengan monitoring pembuatan produk inovasi masyarakat. Hasil uji statistik deskriptif berdasarkan pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari 46.90% menjadi 90.40%. Selain itu, terdapat 1 produk minuman herbal yang diramu oleh perwakilan dasa wisma Desa Popodu sebagai hasil demonstrasi dan monitoring yang dilakukan.Abstract: The estimated number of cases related to non-communicable diseases, including hypertension, in Gorontalo Province was increasing. The use of natural herbal ingredients as an effort to help maintain the health of hypertension sufferers has been launched. However, the lack of public knowledge regarding natural ingredients that can be used to maintain the health of hypertension sufferers as well as the lack of community skills in processing natural ingredients into efficient dosage forms that are preferred by the community were priority problems in Popodu Village. This community service aimed to increase community knowledge and skills through counseling, Small Group Discussions (SGD), and training related to making herbal drinks made from natural ingredients. The activity was attended by the village government and 20 village representatives/cadres, began with counseling, SGD, and product demonstrations, then followed by assistance in creating innovative community products. The results of descriptive statistical tests based on pre-test and post-test showed an increase in public knowledge from 46.90% to 90.40%. Apart from that, there was 1 herbal drink product mixed by representatives of the village of Popodu village as a result of the product demonstration and assistance provided.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES GORONTALO MELALUI UNIT USAHA KECIL DENGAN MEMANFAATKAN KEARIFAN LOKAL GORONTALO Fihrina Mohamad; Nangsih Sulastri Slamet; Vyani Kamba; Denny Indra Setiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28062

Abstract

Abstrak: Tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi menjadi tantangan di Indonesia. Poltekkes Gorontalo berkontribusi menurunkan pengangguran terdidik melalui Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) yang bertujuan meningkatkan soft skill dan hard skill mahasiswa dalam memulai usaha hingga memperoleh legalitas usaha. Sasaran kegiatan adalah empat mahasiswa calon lulusan Prodi DIII Farmasi yang terpilih melalui seleksi sebagai tenant. Metode pendampingan meliputi sosialisasi (motivasi berwirausaha), pelatihan (analisis pasar, Business Model Canvas, penentuan harga pokok produk, desain kemasan, pemasaran digital), pendampingan pembuatan produk, pengurusan legalitas usaha, dan hibah alat produksi. Program ini berkolaborasi dengan PT. Alfikroh sebagai Lembaga Pelatihan Inkubator Bisnis. Pendampingan dilakukan di Kampus Poltekkes Gorontalo dan PT. Alfikroh. Evaluasi dilakukan melalui wawancara, angket online, observasi, dan Pre Post Test terhadap minat, pengetahuan dan ketrampilan tenant dalam beriwirausaha yang meliputi aspek produk usaha, legalitas, dan pemasaran tenant. Hasil menunjukkan peningkatan minat, pengetahuan, dan keterampilan tenant dalam berwirausaha sebesar 82,5%. Seluruh tenant berhasil memiliki produk usaha, Nomor Induk Berusaha, izin edar produk (PIRT), Badan Usaha, platform penjualan online (instagram), dan mampu meluncurkan produk secara resmi.Abstract: The high unemployment rate of college graduates is a challenge in Indonesia. Gorontalo Poltekkes contributes to reducing educated unemployment through the Entrepreneurship Development Program (PPK) which aims to improve students' soft and hard skills in starting a business until they obtain business legality. The targets of the activity were four prospective graduates of the DIII Pharmacy Study Program who were selected through selection as tenants. The mentoring method includes socialization (entrepreneurial motivation), training (market analysis, Business Model Canvas, determining the cost of products, packaging design, digital marketing), product manufacturing assistance, business legality management, and production equipment grants. This program collaborates with PT Alfikroh as a business incubator training institution. Mentoring is carried out at the Gorontalo Poltekkes Campus and PT Alfikroh. Evaluation was carried out through interviews, online questionnaires, observations, and Pre Post Tests of tenants' interest, knowledge and skills in entrepreneurship which included aspects of business products, legality, and tenant marketing. The results showed an increase in tenants' interest, knowledge, and skills in entrepreneurship by 82.5%. All tenants successfully have a business product, Business Identification Number, product distribution permit (PIRT), Business Entity, online sales platform (Instagram), and are able to officially launch the product.