Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan potensi diri mahasiswa melalui pelatihan bahasa dan manajemen stress di FKIP Universitas Tanjungpura Amallia Putri; Eka Fajar Rahmani; Dian Miranda; Halida Halida; Elli Yanti; Yoanna Afrimonika; Nur Fajrina Hidayati; Mellisa Jupitasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.29782

Abstract

Abstrak Pengembangan potensi diri mahasiswa tidak hanya terfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga melibatkan aspek-aspek lain yang dapat mendukung kesuksesan mereka, seperti keterampilan pribadi, kesiapan karier, serta kemampuan dalam menghadapi tantangan emosional dan sosial. Sebagai calon pendidik, mahasiswa FKIP diharapkan memiliki keterampilan berbahasa yang baik, yang berperan penting dalam menyampaikan materi pembelajaran secara efektif, jelas, dan menarik bagi siswa di masa depan. Mahasiswa sering kali mengalami tekanan dari berbagai sumber, termasuk beban tugas akademik, persiapan ujian, dan permasalahan keuangan, yang berpotensi meningkatkan kecemasan. Selain itu, tekanan sosial, konflik interpersonal, dan adaptasi terhadap lingkungan sosial atau budaya yang baru juga menjadi sumber stress yang signifikan. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang memadai, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik mahasiswa. Untuk membantu mahasiswa dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut, Unit Sahabat Mahasiswa (USM) FKIP Universitas Tanjungpura menyediakan layanan bimbingan gratis yang mencakup pengembangan diri, manajemen stres, dan keterampilan berbahasa. Salah satu kegiatan yang dilakukan USM adalah pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop bertajuk “Peningkatan Potensi Diri Mahasiswa Melalui Pelatihan Bahasa dan Manajemen Stres.” Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan manajemen stres mahasiswa, dengan menggunakan metode presentasi, ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan ini melibatkan 60 mahasiswa yang merupakan perwakilan dari 20 program studi di FKIP Untan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menghadapi tekanan dengan lebih baik serta mengembangkan potensi diri secara optimal. Kata kunci: potensi diri; pelatihan bahasa; manajemen stress Abstract Student development is not limited to academic achievements alone but also involves various aspects that can influence their future success, such as personal skills, career readiness, and the ability to cope with emotional and social challenges. As future educators, students of the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) are expected to have strong language skills, which play a crucial role in delivering educational content effectively, clearly, and engagingly to future students. Students often face pressures from multiple sources, including academic demands, exam preparation, and financial issues, all of which can increase anxiety. Additionally, social pressures, interpersonal conflicts, and the need to adapt to new social or cultural environments can significantly contribute to stress. If left unmanaged, these conditions may negatively impact students' mental and physical health. To assist students in addressing these challenges, the Student Support Unit (USM) of FKIP Universitas Tanjungpura provides free guidance services covering personal development, stress management, and language skills. One of USM’s main initiatives is a community engagement program in the form of a workshop titled "Enhancing Student Potential through Language Training and Stress Management." This workshop is designed to improve students’ language abilities and stress management skills using methods such as presentations, lectures, discussions, and Q&A sessions. Sixty students participated, representing 20 undergraduate study programs within FKIP. Through this activity, students are expected to better manage stress and develop their potential to the fullest. Keywords: personal potential; language training; stress management
STUDI KASUS TENTANG KESULITAN BERINTERAKSI SOSIAL PADA SISWA DI SMA NEGERI 7 PONTIANAK Tiwi Oktavianti; Yuline; Elli Yanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to explore in depth the difficulties in social interaction experienced by students at Pontianak State Senior High School 7. This study used a descriptive method with a qualitative approach in the form of a case study. Data were obtained through interviews, observations, and documentation involving case subjects, guidance and counseling teachers, homeroom teachers, and peers. Data analysis was conducted through the stages of case identification, diagnosis, prognosis, treatment, evaluation, and follow-up. The focus of this study was to understand the symptoms, causal factors, impacts, and alternative support options to help students build more positive social relationships. The results of the study showed that students experiencing difficulties in social interaction tended to be quiet, waiting for others to invite them to speak, withdrawing, and exhibiting anxiety in social situations. After receiving guidance and counseling services using a behavioral counseling approach, students showed positive changes such as increased self-confidence, courage to interact, and improved communication skills with peers and teachers.
Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan Marinu Waruwu; Siti Natijatul Pu`at; Patrisia Rahayu Utami; Elli Yanti; Marwah Rusydiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3057

Abstract

Metode penelitian kuantitatif memainkan peran penting dalam penelitian ilmiah, terutama dalam menghasilkan data yang objektif dan dapat diukur. Metode ini banyak digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang memerlukan analisis berbasis angka dan statistik. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar, jenis-jenis, tahapan, dan kelebihan metode penelitian kuantitatif. Penulisan artikel dilakukan melalui pendekatan studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai dokumen, jurnal ilmiah, buku dan literatur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan analisis literatur untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan utama tentang metode penelitian kuantitatif. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang metode penelitian kuantitatif dan menjadi salah satu referensi teoritis dalam memilih dan menerapkan metode penelitian kuantitatif.
Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self-Control untuk Mengurangi Kecemasan Menghadapi UAS Pada Siswa Kelas IX di SMP Negeri 19 Pontianak Elli Yanti; Marwah Rusydiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4175

Abstract

Kecemasan menghadapi ujian merupakan masalah yang sering dialami siswa dan berdampak pada penurunan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control dalam menurunkan kecemasan siswa menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 20 siswa kelas IX SMP Negeri 19 Pontianak yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 10 siswa. Data kecemasan diperoleh melalui angket yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test melalui SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kecemasan yang signifikan pada kelompok eksperimen (p = 0,000 < 0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p = 0,310 > 0,05). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada hasil posttest (p = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, bimbingan kelompok dengan teknik self-control terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan menghadapi UAS pada siswa kelas IX SMP Negeri 19 Pontianak.
KEEFEKTIFAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN TERHADAP TINDAKAN PERUNDUNGAN PADA SISWA DI SMP NEGERI 3 ENTIKONG Anis Syahrul; Halida; Elli Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47793

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of classical guidance services assisted by audiovisual media in improving students’ understanding of bullying behavior at SMP Negeri 3 Entikong. The research employed an experimental method with a true experimental design using a posttest-only control design. The sample consisted of 40 students selected through a simple random sampling technique and divided into an experimental group and a control group, each consisting of 20 students. The experimental group received classical guidance services using audiovisual media, while the control group received conventional classical guidance services. Data were analyzed using the Independent Sample ttest with the assistance of SPSS version 22. The results showed that the mean score of the experimental group was 139.5, which was higher than the control group’s mean score of 120.05. The Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05 indicated a significant difference between the two groups. Therefore, it can be concluded that classical guidance services assisted by audiovisual media are effective in improving students’ understanding of bullying behavior at SMP Negeri 3 Entikong.
CAREER INFORMATION PROCESSING MODEL UNTUK MEMBANTU KEPUTUSAN KARIR SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 11 PONTIANAK Ruth Regina Megaputri Pasaribu; Yuline; Elli Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47959

Abstract

This research is motivated by the low career decision-making ability of ninth-grade students at SMP Negeri 11 Pontianak, which is characterized by students' confusion in determining further education choices that suit their potential. Theoretically, this research is based on the Career Information Processing Model (CIP), which views career decision-making as a cognitive-based problem-solving process through self-understanding, knowledge of career options, and systematic decision-making skills. This research aims to test the effectiveness of the Career Information Processing Model in helping ninth-grade students' career decisions. The research method used is an experimental method with a quantitative approach using a Pre-Experimental design in the form of a One-Group Pretest–Posttest Design. The research sample was determined through a purposive sampling technique involving 67 students of grades IX D and IX E. Data were collected using a career decision questionnaire that had met the validity and reliability tests, then analyzed using the Paired Sample T-test. The results showed that the average score of students' career decisions before treatment was 82.39 and increased to 108.76 after being given information services based on the CIP Model. The statistical test results showed a significance value of p < 0.05, indicating a significant difference between before and after treatment. Thus, it can be concluded that the Career Information Processing Model is effective in helping improve the career decisions of ninth-grade students at SMP Negeri 11 Pontianak.