Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Strategi Marketing Mix Terhadap Keputusan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Memilih Kuliah pada IKIP PGRI Kalimantan Timur Samarinda Enny Kartini; Tri Widyasari; Umi Fitria; Syarifah
Jurnal LENTERA: Jurnal Studi Pendidikan Vol 5 No 1 (2023): Edisi Agustus 2022- Januari 2023
Publisher : Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kabupaten Sumbawa Barat - NTB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51518/lentera.v5i1.126

Abstract

Students’ decision to enter a tertiary institution is influenced by the applied-marketing strategies, one of which is the marketing mix strategy. It uses the 7P concept: product, price, place, people, process, promotion, and physical evidence. Hereby, this study aims to measure the effect of the marketing mix strategy elements on the students’ decisions and to determine the most dominant marketing mix strategy variable in determining the student’s decision to study at the IKIP PGRI Kalimantan Timur. The population in this study was 272 students of the Economic Education Study Program, which comprised 153 people sample. Subsequently, the data analysis techniques used multiple regression analysis and hypothesis testing using the F test. The result showed a simultaneous influence between the seven marketing mix elements on the students’ decisions of economic education to study at IKIP PGRI Kalimantan Timur, in which the variable “people” is the dominant variable influencing students in making decisions and followed by the variable “process”.
WORKSHOP PEMBUATAN PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN BAGI SISWA SMA NEGERI 14 SAMARINDA Siti Akmalia; Milawati Milawati; Tri Widyasari; Enny Kartini; Tri Nugroho; Umi Fitria
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i2.981

Abstract

Pendidikan kewirausahaan diperlukan bagi siswa agar setelah lulus nanti mereka memiliki pemahaman tentang memulai suatu usaha. Sehingga mereka tidak terlalu bergantung pada pekerjaan di suatu instansi atau perusahaan karena memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha. Pembelajaran kewirausahaan akan lebih efektif jika dilaksanakan melalui pendekatan learning by doing. Salah satu materi yang perlu diberikan untuk membekali siswa adalah materi tentang penyusunan proposal usaha sebagai langkah awal untuk memulai kewirausahaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman tentang teknik pembuatan proposal kewirausahaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa di SMA Negeri 14 Samarinda jika setelah lulus nanti ingin berwirausaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini ada dua, yaitu metode ceramah dan metode permainan (games). Metode ceramah digunakan untuk memberikan penjelasan tentang teknik pembuatan proposal kewirausahaan. Kemudian untuk memperkuat pemahaman siswa tentang materi yang diberikan, digunakan metode permainan (games). Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dalam menyusun proposal kewirausahaan. Selain meningkatnya pemahaman tentang menyusun proposal kewirausahaan, siswa menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menyusun proposal untuk memulai suatu usaha. Kemampuan membuat proposal kewirausahaan adalah tahap awal dalam melaksanakan kegiatan wirausaha dalam rangka mendukung kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga memberikan pengalaman belajar yang baru kepada siswa yaitu melalui pembelajaran dalam bentuk permainan (games) teka teki silang yang memunculkan motivasi belajar bagi siswa pada saat proses pemberian materi proposal. Melalui kegiatan ini dapat menambah pemahaman dan keterampilan siswa dalam penyusunan proposal kewirausahaan. Kegiatan ini diharapkan mendukung Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Entrepreneurial Intentions Among High School Students in Samarinda City : Influence of Learning Culture, Need for Achievement, and Family Environment Through Self-Efficacy Umi Fitria; Enny Kartini; Surahman Surahman
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.14991

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning culture, achievement needs, family environment and self-efficacy on students' entrepreneurial interest. This research was conducted in high schools in Samarinda City. In this study, the method used was quantitative with a survey approach. The population in this study was 1,562 grade XII students in Samarinda City.  The sample was taken using a proportional random sampling technique which amounted to 410 respondents. The data collection techniques used were questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis used Confirmatory Factor Analysis (CFA). Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The model fit test uses Structural Equation Modeling (SEM) with the LISREL program. Before conducting SEM analysis, validity and reliability tests were conducted to ensure that the measurement instruments used were of good quality. A normality test was also conducted to ensure that the data obtained met the assumptions required for SEM analysis. The results of this study are: (1) Need for achievement and family environment have a positive and significant effect on entrepreneurial interest, while the learning culture and self-efficacy do not affect entrepreneurial interest. (2) Learning culture, need for achievement and family environment affect self-efficacy. (3) Learning culture, need for achievement and family environment do not affect entrepreneurial interest through self-efficacy. Therefore, it important for schools and parents need to create an environment that supports and encourages students to pursue entrepreneurship. Schools can develop a curriculum that is more integrated with entrepreneurial practices, while parents can provide the necessary support to help their children pursue their dreams.
Entrepreneurial Intentions Among High School Students in Samarinda City : Influence of Learning Culture, Need for Achievement, and Family Environment Through Self-Efficacy Fitria, Umi; Kartini, Enny; Surahman, Surahman
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.14991

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning culture, achievement needs, family environment and self-efficacy on students' entrepreneurial interest. This research was conducted in high schools in Samarinda City. In this study, the method used was quantitative with a survey approach. The population in this study was 1,562 grade XII students in Samarinda City.  The sample was taken using a proportional random sampling technique which amounted to 410 respondents. The data collection techniques used were questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis used Confirmatory Factor Analysis (CFA). Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The model fit test uses Structural Equation Modeling (SEM) with the LISREL program. Before conducting SEM analysis, validity and reliability tests were conducted to ensure that the measurement instruments used were of good quality. A normality test was also conducted to ensure that the data obtained met the assumptions required for SEM analysis. The results of this study are: (1) Need for achievement and family environment have a positive and significant effect on entrepreneurial interest, while the learning culture and self-efficacy do not affect entrepreneurial interest. (2) Learning culture, need for achievement and family environment affect self-efficacy. (3) Learning culture, need for achievement and family environment do not affect entrepreneurial interest through self-efficacy. Therefore, it important for schools and parents need to create an environment that supports and encourages students to pursue entrepreneurship. Schools can develop a curriculum that is more integrated with entrepreneurial practices, while parents can provide the necessary support to help their children pursue their dreams.
ANALISIS STATUS SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DI DESA JANTUR SELATAN KECAMATAM MUARA MUNTAI KEBUPATEN KUTAI KARTANEGARA Enny Kartini; Nurul Hikmah
CENDIKIA Vol 4 No 2 (2021): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskriskripsikan secara jelas mengenai peran tingkat pendidikan dalam menentukan status sosial masyarakat di Desa Jantur Selatan Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Adapun subyek penelitian adalah masyarakat Jantur Selatan Kecamatan Muara Muntai yang berjumlah 15 orang dengan kriteria berdasarkan usia, pendidikan dan tempat tinggal. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dengan triangulasi sumber sebagai keabsahan data yang diperoleh. Tehnik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memang menentukan status sosial di masyarakat Desa Jantur Selatan yang terlihat bahwa masyarakat yang tingkat pendidikannya rendah rata-rata sebagai nelayan dengan penghasilan menengah ke bawah.
APLIKASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT DALAM DUNIA PENDIDIKAN Enny Kartini
CENDIKIA Vol 3 No 1 (2019): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan dalam dunia pendidikan di era globalisasi saat ini semakin ketat. Supaya lembaga pendidikan tersebut mampu bertahan dan berhasil menjadi pemenang dalam persaingan, maka lembaga pendidikan tersebut harus mengedepankan mutu dalam layanan jasanya. Mengatasi masalah mutu maka Total Quality Management adalah salah satu solusinya, dimana salah satu prinsip pelaksanaannya adalah berorientasi kepada kepuasan pelanggan. Jadi apabila ingin menjadi lembaga pendidikan termasuk perguruan tinggi yang ingin menjadi PT yang bermutu dapat menerapkan TQM dalam rangka mencapai perbaikan mutu layanan pendidikan.
ANALISIS KUALITAS PBM SECARA ONLINE (PJJ) BERDASARKAN EKSPEKTASI DAN PERSEPSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH AKUNTANSI KOPERASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI IKIP PGRI KALTIM Enny Kartini
CENDIKIA Vol 6 No 2 (2023): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas salah layanan pendidikan yang terdapat pada proses belajar mengajar yang dilakukan secara daring atau pembelajaran jarak jauh yang diperoleh dari perbandingan ekspektasi dan persepsi mahasiswa dalam mata kuliah akuntansi koperasi pada program studi pendidikan ekonomi IKIP PGRI Kaltim. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Importance dan performance analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa program studi pendidikan ekonomi yang mengikuti mata kuliah akuntansi koperasi merasa tidak puas dengan salah satu item dimensi kuliatas layanan yaitu tangibles berupa sinyal internet pada saat PJJ berlangsung, sedangkan kualitas PBM secara online (PJJ) yang paling bagus adalah pada dimensi kehandalan (reliability) karena hamper tidak ada gap antara ekspektasi dan persepsi dari mahasiswa.
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN IPS TERHADAP LAYANAN PENDIDIKAN PADA FKIP UNLAM BANJARMASIN Enny Kartini
CENDIKIA Vol 2 No 2 (2019): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan memuaskan jika layanan dirasakan sama atau melebihi kualitas layanan yang diharapkan. Persepsi dan ekspektasi pelanggan tercermin pada dimensi kualitas pelayanan yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan) dan emphaty (empati). Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kualitas layanan pendidikan dan kepuasan mahasiswa Jurusan PIPS terhadap pelayanan pendidikan di FKIP Unlam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kulifikasi kualitas/mutu layanan pendidikan oleh FKIP Unlam kepada mahasiswa Jurusan PIPS adalah sedang. Hasil Importance dan performance analysis menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan PIPS merasa puas dengan kinerja FKIP Unlam terutama dalam hal kemampuan dosen dalam mengajar.
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE SELAMA PANDEMIK COVID-19 PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI IKIP PGRI KALTIM Enny Kartini; Tri Widyasari
CENDIKIA Vol 8 No 2 (2025): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran online pada Program Studi Pendidikan Ekonomi IKIP PGRI Kaltim yang dilaksanakan selama pandemic covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara ekspektasi dan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran secara online dengan menggunakan teknik analisis Importance dan performance analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa program studi pendidikan ekonomi yang mengikuti semua mata kuliah secara online merasa puas dengan dosen menguasai materi yang diajarkan yaitu salah satu dimensi jaminan (Assurance). Sedangkan tingkat kepuasan mahasiswa yang masih rendah dan dianggap sebagai betuk layanan PBM secara onlie yang penting adalah pada item konsistensi dosen memberikan perkuliahan secara online.
APLIKASI TEORI PERMINTAAN DALAM PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI Enny Kartini; Milawati
CENDIKIA Vol 3 No 2 (2020): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan Tinggi (PT) merupakan lembaga pendidikan yang melaksanakan operasional kegiatannya selayaknya sebuah perusahaan industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi yang bisa dikonsumsi oleh konsumen. Oleh sebab itu, maka perguruan tinggi dalam pengelolaannya tidak bisa lepas dari teori-teori dalam ilmu ekonomi, salah satunya adalah teori permintaan. Konsep teori permintaan diperlukan dalam pengelolaan perguruan tinggi karena dari konsep tersebut lembaga akan memperoleh informasi sejauhmana produk jasa pendidikan diminati oleh masyarakat sehingga terdapat permintaan yang terus menerus terhadap produk yang ditawarkan oleh PT, dan PT juga mampu mengambil keputusan yang bijak mengenai harga produk jasa yang ditawarkan ketika mengetahui besarnya elastisitas permintaan terhadap produk jasa pendidikan.