Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Strategi Marketing Mix Terhadap Keputusan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Memilih Kuliah pada IKIP PGRI Kalimantan Timur Samarinda Enny Kartini; Tri Widyasari; Umi Fitria; Syarifah
Jurnal LENTERA: Jurnal Studi Pendidikan Vol 5 No 1 (2023): Edisi Agustus 2022- Januari 2023
Publisher : Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kabupaten Sumbawa Barat - NTB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51518/lentera.v5i1.126

Abstract

Students’ decision to enter a tertiary institution is influenced by the applied-marketing strategies, one of which is the marketing mix strategy. It uses the 7P concept: product, price, place, people, process, promotion, and physical evidence. Hereby, this study aims to measure the effect of the marketing mix strategy elements on the students’ decisions and to determine the most dominant marketing mix strategy variable in determining the student’s decision to study at the IKIP PGRI Kalimantan Timur. The population in this study was 272 students of the Economic Education Study Program, which comprised 153 people sample. Subsequently, the data analysis techniques used multiple regression analysis and hypothesis testing using the F test. The result showed a simultaneous influence between the seven marketing mix elements on the students’ decisions of economic education to study at IKIP PGRI Kalimantan Timur, in which the variable “people” is the dominant variable influencing students in making decisions and followed by the variable “process”.
WORKSHOP PEMBUATAN PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN BAGI SISWA SMA NEGERI 14 SAMARINDA Siti Akmalia; Milawati Milawati; Tri Widyasari; Enny Kartini; Tri Nugroho; Umi Fitria
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i2.981

Abstract

Pendidikan kewirausahaan diperlukan bagi siswa agar setelah lulus nanti mereka memiliki pemahaman tentang memulai suatu usaha. Sehingga mereka tidak terlalu bergantung pada pekerjaan di suatu instansi atau perusahaan karena memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha. Pembelajaran kewirausahaan akan lebih efektif jika dilaksanakan melalui pendekatan learning by doing. Salah satu materi yang perlu diberikan untuk membekali siswa adalah materi tentang penyusunan proposal usaha sebagai langkah awal untuk memulai kewirausahaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman tentang teknik pembuatan proposal kewirausahaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa di SMA Negeri 14 Samarinda jika setelah lulus nanti ingin berwirausaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini ada dua, yaitu metode ceramah dan metode permainan (games). Metode ceramah digunakan untuk memberikan penjelasan tentang teknik pembuatan proposal kewirausahaan. Kemudian untuk memperkuat pemahaman siswa tentang materi yang diberikan, digunakan metode permainan (games). Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dalam menyusun proposal kewirausahaan. Selain meningkatnya pemahaman tentang menyusun proposal kewirausahaan, siswa menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menyusun proposal untuk memulai suatu usaha. Kemampuan membuat proposal kewirausahaan adalah tahap awal dalam melaksanakan kegiatan wirausaha dalam rangka mendukung kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga memberikan pengalaman belajar yang baru kepada siswa yaitu melalui pembelajaran dalam bentuk permainan (games) teka teki silang yang memunculkan motivasi belajar bagi siswa pada saat proses pemberian materi proposal. Melalui kegiatan ini dapat menambah pemahaman dan keterampilan siswa dalam penyusunan proposal kewirausahaan. Kegiatan ini diharapkan mendukung Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Entrepreneurial Intentions Among High School Students in Samarinda City : Influence of Learning Culture, Need for Achievement, and Family Environment Through Self-Efficacy Umi Fitria; Enny Kartini; Surahman Surahman
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.14991

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning culture, achievement needs, family environment and self-efficacy on students' entrepreneurial interest. This research was conducted in high schools in Samarinda City. In this study, the method used was quantitative with a survey approach. The population in this study was 1,562 grade XII students in Samarinda City.  The sample was taken using a proportional random sampling technique which amounted to 410 respondents. The data collection techniques used were questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis used Confirmatory Factor Analysis (CFA). Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The model fit test uses Structural Equation Modeling (SEM) with the LISREL program. Before conducting SEM analysis, validity and reliability tests were conducted to ensure that the measurement instruments used were of good quality. A normality test was also conducted to ensure that the data obtained met the assumptions required for SEM analysis. The results of this study are: (1) Need for achievement and family environment have a positive and significant effect on entrepreneurial interest, while the learning culture and self-efficacy do not affect entrepreneurial interest. (2) Learning culture, need for achievement and family environment affect self-efficacy. (3) Learning culture, need for achievement and family environment do not affect entrepreneurial interest through self-efficacy. Therefore, it important for schools and parents need to create an environment that supports and encourages students to pursue entrepreneurship. Schools can develop a curriculum that is more integrated with entrepreneurial practices, while parents can provide the necessary support to help their children pursue their dreams.
Entrepreneurial Intentions Among High School Students in Samarinda City : Influence of Learning Culture, Need for Achievement, and Family Environment Through Self-Efficacy Fitria, Umi; Kartini, Enny; Surahman, Surahman
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.14991

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning culture, achievement needs, family environment and self-efficacy on students' entrepreneurial interest. This research was conducted in high schools in Samarinda City. In this study, the method used was quantitative with a survey approach. The population in this study was 1,562 grade XII students in Samarinda City.  The sample was taken using a proportional random sampling technique which amounted to 410 respondents. The data collection techniques used were questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis used Confirmatory Factor Analysis (CFA). Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The model fit test uses Structural Equation Modeling (SEM) with the LISREL program. Before conducting SEM analysis, validity and reliability tests were conducted to ensure that the measurement instruments used were of good quality. A normality test was also conducted to ensure that the data obtained met the assumptions required for SEM analysis. The results of this study are: (1) Need for achievement and family environment have a positive and significant effect on entrepreneurial interest, while the learning culture and self-efficacy do not affect entrepreneurial interest. (2) Learning culture, need for achievement and family environment affect self-efficacy. (3) Learning culture, need for achievement and family environment do not affect entrepreneurial interest through self-efficacy. Therefore, it important for schools and parents need to create an environment that supports and encourages students to pursue entrepreneurship. Schools can develop a curriculum that is more integrated with entrepreneurial practices, while parents can provide the necessary support to help their children pursue their dreams.
ANALISIS STATUS SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DI DESA JANTUR SELATAN KECAMATAM MUARA MUNTAI KEBUPATEN KUTAI KARTANEGARA Enny Kartini; Nurul Hikmah
CENDIKIA Vol 4 No 2 (2021): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskriskripsikan secara jelas mengenai peran tingkat pendidikan dalam menentukan status sosial masyarakat di Desa Jantur Selatan Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Adapun subyek penelitian adalah masyarakat Jantur Selatan Kecamatan Muara Muntai yang berjumlah 15 orang dengan kriteria berdasarkan usia, pendidikan dan tempat tinggal. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dengan triangulasi sumber sebagai keabsahan data yang diperoleh. Tehnik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memang menentukan status sosial di masyarakat Desa Jantur Selatan yang terlihat bahwa masyarakat yang tingkat pendidikannya rendah rata-rata sebagai nelayan dengan penghasilan menengah ke bawah.
ANALISIS KUALITAS PBM SECARA ONLINE (PJJ) BERDASARKAN EKSPEKTASI DAN PERSEPSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH AKUNTANSI KOPERASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI IKIP PGRI KALTIM Enny Kartini
CENDIKIA Vol 6 No 2 (2023): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas salah layanan pendidikan yang terdapat pada proses belajar mengajar yang dilakukan secara daring atau pembelajaran jarak jauh yang diperoleh dari perbandingan ekspektasi dan persepsi mahasiswa dalam mata kuliah akuntansi koperasi pada program studi pendidikan ekonomi IKIP PGRI Kaltim. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Importance dan performance analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa program studi pendidikan ekonomi yang mengikuti mata kuliah akuntansi koperasi merasa tidak puas dengan salah satu item dimensi kuliatas layanan yaitu tangibles berupa sinyal internet pada saat PJJ berlangsung, sedangkan kualitas PBM secara online (PJJ) yang paling bagus adalah pada dimensi kehandalan (reliability) karena hamper tidak ada gap antara ekspektasi dan persepsi dari mahasiswa.
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE SELAMA PANDEMIK COVID-19 PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI IKIP PGRI KALTIM Enny Kartini; Tri Widyasari
CENDIKIA Vol 8 No 2 (2025): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran online pada Program Studi Pendidikan Ekonomi IKIP PGRI Kaltim yang dilaksanakan selama pandemic covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara ekspektasi dan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran secara online dengan menggunakan teknik analisis Importance dan performance analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa program studi pendidikan ekonomi yang mengikuti semua mata kuliah secara online merasa puas dengan dosen menguasai materi yang diajarkan yaitu salah satu dimensi jaminan (Assurance). Sedangkan tingkat kepuasan mahasiswa yang masih rendah dan dianggap sebagai betuk layanan PBM secara onlie yang penting adalah pada item konsistensi dosen memberikan perkuliahan secara online.
Pathways to Higher Education: The Role of Learning Culture, Achievement Motivation, and Family Environment in Shaping College Aspirations Umi Fitria; Enny Kartini; Surahman Surahman
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7151

Abstract

Higher education plays a critical role in enhancing cognitive and non-cognitive skills, supporting workforce competitiveness in the digital era. However, in Indonesia, particularly East Kalimantan, student interest in pursuing tertiary education remains low. This study investigates how learning culture, need for achievement, and family environment influence students' interest in continuing to higher education, with learning motivation examined as a potential mediating variable. A quantitative approach was employed using a survey method. The population comprised 1,562 twelfth-grade students from five public high schools in Samarinda, East Kalimantan. A sample of 410 respondents was selected through proportional random sampling. Data were collected using validated Likert-scale questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) via LISREL. Findings revealed that both learning culture and need for achievement have significant direct effects on students' interest in continuing their studies. Family environment, however, did not exhibit a direct influence. Learning motivation was significantly affected by need for achievement and family environment but did not significantly mediate the relationship between learning culture or need for achievement and students' interest in pursuing higher education. It was only a significant mediator in the case of family environment. The study concludes that fostering a strong learning culture and nurturing students’ achievement motivation are key drivers of higher education aspirations. While family environment plays an indirect role, learning motivation is not a universal mediator. These findings offer practical implications for educators and policymakers to strengthen school-based and motivational interventions targeting college readiness and access.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Melalui Proses Persamaan Akuntansi Pada Mitra UMKM Pemula Sambal Ayam Suwir dan Sambal Cumi di Samarinda Akmalia, Siti; Kartini, Enny; Fitria, Umi; Milawati, Milawati; Insyira, Athaya Raissya; Ramadany, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1050

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan akuntansi sederhana pada UMKM pemula yang memproduksi sambal ayam suwir dan sambal baby cumi di Kota Samarinda. Permasalahan utama mitra adalah belum adanya pencatatan keuangan berbasis persamaan akuntansi yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan. Metode kegiatan meliputi observasi awal, pelatihan, dan pendampingan intensif selama empat minggu. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan learning by doing melalui simulasi pencatatan transaksi berbasis persamaan akuntansi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan keterampilan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata keterampilan sebesar 48%. Mitra yang sebelumnya mencatat secara sederhana kini mampu menyusun laporan laba rugi dan arus kas bulanan. Program ini juga menumbuhkan kesadaran pentingnya transparansi keuangan dan penggunaan format pencatatan yang sistematis. Kesimpulannya, pelatihan akuntansi sederhana efektif meningkatkan literasi keuangan dan tata kelola usaha UMKM pemula, sehingga mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang lebih akurat.
Digitalisasi UMKM Kuliner: Pendampingan Food Delivery dan TikTok Branding untuk Peningkatan Daya Saing Jubaidi; Enny Kartini
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3574

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya saing UMKM kuliner yang belum optimal memanfaatkan platform digital seperti layanan food delivery dan media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana branding dan pemasaran produk. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan promosi UMKM kuliner agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan omzet penjualan. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, pelatihan intensif penggunaan aplikasi GoFood, GrabFood dan ShopeeFood dan strategi pembuatan konten TikTok yang menarik, serta pendampingan langsung dalam implementasi digital branding. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola akun food delivery, membuat konten video kreatif, dan memahami algoritma TikTok untuk memperluas jangkauan audiens. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendorong transformasi digital UMKM kuliner, memperkuat eksistensi usaha di era digital, dan meningkatkan daya saing mereka di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Metode kegiatan dalam program ini dilaksanakan melalui pendampingan interaktif, praktik langsung (hands-on), dan pendampingan berkelanjutan yang mencakup registrasi serta pengelolaan akun food delivery, teknik penyusunan menu digital dan strategi promosi online, pembuatan serta optimalisasi akun TikTok bisnis, produksi konten video branding yang menarik, informatif, dan relevan dengan tren pasar. Sasaran utama sebagai peserta adalah UMKM kuliner di kota Samarinda dengan jumlah pelaku usaha sebanyak 15 UMKM kuliner yang dilaksanakan sejak bulan Mei – Juni 2025. Berdasarkan hasil evaluasi yang kami lakukan sebesar 100% peserta berhasil membuat dan mengelola akun di platform food delivery seperti GoFood, GrabFood atau ShopeeFood secara mandiri, serta 85% di antaranya mulai aktif memanfaatkan TikTok bisnis sebagai media promosi digital.