Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi Analisis Minat Belajar Mahasiswa BKPI dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Hernita, Hernita; Walidaini, Birrul; Tania, Alfina; Sari, Erna; Simahara, Anis
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v15i1.539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat minat belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Semester III di IAIN Takengon serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Minat belajar merupakan aspek penting yang berperan langsung terhadap keberhasilan akademik mahasiswa karena menjadi pendorong utama dalam proses belajar dan keterlibatan selama perkuliahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 25 mahasiswa yang terdiri atas 6 laki-laki dan 19 perempuan, dengan instrumen berupa angket berskala lima kategori (selalu, sering, kadang-kadang, jarang, dan tidak pernah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat belajar mahasiswa tergolong tinggi dengan rata-rata capaian sebesar 70%, dipengaruhi oleh motivasi intrinsik, dukungan lingkungan belajar, kreativitas dosen, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Namun demikian, masih ditemukan sebagian mahasiswa yang memiliki minat rendah dalam kegiatan belajar mandiri di luar tugas kuliah (58%), sementara dorongan untuk meraih prestasi akademik mencapai 117% yang menunjukkan orientasi kuat terhadap pencapaian nilai. Temuan ini menegaskan bahwa minat belajar mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh strategi pengajaran dan kondisi lingkungan belajar, sehingga diperlukan upaya kolaboratif antara dosen dan institusi untuk memperkuat minat belajar melalui metode pembelajaran yang variatif, pemberian umpan balik positif, serta penciptaan suasana belajar yang kondusif dan inspiratif.
Evaluasi Program Layanan Bimbingan Konseling Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Takengon Birrul Walidaini; Burbana, Miga; Ate Dara Sonia
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v4i2.1055

Abstract

Evaluasi program dalam layanan bimbingan konseling biasanya dilakukan oleh guru bimbingan konseling. Proses evaluasi program dilakukan untuk melihat program yang perlu dikembangkan dan perbaikan program bimbingan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk membahas evaluasi program layanan bimbingan dan konseling di SMA N 2 Takengon. Motode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari guru Bimbingan Konseling di sekolah tersebut dan data sekunder dari hasil telaah, buku, referensi atau dokumentasi . Hasil penelitian menemukan bahwa evaluasi program bimbingan konseling dilakukan dua kali dalam setahun, dengan fokus pada capaian melalui penilaian Laiseg, Laijapen, Laijapang dan kendala yang dihadapi dalam evaluasi program BK yaitu keterbatasan waktu serta upaya guru BK dalam mengatasi kendala dalam proses evaluasi program BK. Kesimpulan bahwa evaluasi program bimbingan konseling memberikan gambaran yang jelas tentang pencapaian program bimbingan konseling serta area yang perlu ditingkatkan dalam meningkatkan program bimbingan untuk masa depan yang akan datang untuk perkembangan peserta didik
PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI MAN 1 TAKENGON Ramayani, Ramayani; Walidaini, Birrul; Juniati, Neni
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i1.5044

Abstract

Program BK merupakan suatu rangkaian kegiatan bimbingan dan konseling yang telah disusun dengan penuh perencanaan yang matang dengan terorganisasi dan terkoordinasi dengan sejumlah pihak didalam lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana perencanaan dalam penyusunan progran BK di MAN 1 TAKENGON. Metode penelitian menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. teknik pengumpulan data melalui wawancara,observasi,dan dokumentasi. Data yang di peroleh adalah dari masalah satu guru BK di sekolah MAN 1 TAKENGON. Hasil penelitian menunjukkan dalam penyusunan program ada beberapa hal yang diperhatikan, dari perencanaan program hingga pada evaluasi. Perumusan visi misi menjadi salah satu dasar penyusunan program, karena dalam visi terdapat tujuan yang ingin dicapai lewat program yang dijalankan. Seperti yang diungkapkan oleh guru BK dalam wawancara, perumusan visi dan misi BK dalam program BK telah disesuaikan dan sejalan dengan tujuan sekolah.
STRATEGIES OF EDUCATIONAL INSTITUTIONS IN BUILDING LEARNING INDEPENDENCE OF CHILDREN WITH DISABILITY Daulay, Annisa Arrumaisyah; Saputra, Randi; Walidaini, Birrul
PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/pjp.v9i2.4838

Abstract

This research discusses the learning independence of physically disabled students. This research was conducted at SMA Negeri 1 Ulu Moro’o. The informants consist of classroom teachers and parents of the students. The purpose of this study is to obtain an overview of the learning independence physically disabled students and the obstacles experienced by these students themselves and teachers. The research method used is a descriptive method with a qualitative approach. This research method is used because it has the purpose of describing the situation of the problem objectively under natural conditions. The data collection techniques used are observations and interviews. In general, the results of this study illustrate that students can be independent in learning only in limited learning or activities that use physical so that it needs attention and help from an educator.