Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

HYBRID ANOVA-SHAP APPROACH FOR MODEL-AGNOSTIC FEATURE SELECTION IN GALLSTONE DISEASE PREDICTION Kusuma, Edi Jaya; Nurmandhani, Ririn; Manglapy, Yusthin Meriantti; Ika Pantiawati; Widianawati, Evina
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 11 No 1 (2026): APRIL
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/instek.v11i1.66622

Abstract

Penyakit batu empedu merupakan kondisi yang cukup umum terjadi, namun sering kali tidak terdeteksi hingga muncul komplikasi, sehingga pentingnya deteksi dini menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan pendekatan seleksi fitur hibrid yang bersifat model-agnostik dengan menggabungkan metode statistik (ANOVA) dan explainable machine learning (multi-model SHAP) untuk meningkatkan kinerja prediksi batu empedu sekaligus tetap menjaga interpretabilitas model. Kerangka yang diusulkan diuji menggunakan dataset klinis yang terdiri dari 319 pasien dengan 38 variabel, yang mencakup data demografis, bioimpedansi, dan parameter laboratorium. Proses seleksi fitur dilakukan melalui beberapa konfigurasi bobot (\alpha=0.3,\ 0.5,\ 0.7) guna melihat keseimbangan antara kontribusi statistik dan berbasis model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur seperti C-Reactive Protein (CRP), Vitamin D, Bone Mass, serta parameter fungsi hati secara konsisten berperan dalam prediksi, yang menggambarkan keterkaitan antara inflamasi, metabolisme, dan fungsi hati dalam pembentukan batu empedu. Performa terbaik diperoleh pada \alpha=0.7 khususnya metode Gradient Boosting dengan akurasi 0.8646 dan recall 0.875, sedangkan \alpha=0.5 menghasilkan nilai AUC tertinggi sebesar 0.905. Secara keseluruhan, pendekatan ini memberikan solusi yang cukup andal dan mudah dipahami untuk mendukung deteksi dini.
Pendampingan Penggunaan Aplikasi Sipro Semar bagi Kader untuk Mendukung Kesiapan ILP melalui Posyandu Ririn Nurmandhani; Eti Rimawati; Edi Jaya Kusuma
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i1.739

Abstract

Transformasi layanan kesehatan primer melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) mendorong peningkatan peran Posyandu dalam mencakup seluruh siklus hidup. Namun, keterbatasan kapasitas kader, terutama dalam pencatatan dan pelaporan secara manual, menjadi tantangan serius dalam pemantauan dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi kader Posyandu dalam penggunaan aplikasi Sipro Semar sebagai solusi digital untuk pencatatan dan pelaporan yang lebih cepat dan akurat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, koordinasi daring, serta pendampingan langsung di sebanyak 276 Posyandu percontohan yang tersebar di seluruh Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kader pada 276 Posyandu percontohan (100%) mampu memahami dan mengoperasikan fitur-fitur Sipro Semar, yang ditunjukkan dengan keberhasilan dalam melakukan input data profil Posyandu, jumlah sasaran, data kader, serta kunjungan bulanan secara lengkap selama periode pendampingan. Kader juga memberikan masukan untuk pengembangan aplikasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan pelaporan di lapangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi digital seperti Sipro Semar dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaporan serta mendukung kesiapan Posyandu dalam menghadapi ILP.
Prediksi Kebutuhan Tempat Tidur Menggunakan Metode Data Mining Dwi Indah Puspitasari; Edi Jaya Kusuma; Kriswiharsi Kun Saptorini; Evina Widianawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v1i2.15

Abstract

Dalam studi kasus yang dilakukan di bangsal Umar di Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal, Jawa Tengah, diketahui bahwa pada tahun 2020 bangsal tersebut memiliki 22 tempat tidur. Berdasarkan data statistik yang diperoleh, nilai indikator Barber-Johnson yang ada pada bangsal Umar masing-masing adalah BOR 65.2%; LOS 2.85; TOI 1.52; dan BTO 83.68. berdasarkan indikator tersebut efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal Umar di RSI Kendal masih belum tercapai. Maka dari itu, agar mutu pelayanan kesehatan khususnya dalam hal efisiensi penggunaan tempat tidur pada bangsal Umar di RSI Kendal tercapai, penelitian ini mengimplementasikan metode data mining random forest untuk melakukan prediksi jumlah tempat tidur sesuai dengan standar Barber Johnson untuk tahun 2021 hingga 2023. Dari hasil pengolahan data didapatkan jumlah tempat tidur untuk tahun 2021 hingga 2023 pada bangsal Umar diprediksi memiliki 20 hingga 22 tempat tidur. Evaluasi terhadap tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal Umar dilakukan dengan memanfaatkan grafik Barber-Johnson. Dari grafik yang dihasilkan, dapat disimpulkan bahwa hasil prediksi jumlah tempat tidur mampu mencapai tingkat efisien. Hal ini disebabkan karena pada grafik Barber-Johnson bangsal Umar untuk tahun 2021 hingga 2023 titik pertemuan indikator tepat berada di daerah efisien.
Empowerment of Young Women Through Nutrition Education and Reproductive Health in Stunting Prevention at Mega Islamic Boarding School, Semarang City Ika Pantiawati; Edi Jaya Kusuma; Widya Ratna Wulan; Tiara Fani; Syifa Sofia Wibowo
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i1.19309

Abstract

This community service program aims to improve adolescent girls’ knowledge of balanced nutrition, anemia prevention, reproductive health, and stunting prevention. The program was conducted at Mega Islamic Boarding High School in Semarang City and involved 47 female students. The intervention was implemented through socialization sessions and interactive educational methods. Program evaluation employed a pre-test and post-test design, with data analyzed using a paired-sample t-test. The results indicate an average increase in knowledge scores of 11.21%, with a statistically significant difference between pre-intervention and post-intervention scores (p < 0.05). Educational activities focusing on nutrition, reproductive health, and stunting prevention for adolescent girls have important implications for strengthening the role of schools in promoting adolescent health. The structured boarding school environment positions schools as strategic settings for fostering sustainable health behaviors. Therefore, it is recommended that health education activities be integrated into extracurricular programs or dormitory guidance and supported by the establishment of adolescent health teams or student health cadres as agents of change through a peer education approach. Furthermore, sustained partnerships with community health centers and universities should be strengthened to support mentoring, evaluation, and program sustainability, ensuring that initiatives to improve adolescent girls’ health literacy contribute meaningfully to the long-term prevention of stunting.
Melanoma Classification based on Simulated Annealing Optimization Neural Network Kusuma, Edi Jaya; Pantiawati, Ika; Handayani, Sri
Knowledge Engineering and Data Science
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technology development in image processing and artificial intelligence leads to the high demand for smart systems, especially in the health sector. Cancer is one of the diseases with the highest mortality cases worldwide. Melanoma is one of the cancers commonly caused by high exposure to UV light. The earliest the melanoma is identified, the higher the patient's chance of recovering. Therefore, this study proposes melanoma detection based on BPNN optimized by a simulated annealing algorithm. This research utilizes PH2 dermoscopic image data containing 200 color digital images in BMP format. The data is processed using color feature extraction techniques to identify the characteristics of each image according to the target data. The color space extraction includes mean RGB, HSV, CIE LAB, YCbCr, and XYZ. The evaluation result showed that the BPNN-SA increased the performance accuracy in classifying skin cancer compared to the original BPNN, with an overall average accuracy of 84.03%.
Implementasi Aplikasi Wifi TB Berdasarkan Persepsi Kemudahan dan Kemanfaatan di Kota Semarang Kurniadi, Arif; Widianawati, Evina; Kusuma, Edi Jaya; Salim, Marko Ferdian
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.50483

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu dari sepuluh penyakit penyebab kematian di dunia. Kasus TB yang ditemukan harus dicatat dan dilaporkan oleh setiap fasilitas pelayanan kesehatan sesuai format yang ditentukan.Tujuan: Mengetahui pengaruh persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala terhadap implementasi penggunaan aplikasi Wifi TB.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan melibatkan dokter praktik mandiri dan dokter klinik pratama sebagai responden sebanyak 129 orang pada tahun 2019.Hasil: Responden yang mengisi angket sebanyak 129 orang, 60% belum menggunakan aplikasi dan 40% sudah menggunakan aplikasi. Berdasarkan hasil skor angket dengan skala 1 – 5, diketahui skor persepsi kemanfaatan dan kemudahan adalah 4, skor kendala penggunaan adalah 2, skor implementasi penggunaan 3,8 serta skor efektivitas dan kepuasan adalah 4. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai sig F= 0,000 dan R-square= 70,1%, artinya persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala penggunaan aplikasi secara bersama-sama berpengaruh siginifikan terhadap implementasi penggunaan aplikasi Wifi TB sebesar 70,1%.Kesimpulan: Persepsi kemanfaatan, kemudahan dan kendala penggunaan mempengaruhi implementasi penggunaan aplikasi sebesar 70,1%. Disarankan kepada pengembang program dan dinas terkait untuk selalu memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengguna aplikasi Wifi TB.