Harfiana Abbas, Gusma
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR PRAKTIKUM BAGI MAHASISWA BARU PRODI KIMIA FMIPA UNM Sudding; Harfiana Abbas, Gusma; Munawwarah; Alam, Muhammad Nur; Fahmuddin S, Muhammad
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v2i2.8342

Abstract

Kegiatan praktikum dalam pendidikan kimia memegang peranan penting dalam membentuk keterampilan dan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep dasar kimia. Mahasiswa baru sering mengalami kesulitan dalam mengoperasikan alat laboratorium, melakukan pengukuran yang tepat, serta menerapkan prosedur kerja yang aman dan benar. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dasar praktikum kimia bagi mahasiswa baru melalui pelatihan intensif berbasis praktik langsung di laboratorium. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup sesi pelatihan teoritis, demonstrasi, dan praktik mandiri dengan pendampingan oleh dosen dan asisten laboratorium. Kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa baru yang dibagi ke dalam 4 kelompok, masing-masing terdiri atas 10 peserta. Setiap kelompok mengikuti pelatihan alat laboratorium, teknik dasar pengukuran, serta prosedur keselamatan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dasar dan keterampilan teknis, yang tercermin dari hasil praktik dan peningkatan skor post-test peserta. Mahasiswa menyatakan bahwa kegiatan ini membantu mereka lebih percaya diri dalam menghadapi praktikum yang sesungguhnya. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam membangun kesiapan awal mahasiswa baru melalui keterlibatan aktif dalam lingkungan pembelajaran laboratorium yang terstruktur
Penerapan Teknologi Pirolisis Secara Terpadu Dari Pemanfaatan Limbah Kayu di Desa Paccellekang Mohammad Wijaya; Harfiana Abbas, Gusma; Yani, Setyawati; Fadly, Dewiyanti; Puji Cahyani, Vika
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): AgustusĀ : NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i3.6459

Abstract

Natural resource management in Paccellekang Village, which includes rice paddies, plantations, and teak trees, remains suboptimal despite its significant potential, particularly the abundant wood waste. This wood waste largely originates from agricultural activities, plantations, and small-scale wood processing. Currently, this waste is often simply burned or dumped, potentially polluting the environment and causing air pollution. However, if managed properly, wood waste can be transformed into high-value products that can provide financial benefits to the community. This community service activity aims to empower farmer groups through training in processing wood waste into marketable products such as charcoal, liquid smoke, and wood flour. These products not only have economic value but are also useful in various sectors, for example, liquid smoke as a natural preservative, charcoal as an environmentally friendly fuel, and wood flour as an industrial raw material. The program implementation method uses a structured approach that includes initial observations to identify potential partners and needs, outreach to provide a comprehensive understanding of the program's objectives, and training in wood waste processing technology. Furthermore, intensive mentoring and evaluation of implementation results are provided to ensure program sustainability. The results demonstrated that the farmer group members understood the concept of productive wood waste management and demonstrated high enthusiasm for developing innovative products. This program successfully improved the community's skills in utilizing local resources while reducing the negative impact of waste on the environment. Thus, this activity contributed to increasing community income and supporting sustainable economic development in Paccellekang Village.
KOMUNITAS PRAKTIK GURU/COMMUNITY OF PRACTICE (COP): KOLABORASI UNTUK KESEIMBANGAN EMOSIONAL DAN DINAMIKA KELAS YANG INKLUSIF Sudding; Sudding Sally, Fauzan Hari; Fitri, Qawiyyan; Harfiana Abbas, Gusma; Sudding, Muhammad Fahri Jaya
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v3i1.10647

Abstract

: Guru memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, namun banyak di antara mereka menghadapi tekanan emosional dan kesulitan dalam mengelola dinamika kelas. Kondisi ini berdampak pada kesejahteraan guru dan suasana belajar siswa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas guru Kimia tingkat SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Takalar dalam mengelola keseimbangan emosional dan menciptakan dinamika kelas yang inklusif melalui pelatihan berbasis komunitas guru. Tujuan utama kegiatan adalah membangun kemampuan guru dalam mengelola emosi, meningkatkan empati, dan memperkuat kolaborasi profesional antarpendidik. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Takalar pada tanggal 21 Juni 2025 dan diikuti oleh 25 guru Kimia yang dibagi ke dalam tiga kelompok komunitas. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan, yaitu persiapan kebutuhan pelatihan, pelaksanaan pelatihan interaktif, pendampingan reflektif berbasis komunitas, dan evaluasi hasil melalui pre-test, post-test, serta observasi praktik lapangan.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman guru mengenai pengelolaan emosi (dari 56% menjadi 91%), penerapan strategi dinamika kelas inklusif (dari 61% menjadi 88%), dan keterampilan refleksi sejawat dalam komunitas (dari 48% menjadi 85%). Setiap kelompok komunitas menunjukkan kemajuan dalam kolaborasi profesional dan saling dukung secara emosional. Guru memperoleh manfaat nyata berupa peningkatan kesejahteraan psikologis, kemampuan reflektif, dan motivasi untuk melanjutkan praktik komunitas secara mandiri di lingkungan MGMP Kimia.Kegiatan ini menghasilkan model pengembangan profesional guru berbasis komunitas yang menekankan keseimbangan emosional dan kerja kolaboratif. Pendekatan ini menjadi kontribusi baru dalam pemberdayaan guru melalui keterlibatan langsung masyarakat pendidikan dalam pembelajaran sejawat yang berkelanjutan.