Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Perbedaan Karakter Mahasiswa Rantau dengan Mahasiswa Nonrantau pada Program Studi Pendidikan Bisnis Andjani, Andita Dwi; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan; Lempi, Herga Andar; Aziz, Naufal Nuurul Aziz; Hikam, Zaki Maula
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v8i1.3020

Abstract

Penelitian ini mengulas bagaimana mahasiswa rantau dan nonrantau beradaptasi dengan lingkungan serta budaya kampus. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, ditemukan bahwa mahasiswa rantau menghadapi lebih banyak hambatan—seperti perbedaan budaya, bahasa, kesulitan bersosialisasi, dan tekanan psikologis—yang berdampak pada motivasi dan kedisiplinan. Di sisi lain, mahasiswa nonrantau cenderung lebih cepat menyesuaikan diri karena familiar dengan lingkungan, meskipun tetap mengalami tekanan akademik.Dukungan dari teman sebaya dan keterlibatan dalam aktivitas kampus membantu proses adaptasi keduanya. Temuan ini menyoroti perlunya pendekatan psikososial serta kebijakan kampus yang inklusif untuk mendukung integrasi seluruh mahasiswa dalam dunia perkuliahan.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Presentasi pada Keterampilan Komunikasi dan Kognisi Mahasiswa dalam Perspektif Teori Cognitive Load Mindra, Davin Septian; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan; Tazkillah, Ghina Ajmal; Barokah, Nurul Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9291

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pembelajaran berbasis presentasi terhadap keterampilan komunikasi dan beban kognitif mahasiswa dalam konteks Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Studi menunjukkan 67% mahasiswa dari lima institusi di Jawa mengalami tekanan akademik akibat tugas presentasi berlebihan, dengan 32% mengalami penurunan motivasi belajar. Penelitian bertujuan menyelidiki pengaruh metode ini serta mengidentifikasi strategi penanganan tantangan dari tugas presentasi berulang, menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur dan observasi. Hasil menunjukkan keseimbangan antara pengembangan soft skills dan pengelolaan beban kognitif menjadi kunci keberhasilan, dengan interaksi dinamis antara self-efficacy dan kemampuan mengelola cognitive load. Penelitian berkontribusi pada pengembangan strategi pengajaran efektif dan referensi kebijakan pendidikan yang memperhatikan keseimbangan pengembangan komunikasi dan pengelolaan beban kognitif mahasiswa.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI PADA SILENT READER DALAM GRUP DISKUSI ONLINE Maulani, Rista Nabilah; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan; Soeriakartalegawa, Aldo Pranata; Firmansyah, Arya Pramudya
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/kvg.v6i1.996

Abstract

Transformasi teknologi telah mendorong digitalisasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam komunikasi akademik yang kini banyak berlangsung secara daring melalui platform seperti WhatsApp. Komunikasi akademik yang efektif diperlukan untuk mendukung kelancaran diskusi dan kerja sama dalam kelompok. Fenomena silent reader, yaitu anggota grup yang hanya membaca tanpa memberikan tanggapan menjadi tantangan tersendiri dalam efektivitas komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Ilmu Komunikasi berinteraksi dalam situasi yang melibatkan anggota grup yang pasif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa memilih diam dalam grup diskusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap lima partisipan yang aktif dalam grup diskusi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silent reader tidak selalu berarti tidak memahami isi diskusi, namun dalam konteks kelompok, kehadiran mereka membuat komunikasi menjadi tidak efektif. Faktor-faktor seperti kurang percaya diri, minimnya kedekatan antar anggota, serta pengalaman negatif dalam grup diskusi sebelumnya menjadi penyebab utama. Kondisi ini menyebabkan diskusi berjalan kurang efektif dan cenderung didominasi oleh segelintir anggota. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami tantangan komunikasi digital mahasiswa serta mendorong terciptanya diskusi yang lebih partisipatif. Kesimpulannya, keberadaan silent reader dalam grup diskusi online berdampak pada efektivitas komunikasi akademik karena interaksi menjadi tidak seimbang dan tujuan diskusi tidak sepenuhnya tecapai. Kata Kunci: Silent Reader, Efektivitas Komunikasi, Diskusi Akademik, Komunikasi Daring, Platform Digital
Analisis Penggunaan Bahasa Slang Pada Mahasiswa Pendidikan Bisnis Manan, Linda Ifni Pratiwi; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan; Ayu, Rizkia Siva; Reinata, Vanya Fara; Rahma, Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27928

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dengan lengkap mengenai pola penggunaan bahasa slang, bentuk-bentuk dari bahasa slang yang banyak digunakan, serta implikasi penggunaan bahasa ini terhadap proses komunikasi akademik dan non akademik pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bisnis di Universitas Pendidikan Indonesia. Bahasa slang merupakan bentuk komunikasi informal yang sering sekali digunakan oleh mahasiswa sebagai ekspresi diri yang lebih santai, akrab dan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara terstruktur kepada masing-masing lima orang mahasiswa. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan bahasa slang berfungsi sebagai alat ekspresi, identitas dan alat identitas sosial, serta media interaksi sosial. Penggunaan bahasa slang yang berlebihan, akan mengganggu kemampuan berbahasa Indonesia pada mahasiswa, terutama dalam konteks akademik seperti presentasi, diskusi kelas, maupun penulisan karya ilmiah. Oleh karena, mahasiswa dituntut untuk mampu memposisikan atau menggunakan bahasa sesuai dengan konteks penggunaannya.
Culture Shock dan Adaptasi Budaya Perantau Batak di Universitas Pendidikan Indonesia Simarmata, Victoria Clareva; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan; Azizah, Regita Nur; Khurosani, Bilqhis Isywal; Zevi, Fidiya Iryana; Aulia, Khansa; Meiliana, Annisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28514

Abstract

Suku Batak dikenal sebagai kelompok etnis yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan memiliki semangat merantau sebagai bagian dari upaya mencapai kemajuan hidup. Banyak mahasiswa Batak yang merantau ke kota-kota besar seperti Bandung untuk menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Namun, proses perantauan ini tidak hanya membawa perubahan geografis, tetapi juga menuntut penyesuaian terhadap perbedaan budaya, salah satunya dalam aspek kuliner. Mahasiswa perantau Batak kerap mengalami culture shock akibat perbedaan cita rasa, kebiasaan makan, dan norma sosial antara kuliner khas Batak dan kuliner Sunda yang mendominasi lingkungan UPI. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fenomena culture shock, (2) menelisik pengalaman culture shock yang dialami oleh mahasiswa perantau Batak dalam konteks budaya kuliner, serta (3) mengemukakan strategi adaptasi yang dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap mahasiswa UPI asal Batak yang sebelumnya berdomisili di wilayah Sumatera. Wawancara dilakukan secara terbuka dengan panduan pertanyaan terstruktur dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika adaptasi budaya mahasiswa perantau serta menjadi kontribusi bagi upaya menciptakan lingkungan kampus yang lebih inklusif dan suportif.
Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Komunikasi Interpersonal di Era Digital Arvito, Djendral Muhammad; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29433

Abstract

Perkembangan era digital telah secara drastis mengubah bentuk komunikasi manusia, terutama melalui kehadiran media sosial. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak positif dan negatif media sosial terhadap pola komunikasi interpersonal. Dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang melibatkan empat partisipan dari latar belakang yang beragam. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa media sosial menawarkan sejumlah manfaat, seperti mempercepat proses komunikasi, menghemat waktu, dan memperluas jaringan pertemanan. Namun demikian, media sosial juga membawa dampak negatif berupa menurunnya kualitas interaksi secara langsung, meningkatnya risiko kesalahpahaman akibat minimnya ekspresi nonverbal, serta berkurangnya kelekatan emosional antarindividu. Oleh karena itu, penting untuk menyeimbangkan penggunaan media sosial dan komunikasi tatap muka guna menjaga kualitas hubungan interpersonal. Penelitian ini menyarankan penggunaan media sosial secara cerdas agar manfaat yang diperoleh tetap optimal tanpa mengabaikan kedalaman hubungan sosial.
PENURUNAN BUDAYA LITERASI DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI PADA GENERASI Z Amalyah, Aam; Aziz, Firman; H, Rezha Ilma; Ferdiana, Ryan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.40843

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi membuat Gen Z yang lahir pada rentang tahun 1997-2012 hidup berdampingan dengan teknologi, sehingga rentan menurunnya kebudayaan literasi dan minat baca serta penggunaan bahasa Indonesia yang terkontaminasi bahasa asing atau bahasa gaul. Banyak Gen Z yang kurang menerima informasi karena rendahnya minat baca, menyebabkan mudahnya terserang informasi atau berita hoax. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat literasi membaca  dengan cara mengembangkan media baca, dan menjaga bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan agar tidak termakan oleh bahasa asing dan bahasa yang tidak baku pada Gen Z namun penggunaannya harus tetap memperhatikan tempat misal ketika di tempat formal menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah kebahasaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menyebarkan G-Form dan ditujukan pada partisipan yang diamati pada penelitian ini yaitu Gen Z. Pendekatan kuantitatif dipilih karena partisipan yang menjadi sasaran dalam penelitian sudah pandai mengakses teknologi dengan baik yang membuat Gen Z mudah memberikan respon sehingga mempermudah jalannya penelitian. 
Tantangan Dan Strategi Adaptasi Mahasiswa Lulusan Boarding School Pada Pembentukan Budaya Di Universitas Pendidikan Indonesia Rahma, Nabila Nailatur; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan; Zahra, Agifa Faiza; Paramitha, Aura Rahma; Artikasari, Devina; Wiftasya, Najla; Khairunnisa, Salwa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa transisi dari sekolah menengah atas (SMA) menuju perguruan tinggi merupakan sebuah tantangan adaptasi bagi semua mahasiswa baru, teruma bagi mereka yang berasal dari SMA boarding school. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis tantangan adaptasi yang dialami oleh mahasiswa lulusan boarding school di Universitas Pendidikan Indonesia serta strategi adaptasi yang mereka lakukan agar dapat menyesuaikan diri dengan budaya kampus serta menjalani kehidupan kampus dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam proses adaptasi. Data diperoleh melalui wawancara secara online menggunakan gform. Wawancara tersebut diberikan kepada tiga mahasiswa baru lulusan boarding school di universitas pendidikan indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa tantangan utama yang dihadapi oleh mahasiswa lulusan boarding school meliputi perbedaan budaya akademik dan sosial, culture shock dalam kebebasan akademik dan kehidupan sosial, serta tantangan awal dalam membangun hubungan dengan lingkungan yang lebih beragam. Namun, sebagian besar mahasiswa berhasil beradaptasi dengan strategi seperti membangun komunikasi yang baik, berpartisipasi dalam kegiatan kampus, serta mempertahankan nilai-nilai positif dari boarding school seperti disiplin, ibadah, dan manajemen waktu. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang merupakan alumni boarding school cukup mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan budaya akademik dan sosial di kampus Universitas Pendidikan Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptasi yang efektif agar mereka dapat menjalani kehidupan kampus dengan baik. Selain itu, dukungan akademik dan sosial dari lingkungan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa melewati masa transisi ini.
Persepsi Pengguna Rokok Elektrik Di Kalangan Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Pendidikan Indonesia: Studi Deskriptif Kualitatif Mahdia, Naila Maulida; Aziz, Firman; Ferdiana, Ryan; Aqdami, Nashrullah Tsabbit; Putrinima, Ayudia Qoryn; Sazeli, Aulya Sasikirana; Cahya, Nayla Riskia; Firdaus, Siti Laya Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok elektrik atau vape semakin populer sebagai alternatif rokok konvensional, khususnya di kalangan mahasiswa. Meskipun dianggap lebih aman, berbagai penelitian menunjukkan bahwa vape tetap mengandung senyawa berbahaya yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, seperti inflamasi saluran pernapasan dan ketergantungan nikotin. Tingginya prevalensi pengguna vape di Indonesia menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjangnya, terutama di tengah minimnya pemahaman masyarakat terhadap risiko yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penggunaan rokok elektrik oleh Mahasiswa Teknologi Pangan di Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode purposive sampling dengan melibatkan lima mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan di Universitas Pendidikan Indonesia yang merupakan pengguna rokok elektrik. Data dikumpulkan melalui kuesioner online berisi pertanyaan terbuka berbasis kerangka Health Belief Model, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi terhadap risiko kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pengguna rokok elektrik memiliki persepsi yang beragam terkait aspek keamanan, ketergantungan, dan risiko kesehatan. Motivasi penggunaan umumnya didorong oleh faktor psikologis dan sosial, meskipun terdapat ambivalensi antara kesadaran risiko dan kenyamanan dalam penggunaannya. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi berkelanjutan dan kebijakan pengendalian yang berbasis bukti untuk meningkatkan kesadaran risiko dan mengurangi penggunaan rokok elektrik di kalangan mahasiswa.