Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Phinisi Integration Review

Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Kecerdasan Kewarganegaraan Peserta Didik di SMA Irma M; Hasnawi Haris; Andi Kasmawati
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajarandi SMA Negeri 6 Takalar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskrptif kualitatif dengan penentuan jumlah informan terdiri dari 10 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria informan kepala sekolah, guru dan siswa di SMA Negeri 6 Takalar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahaan data yang digunakan yakni triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Gerakan Literasi Sekolah pada tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran di SMA Negeri 6 Takalar sudah dimulai sejak diterapkannya kurikulum 2013 di sekolah ini, yakni pada tahun ajaran 2016/2017, setahun setelah diterbitkannya Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang penumbuhan budi dan sudah sesuai dengan tahap-tahap gerakan literasi sekolah (GLS) yang meliputi tahap pembiasaan yaitu melakukan pembiasaan 15 menit membaca (membaca dalam hati dan membacakan nyaring) dalam kurun waktu tertentu, selanjutnya tahap pengembangan yaitu melibatkan seluruh warga sekolah SMA Negeri 6 Takalar yang berisikan penghargaan dan karya-karya peserta didik dari hasil literasi mereka dan tahap pembelajaran, yaitu kemampuan nalar dan kreatif siswa SMA Negeri 6 Takalar selalu dipupuk dengan literasi, sehingga dengan usaha ini, siswa senantiasa diarahkan pada hal-hal yang positif untuk menunjang daya berpikirnya menjadi pribadi yang berbudi pekerti lebih baik kedepannya.
Integrasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran PPKn Untuk Mengembangkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa A Wahyuni; Hasnawi Haris; Mustari Mustari
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (i) upaya yang dilakukan tenaga pendidik untuk mengintegrasikan pendidikan karakter pada mata pelajaran PPKn untuk mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa di SMPN 8 Makassar, (ii) integrasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran PPKn untuk mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa di SMPN 8 Makassar, dan (iii) factor pendukung dan penghambat proses integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran PPKn untuk mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa di SMPN 8 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik triangulasi .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (i) upaya yang dilakukan guru dalam mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 8 Makassar adalah dengan menerapkan model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dimana model tersebut dapat membantu siswa untuk melatih karakter siswa serta meningkatkan keterampilan mengemukakan pendapatnya  (ii) menggunakan 3 model pembelajaran yaitu: model Team Assisted Individualization (TAI), metode tanya jawab dan metode konvensional (iii) terdapat faktor pendukung dalam pengintegrasian pendidikan karakter untuk meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa yaitu : (i) Kegiatan yang sudah terprogram dengan baik dalam silabus dan RPP, (ii) sarana dan prasarana yang memadai, (iii) serta dukungan dan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua siswa dan faktor penghambat dalam pengintegrasian pendidikan karakter untuk meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa yaitu : (i) kontrol sekolah yang terbatas, (ii) kurangnya pemahaman tentang pendidikan karakter, (iii) keberanian siswa untuk mengemukakan pendapatnya masi kurang, dan (iv) adanya keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Jeneponto Sahabuddin Sahabuddin; Hasnawi Haris; Hamsu Abdul Gani
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14904

Abstract

Madrasah sebagai wahana pendidikan karakter berlangsung proses transformasi nilai-nilai luhur melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter merupakan kata kunci dari proses transformasi nilai-nilai luhur di Madrasah. Guru menjadi transformer nilai-nilai luhur kepada peserta didik untuk menjadi bagian dari masyarakat yang berbudaya. Penelitian Ini bertujuan (i) Untuk mengetahui bagaimana implementasi penguatan pendidikan nilai – nilai karakter  ke dalam mata pelajaran Agama dan PPKn di MTs Negeri 1 Jeneponto, (ii) Untuk mengetahui bagaimana implementasi penguatan pendidikan nilai-nilai karakter melalui pengembangan diri di MTs Negeri 1 Jeneponto, dan (iii) Untuk mengetahui apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan penguatan pendidikan nilai-nilai karakter di MTs Negeri 1 Jeneponto.Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari (i) para Tenaga pendidik PPKn, dan (ii) para Tenaga Pendidik Agama. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi penguatan pendidikan nilai-nilai karakter melalui pengintegrasian ke dalam mata pelajaran Agama dan PPKn di MTs Negeri 1 Jeneponto mencakup beberapa aspek diantaranya (i) Mampu menanamkan nilai-nilai kejujuran dan cinta tanah air antar sesama, (ii) membentuk rasa nasionalisme dan cinta tanah air antar sesama  (iii) Implementasi Proses pembelajaran pendidikan karakter dalam mencapai tujuannya adalah dengan menyiapkan silabus, RPP dan memperhatikan rana afektif dan koknitif dalam proses pembelajaran, dan (iv) Memberikan motivasi terhadap para peserta didik dan mampu memberikan semacam penghargaan kepada mereka agar mampu meningkatkan minat peserta didik dalam proses pembelajaran. Pada Implementasi penguatan pendidikan nilai-nilai karakter melalui pengembangan diri di MTs Negeri 1 Jeneponto meliputi (i) Mampu memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan dan keagamaan terhadap peserta didik dan mampu menjelaskan makna tentang Bhineka Tunggal Ika (ii) Tenaga pendidik mampu menerapkan metode pembelajaran dengan strategi memberikan pemahaman terhadap para peserta didik dengan kehidupan sosial mereka. (iii) tenaga pendidik mampu menanamkan rasa patriotisme terhadap para peserta didik.
Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter Di Sekolah Muhammad Zul Ahmadi; Hasnawi Haris; Muhammad Akbal
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14971

Abstract

Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter Di SMPN 3 Bontomarannu Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui: (i)implementasi program penguatan pendidikan karakter di SMPN 3 Bontomarannu Kabupaten Gowa;(ii) faktor pendukung dalam  implementasi program penguatan pendidikan karakter di SMPN 3 Bontomarannu Kabupaten Gowa;dan (iii) faktor penghambat dalam implementasi program penguatan pendidikan karakter di SMPN 3 Bontomarannu Kabupaten Gowa.Penelitian menggunakanjenis penelitiankualitatif dengan pendekatan deskriptif.Berdasarkansumbernya,jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui metode wawancara terhadap guru dan siswa serta dokumentasi dan observasi. Sedangkan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, undang-undang maupun sumber lain yang berkaitan. Pengolahan dan penyajian data dilakukan secara deskriptif.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: (i)Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di SMPN 3 Bontomarannu sudah berjalan namun pelaksanaannya belum maksimal. (ii) Faktor pendukung dalam mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter di SMPN 3 Bontomarannu adalah adanya kompetensi guru, kerjasama yang baik dari wali peserta didik, kurikulum sekolah yang sudah baik, serta pengawasan intens dari kepala sekolah. (iii) Faktor penghambat dalam mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter di SMPN 3 Bontomarannu adalah sarana dan prasarana, kualifikasi akademik guru yang tidak sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan, adanya karakter yang berbeda-beda pada peserta didik serta kedisiplinan peserta didik yang masih rendah.
Pengaruh Media Pembelajaran Aplikasi Whatsapp Terhadap Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Muh Iqbal Jufri; Hasnawi Haris; Rifdan Rifdan
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38163

Abstract

This study aims to determine the effect of the WhatsApp application learning media on students' learning interest in Civics lessons in distance learning at SMP Negeri 2 Palopo, and to determine the effect of WhatsApp application learning media on student learning outcomes in Civics lessons in distance learning at State Junior High Schools. 2 Palopo. This type of research uses ex-post facto research, taking a sample of 161 students who were selected randomly with probability sampling technique. There are two data analysis techniques used in this study, namely, descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The data collection techniques used were questionnaires, learning outcomes data and documentation. The results showed that (1) WhatsApp application learning media had a significant influence on participants' learning interest. students in Civics lessons in distance learning at SMP Negeri 2 Palopo. This can be seen from the results of data processing using Statistical product and service solution (SPSS) 22 R value 0.575 and tcount 8.864 > ttable 1.654 with a significance of 0.000 <0.05 which means H1 is accepted in other words the learning media has a positive and significant influence on learning interest of students in Civics lessons. (2) WhatsApp application learning media has a significant effect on student learning outcomes in Civics lessons in distance learning at SMP Negeri 2 Palopo. This can be seen from the results of data processing using Statistical product and service solution (SPSS) 22 R value 0.406 and tcount 5.596 > t table 1.654 with a significance of 0.000 <0.05 which means H1 is accepted in other words the learning media has a positive and significant effect on learning outcomes students in PPKn lessons. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran aplikasi WhatsApp terhadap minat belajar peserta didik pada pelajaran PPKn dalam pembelajaran jarak jauh di SMP Negeri 2 Palopo, dan mengetahui pengaruh media pembelajaran aplikasi WhatsApp terhadap hasil belajar peserta didik pada pelajaran PPKn dalam pembelajaran jarak jauh di SMP Negeri 2 Palopo.Jenis penelitian inimenggunakan penelitian ex-post facto, pengambilan sampelberjumlah 161 peserta didik yang dipilih secara random dengan teknik probility sampling. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ada dua yaitu, analisis Statistika Deskriptif dan analisis Statistika Inferensial.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, data hasil belajar dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)  Media pembelajaran aplikasi WhatsApp memiliki pengaruh signifikan terhadap minat belajar peserta didik pada pelajaran PPKn dalam pembelajaran jarak jauh di SMP Negeri 2 Palopo. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengelolahan data mengunakan Statistical product and service solution (SPSS) 22 nilai R 0,575 dan nilai thitung 8,864 > ttabel 1,654 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya H1 diterima dengan kata lain media pembelajaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar peserta didik pada pelajaran PPKn. (2) Media pembelajaran Aplikasi WhatsApp memiliki pengaruh Signifikan terhadap hasil belajar pesertadidik pada pelajaran PPKn dalam pembelajaran jarak jauh di SMP Negeri 2 Palopo. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengelolahan data mengunakan Statistical product and service solution (SPSS) 22 nilai R 0,406 dan nilai thitung 5,596 >ttabel 1,654 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya H1 diterimadengan kata lain media pembelajaran berpengaruh positif dan Signifikan terhadap hasil belajar pesertadidik pada pelajaran PPKn.