Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Memahami Makna dan Pentingnya Supervisi Pendidikan Pada Peningkatan Kinerja Guru Akram Maulana Yamin; Davin Malik Alfaruqi; Ermita; Fifin Wildanah
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 1 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educational supervision is a crucial aspect in improving the quality of teaching and learning in schools. Optimal teacher performance relies heavily on their ability to implement effective and innovative teaching methods, which can be achieved through educational supervision. This article aims to discuss the meaning, importance, and role of educational supervision in enhancing teacher performance. Through a literature review, this article analyzes various concepts of educational supervision as presented by several experts, including the objectives, functions, and types of supervision that can be applied in schools. Academic supervision and clinical supervision are two commonly used types of supervision, each having different goals and approaches in supporting teachers' professional development. The findings indicate that educational supervision serves not only as a monitoring tool but also as a strategy for empowerment that helps teachers identify problems, improve competencies, and enhance overall teaching quality. With the right approach, supervision can create a more conducive learning environment, increase teacher motivation, and ultimately contribute to achieving better educational outcomes.
Kurikulum Merdeka sebagai Strategi Inovatif untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Akram Maulana Yamin; Haellsa Tanjung; Merika Setiawati; Nikmah Hayati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan inovasi pendidikan di Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pendekatan yang lebih fleksibel, relevan, dan berbasis pada kebutuhan siswa. Artikel ini mengkaji peran Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan fokus pada aspek fleksibilitas, pengembangan karakter, dan keterampilan abad ke-21. Kurikulum ini memberikan kebebasan bagi sekolah untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan potensi siswa, serta mendukung pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang mengakomodasi keberagaman minat, kesiapan, dan gaya belajar siswa. Meskipun demikian, implementasi Kurikulum Merdeka dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sarana prasarana, pelatihan guru yang terbatas, dan kesiapan teknologi di daerah terpencil. Sehingga, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan penerapannya. Dengan dukungan yang tepat, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan, serta mempersiapkan generasi muda yang kompeten baik secara akademis maupun dalam keterampilan hidup
ANALISIS MANAJEMEN RESIKO PADA KASUS LONGSORNYA KAWASAN GEDUNG KULIAH UIN III IMAM BONJOL TAHUN 2025 Sentia Devi; Susilawati; Putri Anggraini; Murni Safitri; Divia Putri; Akram Maulana Yamin; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jmjn4g88

Abstract

Penelitian ini menganalisis manajemen risiko pada kasus longsornya kawasan Gedung Kuliah UIN III Imam Bonjol Padang pada tahun 2025, yang menyebabkan gangguan signifikan terhadap aktivitas akademik, kerusakan infrastruktur, serta potensi ancaman keselamatan bagi mahasiswa dan tenaga kependidikan. Kejadian longsor dipicu oleh kombinasi faktor geoteknik, curah hujan ekstrem, ketidaksesuaian tata kelola drainase, serta lemahnya pengawasan terhadap perubahan kontur tanah di area pembangunan. Latar belakang masalah menyoroti kurang optimalnya identifikasi risiko sejak tahap perencanaan kampus, minimnya evaluasi berkala terhadap stabilitas lereng, serta ketidaksiapan sistem mitigasi darurat yang berdampak pada meningkatnya risiko operasional institusi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari jurnal ilmiah, laporan kebencanaan BNPB, publikasi BMKG, berita nasional tahun 2025, serta kerangka teori ISO 31000:2018 mengenai proses identifikasi, analisis, evaluasi, dan penanganan risiko. Analisis juga diperkuat dengan pendekatan FMEA untuk menilai tingkat keparahan dan kemungkinan kegagalan sistem proteksi lereng, serta Fault Tree Analysis (FTA) untuk memetakan akar penyebab longsor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama berasal dari kelemahan struktural pada sistem drainase, kurangnya pemantauan geoteknik, serta tidak adanya integrasi manajemen risiko ke dalam tata kelola pembangunan kampus. Kesenjangan antara risiko lingkungan dan risiko operasional memperburuk dampak longsor terhadap keberlanjutan proses akademik. Kesimpulan merekomendasikan perlunya penguatan governance risiko berbasis lingkungan, peningkatan sistem monitoring lereng secara real-time, audit konstruksi berkala, serta penyusunan SOP evakuasi dan mitigasi bencana untuk meningkatkan ketahanan kampus terhadap ancaman geologi di masa depan.