Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assessing the Effectiveness of Hormonal Aromatase inhibitors (AI) Therapy in Hormone Receptor Positive Post-Menopausal Breast Cancer Patients: A Systematic Review Perdiyana , Angki; Lesmana , Agri; Sitompul , Dea Syafira Alamsyah; Wijayanti , Fakhira Ayu; Alrasyid , Miko Dharma; Wiguna , Naufal Yafi Rais; Sutomo , Tharisa Novianti Syabania; Nugraha, Deity; Fitriani, Elies
Bali Medical and Wellness Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Bali Medical and Wellness Journal
Publisher : PT BMW Journal Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71341/bmwj.v1i2.7

Abstract

Background: Endocrine therapy is a cornerstone in the treatment of breast cancer for patients who are hormone receptor-positive (HR+). Aromatase Inhibitors are a key option for managing HR+ breast cancer in postmenopausal women. Objective: This study investigates the efficacy of Aromatase Inhibitors in postmenopausal women with HR+ breast cancer, focusing on their therapeutic benefits and associated risks. Methods: A comprehensive literature review was conducted using the Cochrane, Google Scholar, PubMed, Science Direct, ClinicalTrials.gov, and Scopus databases, adhering to PRISMA guidelines. Study quality was evaluated using the Risk of Bias for Randomized Trials (RoB 2.0) tool. Results: Aromatase Inhibitors function by inhibiting the aromatase enzyme, effectively reducing estrogen production. While they can be used with other therapies such as metformin or saracatinib, these combinations are not significantly more effective. Aromatase Inhibitors have been shown to enhance cognitive function and alleviate some depressive symptoms, although they may increase the risk of depression and anxiety in some patients. Conclusion: Aromatase Inhibitors are an effective treatment for HR+ breast cancer in postmenopausal women. However, the potential psychological side effects, such as depression and anxiety, require careful management during therapy.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN ASUHAN MANDIRI AKUPRESUR UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN PADA BALITA STUNTING Viventius, Yoshua; Mihardja, Hasan; Lazuardi, Didi; Srilestari, Adiningsih; Nareswari, Irma; Djaali, Wahyuningsih; Nugraha, Deity; Setiawan, Natasha; Konda, Yuanti Yunus; Syailindra, Firza; Fitriani, Elies
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 2, No 1 (2024): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v2i1.14450

Abstract

Masalah stunting masih belum bisa dikendalikan di Indonesia, dengan prevalensi mencapai lebih dari 20% yang termasuk kategori tinggi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Stunting tidak hanya menyebabkan perlambatan pertambahan berat badan, namun juga gangguan perkembangan kognitif dan mental, gangguan pertahanan tubuh, serta peningkatan risiko terjadinya penyakit degeneratif. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah dan menangani stunting, namun penanganan stunting yang efektif mencakup kolaborasi berbagai pihak, termasuk kader kesehatan dan orang tua balita. Salah satu penanganan stunting yang dapat dilakukan adalah akupresur. Akupresur yang merupakan bagian dari akupunktur, memanfaatkan penekanan pada titik-titik akupunktur. Akupresur merupakan terapi yang sederhana, murah, non invasif, mudah dilakukan, serta dapat dilakukan secara mandiri oleh siapa saja dan kapan saja, termasuk oleh kader kesehatan dan terutama orang tua balita. Namun masih banyak orang tua dan kader kesehatan yang belum mengetahui terapi akupresur, terutama pemanfaatannya pada kondisi stunting. Penyuluhan dengan seminar awam dilakukan untuk membuka wawasan masyarakat luas terhadap pemanfaatan akupresur untuk stunting. Seminar awam diikuti dengan workshop dilakukan secara hibrida luring di Kabupaten Tangerang dan daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta luring dan 941 peserta daring. Pada evaluasi, ditemukan peningkatan skor posttest dibandingkan dengan pretest yang menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai pemberian gizi pada balita, stunting, akupresur, dan manfaat akupresur pada stunting. Terdapat peningkatan pengetahuan kader, dan ibu balita stunting setelah pemberian penyuluhan dan workshop akupresur. Diharapkan kader dan ibu balita stunting dapat mempraktekan akupresur mandiri untuk meningkatkan nafsu makan balita stunting.