Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Migration of Midwifery Care Documentation to Medical Records Barokah, Liberty; Dewi Zolekhah; Laili Rahmatul Ilmi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.320

Abstract

Medical records are the key to documenting services for health workers who carry out independent practice, good documentation greatly affects the fulfillment of administrative aspects, legal aspects for midwives and patients and provides convenience in maintaining the quality of care documentation to patients. Medical records are very important for health care facilities including Independent Midwife Practices. The function of medical records is to record all health services that have been provided to patients in order to support the improvement of service quality. this study is to implement integrated midwifery care documentation using medical records. The purpose of this study was to implement integrated midwifery care documentation using medical records. This research is an RnD (Research and Development) study with a case study approach. Researchers conducted a data collection process with FGDs. The research was conducted in April-September 2023 at PMB Ummu Hani Bantul Yogyakarta. The object is the recording form that has been implemented. The data validation process used source and technical triangulation. The physical aspect of each form is A4 in size with a weight of 70mg, the paper used for the medical record folder is F4, glossy with cream-colored paper type ivory 260gram. The content aspect includes the division of data items, grouping of data, sequent and how to fill in based on the woman's life cycle, namely grouping the contents for data on pregnant women, maternity, postpartum and children. Obstetric documentation has used integrated documentation from pregnancy to postpartum and child growth and development which has become one document using a medical record folder.
Rekam Medis: Desain, Manfaat dan Penerapannya di Praktik Bidan Mandiri Ummu Hani Yogyakarta Ilmi, Laili Rahmatul; Barokah, Liberty; Zolekhah, Dewi
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 12, No 1 (2024): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v12i1.576

Abstract

AbstractBased on observations and document studies at PMB Ummu Hani Bantul Yogyakarta, the medical record documentation system has not been optimal. PMB Ummu Hani lacks standardized medical record folders, KIB (Patient Identity Cards), and forms. For instance, postpartum records are kept in large folio paper books with batik covers, where the paper size of each form is not uniform. All healthcare personnel and facilities must maintain proper and accurate medical records to protect both patients and healthcare providers and to support the continuity of care. This study aims to design a medical record system that benefits PMB Ummu Hani. The research method used is Research and Development (RnD) with a case study approach. Data collection was conducted through observation and document review of existing medical record forms and Focus Group Discussions (FGD) with 9 midwives. The forms were designed using Canva and Epi Info applications and were tested through design presentations and a second round of FGD. The study resulted in the design of medical record folders, KIB, prenatal examination forms, delivery forms, medical procedure forms, partograph forms, postpartum forms, and child growth records. The medical record folder uses ivory paper, size F4, weighing 260 grams, cream-colored. The medical record forms use A4 paper, weighing 70 grams, white-colored, and the KIB paper size is 85.6 cm x 53.9 cm.Keyword: design, medical record, primary care of Ummu Hani AbstrakBerdasarkan hasil observasi dan studi dokumen di PMB Ummu Hani Bantul Yogyakarta, sistem pencatatan dan pendokumentasian rekam medis belum berjalan optimal. PMB Ummu Hani belum memiliki map rekam medis yang standar, KIB, dan formulir yang terstandar. Contohnya, pencatatan nifas menggunakan buku besar berukuran kertas folio bergaris dengan sampul batik, di mana ukuran kertas setiap formulir tidak seragam. Setiap tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan wajib menyelenggarakan rekam medis yang baik dan benar untuk memberikan perlindungan bagi pasien dan tenaga kesehatan, serta mendukung keberlanjutan pemeriksaan dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain rekam medis yang bermanfaat bagi PMB Ummu Hani. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan studi dokumen pada formulir rekam medis yang ada, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan 9 bidan. Desain formulir dibuat menggunakan aplikasi Canva dan Epi Info, kemudian diuji coba melalui presentasi hasil desain dan FGD tahap 2. Hasil penelitian menghasilkan desain map rekam medis, KIB, formulir pemeriksaan kehamilan, formulir persalinan, formulir tindakan medis, formulir patografi, formulir nifas, dan buku tumbuh kembang anak. Map rekam medis menggunakan kertas jenis ivory ukuran F4 dengan berat 260gram berwarna krem, sementara kertas formulir rekam medis berukuran A4 dengan berat 70gram berwarna putih, dan kertas KIB berukuran 85,6 cm x 53,9 cm.Kata Kunci: desain, rekam medis, PMB Ummu Hani 
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja, Menstruasi, Dismenorea, dan Periksa Payudara Sendiri (Sadari) Zolekhah, Dewi; Kusumawardani, Arum Margi; Agustina, Silvia Ari; Barokah, Liberty
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.188

Abstract

Masa remaja merupakan merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang meliputi perubahan biologis, psikologis dan sosial. Masa remaja diawali dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Kasus seputar reproduksi remaja sekarang semakin meningkat, disebabkan ketidak pahaman remaja terhadap berbagai aspek reproduksi yang berhubungan dengan dirinya sendiri. Permasalahan remaja mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi kian lama dirasakan kian kompleks dan memprihatinkan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertema “Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja”. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan remaja dapat mengetahui tentang Kesehatan reproduksi pada remaja. Tempat Pengabdian yaitu di SMAN 1 Kasihan Bantul, Yogyakarta. Metode yang digunakan yaitu dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan siswa di SMAN 1 Kasihan Bantul. Sebelum penyuluhan, terdapat 13 siswa (31,7%) dengan pengetahuan kurang, 20 siswa (48,8%) dengan pengetahuan cukup, dan 8 siswa (19,5%) dengan pengetahuan kurang. Setelah penyuluhan, tidak ada siswa dengan pengetahuan kurang, 8 siswa (22%) dengan pengetahuan cukup, dan 32 siswa (78%) dengan pengetahuan baik.
Penyuluhan dan Deteksi Dini Stunting sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita Dewi Zolekhah; Liberty Barokah; Yuni Very Anto
Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): November: Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karya.v1i4.800

Abstract

This community service is themed "Counseling and Early Detection of Stunting as an Effort to Prevent Stunting in Toddlers". The purpose of this community service is expected that mothers who have babies can learn about Early Detection of Stunting as an Effort to Prevent Stunting in Toddlers. Stunting is a major public health problem related to nutrition globally, especially in most developing countries including Indonesia. The prevalence of stunted toddlers in Indonesia reaches 21.6% with 16 provinces still below the average stunting rate in Indonesia, one of which is Aceh at 31.2%. Stunting creates obstacles in the formation, growth and development of organs in the short term which can cause death, morbidity or disability. Furthermore, in the long term, stunting has a negative impact on the size of a person's body as an adult, intellectual ability, economic productivity, reproductive ability, diseases related to metabolism and blood vessels. Toddlers with stunting have a fourfold risk of experiencing respiratory tract infections. This community service will be carried out offline and integrated into the Neonatal Care for Babies, Toddlers and Children course. The target of this service is: Mothers who have babies and toddlers. The expected output from the implementation of this community service is the publication of scientific journals. The implementation of this activity is planned in three stages, namely preparation, implementation, and the final stage. The preparation stage includes a series of activities from problem assessment and preparation of proposals. The implementation stage of the activity is to provide Health Education related to early detection of stunting. The preparation stage is carried out by preparing a report based on the activities that have been carried out.
Peningkatan Tumbuh Kembang Bayi Melalui Pijat Bayi Barokah, Liberty; Dewi Zolekhah; Tyas Ning Yuni Astuti A
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stimulasi pijat bayi merupakan kegiatan merangsang kemampuan semua aspek perkembangan dasar bayi yang meliputi stimulasi sentuh, gerak, urut, pendengaran dan penglihatan dengan mengutamakan rasa nyaman, aman, menunjukkan perhatian dan kasih sayang sehingga perkembangannya akan berlangsung secara optimal. Manfaat Pijat bayi di antaranya untuk membantu tumbuh kembang fisik dan emosi bayi, mempererat hubungan antara ibu dan bayi, meningkatkan jumlah dan sitotoksisitas dari sistem immunitas, merangsang fungsi pencernaan dan pembuangan, membantu melatih relaksasi, mengurangi depresi dan ketegangan, mengurangi rasa sakit, mengurangi kembung dan kolik, meningkatkan berat badan, meningkatkan konsentrasi bayi dan membuat tidur lelap serta memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan ibu yang mempunyai bayi dapat mengetahui tentang manfaat tentang pijat bayi dan ibu dapat melakukan sendiri teknik pijat bayi dirumah. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara luring dan terintegrasi dalam mata kuliah Pelayanan Komplementer Pada Ibu dan Anak. Target pengabdian ini yaitu ibu yang mempunyai bayi dan balita. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahapan persiapan meliputi serangkaian kegiatan dari pengkajian masalah dan penyusunan proposal. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah memberikan pendidikan kesehatan terkait pijat bayi serta simulasi dan latihan pijat bayi. Kegiatan ini dinilai berhasil terlihat dari peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pijat bayi Ibu juga antusias dalam mengikuti yoga serta bisa mengulangi gerakan yang sudah di ajarkan saat dilakukan evaluasi dapat mempraktekan cara memijat dengan teknik yang benar.
STRATEGI INTERNALISASI NILAI-NILAI KEJUANGAN JENDERAL ACHMAD YANI DALAM MEMBENTUK KARAKTER MAHASISWA Ningsih, Kori Puspita; Purbobinuko, Zakharias Kurnia; Riyadi, Sujono; Barokah, Liberty; Sugiyono, Sugiyono; Rukmi, Dwi Kartika; Astuti, Yuli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.37964

Abstract

Proses internalisasi pendidikan karakter di lembaga pendidikan tidak dapat dilakukan secara instan, namun secara bertahap dan terus-menerus. Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) sebagai lembaga pendidikan berperan sangat besar dalam memberikan pengaruh dalam membentuk karakter mahasiswa untuk dapat mengamalkan Nilai Kejuangan Jenderal Achmad Yani (NKJA) dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi NKJA dalam membentuk karakter mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Fakultas Kesehatan Unjaya. Hasil penelitian menunjukkan Fakultas Kesehatan Unjaya berupaya membentuk karakter mahasiswa melalui internalisasi NKJA sejak resmi menjadi mahasiswa Unjaya. Internalisasi NKJA dalam membentuk karakter mahasiswa sejalan dengan Visi Misi Fakultas Kesehatan Unjaya. Arah kebijakan internalisasi NKJA dirumuskan dalam Rencana Strategis dengan mengangkat sebagai salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas Kesehatan Unjaya. Nilai-nilai NKJA meliputi Nasionalis, Patriotik dan Heroik. Strategi internalisasi melalui adanya mata kuliah penciri NKJA, melaksanakan program Achmad Yani Muda dan mengintegrasikan penilaian sikap NKJA dalam pembelajaran. Melalui Pendidikan karakter NKJA tersebut, diharapkan dapat membentuk mahasiswa dan lulusan yang memiliki sikap toleransi, adaptif, budi pekerti, cinta tanah air, berani, rela berkorban, mentaati aturan, bertanggungjawab dan prestatif serta mampu menjadi role model.
Penerapan Praktik Yoga Dalam Mengoptimalkan Kecerdasan Kinestetik Pada Anak Usia Dini Barokah, Liberty; Ayuningtyas, Ika Fitria; Anggraini, Tyas Ning Yuni Astuti; Zolekhah, Dewi; Setyawati, Anik
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.190

Abstract

Kecerdasan kinestetik berkaitan dengan perkembangan motorik anak. Permasalahan yang sering terjadi adalah anak masih canggung dalam bergerak, malu – malu dan tidak percaya diri dalam menggerakkan tubuhnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik adalah yoga. Stimulasi dengan yoga merupakan kegiatan merangsang kemampuan semua aspek perkembangan dasar anak yang meliputi stimulasi sentuh, gerak, urut, pendengaran dan penglihatan dengan mengutamakan rasa nyaman, aman, menunjukkan perhatian dan kasih sayang sehingga perkembangannya akan berlangsung secara optimal. Tujuan pengabdian ini agar anak dapat mengikuti yoga untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik. Pengabdian ini  terintegrasi dalam mata kuliah Pelayanan Komplementer Pada Ibu dan Anak. Target pengabdian ini anak umur 4-6 tahun. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahapan persiapan meliputi pengkajian masalah dan penyusunan proposal. Tahapan pelaksanaan adalah melakukan yoga anak. Hasil dari kegiatan ini anak antusias dan semangat dalam melakukan yoga. Hal ini terlihat dari awal kegiatan sampai akhir, siswa mengikuti semua gerakan yoga serta saat evaluasi, siswa dapat melakukan sendiri gerakan yoga sesuai dengan yang diperintahkan. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik pada anak.
Avocado Juice and Changes in Total Cholesterol and Triglyceride Levels among Depot Medroxyprogesterone Acetate Contraceptive Acceptors: A Quasi-Experimental Study Liberty Barokah; Dewi Zolekhah; Tyas Ning Yuni Astuti Anggraini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 9 No. 6 (2026)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v9i6.9105

Abstract

Introduction: Depot medroxyprogesterone acetate (DMPA) is a widely used progestin only injectable contraceptive that has been associated with changes in lipid profiles and a potential increase in cardiovascular risk among women of reproductive age. Avocado is a nutrient dense fruit rich in monounsaturated fatty acids, fibre, and phytosterols, which may improve blood lipids and support cardiovascular health. This study aimed to explore the short term association between avocado juice consumption and changes in total cholesterol and triglyceride levels among women using progestin based injectable contraceptives. Methods: A quasi experimental pretest–posttest control group design was used. DMPA users were allocated to an intervention group that received avocado juice plus a high-cholesterol diet, or to a control group that received only the high-cholesterol diet, for 14 consecutive days. Total cholesterol and triglyceride levels were measured before and after the intervention. Data were analysed using normality tests, followed by paired t-tests and independent t-tests, and between-group comparisons were based on changes from baseline. Results: After 14 days, the intervention group showed a greater reduction in mean total cholesterol than the control group, indicating a possible association between avocado juice consumption and lower total cholesterol among DMPA users. In contrast, triglyceride levels decreased in both groups but did not differ significantly between them, and most triglyceride values remained within the normal range. The observed between group differences were modest and should be interpreted cautiously in light of the quasi experimental, non randomized, short term, and unblinded design. Conclusion: In this exploratory study, avocado juice consumption was associated with a short term reduction in total cholesterol levels among DMPA injectable contraceptives acceptors, whereas triglyceride levels did not change significantly between groups. These preliminary findings require confirmation in larger randomized controlled studies with longer follow up, stricter dietary control, and baseline adjusted analyses before firm conclusions can be drawn.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA MASSA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI Liberty Barokah; Dewi Zolekhah
Jurnal Kebidanan VOLUME 11. No.01, JUNI 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v11i01.329

Abstract

Liberty Barokah 1) Dewi Zolekhah 2) 1), 2) Prodi Kebidanan (D-3) Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani YogyakartaE-mail: aleafeda12@gmail.comABSTRAKPerkawinan usia anak sering menimbulkan dampak buruk terhadap status kesehatan, pendidikan, ekonomi, keamanan anak perempuan, dan bagi masyarakat. Pengetahuan sangat penting untuk dijadikan sebagai pemahaman remaja putri untuk dapat menjaga dan merawat kesehatan reproduksinya. Keterpaparan seseorang kepada informasi dapat merubah pengetahuan, sikap, dan perilaku yang dimiliki seseorang. Semakin banyak sumber informasi yang didapatkan maka semakin banyak pengetahuan yang dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan media massa dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Ma’arif Ponjong Gunung Kidul. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampel dengan jumlah sampel sebanyak 54. Analilis data univariat menggunakan persentase dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa media massa yang paling banyak digunakan adalah internet yaitu sebanyak 54 (100%), tingkat pengetahuan siswa tentang dampak psikologis sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 39 (72,2%), tingkat pengetahuan tentang dampak biologis dalam kategori sedang sebanyak 30 (55,56%), dan tingkat pengetahuan tentang dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 26 (48,14%). Hasil analisis data didapatkan  nilai p (0,033 < 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media massa dengan tingkat pengetahuan tentang dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi. Siswa dapat memanfaatkan media massa untuk banyak mencari informasi yang positif khususnya kesehatan reproduksi.Kata Kunci : Media Massa, Pengetahuan, Kesehatan ReproduksiRELATIONSHIP OF THE USE OF MASS MEDIA WITH THE LEVEL OF KNOWLEDGE OF EARLY MARRIAGE IMPACT ON REPRODUCTIVE HEALTHABSTRACTTeen  marriage Often has a negative impact on the status of health, education, economy, security of girls, and for the community. Knowledge is very important to be used as an understanding of young women to be able to maintain and care for their reproductive health.  A person's exposure to information can change a person's knowledge, attitudes, and behavior. The more sources of information obtained, the more knowledge they have.  The purpose of this research was to determine the correlation between the use of mass media and the level of knowledge of the impact of early marriage on reproductive health in SMK Ma'arif Ponjong Gunung Kidul. This research is an analytical survey with a cross sectional approach. Sampling uses a total sample technique with a total sample of 54 respondents. Univariate data analysis using percentage and bivariate analysis using Chi Square test. Research results showed that the most used mass media is the internet as much 54 (100%), the level of students' knowledge about the psychological impact was mostly in the good category as much as 39 (72.2%), the level of knowledge about biological impacts in the medium category was 30 (55.56%), and the level of knowledge about the impact of early marriage on reproductive health mostly in the good category as many as 26 (48.14%). The results of data analysis obtained p value (0.041 <0.05) means that there is a significant relationship between the use of mass media and the level of knowledge about the impact of early marriage on reproductive health. Students can use mass media to find a lot of positive information, especially reproductive health. Keyword : Mass Media, Knowledge, Reproductive Health
Kadar trigliseride pada akseptor KB suntik DMPA Liberty Barokah; Dewi Zolekhah
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1590

Abstract

Latar Belakang: Profil lipid dapat dipengaruhi oleh penggunaan jangka panjang dari KB suntik DMPA yang menyebabkan peningkatan kadar trigliserida, kolesterol total dan penurunan LDL sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan kadar trigliseride pada akseptor KB suntik DMPA.Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya akseptor KB suntik lebih dari satu tahun. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 80 responden.  Analisis data dengan uji chi-square tingkat kepercayaan 95%.Hasil: umur responden sebagian besar > 35 tahun (51,25%). Pendidikan paling banyak SMA (62,5%), responden tidak bekerja (53,75%), Jumlah anak sebagian besar adalah  2 (71,25%). Lama penggunaan KB suntik > 3 tahun 41,25% dan < 3 tahun (58.75%). Hasil analisis Chi Square  nilai p value 0,002 (< α 0,05) berarti ada hubungan lama pemakaian KB DMPA terhadap kadar Trigliserid.Kesimpulan: Ada hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan kadar trigliseride pada akseptor KB. Peningkatan kadar trigliseride terutama pada akseptor KB dengan lama penggunaan lebih dari 3 tahun.