Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

DETERMINAN MASALAH GIZI BALITA Liberty Barokah; Dewi Zolekhah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2397

Abstract

Perkembangan fisik dan otak paling berkembang pesat pada lima tahun kehidupan pertama, untuk itu pada masa ini sangat penting terpenuhinya nutrisi yang baik dan berkualitas dengan dilihat dari status gizi anak. Status gizi akan mempengaruhi tinggi rendahnya risiko penyakit menular dan tidak menular serta mempengaruhi sejak usia dini hingga usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik masalah gizi balita di Yogyakarta. Jenis penelitian observasional dengan populasi seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah sampel 618. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling (quota sampling). Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil yang diperoleh mayoritas tingkat pendidikan orang tua sesuai dengan program pemerintah sebanyak 81,4%, pendapatan orang tua mayoritas lebih dari UMR sebanyak 53,1%, sebagian besar status imunisasi lengkap adalah 92,3%, mendapat ASI Eksklusif 86,9%, mayoritas BB lahir normal 89,7%, sebagian besar balita tidak memiliki penyakit 98,63%, status gizi normal (BB/U) dan (TB/U) paling mendominasi  yaitu 81,7% dan 74,8%. Karakteristik balita dengan masalah gizi  (BB/U) didapatkan masih terdapat 5,18% tingkat Pendidikan tidak sesuai program pemerintah , pendapatan orang tua mayoritas di bawah upah minimum sebanyak 11%, masih ada 2,59% balita dengan status imunisasi tidak lengkap,  3,72% balita tidak mendapatkan ASI eksklusif, 4,86% lahir dengan BBLR, 1,94% balita ada Riwayat penyakit. Karakteristik balita dengan masalah gizi  (TB/U) didapatkan masih terdapat 6,10% tingkat Pendidikan tidak sesuai program pemerintah , pendapatan orang tua mayoritas di bawah upah minimum sebanyak 15,37%, masih ada 3,25% balita dengan status imunisasi tidak lengkap,  4,38% balita tidak mendapatkan ASI eksklusif, 5,2% lahir dengan BBLR, 1,29% balita ada Riwayat penyakitMasalah gizi pada balita merupakan indikator pertumbuhan dan perkembangan dari janin hingga dewasa. Adanya keragaman karakteristik dan faktor penyebab masalah status gizi, maka sangat penting untuk meningkatkan skrining status gizi balita, sehingga jika diketahui sejak awal masalah yang muncul dapat segera ditangani dan balita bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. 
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN EKONOMI TERHADAP PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKS PADA USIA DINI Dewi Zolekhah; Liberty Barokah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2473

Abstract

Kasus kekerasan anak belakangan terakhir banyak terjadi di dunia salah satunya yaitu di Indonesia. Kasus kekerasan pada anak usia dini, disebabkan oleh berbagai  faktor pemicu salah satunya adalah kurangnya pendidikan seks pada anak usia dini yang diberikan oleh orang tua. Pemahaman tentang pengetahuan dan ketersediaan keterampilan orang tua sangat diperlukan untuk memulai pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua terhadap pemberian pendidikan seks pada anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Analisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian nilai p value sebesar 0.000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemberian  pendidikan seks pada anak usia dini. Pada variabel ekonomi didapatkan hasil bahwa nilai p value 0.135 > 0,05 sehigga bisa disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat ekonomi dengan perilaku pemberian Pendidikan seks untuk anak.
PENGARUH CONTINUITY OF CARE TERHADAP KEHAMILAN Silvia Ari Agustina; Liberty Barokah; Dewi Zolekhah
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jmu.v4i2.135

Abstract

Latar Belakang: Sebagian besar kematian dapat dihindari apabila permasalahan kesehatan ibu diintervensi sejak dari awal. Salah satu upaya dalam mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal, ibu hamil sampai dengan nifas membutuhkan pendampingan secara terus menerus. COC (Continuity Of Care) merupakan pelayanan yang tercapai ketika terjalinnya hubungan secara berkelanjutan. Asuhan yang berkesinambungan dilakukan dengan tujuan memberikan pelayanan secara menyeluruh yang dapat di mulai dari masa prakonsepsi, awal kehamilan, selama kehamilan di setiap trimester, proses persalinan, perawatan BBL, hingga pasca persalinan. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Continuity Of Care terhadap kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan neonatus di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.Objective dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi experiment) dengan metode Posstest-Only Control Design. Dalam rancangan ini sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelompok I dilakukan pendampingan secara berkesinambungan dan kelompok II sebagai kontrol. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa lembar observasi dan data sekunder dari rekam medis, buku KIA, dan register. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 208 responden, yang terbagi menjadi 2 kelompok dengan masing-masing kelompok 104 responden. Uji statistik yang digunakan uji Mann Whitney.Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara ketidaknyamanan kehamilan. Secara statistik diperoleh nilai p 0,030; p<0,05 dan ada 1 variabel lain tidak terdapat perbedaan yang signifikan yaitu variabel komplikasi kehamilan.Kesimpulan: Ibu hamil yang diberikan asuhan berkesinambungan mempunyai perbedaan ketidaknyamanan yang dialami dibandingkan dengan yang tidak diberikan asuhan berkesinambunganKata Kunci : Continuity of Care, Kehamilan
PERBEDAAN PENGETAHUAN CALON PENGANTIN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN TENTANG KESEHATAN PRAKONSEPSI Dewi Zolekhah; Silvia Ari Agustina; Liberty Barokah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.7870

Abstract

Calon pengantin baik laki-laki dan perempuan berperan penting dalam menjamin kesehatan ibu dan janin yang akan dihasilkan nanti. Untuk itu pengetahuan tentang prakonsepsi untuk calon pengantin laki-laki dan perempuan sangat penting. Di Indonesia sudah ada program terkait peningkatan kesehatan prakonsepsi, akan tetapi peran calon pengantin laki-laki dinilai masih rendah. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui perbedaan pengetahuan calon pengantin laki-laki dan perempuan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner tertutup dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas SMA hanya saja masih ada 20,8% SMP 5,6% SD. Sumber informasi yang paling banyak diminati adalah sosial media. Tingkat pengetahuan baik calon pengantin laki-laki maupun perempuan tergolong kategori baik, akan tetapi masih ada 45.45% kategori kurang untuk tingkat pengetahuan laki-laki dan 17.95% untuk pengetahuan catin perempuan yang masuk dalam kategori kurang. Simpulan tingkat pengetahuan calon pengantin perempuan lebih baik dibandingkan dengan calon pengantin laki-laki.
The Effect Of Continuity Of care On Postpartum Women’s Health Liberty Barokah; Dewi Zolekhah; Silvia Ari Agustina
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 02 (2023): Periode April-June, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.623 KB)

Abstract

Continuity of care (CoC) is a midwifery service through a continuous service model for women throughout pregnancy, childbirth, postpartum and family planning. The design used is a quasi experiment with the Posttest-Only Control Design method. The sample size was 208 postpartum women divided into two groups. The group that was assisted was 104 respondents and the control group was 104 respondents. The statistical test used was the Mann Whitney test. Result: the majority of respondents were at reproductive age (74,6%), most respondents were 2-3 times gravida (58,33%), there were 46 (19,16%) postpartum women who experienced problems and complications. The most postpartum problems and complications were nipple blisters, there were 27 postpartum women (11.3%), there is a significant difference between complications and danger signs of puerperium between groups given continuous care and those not given continuous care (p = 0.000). Conclusion : Continuity of care affects the health of postpartum women. Postpartum complications and danger signs can be minimized because if there are postpartum complications and danger signs, they have been detected from the beginning of the postpartum period.
KARAKTERISTIK KEJADIAN NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA Zolekhah, Dewi; Barokah, Liberty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19662

Abstract

Dismenore adalah nyeri saat  menstruasi  yang bersifat kram dan berpusat pada perut bagian bawah. Di Indonesia angka kejadian dismenorea berkisar 45-95% dikalangan perempuan usia produktif, terdiri dari 72,89% dismenorea primer dan 21,11% dismenorea sekunder. Informasi mengenai ketidaknyamanan selama menstruasi ini sangat bermanfaat bagi setiap wanita yang mengalami nyeri menstruasi. Walaupun menstruasi datang setiap bulan pada usia reproduksi, banyak wanita yang mengalami ketidaknyamanan fisik saat menjelang atau selama haid berlangsung. Salah satu ketidaknyamanan fisik saat menstruasi yaitu nyeri haid. Nyeri haid dalam istilah medis disebut juga dismenore. Dismenorea menjadi saat yang mengganggu bagi yang mengalaminya, hal ini mengakibatkan aktivitas terganggu, menurunkan produktivitas kerja seperti tingginya tingkat absen sekolah maupun tempat kerja, serta menurunkan performa akademik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik mahasiswi yang mengalami nyeri menstruasi di Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Metode: penelitian ini menggunakan desain  deskriptif cross sectional dengan sampel berjumlah 45 mahasiswi. Hasil: Dari 45 responden sebagian besar responden berusia 20 tahun (44.4%), mengalami menarche pada usia 13 tahun (42.2%), mengalami menstruasi paling hebat pada 1-2 jam saat menstruasi (68.9%), mengalami nyeri menstruasi selama 1 hari (51.1%), merasakan nyeri menstruasi seperti diremas-remas pada bagian perut (57.8%), mengalami nyeri pada perut bagian bawah (75.6%), melakukan aktivitas tidur (73,3%), mengalami peningkatan nyeri apabila stress (66.7%).
KARAKTERISTIK KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL Zolekhah, Dewi; Barokah, Liberty; Kusumawardani, Arum Margi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34370

Abstract

Gangguan hipertensi kehamilan (gestasional) dapat menyebabkan 10–15% kematian ibu,terutama di negara berkembang. Hipertensi dalam kehamilan (HDK) merupakan kelainan vaskular yang terjadi sebelum kehamilan atau muncul pada saat kehamilan atau pada masa nifas. Hipertensi pada saat kehamilan sering ditemui dan merupakan salah satu penyebab kematian ibu Hipertensi gestasional ini merugikan bagi ibu dan janin serta berisiko mengalami penyakit kardiovaskular lainnya. Wanita dengan riwayat pre eklamsi atau hipertensi memiliki tujuh hingga delapan kali meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas penyakit jantung koroner. Karakteristik pada ibu hamil dapat mempengaruhi tekanan darah, karakteristik tersebut diantaranya yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, obesitas, paritas, riwayat hipertensi dan genetik. Kejadian hipertensi juga  dipengaruhi  beberapa  faktor  risiko  yaitu  usia ibu hamil, stress, gaya hidup, aktivitas ibu hamil.  Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional untuk melihat karakteristik pasien hipertensi pada ibu hamil. Data yang digunakan yaitu data sekunder dengan melihat data rekam medis pasien dengan jumlah sampel 80. Penelitian di laksanakan di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada tanggal 1-30 Agustus 2024. Dari total 80 responden ibu hamil yang mengalami hipertensi dapatkan bahwa sebagian besar responden berumur 20-35 tahun (56,3%), Pendidikan SLTA 58,8%, Tidak bekerja 53.3%, kehamilan multigravida 53,8%, Obesitas 86,3%, mempunyai riwyat hipetensi 55% dan tidak ada keturunan hipetensi 71.3%.
Migration of Midwifery Care Documentation to Medical Records Liberty Barokah; Dewi Zolekhah; Laili Rahmatul Ilmi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.320

Abstract

Medical records are the key to documenting services for health workers who carry out independent practice, good documentation greatly affects the fulfillment of administrative aspects, legal aspects for midwives and patients and provides convenience in maintaining the quality of care documentation to patients. Medical records are very important for health care facilities including Independent Midwife Practices. The function of medical records is to record all health services that have been provided to patients in order to support the improvement of service quality. this study is to implement integrated midwifery care documentation using medical records. The purpose of this study was to implement integrated midwifery care documentation using medical records. This research is an RnD (Research and Development) study with a case study approach. Researchers conducted a data collection process with FGDs. The research was conducted in April-September 2023 at PMB Ummu Hani Bantul Yogyakarta. The object is the recording form that has been implemented. The data validation process used source and technical triangulation. The physical aspect of each form is A4 in size with a weight of 70mg, the paper used for the medical record folder is F4, glossy with cream-colored paper type ivory 260gram. The content aspect includes the division of data items, grouping of data, sequent and how to fill in based on the woman's life cycle, namely grouping the contents for data on pregnant women, maternity, postpartum and children. Obstetric documentation has used integrated documentation from pregnancy to postpartum and child growth and development which has become one document using a medical record folder.
KIDS YOGA UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT DAN KONSENTRASI PADA ANAK UMUR 5-7 TAHUN SECARA DARING (ONLINE) DI FAKULTAS KESEHATAN UNJANI YOGYAKARTA Liberty Barokah; Silvia Ari Agustina; Ika Fitria Ayuningtyas; Ekawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.2950

Abstract

Yoga anak adalah teknik yang membuat anak bisa konsentrasi dalam belajar yang secara khusus diterapkan oleh orang tua dalam mengasuh anak. teknik ini bermanfaat meningkatkan kualitas belajar anak dan kecerdasan anak, membuat orang tua dapat menerapkan pola asuh tanpa paksaaan. Latihan yoga tidak hanya berdampak positif bagi fisik, tetapi juga bermanfaat bagi pikiran dan jiwa, termasuk dalam penunjang konsentrasi belajar siswa. Kegiatan ini bertujuan agar ibu yang mempunyai anak umur 5-7 tahun mendapatkan pengetahuan tentang yoga anak manfaat serta cara melakukan yoga di rumah untuk membantu konsentrasi anak.. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahapan persiapan meliputi pengkajian masalah dan penyusunan proposal. Tahapan pelaksanaan memberikan pendidikan kesehatan tentang yoga anak dan melakukan yoga Bersama anak-anak. Tahap yang terakhir adalah melakukan evaluasi terhadap pengetahuan ibu tentang yoga anak dan melihat apakah anak bisa mengulangi Gerakan yoga yang sudah diajarkan. Kegiatan ini dinilai berhasil karena mayoritas ibu mengalami peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan yaitu prestest pengetahuan baik 15,67% dan posttest menjadi 34,39%. Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan dan anak bisa mngulang gerakan yoga untuk meningkatkan konsentrasi
Efektivitas Pelatihan Kader Posyandu Dalam Penggunaan Buku KIA Dengan Metode Make a Match Dewi Zolekhah; Elvika Fit Ari Shanti; Liberty Barokah
Journal for Quality in Women's Health Vol. 3 No. 1 (2020): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v3i1.42

Abstract

Tugas kader posyandu dalam kegiatan KIA salah satunya adalah melakukan pencatatan. Kenyataanya masih banyak kader posyandu yang tidak mengetahui cara menggunakan buku KIA. Selama ini kader telah memperoleh pelatihan tentang Buku KIA. Pendekatan yang digunakan adalah konvensional. Kelemahan metode ini yaitu pengetahuan yang didapatkan cepat terlupakan. Metode Make A Match merupakan jenis dari metode dalam pembelajaran kooperatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan kader posyandu dalam penggunaan buku KIA dengan metode make a match. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental, dengan rancangan penelitian one group pre test-post test group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kader posyandu yang terdapat di Desa Lumbungrejo sebanyak 30 orang. Teknik sampel dengan total sampling. Analisis data menggunakan Wilxocon Sign test dan paired t test, didapatkan p value (0,000) < 0,005 sehingga terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan dan keterampilan kader sebelum dan sesudah diberikan pelatihan penggunaan buku KIA dengan metode make a match