Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Habitat Populasi Banggai Cardinalfish (Pterapogon kauderni) Yang Terintroduksi Di Teluk Palu, Sulawesi Tengah Rasul; Padyawan, Andhy Rahmat; Wandi; Kusmadi; Ndobe, Samliok; Herjayanto, Muh.; Alapi, Rahmat; Salman, Abrar Mujahidin; Suryatama, Yahya Rizkiandra; Suadi; Halik, Moh. Nur; Zidan, Muh.; Yuliana; Hartina; Sababuli, Jeklin M.
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 5 No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v5i3.933

Abstract

Ikan capungan Banggai (Pterapogon kauderni), merupakan ikan terumbu karang endemik dari Kepulauan Banggai, yang telah diintroduksi ke perairan Teluk Palu sejak awal tahun 2000-an. Sejak introduksinya, populasi dan habitat ikan ini mengalami fluktuasi yang signifikan akibat aktivitas manusia dan bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kondisi habitat dan keberadaan populasi P. kauderni terkini di Pantai Mamboro, Teluk Palu, Sulawesi Tengah pada April 2024. Observasi lapangan dilakukan menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC) yang dikombinasikan dengan belt transect untuk mengamati populasi ikan dan mikrohabitat terkait. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Stasiun 1 didominasi oleh karang mati yang ditumbuhi alga (37,25%) dan pasir yang tertutup sedimen (49,02%) tanpa ditemukan individu ikan. Di Stasiun 2 ditemukan dua individu dewasa pada habitat lamun (penutupan 28,87%), sedangkan di Stasiun 3 ditemukan satu individu yang berasosiasi dengan anemon, bulu babi, dan karang. Mikrohabitat dominan di seluruh lokasi adalah substrat pasir dengan lamun yang tersebar, sementara keberadaan tempat berlindung penting seperti anemon dan bulu babi masih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa habitat masih mengalami degradasi dan kepadatan populasi rendah, meskipun mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan sejak tahun 2021. Upaya konservasi harus difokuskan pada restorasi mikrohabitat dan penyediaan struktur buatan. Teluk Palu memiliki potensi sebagai lokasi konservasi ex-situ, namun membutuhkan pemantauan ekologis berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat lokal.
Sosialisasi dan Edukasi Anti Perundungan di Lingkungan SMP Negeri 19 Palu Intan, Nur; Afni, Nur; Wahyunita, Wahyunita; Jamaluddin, Jamaluddin; Isnaini, Siti Haskia; Nurhasanah, Nurhasanah; Kadoy, Sofia Trivena; Lovita, Sherly; Angreni, Ayu Diah; Safitri, Suci; Saskya, Saskya; Alapi, Rahmat; Rapsanjani, Hilal; Ansari, Rezki
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v10i1.3058

Abstract

Bullying remains prevalent in schools and negatively affects students’ emotional, social, and academic development. Limited understanding of its forms, causes, impacts, and prevention strategies makes students vulnerable as both perpetrators and victims. This study aims to assess the effectiveness of anti-bullying socialization and education in improving knowledge and awareness among seventh-grade students at SMP Negeri 19 Palu. The method employed a one-group pre-test–post-test design with a health education approach, involving 107 students selected through total sampling. Instruments included questionnaires, observation sheets, and documentation. Activities were conducted in three stages: observation, implementation (presentations, educational videos, discussions, simulations, interactive games, post-test), and evaluation. Results demonstrated a significant increase in students’ understanding of bullying definitions, physical, verbal, social, and cyber forms, and preventive measures. Observations also indicated enhanced student confidence in discussing and rejecting bullying behaviors. In conclusion, the program proved effective and is recommended to be implemented regularly to foster a safe and bullying-free school environment