Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Tingkat Kepuasan Kemitraan Peternak Plasma Terhadap Pelayanan PT. Great Giant Livestock (GGL) Elisa Mirayana; Supriyadi Supriyadi; Ainul Mardliyah
JURNAL WACANA PERTANIAN Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Wacana Pertanian
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the satisfaction of plasma farmers with PT GGL services in the village of Astomulyo, Punggur District, Central Lampung Regency. The research method used is descriptive analysis method, plasma farmers satisfaction analysis using the Customer Satisfaction Index (CSI) Analysis. The research location is in Astomulyo village, Punggur Subdistrict, Central Lampung. When the study was conducted in October-November 2019. Determination of the sample using a survey method in which a sample of 50 people. The results of the study concluded that the level of satisfaction of plasma farmers with PT GGL services in Astomulyo Village, Punggur District, Central Lampung Regency was very satisfied.
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Dengan Tingkat Adopsi Petani Padi Organik Di Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah Ainul Mardliyah; Putu Arsana
JURNAL WACANA PERTANIAN Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Wacana Pertanian
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research to determine corelation between socio economic characteristic and organic rice farmers adaption in the District of Seputih Raman Central Lampung Regency. The research method used is survey method, which was conducted in Rejo Asri Village Seputih Raman District, Central Lampung Regency. The study was conducted in November-December 2017. Sampling in this study was conducted by census with the number of samples was 20 farmers. The analysis used is Rank Spearman analysis. The result of this research can be concluded that there is correlation between socio economic characteristic (age, farming experience, extension) with adoption rate of organic rice farmer. While for the variable of education and land area is not related to the adoption rate of organic rice farmers in the District of Seputih Raman of Central Lampung Regency.
PEMANFAATAN POTENSI LIMBAH LOKAL DALAM BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA MENUJU PERTANIAN ORGANIK Fizzaria Khasbullah; Feby Musti Ariska; Nurleni Kurniawati; Windu Mangiring; Ainul Mardliyah; Alima Maolidea Suri; Yatmin
Jurnal Mitrawarga Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v2i1.31

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Mewangi adalah salah satu KWT aktif di Desa Untoro yang berada di wilayah Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. KWT tersebut telah mendapat penyuluhan rutin dari Dosen yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Dharma Wacana (STIPER). Penyuluhan dilakukan dalam bentuk sosialisi tentang memanfaatkan potensi limbah lokal (kotoran sapi, sekam padi, dan serasah tanaman) menjadi pupuk kompos yang difermentasi menggunakan Biostarter EM4. Dengan fermentasi menggunakan EM4 akan mempercepat proses penguraian bahan organik sehingga pupuk akan cepat matang dan siap diaplikasikan. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan kepada KWT mengenai cara pembuatan pupuk kompos fermentasi dengan memanfaatkan limbah lokal yang ketersediaannya cukup melimpah. Dengan demikian limbah tersebut dapat termanfaatkan secara optimal dan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia serta cost produksi usaha tani. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan KWT dapat menyediakan pupuk kompos organik untuk kebutuhan petani di desa Untoro khususnya. Hasil dari kegiatan ini, anggota KWT mendapat informasi melalui transfer ilmu tentang cara pembuatan pupuk kompos dengan Biostarter. Kontribusi mendasar kepada anggota KWT yaitu setelah program pengabdian ini petani mampu memanfaatkan limbah lokal untuk membuat pupuk kompos yang dapat digunakan sebagai pupuk subtitusi guna mengatasi ketergantungan terhadap pupuk kimia, dalam budidaya tanaman hortikultura menuju pertanian organik. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada KWT bahwa limbah pertanian dan peternakan yang mereka tekuni dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kompos. Dengan demikian, limbah tersebut dapat termanfaatkan secara optimal dan dapat mengurangi cost produksi usaha tani.
Implikasi Hukum dari Peraturan Menteri yang Bertentangan dengan Undang-Undang Antika, Rindy; Najwa Rosyidah; Ainul Mardliyah; Gabriella Tiffany Putri; Irsyaf Marsal
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12178

Abstract

Sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan culminates dalam penetapan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusional dalam penyelenggaraan negara. Salah satu elemen penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia adalah keberadaan Peraturan Menteri sebagai bentuk delegated legislation. Peraturan Menteri berfungsi untuk merinci pelaksanaan undang-undang atau peraturan yang lebih tinggi, terutama yang bersifat umum dan abstrak. Meskipun demikian, keberadaan Peraturan Menteri tidak secara eksplisit diatur dalam hierarki peraturan perundang-undangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, yang menimbulkan perdebatan terkait kedudukan dan validitasnya dalam sistem hukum Indonesia. Peraturan Menteri memiliki peran ganda sebagai instrumen implementasi undang-undang serta sarana untuk menyesuaikan aturan dengan kebutuhan teknis di lapangan. Namun, dalam praktiknya, peraturan ini kadang menimbulkan ketidakpastian hukum, terutama ketika bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi. Artikel ini membahas peran Peraturan Menteri dalam sistem hukum Indonesia, manfaat dan tantangan yang dihadapinya, serta implikasi ketidakpastian hukum yang ditimbulkan akibat peraturan yang tidak sesuai dengan hirarki perundang-undangan.