Ishmatun Nabila
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TRADISI SLAMETAN DALAM PERSPEKTIF AHLI SUNNAH WAL JAMA'AH: ANTARA PELESTARIAN BUDAYA DAN AJARAN ISLAM Ishmatun Nabila; Nurul Hikmah; Nurul Mubin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut pandangan Ahli Sunnah wal Jamaah (Aswaja), slametan adalah manifestasi dari prinsip moderasi Islam dalam menangani budaya lokal. Konsep al-muhafadzah 'ala al-qadim ash-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah, yang berarti mempertahankan tradisi yang baik dan menerima yang baru, dianggap sebagai implementasi dari tradisi slametan yang telah mengakar dalam masyarakat Muslim Indonesia, terutama di Jawa. Metodologi yang digunakan terdiri dari analisis teks kitab-kitab Aswaja klasik serta pengamatan terhadap praktik slametan dalam masyarakat modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi slametan memiliki landasan teologis yang kuat dalam Al-Quran dan Hadits; itu juga mengandung keuntungan (manfaat) spiritual, sosial, dan ekonomi. Selain itu, itu dapat berubah seiring perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai spiritualnya. Tradisi ini mencerminkan sifat moderat Aswaja yang tidak ekstrim, yang menilai budaya lokal berdasarkan kesesuaiannya dengan ajaran Islam dan manfaatnya bagi masyarakat.
PENGUASAAN HURUF HIJAIYAH DENGAN METODE KARTU HURUF BAGI SANTRI PEMULA DI TPQ AL-MUHAJIRIN MEKARSARI WONOSOBO Fatkhurrohman; Wahyu Prastyo; Devi Rahmawati; Zahid Ahmad Surya; Ishmatun Nabila; Imas Amanatu Zahro
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6809

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1)untuk mengetahui penggunaan media kartu huruf dalam pembelajaran huruf hijaiyah, 2)mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, 3)serta mendeskripsikan penguasaan huruf hijaiyah pada santri jilid pemula di TPQ Al-Muhajirin Mekarsari, Kalibeber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi kepala TPQ, ustadzah, santri pemula, dan wali santri. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran, ditandai dengan meningkatnya motivasi, keaktifan, dan kepercayaan diri santri dalam mengenali, membedakan, serta melafalkan huruf hijaiyah sesuai makhraj. Penguasaan huruf hijaiyah santri mengalami perkembangan secara bertahap, terlihat dari kemampuan santri mengenali huruf secara mandiri, mengurangi kesalahan pada huruf yang mirip, serta menunjukkan respons yang lebih cepat selama pembelajaran.Faktor pendukung meliputi kreativitas ustadzah, antusiasme santri, ketersediaan media, dan dukungan lembaga, sedangkan faktor penghambat seperti keterbatasan waktu, jumlah santri yang banyak, dan konsentrasi santri yang terbatas dapat diminimalkan melalui strategi pembelajaran yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media kartu huruf efektif digunakan sebagai pendekatan Pembelajaran dalam mendukung penguasaan huruf hijaiyah pada santri pemula.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI DUA ARAH DALAM MODEL TEAM TEACHING UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI SHOLAT JENAZAH Noor Aziz; Wawan Saputro; Nur lu'lu'ul Maknunah; Fita Ulinni'ma; Zahid Akhmad Surya; Kuni Ustuviana; Nova Dwi Riyani; Ishmatun Nabila; Imas Amanatu Zahro; Ahmad Rizal Muzakki; Rindiana; Denisa Amni Nabilah Amin; Ria Tri hartini
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi komunikasi dua arah dalam model team teaching pada mata pelajaran Fiqih Ibadah materi Sholat Jenazah. Penelitian ini mengidentifikasi bagaimana sinergi antara dua pengajar dapat mengatasi kesulitan belajar yang disebabkan oleh kondisi kelas yang gaduh saat simulasi praktik. Praktik microteaching ini melibatkan dua pengajar dengan pembagian peran yang spesifik: guru utama menyampaikan konsep teoretis, sementara guru kedua bertindak sebagai instruktur praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan refleksi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dua arah yang intensif antara kedua pengajar dan siswa secara efektif mampu meredam kegaduhan kelas serta mempercepat pemahaman siswa mengenai tata cara sholat jenazah. Sinergi ini membuktikan bahwa model team teaching mampu menutupi celah pengawasan yang sering terjadi pada pengaturan guru tunggal, terutama pada materi yang membutuhkan demonstrasi fisik.