Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN 555 CAFE AND RESTO Malia, Rosda; putri, permata; lestari, hanisa sismaya
Jurnal Administrasi Bisnis (JUBIS) Vol 3, No 2 (2023): JUBIS
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis Internasional, FASTER, UNSUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jubis.v3i2.3623

Abstract

555 Cafe dan Resto merupakan salah satu cafe baru di Kabupaten Cianjur. Meski terbilang baru, 555 Cafe and Resto sudah memiliki cukup banyak pelanggan, berasal dari latar belakang yang beragam. Perbedaan latar belakang ini membuat konsumen memiliki beragam perilaku. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengkaji karakteristik konsumen 555 Cafe and Resto, 2) Mengkaji perilaku konsumen 555 Cafe and Resto. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang dengan menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian mendapatkan bahwa mayoritas konsumen adalah perempuan yang berstatus sudah menikah. Adapun perilaku konsumen 555 Cafe and Resto adalah: a). Konsumen berkunjung karena lokasi yang strategis dan mendapatkan informasi 555 Cafe and Resto melalui Instagram b). Konsumen melakukan kunjungan 1 kali/minggu di hari kerja pada pukul 17.01 – 22.00 WIB bersama teman c). Kenyamanan tempat dan menikmati suasana yang ditawarkan merupakan keputusan pembelian konsumen ketika berkunjung ke cafe d). Chicken wings Korean spicy dan Creamy milk coffee menjadi menu yang paling disukai konsumen e). Potongan harga menjadi bentuk promosi yang menarik bagi konsumen.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN 7P (PRODUCT, PRICE, PLACE, PROMOTION, PEOPLE, PROCESS, PHYSICAL EVIDENCE) TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KE AGROWISATA TAMAN BUNGA NUSANTARA Malia, Rosda
JURNAL AGRITA Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v7i2.5698

Abstract

Taman Bunga Nusantara is one of the agritourisms located in Cianjur Regency, West Java. Attractions in West Java, especially Cianjur Regency, continue to emerge and have the potential to become new competitors for Taman Bunga Nusantara. Taman Bunga Nusantara needs to pay attention to the marketing mix so that these tourist destinations can still be attracted by tourists. This study aims to analyze the effect of Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence partially and simultaneously on the decision to visit Taman Bunga Nusantara agrotourism. The data analysis methods used in this study include: descriptive analysis, validity test, reliability test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, correlation analysis, simple linear regression analysis, t test, F test, multiple linear regression analysis and multiple determination coefficient (R²). The sampling technique used purposive sampling with a total of 100 respondents. Based on the results of the t test, it is known that partially the variables Product (X1), Price (X2), Place (X3), Promotion (X4), People (X5), Process (X6) and Physical Evidence (X7) have a positive and significant effect on visiting decisions. While the F test results show that simultaneously, the 7P marketing mix variables have a significant effect on visiting decisions.
ANALISIS PERBANDINGAN USAHATANI CABAI KERITING DAN TOMAT SAYUR DI KELOMPOK TANI GEDE HARAPAN DESA GEKBRONG KECAMATAN GEKBRONG KABUPATEN CIANJUR Tiara Maulani Pratiwi; Rosda Malia; Raden Ruli Basuni; Zuber
JURNAL AGRITA Vol. 8 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v8i1.6104

Abstract

Sektor hortikultura di Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kondisi geografis, iklim tropis, permintaan pasar yang tinggi, serta kemajuan teknologi pertanian menjadi faktor pendorong utama pengembangan komoditas hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan usahatani cabai keriting dan tomat sayur serta menganalisis efisiensi ekonomi masing-masing komoditas. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, pada Kelompok Tani Gede Harapan selama empat bulan (November 2024–Maret 2025) dengan metode deskriptif kuantitatif dan teknik sampling jenuh. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder berasal dari literatur dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan bersih usahatani cabai keriting sebesar Rp407.501.291/ha/tahun dengan dua musim tanam, sedangkan tomat sayur sebesar Rp773.983.438/ha/tahun dengan tiga musim tanam. Nilai R/C Ratio cabai keriting sebesar 2,36 dan tomat sayur sebesar 3,01, menunjukkan bahwa usahatani tomat sayur lebih efisien secara ekonomi karena memberikan pengembalian yang lebih tinggi terhadap biaya yang dikeluarkan.