Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran Evaluasi dalam Meningkatkan Standar Pendidikan di Era Digital Yosep Sudarso; Nadap Rafi Ghungnga; Eki Yanto Neonisa; Yerliani Boymau; Hemi Damnosel Bara Pa
Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sabar.v2i3.1057

Abstract

Educational evaluation plays a crucial role in improving educational standards, especially in the digital era characterized by advancements in information technology. This study aims to identify how effective evaluation can enhance the quality of education through the use of digital tools. The method used is qualitative descriptive with a literature review approach, where data is collected through analysis and description of information from various sources, including books and journal articles. The results indicate that digital-based evaluations, such as the use of online platforms and assessment applications, improve the accuracy and efficiency in collecting student learning data. Additionally, formative evaluations conducted continuously provide constructive feedback, enhance student motivation, and allow for curriculum adjustments that are more responsive to learning needs. Challenges faced, such as evaluator subjectivity and technological access gaps, were also identified but can be addressed through training and capacity building for educators and students.
Teknologi Artificial Intelligence dalam Evaluasi Pendidikan: Masa Depan Penilaian Pembelajaran Marwela Remini Seo; Endi Tanaem; Omega Bia; Heldi Efraim Amung; Hemi Damnosel Bara Pa
Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sabar.v2i3.1058

Abstract

The information technology revolution has drastically changed the world of education, especially in the context of learning evaluation. The implementation of Artificial Intelligence (AI) offers an innovative solution to replace traditional assessment methods that are often unable to measure student competencies comprehensively. With real-time data analysis capabilities, AI can provide more personalized and adaptive assessments, helping students understand their learning process better. This study aims to explore the impact of AI on educational evaluation, identify benefits and challenges, and recommend best practices for AI integration. The method used is a literature review with a descriptive analytical approach, collecting various relevant studies to support the analysis. The results of the study indicate that AI has the potential to revolutionize the education evaluation system in Indonesia by increasing the accuracy and efficiency of assessments. However, challenges such as limited infrastructure and lack of educator competence remain a concern. Therefore, collaboration between the government, educational institutions, and industry is needed to create an adaptive and responsive learning ecosystem. With the right investment in AI technology, the future of learning evaluation is expected to be more accurate and effective, preparing students to face challenges in the digital economy era.
Desain Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang Relevan dengan Perkembangan Peserta Didik Abad ke-21 Nofita Rudiani Asbanu; Hemi Damnosel Bara Pa
Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sukacita.v2i3.1149

Abstract

The 21st century has brought significant challenges and transformations to the world of education, demanding a curriculum that integrates critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills (4C), as well as digital literacy and ethical responsibility. This study aims to explore a contextual curriculum design for Christian Religious Education (PAK) that is relevant to the holistic development of students in today's era. Using a qualitative descriptive method based on literature review, the research analyzes theoretical concepts and previous studies related to contextual and character-based Christian education. The findings show that a transformative and contextual PAK curriculum must address not only the cognitive dimension but also affective and psychomotor aspects, rooted in real-life experiences and local cultural contexts. The role of teachers as facilitators, curriculum designers, and role models is central to effective implementation. This study provides implications for curriculum development policies, teacher training, and further research in applied classroom settings.
Tantangan dan Peluang dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Kristen di Era Society 5.0 Endi Tanaem; Omega Bia; Nadap Rafi Ghungnga; Yosep Sudarso; Hemi Damnosel Bara Pa
Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sabar.v2i3.1154

Abstract

The Society 5.0 era brings profound transformation in education, requiring Christian Religious Education (PAK) teachers to integrate technology in learning while maintaining Christian values. This study aims to analyze the challenges faced by PAK teachers in improving professional competence in this era, as well as exploring existing opportunities. The method used is library research with a qualitative approach, collecting data from journals and related literature. The results of the study indicate that many PAK teachers are not ready to face change, so they need a systematic professional development program. In addition, digital technology offers innovative learning methods that can increase student engagement. This study recommends a holistic approach in developing teacher competence, by maintaining a balance between technology and spiritual values.
STANDAR PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI ERA DIGITAL Eki Yanto Neonisa; Yerliani Boymau; Heldi Efraim Amung; Marwela Remini Seo; Hemi Damnosel Bara Pa
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5403

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia menghadapi tantangan kompleks di era digital, yang memerlukan transformasi dalam standar profesionalisme guru. Era digital mengubah paradigma pembelajaran, sehingga guru PAK dituntut untuk menguasai teknologi digital selain materi keagamaan. Hal ini menciptakan kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki guru saat ini dan tuntutan profesional yang diperlukan untuk menghadapi pembelajaran abad ke-21. Meskipun regulasi pendidikan nasional sudah ada, implementasinya dalam konteks PAK masih menghadapi kendala struktural dan teknis. Oleh karena itu, diperlukan redefinisi standar profesionalisme yang mencakup kompetensi digital dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Penulis bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan standar profesionalisme guru PAK yang adaptif dan komprehensif dalam menghadapi tantangan sistem pendidikan nasional di era digital. Dengan mengintegrasikan pendidikan agama dengan teknologi, diharapkan guru PAK dapat menciptakan pembelajaran yang relevan, interaktif, dan bermakna, serta tetap berpegang pada nilai-nilai spiritual yang menjadi inti pendidikan agama.
Evaluasi Efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek di Sekolah Menengah Atas Bessie, Barbara Green Winslet; Claudina Margarida Freitas Belo; Salomi Poko; Hemi Damnosel Bara Pa
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cfyzt016

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek di SMA, berfokus pada pengembangan keterampilan abad ke-21, peningkatan motivasi siswa, pemahaman konsep, dan pengembangan karakter Pendidikan Agama Kristen (PAK), serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dari berbagai sumber relevan mengenai implementasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek efektif meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan keterampilan abad ke-21 siswa. Ini juga memperdalam pemahaman konsep dan mendukung pengembangan karakter PAK. Dukungan sekolah, komitmen guru, dan partisipasi siswa menjadi pendukung utama. Meskipun ada tantangan seperti waktu dan sumber daya, Pembelajaran berbasis proyek berpotensi besar mentransformasi pembelajaran menjadi lebih aplikatif.
Peran Evaluasi Formatif dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Digital Saekoko, Neti; Saniria Benu; Ivony Welchristin Adelis Oematan; Hemi Damnosel Bara Pa
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8t7k4h35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran evaluasi formatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Era digital telah mengubah paradigma pembelajaran tradisional menuju pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi. Evaluasi formatif sebagai bagian integral dari proses pembelajaran memiliki peran strategis dalam memberikan umpan balik berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur terkait evaluasi formatif dan pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi formatif memiliki peran signifikan dalam memberikan umpan balik real-time kepada peserta didik dan pendidik, meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar, memfasilitasi pembelajaran yang dipersonalisasi, dan mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Implementasi evaluasi formatif di era digital dapat dilakukan melalui berbagai platform teknologi seperti Learning Management System (LMS), aplikasi mobile learning, dan tools penilaian digital lainnya.