Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Alasan Pria Dalam Membeli Sampo Wanita: Studi Keputusan Pembelian Walangitan, Misael Aldo; Rondonuwu, Bervie Fransel; Pontorondo, Immanuel Christian; Sinaga, Floren Agnesia
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i2.770

Abstract

This research aimedto determine the reasons behind men's purchasing decisions for women's shampoo products. This research was conducted in the Manado State Polytechnic environment, with a sample consisting of male students of the Manado State Polytechnic. The research method used is qualitative, with a bold interview approach via Google Forms. This research identifies several reasons that influence men's purchasing decisions regarding women's shampoo, which are then determined to be factors that influence purchasing decisions. The factors identified are product quality, smell andsocial influence. These findings provide deeper insight into male consumers' behaviortowards products marketed to women.
Perlindungan Hukum Terhadap Data Privasi Konsumen E-Commerce Yang Menjadi Korban Kejahatan Siber Pontorondo, Immanuel; Walangitan, Misael Aldo; Rondonuwu, Bervie Fransel
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i2.794

Abstract

Technology has become a vital part of Indonesian business activities. Currently in Indonesia, regulations regarding e-commerce are regulated in Law Number 11 of 2008 which has been amended to Law Number 19 of 2016 concerning Electronic Information and Transactions, Law Number 7 of 2014 concerning Trade and Government Regulation Number 80 of 2019 concerning Trade through Electronic Systems. In this research, the method used is normative research method, which in its construction includes analyzing problems by managing data obtained from laws and regulations (statue approach) as the basis of research. Seeing the rapid progressiveness of technology, e-commerce transactions have become an integral part of people's lives. This progress can be seen in transaction tools that only use electronic goods through financial applications which have now become a platform for conducting trading activities. In conclusion, consumers as data subjects are also given significant legal rights. In Articles 7-13 of the Personal Data Protection Law, various data subject rights are mentioned, including the right to obtain information regarding the clarity of the identity of the party requesting the data, the right to access and correct the data, the right to erasure, and the right to withdraw consent. The exercise of these rights becomes a juridical instrument to control the use of the data.
Membangun Kesadaran Literasi Digital: Keamanan Siber pada Layanan Tabungan Emas Pegadaian Manado Pontorondo, Immanuel; Sinaga, Floren Agnesia; Walangitan, Misael Aldo; Behuku, Jitro
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/94dwzg12

Abstract

Transformasi digital dalam sektor jasa keuangan telah membawa perubahan signifikan terhadap pola pelayanan dan interaksi antara lembaga keuangan dengan nasabah. Dalam konteks tersebut, urgensi perlindungan data pribadi menjadi semakin penting, terutama pada layanan Tabungan Emas Pegadaian Manado yang berbasis teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan data pribadi nasabah serta telaah peran literasi digital sebagai upaya preventif dalam mewujudkan keamanan informasi. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara dengan pihak Pegadaian dan nasabah aktif guna memperoleh data mengenai kebijakan, implementasi, serta persepsi masyarakat terhadap pengelolaan data pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman terhadap keamanan data tidak hanya bersumber dari kelemahan teknis sistem, tetapi juga dari rendahnya tingkat kesadaran digital nasabah. Oleh karena itu, Pegadaian perlu memperkuat tata kelola internal melalui penerapan prosedur layanan literasi digital, pembentukan petugas literasi siber, dan pengawasan rutin terhadap praktik perlindungan data di setiap wilayah kerja. Upaya ini bukan hanya berfungsi sebagai langkah hukum preventif, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan hukum masyarakat digital. Dengan demikian, perlindungan data pribadi nasabah harus dipandang sebagai tanggung jawab bersama antara lembaga dan pengguna layanan, guna menciptakan sistem yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan di tengah percepatan transformasi digital sektor keuangan.