Nurul Humairah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK DI DESA DAUH PEKEN MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI SURAT RESMI DAN PEMANFAATAN GOOGLE FORM Guntar, Elsita Lisnawati; Ni Luh Nanik Puspadi; Richo Kais Threza Fauzi; Gusti Ayu Diantha Dara Puspita; Nurul Humairah; Riska Amira Zahrotunnisa; Agnes Nelciani Rindu; Merlinda Suryati Jitung; Rabiatul Adawiyah; Dewi Ratnatih; Hesti Hajah
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.830

Abstract

Pelayanan publik yang efektif membutuhkan sistem administrasi yang tertib, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Dalam konteks pemerintahan desa, kemampuan perangkat desa dalam menyusun surat resmi serta memanfaatkan platform digital menjadi faktor penting untuk mendukung efisiensi layanan publik. Berdasarkan hasil observasi di Desa Dauh Peken, ditemukan sejumlah kendala dalam penyusunan surat resmi dan rendahnya pemanfaatan aplikasi digital seperti Google Form. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perangkat desa melalui pelatihan administrasi surat resmi dan pemanfaatan Google Form dengan menggunakan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan desain pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta pelatihan mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menyusun surat resmi sesuai dengan tata naskah dinas, serta mampu membuat dan mengelola Google Form secara mandiri untuk keperluan administrasi desa. Selain itu, pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri perangkat desa dalam menggunakan teknologi serta memperkuat efisiensi layanan publik secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan SMART sangat efektif dalam mengarahkan tujuan pelatihan, memberikan tolok ukur pencapaian, dan mendorong transformasi digital di tingkat pemerintahan desa.
MENDIDIK GENERASI Z DAN A: STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA YANG EFEKTIF: EDUCATING GENERATION Z AND A: EFFECTIVE LANGUAGE LEARNING STRATEGIES Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti; Nurul Humairah; I Wayan Rasna; Ida Bagus Putrayasa; I Nengah Suandi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.100784

Abstract

Era digital melahirkan Generasi Z dan Generasi Alpha dengan karakter belajar yang berbeda dan dipengaruhi teknologi. Penelitian ini menggunakan studi pustaka kualitatif untuk menganalisis strategi pembelajaran bahasa melalui berbagai model seperti inquiry-based learning, experiential learning, task-based learning, project-based learning, flipped classroom, serta pendekatan gamifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung menyukai pembelajaran kontekstual, kolaboratif, dan eksploratif berbasis daring, sedangkan Generasi Alpha membutuhkan pendekatan multisensori, interaktif, dan menyenangkan. Implikasi praktisnya, strategi pembelajaran bahasa perlu dirancang adaptif, bermakna, dan berorientasi pada integrasi nilai moral untuk mengembangkan literasi, berpikir kritis, dan etika berbahasa secara holistik.
Puisi Digital Generasi Z sebagai Praktik Multimodal di Media Sosial: Analisis Linguistik, Afektif, dan Interaksional Nurul Humairah; I Nyoman Yasa
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 11 No 2 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v11i2.2918

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed literary practices, particularly in the way poetry is created and expressed by Generation Z. This study aims to examine the characteristics of digital poetry produced by Generation Z on social media using a multimodal approach. This research employs a qualitative descriptive method, with data collected from digital poems published on Instagram accounts @ruangtulisande_ and @almaneira. Data were obtained through digital observation and documentation techniques, and analyzed using multimodal analysis focusing on linguistic, visual-typographic, affective, and interactional aspects. The findings reveal that digital poetry demonstrates strong multimodal characteristics through the integration of text, visual presentation, emotional expression, and audience interaction. Linguistically, the poems reflect two dominant tendencies: existential self-reflection and intense interpersonal emotional expression. Visually, the poems adopt flexible and non-conventional structures that contribute to meaning-making. Affectively, they function as powerful media for emotional expression, while interactionally, social media platforms enable direct engagement between authors and audiences. In conclusion, digital poetry represents a transformation of contemporary literature, where meaning is constructed not only through language but also through multimodal elements and social interaction. This study highlights the relevance of multimodal analysis in understanding digital literary practices in the context of Generation Z culture