Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI PROSES

ADSORPSI LOGAM Cu (II) DAN Fe (II) MEGGUNAKAN KERTAS KORAN BEKAS Mardiah Mardiah; Rif’an Fathoni
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 6 NOMOR 2 DESEMBER 2016
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.463 KB) | DOI: 10.36055/jip.v6i2.952

Abstract

Salah satu parameter yang menentukan kualitas pencemaran air adalah kandungan logam berat seperti tembaga (Cu) dan Besi (Fe). Paparan logam berat dapat mengakibatkan penyakit kanker pada manusia, apabila dikonsumsi secara terus-menerus. Oleh karena itu, logam ini perlu untuk diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke air permukaan atau pun sebagai air bersih. Pada penelitian ini telah diproduksi adsorben dari kertas koran bekas. Metode adsorpsi dipilih karena metode ini merupakan proses yang sederhana dan efektif untuk mengurangi kadar logam berat. Sedangkan kertas koran bekas memiliki kandungan selulosa yang telah lama diketahui mempunyai potensi yang cukup signifikan karena kemampuan adsorpsi nya .Penelitian ini meliputi dua tahap yaitu tahap pertama adalah pembuatan adsorben dari kertas koran bekas. Kertas koran bekas dilarutkan dalam larutan natrium hidroksida 10% untuk mengurangi berbagai kotoran seperti debu dan tinta. Pada tahap kedua, parameter yang telah diujikan adalah dosis adsorben dan waktu kontak. Setelah tahap adsorpsi selesai, larutan disaring dan dianalisa dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Dari hasil penelitian persen removal Cu (II) tertinggi 99,31 % dan Fe (II) 99,99% dan dari persamaan adsorpsi Ishoterm Langmuir diperoleh kapasitas adsorpsi maksimal (Q) pada 2182 μg/g untuk Cu (II) dan 1552 μg/g untuk Fe (II).
PEMBUATAN GLUKOSA DARI KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) DENGAN PROSES HIDROLISIS Agatha Permatasari Mayang; Reni Puspita Sari; Rif'an Fathoni
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 8 NOMOR 1 JUNI 2019
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v8i1.5608

Abstract

Kulit Pisang merupakan salah satu limbah yang dapat mencemari lingkungan. Salah satu kandungan kulit pisang kepok adalah pati (karbohidrat). Pati kulit pisang dapat terkonversi menjadi gula dengan metode hidrolisis. Penelitian ini bertujuan mengkonversi pati kulit pisang kepok menjadi glukosa dan mencari hasil yang optimal dari kadar glukosa, yield dan pH. Proses hidrolisis menggunakan H­2SO4 dengan waktu reaksi (20, 40, 80, dan 60 menit) dan Rasio pati kulit pisang kepok (5, 10, dan 15 gram). Hasil penelitian menunjukkan hasil optimal terdapat pada 10 gram rasio pati kulit pisang kepok di menit ke 60 dengan kadar glukosa sebesar 0,073 ppm, yield 2,4358 % dan pH 6,5.